Pepatah Arab "al-'Ilmu bi la `amal ka as-sajar bi la tsamar" (ilmu tanpa praktek bagaikan pohon tanpa buah)
Katakan pada saya, saya akan melupakannya.
Tunjukkan pada saya, saya mungkin mengingatnya.
Namun libatkan saya dan saya akan mengerti.
-Pepatah China
Apa yang kita bisa pelajari dari prinsip prinsip diatas ?
Harus praktek kan?
Karena ilmu dan pengetahuan apapun yang kita tahu dan mengerti, tanpa di praktek kan, tidak ada gunanya khan?
Karena tanpa di praktekkan, terbuka peluang besar bahwa kita bisa lupa atas apa yang sudah kita peroleh.
Bahkan yang lebih ekstrem lagi, tanpa di praktek kan, kebijaksanaan, hikmat, pengertian dan pengetahuan berharga sekalipun bisa berubah jadi sampah intelektual dalam diri kita.
Seperti spirit pelatihan kita, belajar LEBIH TINGGI dari standard pengajaran diluar sana, sehingga kelak kita akan bisa ciptakan individu individu yang punya kapasitas mengalahkan kelompok lawan yang berisi 10 orang individu sekalipun.
apa yang lebih tinggi dari praktek ?
HIDUPI
Kenapa HIDUPI lebih tinggi dari praktek?
Karena kalau di praktekkan saja, kita bisa lalai, tapi kalau dihidupi, itu artinya sudah mendarah daging, untuk buat keputusan seperti prinsip yang kita anut, bukan lagi bertanya tanya, mampu nggak ya saya praktekkan hal itu, tapi sudah jadi keputusan yang otomatis dan tidak ditanya lagi.
Bagaimana menaikkan level praktek ke level MENGHIDUPI ?
lakukan itu dengan setia, sehingga bisa naik ke level KEBIASAAN (bayangkan, praktek sendiri ternyata masih ada dibawah levelnya KEBIASAAN).
Setelah kebiasaan terbentuk dan dilakukan berulang ulang, dia akan naik jadi MENGHIDUPI.
Kurang lebih penjelasan MENGHIDUPI itu seperti ini:
Sudah mendarah daging.
JAdi kesatuan dalam diri kita.
Mengubah warna kita secara individu.
Jadi identitas yang tidak terpisahkan dalam diri kita
Sudah tidak ada lagi celah kepalsuan didalamnya.
Menyatu kedalam tindakan tindakan terkecilnya kita, dan tidak bertentangan dengan prinsip prinsip lainnya yang kita hidupi, krn nggak mungkin menghidupi prinsip prinsip yang bertlak belakang pada saat yang sama khan?
Bagian dan tidak terpisahkan dari jiwa kita, bahkan tercermin pada saat bernafas sekalipun.
kalau kita bisa capai level ini, wow, menarik sekali untuk membayangkan bagaimana pencapaian akhir diri kita dimasa depan.
Ada acara goreng-menggoreng dari para peserta pelatihan ?
Silahkan .... :)
Saya mau setiap orang aktif dan terlibat menghangatkan acara goreng menggoreng ini...:)
Simak baik baik, karena peserta pelatihan akan mulai menuliskan pemikiran pemikiran mereka, entah melalui bahan yang saya kasih atau bahan yang memang menjadi minatnya mereka..
Best regards,
Wishnu iriyanto
Monday, February 13, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment