Monday, February 13, 2012

Pesan dari melbourne (13) : Efektif

Percakapan imaginer antara saya dan anak saya;

Anak; Pa, saya merasa beberapa lama ini pekerjaan saya makin berat tapi masih sangat jauh dari efektif. Ada saran pa?
saya; Saya akan ceritakan satu cerita;

Ada seorang penebang kayu yang seharusnya menebang sekian banyak kayu setiap harinya.
Hanya saja, kesibukannya membuat dia tidak mampu meluangkan waktu sedikitpun tiap harinya untuk mengasah kapaknya, karena pikirnya, pemborosan waktu seperti itu akan membuatnyakehilangan waktu kerja yang berharga.
Sampai pada satu titik, dia menyadari bahwa waktu kerjanya bertambah lama (karena kapaknya yang makin tumpul) dan hasilnya juga makin sedikit dan kemudian mengeluh pada TUHAN atas kesulitan hidupnya.

Moral story-nya adalah; Luangkan waktu asah kapakmu SETIAP HARI.

Anak; apakah itu berarti aku harus baca buku pa ?
Saya; salah satunya, tapi yang lebih penting adalah luangkan waktu untuk mengevaluasi kualitas kerjaanmu hari itu dan temukan celah untuk improvisasi. Sekali lagi; TIAP HARI

Anak; Apakah itu keharusan untuk dilakukan setiap hari ?
saya; Iya, kalau nggak ingin end up seperti penebang kayu konyol diatas.

Anak; Tapi bukannya model penebang kayu konyol seperti cerita diatas ada banyak dimuka bumi?
Saya; iya, benar sekali, tapi maksud-mu apa ? kamu mau jadikan pembenaran untuk tindakan tindakan konyolmu dimasa lalu?

Anak; (tersenyum) nggak sih pa, cuma mau nanya aja.
Pa, kenapa sih banyak orang yang masih juga bekerja dengan cara-cara konyol walau sudah diingatkan berulang-ulang ?
Saya; itulah kekuatan kebiasaan sayangku.

Anak; apa maksudnya pa?
Saya; Berubah itu kebiasaan, bukan kemampuan.
persis seperti MENANG itu KEBIASAAN
Orang yang tidak memiliki kebiasaan berubah, nggak peduli sebanyak apapun di inspirasi/diajar/dicerahkan, tetap saja nggak akan kemana mana.
Tugasmu selain berubah adalah menemukan kemampuan membedakan jenis jenis orang seperti ini.

Anak; Bisakah mereka ditolong ?
Saya; Bisa kalau mereka memang punya kemauan untuk ditolong, dan sudah sampai pada tahap tercerahkan, jadi kalau kamu menemukan yang model begini, yaitu yang tidak punya kemampuan menolong diri sendiri, maka lebih baik hemat waktu-mu hanya untuk menolong yang bersedia ditolong.

Anak; Jadi, apa saran praktis untuk saya agar bisa efektif ?
saya; Buat list harian area-area yang kamu masih terus gagal dan hendak pertajam.
Identifikasikan masalahnya lalu buat rekomendasi sederhana yg harus kamu perbaiki.
Tulis hal ini ke atas kertas.
dan lakukan ini SETIAP HARI.

Anak; apa yang terjadi kalau saya lalai ?
Saya; Saya akan mengasihani kehidupan kamu kelak, karena kamu akan bekerja makin keras dan makin keras, hanya untuk mendapat hasil yang makin sedikit dan makin sedikit.
Jangan bangga sama kapakmu (keahlian dan pendidikan) yang lalu, jangan pernah, karena kapakmu yang kamu banggakan dimasa lalu, sudah jadi barang yang less-useful (kurang berguna) di saat ini.
Makin hari, nilai pendidikan dan keahlianmu akan makin berkurang dan berkurang dan berkurang.
Jutaan orang hidup dengan ketidak tahuan ini, mereka terus menerus bangga sama cerita masa lalu dan berpikir nilainya nggak pernah turun, semua orang orang konyol ini hidup dia alam semu.

Tapi kamu, setelah kamu tahu kebenaran ini, saya ingin kamu mengasah kapakmu setiap hari, evaluasi terus hal-hal yang kamu ingin dipertajam, itu nggak buat kapakmu bernilai lebih kok, itu baru membuat kapakmu agak sedikit lebih lambat nilai pasarnya.

dimasa lalu, kamu dibesarkan bukan dengan cara orang bodoh dan konyol dibesarkan dan saya ingin kamu tidak akan berubah jadi konyol dan bodoh dimasa depan,

jadi cam-kan baik-baik perkataan saya;

Kamu bukan cuma sekedar mengasah kapak lamamu agar tetap sama tajamnya dibanding masalalu, tetapi kamu akan menciptakan alat alat potong yang lebih baik dimasa depan.
Kamu bukan cuma memperlambat kejatuhan nilai kapak masa lalu mu, tapi kamu akan menciptakan nilai nilai baru atas keahlianmu.
Kamu bukan hidup untuk sekedar memenuhi target paling mendasar, tapi kamu akan menjawab dan menantang berbagai masalah masalah baru yang jauh lebih besar.
Hidupmu tidak akan berkarat dengan bergumul dimasalah masalah lama yang nggak selesai-selesai, tetapi hidupmu akan selalu segar dengan tantangan baru yang lebih besar, karena kamu mampu menjawab setiap tantangan yang ada dengan efektif.
Kamu tidak dibesarkan untuk jadi kebanyakan orang, tapi kami semua menginvestasikan banyak hal untuk menjadikan kamu bersinar di generasimu.
Kalaupun masih terjadi kegagalan atas percobaan-percobaan dan inisiatif inisiatif baru yang kamu lakukan, bukan berarti kamu kalah, tetapi itu artinya kamu sedang terus masuk kedalam satu pengertian yang lebih tinggi kualitasnya untuk kemudian kelak kamu akan keluar sebagai manusia yang benar-benar istimewa, jadi jangan lelah untuk terus bertekun mengejar efektifitas.

Cintai teguran dan kritik, karena itu adalah bahan bakar untuk melontarkanmu jadi lebih baik anakku.
Orang lain boleh menolak teguran, tapi saya ingin kamu mengejarnya sampai ke akar-akarnya.
Orang lain boleh menghindari kritik, tapi saya ingin kamu menelannya baik-baik dan menjadikan itu vitamin bagi masadepanmu.

Jangan pernah bangga karena kamu serupa dengan kebanyakan orang, tetapi menjadi malulah kalau itu sampai terjadi padamu, karena itu artinya kamu nggak special samasekali, dan orang orang yang tidak special tidak pernah akan menerima kompensasi yang special dalam hidupnya.



Bangun dan jadilah dewasa anakku.
Buka matamu dan perbaharuilah pengertian, pemahaman, paradigma dan pewahyuan-mu.


Wishnu iriyanto

No comments: