Monday, February 13, 2012

Pesan dari melbourne (8) : Membangun organisasi yang kuat

Jumat, tgl 26 nov 2010, saya baru saja mendapat sesuatu yg sangat berharga, diucapkan oleh seseorang yg benar benar competent dibidangnya dan mempunyai organisasinya sendiri yg solid dan kuat, yaitu GILBERT LUMOINDONG

Sebuah pesan yang untuk saya merupakan menjadi lebih dari sekedar pengajaran, sesuatu yg benar benar membuka mata, mencerahkan benak saya, merefresh paradigma paradigma lama saya sesuatu yang sering saya panggil sebagai PEWAHYUAN.

Dan saya menangis untuk kebenaran yang telah diungkapkan ini.

Isinya adalah sebagai berikut;

Organisasi yang kuat adalah organisasi yang yang berisikan jenis orang-orang yang tepat, sama sekali nggak ada kaitannya dengan JUMLAH manusia.

Pemimpin yang lalai mengidentifikasikan hal hal ini, membuat kerja keras semua orang-orang baik jadi sia-sia.
Tetapi pemimpin yang bisa mengumpulkan orang-orang tepat, membuat LANGIT menjadi batas pencapaian mereka.

Ketidakmampuan dan keengganan untuk deal dengan 3 jenis orang dibawah ini, akan mencelakakan semua orang

Mari masuk ke pengajarannya.
Umumnya ada 3 jenis anggota dalam organisasi;

1. Type pengkhianat; Mereka yang mudah memalingkan mukanya saat situasi sulit menerpa. Jenis orang orang yang tidak bisa diajar, jenis orang orang yang hanya melihat diri sendiri bukan orang lain.
Orang orang yang tidak punya integritas, komitment dan tanggung jawab.
Disini akar kegagalan sebagian besar organisasi dunia untuk bertumbuh jadi besar. Karena dalam perekrutannya, mereka melihat dan mengutamakan skill yg dimilikinya, bukan jenis dan kualitas orangnya.
Mereka terpukau pada penampilan dan kulit luar, bukan pada kualitas didalam diri manusia.
KArena apa gunanya punya orang dengan skill yang kuat apabila dia pengkhianat ?
KArena jenis orang orang begini, justru karena mereka mempunya skill, daya rusaknya sangat hebat saat nafsu berkhianatnya muncul. Mempercayakan banyak hal kepada jenis orang orang ini, hanya mempercepat keruntuhan organisasi.

2. Type Pengecut; Adalah jenis mereka yang hanya bisa bicara banyak, tapi tdk berani ambil resiko, tidak terbiasa dan tidak pernah sungguh sungguh berniat menempuh kesulitan, takut berjuang, penuh dengan spirit mencari enak, type yang mengutamakan "keselamatan diri sendiri", jenis manusia yang mungkin saja pintar,hanya saja karena mereka bukan penolong yang sesungguhnya dalam organisasi, maka kehadirannya useless.

Manusia yang seringkali kita sebut; PENGGEMBIRA, hanya jenis orang orang yang meramaikan suasana, tetapi bukan orang yang mengubah apapun dan jenis kontribusinya nggak jelas.
KArena pintarnya bicara dan memposisikan diri, dia mengesankan diri sebagai seorang yg istimewa, hanya saja organisasi yang baik dan serius ingin bertumbuh dengan benar, seharusnya punya cara mengindentifikasikan dan memisahkan orang orang jenis ini, karena terlalu banyak orang jenis ini, akan merusak, menghambat dan mencelakakan dengan cara yg lebih lambat memang dibandingkan jenis type pengkhianat.

3. Type PAHLAWAN; Adalah jenis orang-orang yang bersedia melangkahkan kakinya saat orang lain masih meragu&bimbang, orang orang yang cepat dalam buat keputusan, bukan peragu, percaya bahwa diri dan hidupnya mempunyai tujuan tertentu yg harus dicapai, kualitas orang terbaik yang layak dalam urusan menerima tanggung jawab, type orang yang menyelesaikan masalah, bukan yg meninggalkan masalah tidak terselesaikan, jenis orang yang rela menderita demi satu tujuan baik, tabah, punya kemampuan berkorban, kepahlawanannya biasa tercermin dari tindakan tindakan kecil di kesehariannya, dan jenis orang yang mampu mengubah sesuatu atau merealisasikan rencana.

Beberapa kesalahan utama organisasi yang teridentifikasi dalam kaitan tema diatas, dan akhirnya membawa organisasi tidak pernah bisa pergi jauh;

1. Keinginan bertumbuh menghalalkan mereka untuk merekrut orang yang tidak tepat, sehingga pada akhirnya, malah berjalan mundur.

2. Tidak mampu menyeleksi orang dalam waktu singkat untuk memunculkan karakter dasar yang paling asli. Sehingga terjebak dalam stagnasi berkepanjangan.

3. Terpukau pada penampilan luar, mengesampingkan sinyalemen soal yang didalam (karakter dan jiwa manusia), tdk menaruh banyak perhatian di urusan yang tidak terlihat mata jasmani.

4. Tidak tegas dalam buat keputusan saat jiwa dan karakter manusia sudah ditemukan, hanya karena alasan KASIHAN, padahal ini justru memperburuk situasi.

5. Terlalu berpikir bahwa jumlah mempengaruhi pencapaian, padahal kebenarannya adalah, Kualitas-lah yang menentukan batas dan kemampuan pencapaian akhir.

6. Seleksi awal seringkali tidak mencurahkan cukup banyak waktu untuk mengidentifikasikan hal ini dengan cukup baik.

7. Hanya mengukur pada kisah kisah tetentu, bukan pada kisah keseharian, padahal kebenarannya adalah; keseharian membentuk masadepan.

8. Organisasi kehilangan minat mendalam yang seharusnya ditumbuhkan tanpa pernah putus untuk mengenali keahlian jenis ini.

9. Kurang memberi ruang dan tanggung jawab untuk mereka yang mempunyai sifat kepahlawanan untuk mengembangkan hal hal baik dalam dirinya.

10. proses pencarian ini akan makan waktu dan effort yang luarbiasa besar, seharusnya organisasi menjadikan ini salah satu dari fokus dan visinya. Karena saat mereka bisa menemukan orang orang yg tepat, pertumbuhan hanyalah product sampingan yang otomatis terjadi.
dengan kata lain, prinsip dibawah ini mewakili kebenaran diatas;
Kejar manusia yang tepat, maka segala sesuatunya akan ditambahkan.


Bangun dan jadilah dewasa.
Mereka yang penuh excuse dan sudah terlalu lama tidur, biasanya memang sudah lupa bagaimana caranya bangun.


Wishnu iriyanto

No comments: