<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588</id><updated>2012-02-13T20:43:38.012-08:00</updated><title type='text'>Wishnu iriyanto</title><subtitle type='html'>MAu jadi pengusaha sebelum umur 20 tahun ? Mau belajar prinsip-prinsip bisnis rahasia yang diturunkan oleh suku-suku bangsa ke anak anak mereka dan terbukti secara konsisten mampu menciptakan pahlawan-pahlawan kelas dunia? add me: pin 26792D44. lokasi kursus: KELAPA GADING</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>60</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-2779563724092616998</id><published>2012-02-13T02:56:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T20:43:38.025-08:00</updated><title type='text'>Pesan dari melbourne (7) : Mudah tersinggung</title><content type='html'>Menyebalkan nggak sih bekerja sama dengan orang yg mudah tersinggung ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi bila ada disituasi dimana tekanan terjadi dengan begitu hebat dan dengan nature pekerjaan yang sangat mengandalkan kontribusi peranan satu dengan yg lain. Bayangkan bila orang yg sangat diandalkan untuk seharusnya melakukan tugas dan tanggung-nya dengan semestinya tiba tiba ngambek dan mogok ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah dimasa lalu, hanya karena ego, tidak bisa terima dengan sportif saat rekan sekerja saya bilang; wishnu, cara kerja kamu tidak ada ubahnya seperti idiot !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jeleknya sikap saya saat itu, tanpa memandang esensinya, saya menganggap ucapan itu sangat tidak pantas dan memicu ketersinggungan berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya karena saya sudah terlanjur diselimuti ketersinggungan dan kemarahan hebat, saya gagal menangkap pesan esensialnya bahwa ucapannya tersebut adalah 110 % benar, kalau saya saat itu MEMANG bekerja tidak ubahnya seperti orang BODOH dan idiot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yg saya anggap sebagai standard ketimuran dimana bahasa such an idiot seharusnya bisa digantikan dengan pilihan-pilihan bahasa halus, tidak pernah bisa dijadikan pembenaran, kalau memang cara kerja saya memang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sebetulnya, kalau mau jujur, kalau memang kualitas kerja saya senilai orang bodoh bekerja, maka sebetulnya kalimat kalimat pengganti yg sifatnya halus dan mengakomodasi ego selangit saya, hanya akan lebih banyak merugikan daripada menguntungkan saya, karena kalimat kalimat halus tersebut memang tidak mewakili kebenaran yg sesungguhnya, bahwa kualitas kerja saya adalah seperti orang bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam banyak sekali kasus, kalimat-kalimat halus memang melindungi ego yg ditegur, tetapi sebetulnya gagal menampilkan kebenaran 100%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita sungguh-sungguh mau bertumbuh jadi orang KUAT, pertanyaan yang benar seharusnya sederhana, yaitu: apakah setiap kali kita terima teguran keras dan menyakitkan, ego atau hidup kita yang butuh diselamatkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau orientasi kita memang mau memiliki kehidupan yang BERTUMBUH, maka jangan pernah takut untuk menelan obat yang namanya KEBENARAN dengan kadar 100%, walau mungkin kadar pahitnya minta ampun...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau obat enak rasanya dan menyenangkan tapi tidak menghasilkan dampak yg diharapkan, maka apa gunanya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sebetulnya pemahaman yang sederhana, tapi banyak dari kita yang masih sulit untuk sampai pada penerimaan pemahaman ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang susah dan jarang berakhir dengan baik adalah saat kita menaruh prioritas sama besarnya, antara bertumbuh secara MANUSIA atau melindungi ego.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang harus diakui bahwa jauh didalam hati, dipermalukan dengan kata-kata KASAR itu tidak enak, tapi bila kata kata kasar itu memang mewakili 100% kebenaran, saya memutuskan kita semua harus belajar deal secara fair dengan hal-hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, kita harus belajar untuk punya sikap yg lebih baik dalam menerima dan mencerna nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kuncinya sederhana: ego yang berlebihan akan selalu create SIKAP HATI YG SALAH.&lt;br /&gt;Dan sikap hati yang salah, tidak pernah bisa bawa kita pergi jauh di kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAngun dan jadilah dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-2779563724092616998?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/2779563724092616998/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=2779563724092616998&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/2779563724092616998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/2779563724092616998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/pesan-dari-melbourne-7-mudah.html' title='Pesan dari melbourne (7) : Mudah tersinggung'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-7474512421524378369</id><published>2012-02-13T02:54:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:56:06.140-08:00</updated><title type='text'>Pesan dari melbourne (8) : Membangun organisasi yang kuat</title><content type='html'>Jumat, tgl 26 nov 2010, saya baru saja mendapat sesuatu yg sangat berharga, diucapkan oleh seseorang yg benar benar competent  dibidangnya dan mempunyai organisasinya sendiri yg solid dan kuat, yaitu GILBERT LUMOINDONG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pesan yang untuk saya merupakan menjadi lebih dari sekedar pengajaran, sesuatu yg benar benar membuka mata, mencerahkan benak saya, merefresh paradigma paradigma lama saya sesuatu yang sering saya panggil sebagai PEWAHYUAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya menangis untuk kebenaran yang telah diungkapkan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isinya adalah sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi yang kuat adalah organisasi yang yang berisikan jenis orang-orang yang tepat, sama sekali nggak ada kaitannya dengan JUMLAH manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin yang lalai mengidentifikasikan hal hal ini, membuat kerja keras semua orang-orang baik jadi sia-sia.&lt;br /&gt;Tetapi pemimpin yang bisa mengumpulkan orang-orang tepat, membuat LANGIT menjadi batas pencapaian mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakmampuan dan keengganan untuk deal dengan 3 jenis orang dibawah ini, akan mencelakakan semua orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari masuk ke pengajarannya.&lt;br /&gt;Umumnya ada 3 jenis anggota dalam organisasi;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Type pengkhianat; Mereka yang mudah memalingkan mukanya saat situasi sulit menerpa. Jenis orang orang yang tidak bisa diajar, jenis orang orang yang hanya melihat diri sendiri bukan orang lain.&lt;br /&gt;Orang orang yang tidak punya integritas, komitment dan tanggung jawab.&lt;br /&gt;Disini akar kegagalan sebagian besar organisasi dunia untuk bertumbuh jadi besar. Karena dalam perekrutannya, mereka melihat dan mengutamakan skill yg dimilikinya, bukan jenis dan kualitas orangnya.&lt;br /&gt;Mereka terpukau pada penampilan dan kulit luar, bukan pada kualitas didalam diri manusia.&lt;br /&gt;KArena apa gunanya punya orang dengan skill yang kuat apabila dia pengkhianat ?&lt;br /&gt;KArena jenis orang orang begini, justru karena mereka mempunya skill, daya rusaknya sangat hebat saat nafsu berkhianatnya muncul. Mempercayakan banyak hal kepada jenis orang orang ini, hanya mempercepat keruntuhan organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Type Pengecut; Adalah jenis mereka yang hanya bisa bicara banyak, tapi tdk berani ambil resiko, tidak terbiasa dan tidak pernah sungguh sungguh berniat menempuh kesulitan, takut berjuang, penuh dengan spirit mencari enak, type yang mengutamakan "keselamatan diri sendiri", jenis manusia yang mungkin saja pintar,hanya saja karena mereka bukan penolong yang sesungguhnya dalam organisasi, maka kehadirannya useless.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang seringkali kita sebut; PENGGEMBIRA, hanya jenis orang orang yang meramaikan suasana, tetapi bukan orang yang mengubah apapun dan jenis kontribusinya nggak jelas.&lt;br /&gt;KArena pintarnya bicara dan memposisikan diri, dia mengesankan diri sebagai seorang yg istimewa, hanya saja organisasi yang baik dan serius ingin bertumbuh dengan benar, seharusnya punya cara mengindentifikasikan dan memisahkan orang orang jenis ini, karena terlalu banyak orang jenis ini, akan merusak, menghambat dan mencelakakan dengan cara yg lebih lambat memang dibandingkan jenis type pengkhianat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Type PAHLAWAN; Adalah jenis orang-orang yang bersedia melangkahkan kakinya saat orang lain masih meragu&amp;bimbang, orang orang yang cepat dalam buat keputusan, bukan peragu, percaya bahwa diri dan hidupnya mempunyai tujuan tertentu yg harus dicapai, kualitas orang terbaik yang layak dalam urusan menerima tanggung jawab, type orang yang menyelesaikan masalah, bukan yg meninggalkan masalah tidak terselesaikan, jenis orang yang rela menderita demi satu tujuan baik, tabah, punya kemampuan berkorban, kepahlawanannya biasa tercermin dari tindakan tindakan kecil di kesehariannya, dan jenis orang yang mampu mengubah sesuatu atau merealisasikan rencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kesalahan utama organisasi yang teridentifikasi dalam kaitan tema diatas, dan akhirnya membawa organisasi tidak pernah bisa pergi jauh;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Keinginan bertumbuh menghalalkan mereka untuk merekrut orang yang tidak tepat, sehingga pada akhirnya, malah berjalan mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tidak mampu menyeleksi orang dalam waktu singkat untuk memunculkan karakter dasar yang paling asli. Sehingga terjebak dalam stagnasi berkepanjangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Terpukau pada penampilan luar, mengesampingkan sinyalemen soal yang didalam (karakter dan jiwa manusia), tdk menaruh banyak perhatian di urusan yang tidak terlihat mata jasmani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tidak tegas dalam buat keputusan saat jiwa dan karakter manusia sudah ditemukan, hanya karena alasan KASIHAN, padahal ini justru memperburuk situasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Terlalu berpikir bahwa jumlah mempengaruhi pencapaian, padahal kebenarannya adalah, Kualitas-lah yang menentukan batas dan kemampuan pencapaian akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Seleksi awal seringkali tidak mencurahkan cukup banyak waktu untuk mengidentifikasikan hal ini dengan cukup baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Hanya mengukur pada kisah kisah tetentu, bukan pada kisah keseharian, padahal kebenarannya adalah; keseharian membentuk masadepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Organisasi kehilangan minat mendalam yang seharusnya ditumbuhkan tanpa pernah putus untuk mengenali keahlian jenis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Kurang memberi ruang dan tanggung jawab untuk mereka yang mempunyai sifat kepahlawanan untuk mengembangkan hal hal baik dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. proses pencarian ini akan makan waktu dan effort yang luarbiasa besar, seharusnya organisasi menjadikan ini salah satu dari fokus dan visinya. Karena saat mereka bisa menemukan orang orang yg tepat, pertumbuhan hanyalah product sampingan yang otomatis terjadi.&lt;br /&gt;dengan kata lain, prinsip dibawah ini mewakili kebenaran diatas;&lt;br /&gt;Kejar manusia yang tepat, maka segala sesuatunya akan ditambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun dan jadilah dewasa.&lt;br /&gt;Mereka yang penuh excuse dan sudah terlalu lama tidur, biasanya memang sudah lupa bagaimana caranya bangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-7474512421524378369?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/7474512421524378369/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=7474512421524378369&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7474512421524378369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7474512421524378369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/pesan-dari-melbourne-8-membangun.html' title='Pesan dari melbourne (8) : Membangun organisasi yang kuat'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-3752567358800139255</id><published>2012-02-13T02:53:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:54:28.063-08:00</updated><title type='text'>Pesan dari melbourne (9) : FAIR</title><content type='html'>Dulu sekali saya ingat satu pengajaran dalam prinsip bekerja yang diberikan oleh seseorang;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu, kalau kamu mau bekerja, kamu harus selalu berangkat dengan prinsip, bagaimana caranya agar kualitas pekerjaan saya menguntungkan si orang tersebut / atasan kamu.&lt;br /&gt;Bagaimana caranya agar kontribusi saya nyata, bukan sekedar tanggung atau malah nggak jelas.&lt;br /&gt;Bukan sekedar asal terlihat bekerja.&lt;br /&gt;Itu adalah ciri dari orang yang FAIR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalau kamu bisa fair dalam bekerja, maka kamu akan disukai oleh siapapun, bahkan dimata TUHAN pun kamu akan terlihat benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tergoda waktu itu untuk bertanya; Memangnya yang nggak fair itu seperti apa sih ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijawabnya; Yang nggak fair adalah mereka yang selalu berangkat dengan prinsip, bagaimana gue bisa untung...&lt;br /&gt;intinya selalu saya dan saya dan saya dan saya dan saya......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan orang lain dan orang lain dan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paradigma jenis ini, menghasilkan perbedaan hasil dimasa depan yang seperti LANGIT dan BUMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Type pekerja yang yang selalu berfokus saya dan saya dan saya dan saya, akan selalu menemukan alasan kenapa dia nggak kerja bagus...misalnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pokoknya gue sudah kerja, waktu yang dicurahkan utk organisasi sudah banyak sesuai dengan perjanjian kerja, masalah pada akhirnya gue kerja efektif atau nggak, berkontribusi atau nggak, menolong atasan gue atau nggak, itu diluar dari kewajiban gue.&lt;br /&gt;- Karena saya nggak dapat hal yang sama dengan orang lain, maka nggak ada alasan bagus kenapa saya harus bekerja dengan all out.&lt;br /&gt;- Karena kelihatannya saya diperlakukan beda dibanding teman lain, maka akan rugi kalau saya bekerja lebih baik dari sekarang ini.&lt;br /&gt;- Karena saya dibayar di angka ini, maka buat apa saya belajar extra dirumah, nggak dibayar lembur dan jadi lebih pintar dari yg sekarang.&lt;br /&gt;- Karena atasan saya tidak mencurahkan cukup banyak waktu pribadi dengan saya, maka ketidak-dekatan saya dengannya adalah alasan yang kuat untuk tidak bekerja sungguh sungguh.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan beragam alasan sepele lainnya yang terus menjadi alasan kenapa dia nggak bisa bagus kerjanya dan nggak akan pernah bagus sampai kapanpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk organisasi yang sebagian besar anggotanya berisi orang model begini, dan nggak sadar akan keberadaan jenis begini, maka saya ucapkan selamat :), karena organisasi anda tidak akan kemana mana baik secara ukuran, secara visi, secara pencapaian dan secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena betapapun kelihatan pintarnya dan hebatnya orang yang jenisnya NGGAK FAIR INI, nggak ada gunanya sama sekali dan sangat sulit untuk coba di "fit in" bagaimana pun caranya dalam sebuah GAMBARAN BESAR organisasi di masa depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mari bayangkan bagaimana seorang yang fair bekerja dan menggenggam paradigma serta nilai-nilainya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Saya sudah setuju dengan perjanjian awal, maka hal hal kecil dan remeh remeh bukan alasan kenapa saya tidak bisa maksimal&lt;br /&gt;- Saya sudah ditolong oleh organisasi ini saat saya membutuhkan pekerjaan, maka salah pengertian kecil tidak akan menghapus rasa terimakasih saya atas pertolongan yang sudah diberikan dan komitment saya untuk melihat organisasi ini bertumbuh dan makin naik dari waktu ke waktu melalui kehadiran saya.&lt;br /&gt;- Kalau saya jadi atasan pun, saya pasti menginginkan orang orang dibawah saya mampu belajar secara otodidak dan bertumbuh sehingga keberadaan seorang helper/staff menjadi lebih bermanfaat.&lt;br /&gt;- Kalau saya kelak menjadi seorang atasan, sayapun pasti berpikir bahwa pegawai yang dari waktu ke waktu guna dan kontribusinya makin menurun, hanya akan jadi beban, makanya saya memutuskan untuk memperbaharui diri saya dari waktu ke waktu karena saya percaya, ditengah perubahan jaman dan perubahan peta kompetisi yang begitu cepat, kontribusi yang sama seperti tahun lalu tidak pernah bisa dinilai sama, melainkan dinilai menurun.&lt;br /&gt;- Karena saya sudah berjanji untuk berkontribusi, maka kekecewaan saya terhadap beberapa orang bukan alasan untuk menjadi seorang pengkhianat dan menikam mereka pada saatnya kelak.&lt;br /&gt;- Hanya karena ada beberapa rekan kerja yang berpikiran nggak FAIR terhadap organisasi, maka itu bukan alasan saya juga merendahkan diri saya kelevel tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya, siapapun yang punya akal sehat, sama sekali nggak harus jadi jenius di bidang rocket science, akan bisa melihat bahwa mereka yang meng-genggam nilai nilai FAIR, yang semula hanya bertujuan untuk menolong orang lain, menguntungkan partner kerjanya, malah end up menikmati semua hal hal baik dalam apapun yang dikerjakannnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetapi mereka yang curang, yang tidak pernah bisa mengerti apa itu definisi fair, yang selalu berfokus pada keuntungan diri sendiri dan diri sendiri dan diri sendiri....hanya akan end up berakhir bukan dimana mana dan tidak mencapai apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka benarlah sebuah prinsip paradigma bisnis yang berbunyi;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang bekerja tanpa prinsip FAIR, kadang kadang masih bisa juga mendapatkan apa yang diharapkannya.&lt;br /&gt;Tetapi mereka yang memegang teguh prinsip FAIR dalam bekerja, justru memperoleh JAUH LEBIH BANYAK dari yang diharapkannya dan dalam skala yang JAUH LEBIH BESAR dari yang bisa dibayangkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun dan jadilah dewasa.&lt;br /&gt;Kalau dalam beberapa waktu nggak bisa dibangunin juga, besar kemungkinan memang dia sudah lupa cara dan rasanya BANGUN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-3752567358800139255?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/3752567358800139255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=3752567358800139255&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/3752567358800139255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/3752567358800139255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/pesan-dari-melbourne-9-fair.html' title='Pesan dari melbourne (9) : FAIR'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-4558704090987290867</id><published>2012-02-13T02:51:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:53:22.348-08:00</updated><title type='text'>Pesan dari melbourne (10) : Sikap lebih penting dari strategi</title><content type='html'>Tanya; kenapa sih elo selalu nulis tentang sikap ? nggak bisa nulis sesuatu yang lebih rumit ya, misalnya soal strategi organisasi ?&lt;br /&gt;Jawab; Mungkin juga sih...:), Itu lebih karena jauh didalam dasar hati, saya selalu percaya bahwa dalam jangka pendek maupun panjang sikap yang tepat mengalahkan strategi yang paling bagus sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya; Masa iya begitu ?&lt;br /&gt;Jawab; Coba sekarang kasih tahu saya, strategi rumit nan njelimet serta mahal seperti apa yang bisa di berhasil kalau sikap orang-orangnya cengeng, manja, malas, pengkhianat, tidak taat, tidak bekerja untuk menang (hanya bekerja untuk sekedar cari gaji bulanan), nggak fair, pemberontak dan lemah dalam kemauan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya; memang kalau dibalik, ada organisasi yang sikap orang-orangnya super istimewa, tapi strategi nya ala warung kaki lima (alias sangat sederhana), apakah itu akan berhasil ?&lt;br /&gt;Jawab; tergantung, berhadapan sama siapa dulu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya; maksudnya apa ?&lt;br /&gt;Jawab; kalau lawannya adalah mereka yang strategi istimewa tapi sikap anggota organisasinya hancur-hancuran, maka iya, saya percaya hal itu akan bisa digulung dengan mudah.&lt;br /&gt;Tapi kalau lawannya adalah mereka yang punya strategi istimewa dan juga saat bersamaan punya orang orang dengan sikap yg sama istimewanya, maka jelas, kita bisa kalah khan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya; orang buta huruf juga tahu bro...:). Bagaimana persisnya cara kerja dari organisasi yang minim strategi dan kuat di sikap bisa menang terhadap organisasi yang kuat di strategi dan minim di sikap ?&lt;br /&gt;Jawab; begini, setiap strategi khan perlu di execute khan ?&lt;br /&gt;Nah kalau sikapnya jelek, maka bagaimana dia mereka semua bisa execute strategi yang paling brilyan sekalipun ?&lt;br /&gt;Rencana kalau nggak bisa dijalankan, khan sama aja bohong bukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya; Ada lagi penjelasan sampingannya ?&lt;br /&gt;Jawab; Bisnis itu intinya manusia, strategi hanya aksesoris, nah kalau manusianya sudah hancur-hancuran, maka strategipun jadi useless man.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya; Ok lah, anggap kata strategi istimewa tidak bisa mencover sikap manusia yang hancur-hancuran, Apakah strategi yang baik bisa menutupi sikap manusia yang setengah baik (satu level diatas hancur-hancuran) ?&lt;br /&gt;Jawab; disini masalah jadi kompleks, karena apakah kamu bisa menjawab strategi yang bagus itu seberapa bagus ? atau apakah kamu bisa menjawab, sikap manusia yang setengah baik itu sebetulnya seberapa baik ?&lt;br /&gt;ini area yang sulit diperkirakan, karena asumsi awalnyapun sudah tidak bisa didefinisikan dengan tepat, jadi kesimpulannya pun akan jelas lari dari jawaban yg benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya; seberapa gampang sih merubah sikap orang ?&lt;br /&gt;Jawab; Gampang kalau ada kemauan &amp; komitment, susah kalau nggak ada kemauan dan komitment....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya; enak bener jawabnya...:)&lt;br /&gt;Jawab; nah kamu juga enak bener nanya-nya....:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya; jenis orang / pemimpin seperrti apa yang bisa mengubahkan orang lain ?&lt;br /&gt;Jawab; Pemimpin hanya bisa menginspirasi tidak mengubahkan. berubah adalah kemauan dan komitment sang pelaku. Bahkan motivator paling jago pun nggak akan bisa mengubah orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya; apa sikap organisasi terhadap mereka-mereka yang sikapnya jelek ?&lt;br /&gt;jawab; rekomendasi saya, pisahkan mereka yang sikap kerjanya jelek berdasarkan jenis jenisnya, pisahkan berdasarkan kemungkinan berubahnya, setidaknya bagi 3 area, yaitu&lt;br /&gt;yang pertama; yang masih bisa berubah dan cukup cepat perubahannya.&lt;br /&gt;kedua; yang bisa berubah secepat kura kura galapagos :)&lt;br /&gt;ketiga; yang baru bisa berubah kalau dinosaurus bisa hidup lagi :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah yang ketiga sudah pasti harus disederhanakan.&lt;br /&gt;yang kedua juga direkomendasikan sama bila pemimpinnya sibuk utk urusan yang jauh lebih penting, karena ngerubah yang slow model kura kura galapagos itu makan energy banyak sekali.&lt;br /&gt;Kasihan bila urusan yang benar benar penting terbengkalai hanya karena model kura kura galapagos ini sudah pasti akan sangat menyita bahkan hampir effort semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau yang pertama mungkin seharusnya diberi kesempatan, karena fairnya adalah, sama seperti kita sendiri berharap diberi kesempatan oleh pelanggan, relasi dan TUHAN untuk bisa berubah dengan baik, maka seharusnya mereka juga deserve kesempatan yang sama dari kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya; Bagaimana mendefinisikan batas dari sebuah kesempatan ?&lt;br /&gt;Jawab; Menurut saya, Pertumbuhan yang konsisten dan sikap hati baik untuk berubah, memang ini bisa relatif, tanpa ini, mending sederhanakan juga deh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya; Tidakkah itu terkesan kejam ?&lt;br /&gt;Jawab; lho kalau pertumbuhannya nggak konsisten dan sikap hatinya nggak cukup baik, maka saya percaya, orang orang baik diluarsana masih tersedia dalam jumlah banyak, jadi saya kira mereka yang berubahnya nggak konsisten, pada dasarnya juga nggak serius berubah khan ?&lt;br /&gt;JAdi sebuah paradigma bisnis pernah berkata;&lt;br /&gt;Jangan coba ubah mereka yang tidak benar benar serius untuk berubah, biarkan "KEHIDUPAN NYATA" terlebih dahulu bicara padanya, setelah itu barulah kamu tolong bila dia sudah tersadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya sudah, nanti disambung lagi bro...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun dan jadilah dewasa.&lt;br /&gt;Kalau dalam beberapa waktu nggak bisa dibangunin juga, besar kemungkinan memang dia sudah lupa cara dan rasanya BANGUN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-4558704090987290867?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/4558704090987290867/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=4558704090987290867&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/4558704090987290867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/4558704090987290867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/pesan-dari-melbourne-10-sikap-lebih.html' title='Pesan dari melbourne (10) : Sikap lebih penting dari strategi'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-6352516443290679357</id><published>2012-02-13T02:49:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:51:30.635-08:00</updated><title type='text'>Pesan dari melbourne (11) : Tahu berterima kasih</title><content type='html'>Percakapan imaginer antara saya dan anak saya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak; Pa, saya mau cerita soal kerjaan saya.&lt;br /&gt;saya; oh ya, soal apa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; saya sudah bekerja beberapa bulan, tapi kenapa selalu dinilai tidak cukup baik oleh superior saya ?&lt;br /&gt;Saya; Ya itu mungkin berarti karena kamu memang nggak cukup baik artinya khan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; (protes), tapi saya lebih baik dari beberapa orang kok ?&lt;br /&gt;Saya; sejak kapan kamu berprinsip, karena kamu lebih baik dari orang yang jelek dan itu membuat kamu jadi kelihatan baik, dan sejak kapan saya mengajari kamu bahwa karena kamu lebih baik dari orang orang jelek, maka kamu punya pembenaran atas kinerja jelekmu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Tapi saya merasa saya sudah berjuang pa....&lt;br /&gt;Saya; ratusan  juta orang berjuang dimuka bumi ini, mengeluarkan keringat, menghabiskan banyak waktu dan tetap saja itu bukan alasan kalau yang teknik kerjanya secara konsisten jelek berhak atas toleransi khan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Tapi saya merasa tidak dihargai pa...&lt;br /&gt;Saya; jangan cengeng, kalau kamu kerjanya memang masih jelek, jangan biasakan punya ekspektasi yang salah, karena ekspektasi yang salah akan leading pada sikap yang salah, dan saat kamu punya sikap yang salah, maka segala sesuatunya akan jadi lebih buruk anakku sayang....&lt;br /&gt;Jadi sekali lagi hati hati dengan ekspektasi-mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Tapi bukankah saya tetap saja berhak atas paling tidak sedikit penghargaan atas perjuangan saya ?&lt;br /&gt;Saya; Orang orang cengeng dan lemah mungkin punya prinsip seperti itu sayang, tapi kamu tidak didesign untuk berpegang pada prinsipnya orang-orang lemah dan cengeng. Orang orang kuat hanya berhak atas penghargaan yang dia earned bukan sekedar pemberian gratisan. dan ingat, dari prinsip yang kamu anut, akan terlihat kamu akan jadi orang hebat dimasa depan atau hanya berakhir seperti kebanyakan orang orang kalah dimuka bumi ini sayangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; tapi tetap saja saya merasa ada sesutau yang nggak pas di kasusnya saya ini pa...&lt;br /&gt;Saya; jelas ada yang nggak pas, karena sikap dan ekspektasi kamu memang benar benar nggak pas seperti layaknya pejuang, sikap kapmu jelek, ke-kanak-kanak-an dan lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Tapi masa dalam beberapa bulan saya mulai bekerja, saya tidak menerima satu pujian kecil sekalipun, apa iya saya sejelek itu bekerjanya ? tidak kah organisasi mengerti apa artinya berterima kasih ?&lt;br /&gt;saya; wow...wow...wow tunggu sebentar......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya; saya mau tanya kamu, apakah kamu dibayar/digaji sebagai pengganti dari pekerjaan kamu?&lt;br /&gt;Anak; iya pa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya; apakah itu sesuai dengan kesepakatan kamu diawal ?&lt;br /&gt;Anak; iya pa......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya; kalau begitu kenapa justru perusahaan yang harus berterimakasih untuk kualitas pekerjaan yang jelek ?&lt;br /&gt;Anak; KArena saya bahkan sudah bekerja melampaui jam yang seharusnya pa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya; iya, tapi apakah, tolong perhatikan dengan baik pertanyaan ini; Apakah kualitas pekerjaan kamu memuaskan, SEPERTI YANG KAMU JANJIKAN PADA PERUSAHAAN ITU SEJAK AWALNYA ?&lt;br /&gt;Anak; Belum sih pa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya; JAdi dalam konsep itu, bagaimana mungkin perusahaan yang harus berterimakasih ?&lt;br /&gt;Anak; ya nggak tahu ya.....memangnya harusnya bagaimana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya; harusnya bagaimana ? harusnya kamu yang seharusnya berterimakasih, entah perusahaan itu mengharapkannya atau tidak, tapi logika orang yang masih sehat akalnyadan hidup dalam prinsip FAIR mengatakan demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Kenapa saya harus berterima kasih pa ? toh saya sudah bayar dengan pengabdian dan pekerjaan saya, bahkan jamnya lebih lagi....&lt;br /&gt;Saya; Sebelum jawab pertanyaan kamu, mari kita balik lagi ke yang mendasar, Apakah pekerjaan kamu memuaskan ?&lt;br /&gt;Anak; belum pa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya; Ok, sudah berapa lama kamu bekerja disana ?&lt;br /&gt;Anak; 5 bulan pa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya; dan kamu tetap dibayar sesuai perjanjian ?&lt;br /&gt;Anak; iya pa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya; sebelum saya masuk ke point utamanya, bila kamu sebagai manajer/superior disana, apakah kamu mau, buang uang selama 5 bulan, untuk meng-gaji seseorang, untuk pekerjaan yang kualitasnya berbeda (jelek) dari yang dijanjikan ?&lt;br /&gt;anak; kalau sampai selama itu, nggak sih pa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya; JAdi menurut kamu, dalam hal ini, menurut kamu, siapa yang harus berterima kasih ?&lt;br /&gt;Kamu yang kerjanya jelek (tidak sesuai dengan perjanjian) tapi dibayar sesuai perjanjian ?&lt;br /&gt;atau perusahaan yang sudah membayar sesuai perjanjian tapi tidak menerima pelayanan kamu sesuai perjanjian ?&lt;br /&gt;Anak; sepertinya saya sih pa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya; look, saya mengajari kamu hal hal ini, bukan karena saya ingin memojokkan kamu, hanya saja saya bermimpi dan berharap kamu kelak akan jadi seorang yang istimewa, memegang nilai-nilai istimewa, punya standar fairness yang istimewa, dan pada akhirnya kamu akan dihormati orang-orang disekitar kamu.&lt;br /&gt;Tapi jawabannya jelas, kamu seharusnya berterimakasih untuk kesempatan yang sudah diberikan, walau ternyata kerjamu memang masih jelek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Ok, saya mengerti hal ini. Tapi kenapa ada beberapa teman yang terus menerus menyuarakan bahwa perusahaan lah yang seharusnya berterima kasih untuk kualitas pekerjaan jelek mereka ?&lt;br /&gt;Saya; kenapa kamu selalu menyamakan diri kamu dengan orang orang kalah model begitu ? orang orang menang punya standard yang berbeda, walau jumlahnya sedikit, prinsip yang benar tetap harus dijaga.&lt;br /&gt;Toh dalam kehidupan yang menang memang jumlahnya cuma sedikit khan ?&lt;br /&gt;Jadi, lupakan cara berpikir bahwa kalau bila jumlah yang banyak memiliki sebuah pandangan tertentu, maka kamu-pun harus ikut mereka, anakku sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak; Ok pa, saya mau tanya hal lain, masih soal sikap "tahu berterima-kasih".&lt;br /&gt;Saya; Silahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Bagaimana tahu kapan kita harus berterimakasih ?&lt;br /&gt;Saya; Sederhana sekali, Saat orang sudah berkorban untuk kita khan, walau mungkin itu hal kecil....itu saatnya kita harus berterimakasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak; bagaimana mengerti batas terkecil dari sebuah pengorbanan yang menuntut rasa terimakasih dari penerimanya pa ?&lt;br /&gt;Saya; dulu sekali saya diajar, air putih yang kelihatan gratis dan sepele, cukup untuk menuntutmu memberikan rasa terima kasih terhadap sang pemberi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Hanya air putih pa ? yang mungkin saja hampir tidak ada effort apa-apa untuk menyediakannya ?&lt;br /&gt;Saya; Yes....kata kuncinya adalah pengorbanan. Bila ada unsur pengorbanan disana, maka rasa terimakasih harus kamu perlihatkan sebagai balas gantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; apa untungnya punya kepekaan tinggi terhadap rasa terima kasih pa ?&lt;br /&gt;Saya; mereka yang tahu berterimakasih adalah mereka juga yang umumnya tahu bagaimana seharusnya berbuat baik terhadap orang lain, karena untuk bisa mengerti rasa terima kasih, menuntut kemampuan untuk mengenali pengorbanan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Memangnya, apa istimewanya seorang yang tahu bagaimana seharusnya berbuat baik terhadap orang lain ?&lt;br /&gt;Saya;&lt;br /&gt;Mereka istimewa karena mereka mempunyai salah satu kualitas terbaik dari seorang manusia.&lt;br /&gt;Mereka istimewa karena orang orang jenis ini jelas sekali akan mempunyai banyak pengikut dan didukung oleh begitu banyak orang dalam setiap kesulitan-kesulitannya.&lt;br /&gt;Orang-orang yang tahu bagaimana seharusnya berbuat baik adalah seorang yang mampu memikat siapa saja dalam perjalanan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Tidakkah semua orang tahu bagaimana caranya berbuat baik, walau mungkin dia bukan orang yang peka soal rasa terima kasih pa ?&lt;br /&gt;Saya; prinsipnya begini anakku:&lt;br /&gt;HAmpir semua burung murai batu bisa berkicau, tapi hanya sedikit yang kicauannya berkualitas juara.&lt;br /&gt;Artinya; semua orang bisa berbuat baik, tetapi orang dengan kepekaan yang istimewa terhadap pengorbanan orang lain, mampu berbuat baik jauh lebih dalam dan lebih tinggi lagi kualitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; pa, sudah malam, lanjut besok lagi ya...&lt;br /&gt;Saya; Iya sayangku, intinya malam ini saya ingin kamu ingat, saat kamu tahu berterimakasih, maka kamu juga akan tahu bagaimana cara untuk membalasnya, dan orang yang tahu cara membalas kebaikan orang-lain, kemudian akan menerima kebaikan dan pengorbanan lagi jauh lebih banyak dari lebih banyak orang.&lt;br /&gt;Pertajam kualitas kamu, jangan merasa rugi untuk berbuat baik, hanya karena kamu melihat orang lain tidak melakukan hal tersebut, Jangan pernah iri terhadap mereka-mereka itu.&lt;br /&gt;Tolong diingat sekali lagi;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pengertian dan pemahaman mu besar, maka masadepanmu pun akan besar&lt;br /&gt;Saat paradigma-mu luas, maka masa depanmu pun akan terbentang luas.&lt;br /&gt;Saat nilai nilai kehidupan mu berstandar tinggi, maka kualitas masadepanmu-pun akan tinggi&lt;br /&gt;Saat cara memandangmu terhadap sesuatu ada di level luarbiasa, maka kamu akan berhak atas apapun yang berkualitas luarbiasa di kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun dan jadilah dewasa.&lt;br /&gt;Buka matamu dan perbaharuilah pengertian, pemahaman dan paradigma-mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-6352516443290679357?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/6352516443290679357/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=6352516443290679357&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/6352516443290679357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/6352516443290679357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/pesan-dari-melbourne-11-tahu-berterima.html' title='Pesan dari melbourne (11) : Tahu berterima kasih'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-1818623790236060350</id><published>2012-02-13T02:48:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:49:53.174-08:00</updated><title type='text'>Pesan dari melbourne (11) : Pejuang yang istimewa</title><content type='html'>I have fought the good fight, I have finished the race, I have kept the faith (NIV)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percakapan imaginer antara saya dan anak saya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Pa, saya dipercaya untuk memilih  rekan sekerja saya, untuk mengerjakan satu project, ada saran apa ?&lt;br /&gt;Saya; wow, that's cool. Kriteria apa yang saat ini ada dibenakmu, tentang bagaimana memilih partner kerjamu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; selain memenuhi kriteria mendasar seperti mau belajar, latar belakang pendidikan yang tepat, penampilan baik, tapi menurut saya pribadi, saya ingin menambahkan syarat lain yaitu dia haruslah seorang pejuang.&lt;br /&gt;Saya; Ok, pejuang model apa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Pejuang yang bisa berjuang tentunya khan. Karena saya percaya, walau project saya nggak besar, tetapi tanpa memiliki anggota yang sifatnya pejuang untuk mengerjakannya, nggak ada apapun yang bisa direalisasikan khan ?&lt;br /&gt;Saya; Benar sekali prinsipnya, tapi mari masuk ke sesuatu yang lebih dalam lagi.&lt;br /&gt;Apakah semua yang merupakan pejuang diluarsana, entah yang mengaku pejuang atau diakui sebagai pejuang, adalah jenis pejuang yang baik ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak; Apa maksudnya pa? Bukannya dalam dunia profesional, kategori pejuang itu sendiri sudah lebih tinggi derajat dan kualitasnya daripada sekedar pekerja biasa ? Memangnya ada lagi yang lebih tinggi dari level pejuang ?&lt;br /&gt;Saya; Menurut saya ada, sama seperti kegiatan bermain basket, ada yang melakukannya sebagai kegiatan sehari-hari, ada yang masuk ke derajat lebih tinggi yaitu menjadi athlete basket.&lt;br /&gt;Nah dari begitu banyak athlete, apakah semuanya akan bisa menang ? tidak khan. hanya sekelompok kecil khan ?&lt;br /&gt;dari ilustrasi ini saya mau jelaskan ke kamu, bisa tidak kamu mengidentifikasikan sekelompok kecil athlete istimewa ini out of sekumpulan besar orang orang yang meng-claim dirinya athlete basket tapi sebetulnya hanya ada di level biasa-biasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan kata lain yang saya mau katakan, bahwa banyak organisasi sudah senang saat mereka bisa mendapatkan seorang pejuang dalam organisasinya, nggak salah memang, tapi kalau kamu bisa mendapatkan yang lebih tinggi lagi, yaitu pejuang yang istimewa, maka kamu tidak akan pernah khawatir terhadap apapun juga anakku sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Ok, saya menangkap  sekarang. Ada rekomendasi bagaimana memisahkan pejuang yang istimewa dari sekedar pejuang yang biasa-biasa saja ?&lt;br /&gt;Saya: Lihat caranya bertarungnya anakku. Pejuang yang istimewa akan bertarung untuk menang, dan pejuang yang biasa-biasa hanya bertarung karena mereka sekedar dibayar untuk bertarung, menang sama sekali bukan orientasi utamanya.&lt;br /&gt;Pakoknya sudah kelihatan bertarung, padahal sebetulnya mereka sama sekali masih jauh dari yang terbaik yang bisa mereka kontribusikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anak; Kenapa bisa begitu ?&lt;br /&gt;saya; seperti yang ratusan kali saya pernah ucapkan pada kamu dimasalalu dan ratusan kali pula masih akan saya ucapkan ke kamu dan adik adikmu, ada FAITH yang terlibat.&lt;br /&gt;Ini faktor pembeda yang serius antara pejuang biasa dan pejuang istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Jelaskan lagi donk, saya nggak pernah bosan untuk mengulanginya lagi kok.&lt;br /&gt;Saya; Kita adalah product dari apa yang kita percaya.&lt;br /&gt;Seorang yang percaya bahwa dia akan menang, dia akan bertarung seperti seorang pemenang.&lt;br /&gt;Tapi seorang yang dari awal sekali tidak terlalu percaya bahwa dia pasti menang, dia hanya akan bertarung ala kadarnya.&lt;br /&gt;Kepercayaan akan kemenangan, membuat seseorang mengeluarkan yang terbaik, tetapi kegagalan untuk percaya bahwa dia akan menang, akan cenderung berpikir, buat apa bertarung sungguh sungguh, kalau hasil akhirnya toh nggak banyak beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Bagaimana cara mengujinya pa?&lt;br /&gt;Saya; Ujilah dari hal hal kecilnya, maka akan terlihat dalam perkara besarnya, sama seperti prinsip yang berbunyi;&lt;br /&gt;Siapa yang setia dalam perkara kecil, dia akan setia terhadap perkara besar.&lt;br /&gt;Ini prinsip yang luarbiasa anakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; KAlau saya sudah terlanjur salah memilih orang, apakah yang seharusnya saya lakukan pa ?&lt;br /&gt;Saya; Bicara baik-baik ke orang tersebut, bahwa kebenaran diluar sana adalah menyakitkan yaitu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tidak berjuang dengan sungguh sungguh baik, hanya akan berebut remah remahnya dari kue yang sudah diambil oleh para pemenang.&lt;br /&gt;Siapa yang berjuang asal berjuang, hanya akan mendapati mereka akan buang-buang umur dan kehilangan semua potensi terbaik yang sebetulnya sudah tersedia bagi semua orang di organisasimu.&lt;br /&gt;Siapa yang tidak berjuang dengan sungguh sungguh baik, hanya akan mencelakakan orang orang di organisasi yang sama yang telah bekerja dengan amat baik.&lt;br /&gt;Siapa yang tidak berjuang dengan baik, sama seperti seorang yang nggak fair dimana mereka  berharap agar punggung mereka yang tidak terlindungi yang biasa dipanggil sebagai 'blind side'nya setiap orang untuk dilindungi orang lain, sementara mereka sendiri tidak memainkan peranan sebagai pelindung blind side-nya orang lain.&lt;br /&gt;Siapa yang tidak berjuang sungguh sungguh (padahal dia mampu), seharusnya berdiam diri dulu dirumah untuk waktu yang tidak terbatas, temukan pewahyuannya terlebih dahulu, sebelum memutuskan untuk kembali masuk dalam arena pertempuran, sebagai seseorang yang bernilai, bisa diandalkan dan penolong yang sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena saya percaya jauh didalam hati, setiap orang bisa menjadi pejuang yang sungguh sungguh istimewa, Kita semua punya anugrah itu, hanya saja mereka yang masih terus gagal untuk mempercayai bahwa kemenangan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari dirinya, mereka belum layak menyebut dirinya pejuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah anakku, apapun yang terjadi, jagalah kepercayaan-mu, lindungi kepercayaanmu ditempat yang paling aman, ditempat yang para peragu dan orang orang kalah tidak bisa mencurinya, ditempat dimana kamu akan bisa menolehnya anytime dan memperoleh kekuatan dari sana, karena itulah yang selalu dilakukan oleh pejuang pejuang istimewa yang pada akhirnya selalu berhasil mencapai perlombaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun dan jadilah dewasa.&lt;br /&gt;Buka matamu dan perbaharuilah pengertian, pemahaman dan paradigma-mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-1818623790236060350?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/1818623790236060350/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=1818623790236060350&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/1818623790236060350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/1818623790236060350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/pesan-dari-melbourne-11-pejuang-yang.html' title='Pesan dari melbourne (11) : Pejuang yang istimewa'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-7064944866889936645</id><published>2012-02-13T02:46:00.002-08:00</published><updated>2012-02-13T02:48:38.543-08:00</updated><title type='text'>Pesan dari melbourne (13) : Efektif</title><content type='html'>Percakapan imaginer antara saya dan anak saya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Pa, saya merasa beberapa lama ini pekerjaan saya makin berat tapi masih sangat jauh dari efektif. Ada saran pa?&lt;br /&gt;saya; Saya akan ceritakan satu cerita;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang penebang kayu yang seharusnya menebang sekian banyak kayu setiap harinya.&lt;br /&gt;Hanya saja, kesibukannya membuat dia tidak mampu meluangkan waktu sedikitpun tiap harinya untuk mengasah kapaknya, karena pikirnya, pemborosan waktu seperti itu akan membuatnyakehilangan waktu kerja yang berharga.&lt;br /&gt;Sampai pada satu titik, dia menyadari bahwa waktu kerjanya bertambah lama (karena kapaknya yang makin tumpul) dan hasilnya juga makin sedikit dan kemudian mengeluh pada TUHAN atas kesulitan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral story-nya adalah; Luangkan waktu asah kapakmu SETIAP HARI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; apakah itu berarti aku harus baca buku pa ?&lt;br /&gt;Saya; salah satunya, tapi yang lebih penting adalah luangkan waktu untuk mengevaluasi kualitas kerjaanmu hari itu dan temukan celah untuk improvisasi. Sekali lagi; TIAP HARI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Apakah itu keharusan untuk dilakukan setiap hari ?&lt;br /&gt;saya; Iya, kalau nggak ingin end up seperti penebang kayu konyol diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Tapi bukannya model penebang kayu konyol seperti cerita diatas ada banyak dimuka bumi?&lt;br /&gt;Saya; iya,  benar sekali, tapi maksud-mu apa ? kamu mau jadikan pembenaran untuk tindakan tindakan konyolmu dimasa lalu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; (tersenyum) nggak sih pa, cuma mau nanya aja.&lt;br /&gt;Pa, kenapa sih banyak orang yang masih juga bekerja dengan cara-cara konyol walau sudah diingatkan berulang-ulang ?&lt;br /&gt;Saya; itulah kekuatan kebiasaan sayangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; apa maksudnya pa?&lt;br /&gt;Saya; Berubah itu kebiasaan, bukan kemampuan.&lt;br /&gt;persis seperti MENANG itu KEBIASAAN&lt;br /&gt;Orang yang tidak memiliki kebiasaan berubah, nggak peduli sebanyak apapun di inspirasi/diajar/dicerahkan, tetap saja nggak akan kemana mana.&lt;br /&gt;Tugasmu selain berubah adalah menemukan kemampuan membedakan jenis jenis orang seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Bisakah mereka ditolong ?&lt;br /&gt;Saya; Bisa kalau mereka memang punya kemauan untuk ditolong, dan sudah sampai pada tahap tercerahkan, jadi kalau kamu menemukan yang model begini, yaitu yang tidak punya kemampuan menolong diri sendiri, maka lebih baik hemat waktu-mu hanya untuk menolong yang bersedia ditolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; Jadi, apa saran praktis untuk saya agar bisa efektif ?&lt;br /&gt;saya; Buat list harian area-area yang kamu masih terus gagal dan hendak pertajam.&lt;br /&gt;Identifikasikan masalahnya lalu buat rekomendasi sederhana yg harus kamu perbaiki.&lt;br /&gt;Tulis hal ini ke atas kertas.&lt;br /&gt;dan lakukan ini SETIAP HARI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak; apa yang terjadi kalau saya lalai ?&lt;br /&gt;Saya; Saya akan mengasihani kehidupan kamu kelak, karena kamu akan bekerja makin keras dan makin keras, hanya untuk mendapat hasil yang makin sedikit dan makin sedikit.&lt;br /&gt;Jangan bangga sama kapakmu (keahlian dan pendidikan) yang lalu, jangan pernah, karena kapakmu yang kamu banggakan dimasa lalu, sudah jadi barang yang less-useful (kurang berguna) di saat ini.&lt;br /&gt;Makin hari, nilai pendidikan dan keahlianmu akan makin berkurang dan berkurang dan berkurang.&lt;br /&gt;Jutaan orang hidup dengan ketidak tahuan ini, mereka terus menerus bangga sama cerita masa lalu dan berpikir nilainya nggak pernah turun, semua orang orang konyol ini hidup dia alam semu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kamu, setelah kamu tahu kebenaran ini, saya ingin kamu mengasah kapakmu setiap hari, evaluasi terus hal-hal yang kamu ingin dipertajam, itu nggak buat kapakmu bernilai lebih kok, itu baru membuat kapakmu agak sedikit lebih lambat nilai pasarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimasa lalu, kamu dibesarkan bukan dengan cara  orang bodoh dan konyol dibesarkan dan saya ingin kamu tidak akan  berubah jadi konyol dan bodoh dimasa depan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi cam-kan baik-baik perkataan saya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu bukan cuma sekedar mengasah kapak lamamu agar tetap sama tajamnya dibanding masalalu, tetapi kamu akan menciptakan alat alat potong yang lebih baik dimasa depan.&lt;br /&gt;Kamu bukan cuma memperlambat kejatuhan nilai kapak masa lalu mu, tapi kamu akan menciptakan nilai nilai baru atas keahlianmu.&lt;br /&gt;Kamu bukan hidup untuk sekedar memenuhi target paling mendasar, tapi kamu akan menjawab dan menantang berbagai masalah masalah baru yang jauh lebih besar.&lt;br /&gt;Hidupmu tidak akan berkarat dengan bergumul dimasalah masalah lama yang nggak selesai-selesai, tetapi hidupmu akan selalu segar dengan tantangan baru yang lebih besar, karena kamu mampu menjawab setiap tantangan yang ada dengan efektif.&lt;br /&gt;Kamu tidak dibesarkan untuk jadi kebanyakan orang, tapi kami semua menginvestasikan banyak hal untuk menjadikan kamu bersinar di generasimu.&lt;br /&gt;Kalaupun masih terjadi kegagalan atas percobaan-percobaan dan inisiatif inisiatif baru yang kamu lakukan, bukan berarti kamu kalah, tetapi itu artinya kamu sedang terus masuk kedalam satu pengertian yang lebih tinggi kualitasnya untuk kemudian kelak kamu akan keluar sebagai manusia yang benar-benar istimewa, jadi jangan lelah untuk terus bertekun mengejar efektifitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintai teguran dan kritik, karena itu adalah bahan bakar untuk melontarkanmu jadi lebih baik anakku.&lt;br /&gt;Orang lain boleh menolak teguran, tapi saya ingin kamu mengejarnya sampai ke akar-akarnya.&lt;br /&gt;Orang lain boleh menghindari kritik, tapi saya ingin kamu menelannya baik-baik dan menjadikan itu vitamin bagi masadepanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah bangga karena kamu serupa dengan kebanyakan orang, tetapi menjadi malulah kalau itu sampai terjadi padamu, karena itu artinya kamu nggak special samasekali, dan orang orang yang tidak special tidak pernah akan menerima kompensasi yang special dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun dan jadilah dewasa anakku.&lt;br /&gt;Buka matamu dan perbaharuilah pengertian, pemahaman, paradigma dan pewahyuan-mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-7064944866889936645?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/7064944866889936645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=7064944866889936645&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7064944866889936645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7064944866889936645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/pesan-dari-melbourne-13-efektif.html' title='Pesan dari melbourne (13) : Efektif'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-5036489854396083529</id><published>2012-02-13T02:46:00.001-08:00</published><updated>2012-02-13T02:46:51.200-08:00</updated><title type='text'>Pesan dari melbourne (14) : Saat KEHIDUPAN sendiri yang mengajarkan KEBENARAN</title><content type='html'>Karena belakangan ini saya menderita sakit kepala akibat berhubungan dengan orang-orang yang sangat saya sukai tapi punya sikap keras kepala yang benar-benar menyusahkan, saya jadi lebih bisa bersimpati terhadap perasaan mami saya dimasalalu terhadap saya, dan untuknya saya mau berbagi pengajaran kuno yang saya terima dengan anda sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apa motivasinya, mamiku sering bilang dalam bahasa yang sudah aku sesuaikan tetapi dengan spirit yang sama, ialah;&lt;br /&gt;Jangan sepelekan teguran orangtua/pemimpin dan orang-orang disekelilingmu yang mengasihi engkau, sebelum datang waktunya dimana KEHIDUPAN itu sendiri yang kelak akan menegurmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, waktu dengar hal-hal begituan, perasaan-ku sih biasa-biasa aja, karena saya nggak benar-benar mengerti apa yang dimaksud "teguran dari KEHIDUPAN nyata".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pengalaman kebelakang sampai berumur 33 thn ini mengajarkan/memperlihatkan betapa benarnya perkataan mamiku dan BETAPA SAKITNYA ditegur sendiri oleh kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya, saya pernah menulis cerita ini dimasa lalu, dimana saya pernah punya pengalaman dihajar sekitar 250 juta oleh KEHIDUPAN, melalui bisnis warnet yang gagal total, untuk sebuah esensi yang orangtua saya sering ajarkan berulang ulang.&lt;br /&gt;Sesuatu yang sebetulnya tidak perlu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah itu satu-satunya cerita dimana saya dihajar sendiri oleh kehidupan? sayangnya TIDAK.&lt;br /&gt;Ada begitu banyak kesulitan, susah payah, penderitaan dan tekanan hebat terjadi di kehidupan saya, yang sebetulnya saya bisa hemat begitu banyak, tanpa harus mengalaminya, andaikan saya punya SIKAP HATI yang baik terhadap teguran, hajaran, cacimaki, hantaman dari sejenis manusia biasa. Sayangnya sikap hati nggak berapa bagus saat itu, sehingga KEHIDUPAN itu sendiri yang akhirnya melakukan bagiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melalui semua hal-hal yang tidak enak itu, saya akhirnya mendarat pada kesimpulan, masih jauh lebih enak bila saya hanya di hajar oleh orangtua saya/pemimpin saya/sekeliling saya yang bentuknya masih manusia, dibanding saya harus dihajar oleh KEHIDUPAN ini untuk kebenaran kebenaran mendasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kebenarannya adalah, cara kerja dari KEHIDUPAN adalah sadis dan brutal serta tidak mengenal belas kasihan, tidak pernah bersimpati dan tidak melembut hanya karena kita sudah jatuh terjerembab tidak berdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;walau mungkin tulisan pendek ini dibuat untuk teman-teman sesama pejuang dalam kehidupan ini, tapi saya juga mau menyertakan pesan saya kepada anak-anak saya kelak terkait dengan tema ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah tolak KEBENARAN, hanya karena kita tidak menyukainya atau terasa menyakitkan, karena kebenaran itu toh tetap akan datang juga walau mungkin sedikit tertunda, hanya saja yang menakutkannya adalah, saat kebenaran itu tidak lagi disampaikan melalui kata-kata semata, tetapi oleh KEHIDUPAN dalam bentuknya yang paling menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan terganggu oleh tamparan manusia, karena jauh lebih baik tangan manusia yang menampar kita dibanding tangan dari KEHIDUPAN yang menampar kita. Karena kalau itu terjadi, menangis dan meraungpun hanyalah tindakan sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengucap syukur-lah bila manusia lain MENENDANG kita karena kita memang bodoh, keras kepala, tidak bepengertian, awam, hijau, dan kurang didikan, karena bila KEHIDUPAN yang sudah turun tangan untuk MENENDANG kita, akibat dari terus menerus mempertahankan dan memelihara kebodohan, ketidak-mengertian, ke-awam-an, ke-hijau-an dan kekurangan didikan, maka merayap-rayap dan menjert-jerit untuk minta ampun pun sudah tidak banyak gunanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mengucap syukurlah untuk manusia manusia disekeliling kita yang telah menyampaikan kebenaran kebenaran walau dalam bentuk yang berbeda beda, baik itu teguran, caci maki, tamparan, hajaran, pukulan dan tendangan dengan harapan AGAR KITA BERUBAH, karena bila kehidupan yang sudah ambil alih "pendidikan' kita, kita akan selalu berharap bisa kembali kemasa lalu, dimana apapun yang manusia lain lakukan terhadap kita, ternyata jauh lebih enak dibanding KEHIDUPAN itu sendiri yang sadarkan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun dan jadilah dewasa anakku.&lt;br /&gt;Buka matamu dan perbaharuilah pengetahuan, pengertian, pemahaman, paradigma dan pewahyuan-mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-5036489854396083529?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/5036489854396083529/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=5036489854396083529&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5036489854396083529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5036489854396083529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/pesan-dari-melbourne-14-saat-kehidupan.html' title='Pesan dari melbourne (14) : Saat KEHIDUPAN sendiri yang mengajarkan KEBENARAN'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-7323866317120279491</id><published>2012-02-13T02:41:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:44:54.369-08:00</updated><title type='text'>Pesan dari melbourne (15) : Pondasi yang mampu bertahan terhadap aneka goncangan</title><content type='html'>Saya percaya, kita, baik itu manusia maupun organisasi, punya kecenderungan untuk memoles diri karena banyak alasan yang mungkin saja sama tapi mungkin juga berbeda, entah untuk kelihatan baik, untuk kelihatan solid, untuk mengesankan orang lain, untuk menggentarkan orang lain (lawan), agar orang berpandangan kita adalah seorang yang layak dipercaya, atau lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi diantara yang memoles banyak permukaan lahiriahnya, sebetulnya nggak banyak yang melakukan penguatan fondasi-nya dengan derajat/level passion yang sama dengan polesan lahiriah-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umum terjadi memang, tetapi bukan hal baik bila konsepnya adalah MASADEPAN, bukan sekedar tujuan jangka pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat rumah, boleh jadi kelihatan bagus, megah dan mengesankan, tapi bila goncangan datang, baru terlihat, rumah tersebut punya fondasi yang baik atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pakar manajemen sekali waktu pernah berkata, goncangkanlah organisasimu CUKUP SERING, untuk menyaring mereka (anggota organisasi) yang punya fondasi yang kuat atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tanpa pondasi yang kuat, seseorang/organisasi tidak pernah akan bisa RELEVAN terhadap perubahan jaman, dan seperti yang semua orang berakal waras tahu, kita sudah (bukan lagi sedang) ada disituasi dimana peta masalah terus menerus berganti arah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu jaman yang menakutkan untuk organisasi yang gagal menyesuaikan layar mereka dengan cepat, tetapi satu jaman yang menawarkan berbagai kesempatan bagi organisasi yang responsif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seperti semua orang tahu, organisasi disusun oleh manusia, dan bila seorang mengatakan bahwa organisasi tersebut punya fondasi yang bagus, itu artinya organisasi tersebut berisikan manusia-manusia dengan pondasi yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan kedewasaan, saya mengerti, bahwa organisasi yang berisikan orang-orang ber-pondasi kuat bukan karena mereka sejak awal sekali sudah mampu merekrut manusia-manusia yang berpondasi kuat, tetapi lebih karena organisasi tersebut punya BUDAYA dimana orang orangnya punya kebiasaan memperkuat pondasi mereka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan budaya tersebut dibangun oleh budaya lain yang dipanggil BUDAYA menggoncang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi rekan rekan seperjuangan, suka atau tidak suka, perhatikan pondasi kita masing masing, jangan sampai goncangan goncangan yang terjadi, baik sekarang maupun dimasa depan, baik skala kecil maupun besar, meruntuhkan bangunan yang sudah susah payah kita poles, tetapi kita berharap goncangan membuat kita bisa meraih banyak kesempatan &amp; keuntungan, karena disaat yang sama, goncangan juga menerpa semua orang, dan saat lawan-lawan kita gagal bertahan atasnya kemudian kita akan berhak mendapat HADIAH TERBESAR karena kita adalah orang terakhir yang tertinggal setelah masa penggoncangan lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun dan jadilah dewasa anakku.&lt;br /&gt;Buka matamu dan perbaharuilah pengetahuan, pengertian, pemahaman, paradigma dan pewahyuan-mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-7323866317120279491?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/7323866317120279491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=7323866317120279491&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7323866317120279491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7323866317120279491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/pesan-dari-melbourne-15-pondasi-yang.html' title='Pesan dari melbourne (15) : Pondasi yang mampu bertahan terhadap aneka goncangan'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-4550776159856560938</id><published>2012-02-13T02:39:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:41:16.983-08:00</updated><title type='text'>Di lokasi mana peperangan tersulit kita berada?</title><content type='html'>Pertanyaan ini menghampiri saya sejak bertahun tahun lalu.&lt;br /&gt;Dan jawaban sepanjang jaman selalu bergeser-geser.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saya pernah berpendapat bahwa membuka cabang di wilayah etnis tertentu adalah yang tersulit.&lt;br /&gt;Alasannya: karena di wilayah wilayah ini, sekalipun kita sudah memiliki product yang terkuat dipasaran, harga yang paling fair di pasaran, bonus product yang paling fair dst, tetap saja nature-nya mereka adalah orang-orang yang pemilih dan ALOT (susah) untuk dimenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara yang kebalikannya adalah saya beranggapan, dengan membuka cabang di wilayah wilayah yang didiami oleh sebagian besar etnis lainnya, akan lebih mudah untuk menutup penjualan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilain waktu lagi, saya pernah berpikir bahwa yang tersulit adalah menjalankan operasi di kota besar, karena client client mudah menjadi bingung, akibat banyaknya pesaing yang ahli.&lt;br /&gt;entah itu ahli dalam memiliki product yang kuat, ahli dalam mengacaukan pikiran client (biasanya terjadi di pesaing yang productnya sebetulnya tidak kuat, tapi ahli dalam pembentukan opini public) dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kebalikannya adalah strategi membuka cabang di wilayah2 yang cenderung remote area atau kota2 kecil, dimana persaingan akan sepenuhnya kita yang kendalikan dan kita punya potensi untuk jadi raja lokal karena superioritas product dan pengalaman kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan masih ada banyak lagi pikiran2 berbeda seperti hal-hal diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekali lagi, apakah hal itu memang merupakan AKAR DARI JAWABAN YANG SAYA CARI?&lt;br /&gt;Karena saya percaya, jawaban diatas mungkin ada benarnya, tapi masih belum menjawab akar sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tanpa menemukan akar permasalahan yang paling inti, kita masih sangat rawan untuk tersesat dan gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jawaban itu datang pagi ini, di hari ulang tahun saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAwabannya sederhana: Lokasi peperangan TERSULIT di bisnis kita ada di PIKIRAN KITA masing-masing bukan dilokasi lokasi fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa kemampuan memenangkan peperangan di pikiran kita, maka tidak akan ada yang terjadi nyata di alam nyata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya: Saya mau menjual sesuatu pada seseorang. Kalau saya gagal untuk bisa menang di alam pikiran saya bahwa saya akan berhasil menjual sesuatu padanya, maka gerakan/tingkah laku/gesture saya akan diselimuti keragu-raguan.&lt;br /&gt;Unsur percaya diri tidak terlibat didalamnya.&lt;br /&gt;Sehingga saya menjadi canggung dan lemah hati dan cenderung tidak ngotot saat ada penolakan awal dari mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semua teori pemasaran mengatakan bahwa ketidak percayaan, keragu-raguan dan kecanggungan, membunuh penjualan terkecil sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sebaliknya: kepercayaan diri dan sikap positif MENULAR DAN MEMPENGARUHI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAdi, bukan soal dilokasi mana kita buka cabang, ditempat mana kita beroperasi, dan diwilayah wilayah mana kita memutuskan untuk menjual sesuatu, karena tanpa orang-orang yang BISA MENANG di alam pikiran mereka masing-masing, lokasi paling mudah sekalipun kita tetap akan gagal, karena bisnis terkait erat dengan unsur manusia-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat unsur manusianya salah, maka pekerjaan akan gagal.&lt;br /&gt;Saat unsur manusianya sudah tepat, maka tidak ada pekerjaan yang terlalu sulit untuk dimenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak penting unsur manusia-nya sudah punya pengalaman kerja masa lalu, seberapa lama sekalipun, atau seberapa senior dia, karena karena di masa depan terbentang hal hal/permasalahan-permasalahan baru dalam jumlah berlimpah-limpah, yg artinya pernah menang dimasa lalu tapi gagal dalam menang di alam pikirannya untuk persoalan-persoalan baru, maka pengalaman masa lalu jadi tidak relevan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAdi rekan-rekan, jangan pernah bangga akan kesenioran kita, karena ini hanya berkontribusi kecil terhadap kemampuan kita menang di alam pikiran kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TApi banggalah bahwa kita adalah seseorang yang memegang teguh kepercayaan-kepercayaan bahwa kesulitan apapun,akan mampu kita menangkan,entah sekarang atau nanti di alam pikiran kita,karena Tuhan yang empunya segala sesuatunya, telah mengaruniakan kemampuan luarbiasa dalam diri kita untuk menang dan menikmati hal-hal baik yang dunia sediakan, sejauh kita tidak menyisakan ruang ruang berpikir kita terhadap KE-NEGATIF-AN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang kita kerjakan sekarang, anggaplah itu baru merupakan hal hal kecil dari hal-hal luarbiasa besar, indah dan menakjubkan yang Tuhan sediakan dimasa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KArena saat kita kehilangan kemampuan meraih hal-hal kecil, maka hal-hal besarpun tidak akan mampu kita jangkau dan raih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah hikmat, kebijaksanaa, pengetahuan, pemahaman dan kemampuan untuk keluar dari lubang kesulitan manapun, dicurahkan atas kita karena kita sendiri membuka ruang ruangnya didalam diri kita dan menggantikan hal-hal negatif, prasangka2buruk, kepahitan dan APATIS-me yang terlanjur berakumulasi dan berdiam dalam diri kita semua selama bertahun-tahun kebelakang sadar atau tanpa disadari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat saya memutuskan untuk tetap berjuang, menjaga kepercayaan saya tetap positif dan melangkah maju walau dari jauh sepertinya terlihat tidak ada PINTU keluar, saya terkejut mendapati bahwa ternyata ada banyak jendela-jendela yang terbuka lebar dan disingkapkan seiring perjalanan waktu"&lt;br /&gt;(wishnu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melbourne, 8 juli 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-4550776159856560938?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/4550776159856560938/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=4550776159856560938&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/4550776159856560938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/4550776159856560938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/di-lokasi-mana-peperangan-tersulit-kita.html' title='Di lokasi mana peperangan tersulit kita berada?'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-6632562135425277011</id><published>2012-02-13T02:38:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:39:41.618-08:00</updated><title type='text'>Ber-akal</title><content type='html'>Kenapa berakal jadi sedemikian istimewa ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dengan berakal (akal panjang) kita bisa mengalahkan musuh yang&lt;br /&gt;jauh lebih hebat dengan kekuatan yang sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dengan berakal, segala kelemahan menjadi tertutupi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dengan berakal, terobosan-terobosan besar dapat terjadi, walau&lt;br /&gt;pengalaman dan sumberdaya masih minim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dengan berakal, sekalipun banyak musuh yang jauh lebih kuat mau&lt;br /&gt;hancurkan kita, kita bisa balikkan keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dengan berakal, tidak ada masalah yang terlalu besar &amp; rumit&lt;br /&gt;untuk dipecahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dengan berakal, organisasi kita memiliki nilai tambah, bukan&lt;br /&gt;sekedar nilai tambah dalam jumlah kecil, tetapi dengan nilai yang&lt;br /&gt;LUARBIASA BESAR. seringkali terjadi, nilai sebuah organisasi bukan dari&lt;br /&gt;asset riil-nya, melainkan aset yang tidak terlihatnya...termasuk hal-hal&lt;br /&gt;ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dengan berakal, segala sesuatu disekeliling kita bisa menjadi&lt;br /&gt;alat pengungkit (prinsip leverage) untuk melontarkan kita terbang tinggi&lt;br /&gt;dengan kecepatan diatas rata-rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dengan berakal, akan ada orang-orang yang bantu lapangkan&lt;br /&gt;jalannya kita dan permudah banyak kesulitan disepanjang jalan yang sudah&lt;br /&gt;terbuka tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, berakal membuat hidup jadi lebih masuk akal, menyenangkan dan&lt;br /&gt;cenderung lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berakal adalah harta seseorang/organisasi yang bernilai tinggi, tidak&lt;br /&gt;dapat dirampas darinya, tidak kalah oleh inflasi, relevan di-sepanjang&lt;br /&gt;jaman yang berubah dengan cepat dan tidak berkarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa kemampuan berakal, skill akademik kita disatu waktu menjadi tidak&lt;br /&gt;relevan dan hampir tidak significant untuk bertahan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejarlah hal ini, maka dari tahun ke tahun berjalan, kita akan&lt;br /&gt;dipeliharanya.&lt;br /&gt;Abaikan hal ini, maka kita akan melihat, tahun tahun menjadi makin&lt;br /&gt;sulit, waktu seperti memusuhi kita dan alam persaingan menjadi makin&lt;br /&gt;tidak bersahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melbourne, 14 juli 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-6632562135425277011?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/6632562135425277011/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=6632562135425277011&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/6632562135425277011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/6632562135425277011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/ber-akal.html' title='Ber-akal'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-1846685051630976823</id><published>2012-02-13T02:37:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:38:43.398-08:00</updated><title type='text'>Pertukarkan komitment</title><content type='html'>Bertahun-tahun saya bernegosiasi dengan petinggi-petinggi institusi pendidikan di seluruh dunia, saya belajar satu hal penting, yaitu untuk mendapatkan hasil terbaik, bukan bagaimana cara memelas yang sempurna yang perlu dilatih, bukan bagaimana menentukan pilihan kata-kata yang efektif yang bisa membuat kita seolah-olah diatas angin, bukan bagaimana meng-intimidasi yang sedemikian halusnya sehingga kita bisa memperoleh maksimal, tapi yang paling terhormat, fair dan justru dicari di dunia bisnis saat ini, adakah kita seorang yang mampu mempertukarkan komitment demi mendapatkan komitment lain dari pihak seberang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu banyak orang-orang yang dimana saya bersinggungan dalam kehidupan ini, hanya jago dalam menuntut maksimal tapi minim sekali dalam kemauan untuk memberikan komitment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas sekali, dalam pemberian sebuah komitment, ada resiko yang harus ditempuh, karena kita harus memastikan komitment kita terpenuhi tepat pada waktunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belajar satu hal dalam perjalanan hidup ini, hampir tidak ada orang yang menolak untuk mendapatkan sebuah komitment yang menguntungkan bagi dirinya, walau dia terkenal sebagai seorang yang sulit utk di-approach sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pebisnis-pebisnis hebat yang pernah saya temui, hampir semuanya mempunyai keunggulan ini, yaitu mereka akan berikan komitment mereka untuk komitment lain yang mereka dapatkan dari pihak seberang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakpastian komitment memunculkan dampak orang tersebut kurang dihargai.&lt;br /&gt;Tetapi menemukan orang-orang yang sanggup memastikan segala sesuatu yang dijanjikannya terealisasi adalah sesuatu yang langka didunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan memberikan dan mendeliver komitment mengangkat daya tawar seseorang.&lt;br /&gt;Tapi seorang yang dikenal sebagai seorang yang sekedar jago menuntut, biasanya dihindari orang lain dalam berbisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas sekali, komitment membutuhkan pengorbanan, tetapi reward jelas sebanding dengan pengorbanan yang dicurahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penuntut menganggap sekedar bekerja tanpa hasil yang jelas, adalah sebuah hal istimewa.&lt;br /&gt;Tapi seorang pemberi komitment tahu, tanpa ada hasil, tidak ada kehormatan dari pekerjaan yang sudah dilakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini adalah paradigma luarbiasa penting, dan perbedaan paradigma menentukan perbedaan pencapaian hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini digambarkan dengan sempurna oleh situasi didunia pelatihan/ke-manager-an oleh klub-klub sepakbola dunia:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tanpa mampu memberikan kemenangan bagi klub, sekalipun anda sudah anggap diri anda pekerja keras, anda tidak layak ada di posisi anda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedengaran nggak adil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak juga, karena disatu sisi, para pelatih/manager tersebut juga memperoleh komitment yang maksimal untuk komitment yang dipertukarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, saya tidak akan pernah bosan-bosan untuk mengingatkan anak-anak saya saat mereka sudah mencapai umur yang cukup untuk belajar hal-hal ini, dan tentu saja hal yang sama akan saya lakukan untuk rekan-rekan sekerja yang saya kasihi, kejarlah paradigma-paradigma tingkat tinggi, bukan yang biasa-biasa saja, rindukan dan cintai hal-hal tersebut, maka kamu akan bertumbuh jadi manusia yang berbeda, dengan pencapaian-pencapaian berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor saya, sekali pernah berkata, Tentukan paradigma-mu, maka kualitas kehidupan masadepanmu akan berbanding lurus dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melbourne, 14 juli 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-1846685051630976823?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/1846685051630976823/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=1846685051630976823&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/1846685051630976823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/1846685051630976823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/pertukarkan-komitment.html' title='Pertukarkan komitment'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-8212757848004254986</id><published>2012-02-13T02:35:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:37:24.549-08:00</updated><title type='text'>Sikap mental yang istimewa</title><content type='html'>Ada teman yang bertanya tapi berbau keluhan yang muncul, kurang lebih bunyinya begini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa, walau saya sudah memiliki sikap mental yang baik, kehidupan masih terlihat kurang bersahabat terhadap saya dan pekerjaan saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya: Karena kamu masih memeliharan cara berpikir bodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa bodoh, karena dia berpikir ini jaman megalitikum (batu), yaitu jaman dimana mereka yang merasa sudah memiliki sikap mental baik bisa menang dipersaingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di jaman itu mungkin....punya sikap mental yang baik, sudah merupakan satu keunggulan raksasa dibanding yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dijaman modern seperti ini, sikap mental baik mah biasa.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ratusan juta orang punya sikap mental baik. Terlalu banyak orang memiliki sikap mental baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau menang dikehidupan ini, naiklah satu level yang lebih tinggi,yaitu sikap mental yang istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, jaman SMU, saya pernah bergabung di klub pecinta alam yang dipanggil GALASPALA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijaman itu, dalam bahasa berbeda, kurang lebih kita menganut sistem prinsip yang sama yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak usah bangga kalau bisa naik gunung di pulau jawa, karena itu bukan lagi satu kebanggan yang bisa dipamer (baik secara halus maupun kasar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi milikilah pengalaman yang lebih dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ingat dulu, beberapa senior pernah ejek-ejek mereka-mereka yang mendramatisir sedemikian rupa, kesulitannya mendaki gunung gunung tinggi di jawa tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAdahal sebetulnya itu sudah merupakan pengalaman lumayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diurusan pekerjaan profesional, saya mengkatogorikan ada 3 jenis sikap mental:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Yang paling hancur dan mengenaskan adalah mereka, yang berada di komunitas yang punya sikap mental baik, tapi gagal menyamakan standardnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis orang-orang yang selalu butuh dimotivasi, ditarik,dibantu angkat, diseret-seret oleh orang lain, hanya untuk bisa sama distandard minimum dengan sekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini jenis orang yang kalau di group pecinta alam kita dipanggil manusia-manusia cengeng. lembek dan menyusahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jenis orang-orang dengan kontribusi minimum tapi ekspektasi tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang selalu punya kesulitan untuk menemukan partner naik gunung bareng, karena adat jeleknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa kita panggil adat jelek, karena dia sebetulnya bisa rubah hal hal ini dengan mudah, tapi sikap cengeng dan manjanya demikian kuat, merubah/upgrade sikap mental naik 1 level lebih tinggi jadi seperti hal mustahil untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran saya, kalau ketemu orang-orang jenis ini, menghindarlah sejauh-jauhnya,karena dia bukan tidak bisa ditolong untuk bangkit, tapi dia memilih dan menyukai situasinya yang seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2, kelompok berikutnya adalah yang memiliki sikap mental baik, persis sama seperti sekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumus persaingan khan bunyinya begini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa menang dalam persaingan khan kita harus memiliki kelebihan yg significant donk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan makin banyak kelebihan dibanding orang lain, maka peluang menang akan jauh lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, apa yang terjadi kalau kelebihan kita hanyalah sama dengan orang lain ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor apa yang bisa memastikan kita menang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3, Terakhir adalah orang yang punya sikap mental istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa sih sikap mental istimewa itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap mental yang saat orang-orang lain berkata ini sepertinya sudah berakhir, dia akan berkata ini belum berakhir sampai segala sesuatunya terjadi seperti yang saya rencanakan dari awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SIkap mental yang saat orang-orang lain memutuskan untuk bertindak sesuai "apa yang ada didepan mata", dia bertindak berdasarkan VISI dan yang dia percayai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap mental yang mampu merealisasikan sampai terwujud, hal-hal yang dianggap banyak orang sebagai sebuah kemustahilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap mental yang saat orang-orang lain puas dengan pencapaian yang biasa-biasa saja, dia tidak akan berhenti hingga potensi maksimalnya terpenuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap mental yang menginspirasi orang-orang yang sebetulnya sudah memiliki sikap mental baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap mental yang tidak dikalahkan oleh keadaan sulit, dihancurkan oleh cerita kegagalan orang lain, dan dibuat putus asa oleh banyaknya cerita pahit dimasa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah jenis sikap mental yang akan mengubah dunia bukan yang akan diubahkan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sikap mental yang prinsip pareto gambarkan sebagai:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok 20% populasi manusia yang mengubah 80% wajah dunia bukan jenis 80% populasi manusia dan hanya berkontribusi terhadap perubahan 20% wajah dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentukan jenis sikap mentalmu, dan hidupi takdirmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melbourne, 14 juli 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-8212757848004254986?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/8212757848004254986/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=8212757848004254986&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/8212757848004254986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/8212757848004254986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/sikap-mental-yang-istimewa.html' title='Sikap mental yang istimewa'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-3697585009019600648</id><published>2012-02-13T02:33:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:35:55.991-08:00</updated><title type='text'>Kenali diri kita sendiri dengan sempurna</title><content type='html'>Banyak ahli strategi menyarankan, kalau kita mau menang perang, kenali musuh musuh kita dengan sangat baik. Bahkan, dari satu buku militer yang pernah saya baca dan merupakan satu bacaan di level S-2 bagi perwira militer Indonesia yang sedang memperdalam hal ini di melbourne uni, yang berbicara tentang perang psikologis, disebutkan dengan baik, yaitu kalau kita mengenal dengan baik cara berpikir nya saja dari lawan-lawan kita, dan mampu menangkapnya (memenjarakannya), maka hati dan jiwanya akan otomatis ikut terpenjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pertanyaan sederhananya begini, sebelum berpikir untuk mengenali lawan-lawan kita, sudahkah kita mengenal diri kita sendiri dengan sempurna?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, ternyata banyak sekali orang yang hidup dengan dirinya sendiri selama umur yang dimilikinya, ternyata nggak cukup banyak yang mengenal dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu mengenal diri kita sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita kuliah sastra inggris, kemudian kita mengenal diri kita hanya sebagai guru bahasa inggris semata, saya ragu apakah itu bisa disebut kita sudah mengenal diri kita dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita kuliah bisnis, lalu kita hanya mengenal diri kita sebagai seorang operator bisnis semata, saya ragu itu bisa disebut sebagai mengenal diri kita dengan sempurna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kalau kita saat ini sedang dipekerjakan sebagai staff pendukung, dan ternyata kita memandang hanya itulah kemampuan dan kapasitas kita, maka itu jelas artinya kita tidak mengenal diri kita dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan seterusnys&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau lebih parahnya lagi, karena pemimpin kita mempekerjakan kita di satu area tertentu, maka kemudian kita memandang itulah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekali lagi: KITALAH YANG HARUS MEMAHAMI DIRI KITA SENDIRI DENGAN SEMPURNA, JANGAN PERNAH MENYERAHKAN PADA ORANG LAIN, UNTUK MENILAI BAGAIMANA KITA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAngan pernah berkata demi alasan kerendahan hati yg bodoh dan salah:&lt;br /&gt;Saya tidak bisa menilai diri sendiri, biarlah orang lain yang menilai saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ITU NGACO dan 1200% BODOH....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita gagal di fase fase awal hidup kita, tetapi kitalah yang tetap harus memegang kendali atas penilaian terhadap kapasitas diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya, setiap orang menyimpan benih kepahlawanan dalam dirinya, SEMUA ORANG TANPA TERKECUALI, tapi sayangya nggak semua orang mampu mengenalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya setiap orang punya benih kapasitas untuk melakukan perkara raksasa, perbuatan perbuatan hebat dan menakjubkan, tapi itupun kalau dia mampu mengenalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa saya menyebut benih, karena seperti sifatnya benih, kalau tidak diperlakukan dengan baik, ya dia tidak akan bisa tumbuh jadi sesuatu yang seharusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak bermaksud untuk tidak rendah hati, tapi saya walau masih jauh dari sempurna, saya sudah mengenal sebagian kecil benih benih istimewa dalam diri saya, saya mengetahui bahwa saya kelak, dimasa depan, akan melakukan tindakan tindakan kepahlawanan yang akan mempengaruhi kehidupan banyak orang dan saya tahu kalau Tuhan sudah dan masih akan percayakan saya perkara-perkara besar dalam kehidupan ini demi kebaikan banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seharusnya, rekan rekan pun tahu benih benih istimewa dalam diri mereka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan kadang-kadang, saya bisa melihatnya walau sedikit, misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa melihat dalam ibu ochie kalau dengan keistimewaannya bangun hubungan dengan orang lain, dia akan kelak memenangkan hati begitu banyak orang luarbiasa dimasa depan, sementara kita tahu, pahlawan hebat sekalipun, tanpa punya kemampuan memenangkan hati orang orang diseklilingnya, akan sulit baginya untuk memenangkan peperang kecil sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa lihat dalam diri jimmy kalau dengan kelembutannya, dia punya potensi untuk membangkitkan kepahlawan dalam diri ribuan anak anak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa melihat dalam diri pak jeffry, dengan kebijak-sana-annya dan cara berpikirnya yang jernih, dia punya potensi untuk mempengaruhi, mengumpulkan ribuan orang dibawahnya dan menggerakkan mereka kedalam satu tujuan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa melihat dalam diri pak christian, dengan kesetian dan kapasitas istimewanya untuk terus bertumbuh tanpa mengenal batas, dia akan akan jadi inspirasi bagi bangkitanya ribuan orang-orang istimewa dilintas disiplin ilmu, dalam kehidupan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa melihat dalam diri lexi yang secara istimewa mampu memecahkan masalah diluar area-area keahliannya semula, kalau dia berpotensi menjadi teladan bagaiman ribuan orang-orang kuat dan berkapasitas istimewa di lintas disiplin akan belajar memecahkan masalah masalah psikologis mereka yg membatasi mereka berkembang diluar kompetensi inti mereka dan kemudian menikmati kebesaran hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa melihat dalam diri pak yuslan, dengan ketulusannya, dia punya potensi untuk memikat ribuan orang orang  istimewa untuk dengan senang hati menyerahkan diri mereka untuk dipimpin dan digerakkan serta berkomitment untuk satu peperangan dalam skala raksasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa melihat dalam diri selly, dengan cara berpikirnya yang malampaui kebanyakan orang serta kepemilikan nilai nilai hidup secara unggul, akan punya potensi untuk menyeimbangkan organisasi di skala raksana manapun dalam perjuangan panjang mereka dan menjadi tempat berpaling bagi ribuan orang orang kuat akan nilai nilai istimewa yang seharusnya mereka hidupi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa melihat dalam diri pak joe, hasrat besarnya untuk menang dalam kehidupan ini, punya potensi untuk memimpin visi-visi raksasa dalam organisasi ini dan memastikan kemenangannya karena dia akan bertekun untuk memecahkan masalah masalah baru yang radikal sekalipun yang orang lain menolak untuk deal with it dan malalui kemenangannya, akan bisa menjamin masa depan orang-orang kuat yang sudah mempercayakan hidup mereka di organisasi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa melihat dalam dirinya claudia, satu potensi untuk membangkitkan ribuan PEMIMPIN-PEMIMPIN hebat, yang akan memiliki ribuan pasukannya masing masing dan bergerak keseluruh penjuru mata angin, memenangkan satu peperangan ke peperangan berikutnya, menjelajah dari satu wilayah ke wilayah lain dan akan mengclaim setiap tempat yang di injaknya, menjadi miliki pusaka yang TUHAN percayakan bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari hidupi satu kepercayaan, kalau potensi tersembunyi kita masih jauh lebih besar dari apapun yang sementara kita kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hancurkan batas-batas psikologis kita yang selalu membuat kita takut gagal, takut malu, takut memikul extra tanggung jawab dan takut berkomitment lebih, karena didalam hal-hal tersebut ada kunci tersembunyi untuk melepaskan benih talenta-talenta raksasa dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenali benih-benih istimewa dalam diri kita, dan hidupi takdir kita dengan indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melbourne, 16 juli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-3697585009019600648?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/3697585009019600648/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=3697585009019600648&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/3697585009019600648'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/3697585009019600648'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/kenali-diri-kita-sendiri-dengan.html' title='Kenali diri kita sendiri dengan sempurna'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-4433726219293661300</id><published>2012-02-13T02:32:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:33:40.457-08:00</updated><title type='text'>Menghidupi</title><content type='html'>Pepatah Arab "al-'Ilmu bi la `amal ka as-sajar bi la tsamar" (ilmu tanpa praktek bagaikan pohon tanpa buah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakan pada saya, saya akan melupakannya.&lt;br /&gt;Tunjukkan pada saya, saya mungkin mengingatnya.&lt;br /&gt;Namun libatkan saya dan saya akan mengerti.&lt;br /&gt;-Pepatah China&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita bisa pelajari dari prinsip prinsip diatas ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus praktek kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ilmu dan pengetahuan apapun yang kita tahu dan mengerti, tanpa di praktek kan, tidak ada gunanya khan?&lt;br /&gt;Karena tanpa di praktekkan, terbuka peluang besar bahwa kita bisa lupa atas apa yang sudah kita peroleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan yang lebih ekstrem lagi, tanpa di praktek kan, kebijaksanaan, hikmat, pengertian dan pengetahuan berharga sekalipun bisa berubah jadi sampah intelektual dalam diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti spirit pelatihan kita, belajar LEBIH TINGGI dari standard pengajaran diluar sana, sehingga kelak kita akan bisa ciptakan individu individu yang punya kapasitas  mengalahkan kelompok lawan yang berisi 10 orang individu sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apa yang lebih tinggi dari praktek ?&lt;br /&gt;HIDUPI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa HIDUPI lebih tinggi dari praktek?&lt;br /&gt;Karena kalau di praktekkan saja, kita bisa lalai, tapi kalau dihidupi, itu artinya sudah mendarah daging, untuk buat keputusan seperti prinsip yang kita anut, bukan lagi bertanya tanya, mampu nggak ya saya praktekkan hal itu, tapi sudah jadi keputusan yang otomatis dan tidak ditanya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menaikkan level praktek ke level MENGHIDUPI ?&lt;br /&gt;lakukan itu dengan setia, sehingga bisa naik ke level KEBIASAAN (bayangkan, praktek sendiri ternyata masih ada dibawah levelnya KEBIASAAN).&lt;br /&gt;Setelah kebiasaan terbentuk dan dilakukan berulang ulang, dia akan naik jadi MENGHIDUPI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang lebih penjelasan MENGHIDUPI itu seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah mendarah daging.&lt;br /&gt;JAdi kesatuan dalam diri kita.&lt;br /&gt;Mengubah warna kita secara individu.&lt;br /&gt;Jadi identitas yang tidak terpisahkan dalam diri kita&lt;br /&gt;Sudah tidak ada lagi celah kepalsuan didalamnya.&lt;br /&gt;Menyatu kedalam tindakan tindakan terkecilnya kita, dan tidak bertentangan dengan prinsip prinsip lainnya yang kita hidupi, krn nggak mungkin menghidupi prinsip prinsip yang bertlak belakang pada saat yang sama khan?&lt;br /&gt;Bagian dan tidak terpisahkan dari jiwa kita, bahkan tercermin pada saat bernafas sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau kita bisa capai level ini, wow, menarik sekali untuk membayangkan bagaimana pencapaian akhir diri kita dimasa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada acara goreng-menggoreng dari para peserta pelatihan ?&lt;br /&gt;Silahkan .... :)&lt;br /&gt;Saya mau setiap orang aktif dan terlibat menghangatkan acara goreng menggoreng ini...:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simak baik baik, karena peserta pelatihan akan mulai menuliskan pemikiran pemikiran mereka, entah melalui bahan yang saya kasih atau bahan yang memang menjadi minatnya mereka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Best regards,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-4433726219293661300?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/4433726219293661300/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=4433726219293661300&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/4433726219293661300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/4433726219293661300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/menghidupi.html' title='Menghidupi'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-9218429030290175939</id><published>2012-02-13T02:31:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:32:26.561-08:00</updated><title type='text'>Menjadi ayah dan pemimpin</title><content type='html'>Ku harus jadi pria yang bijaksana&lt;br /&gt;Anak kecilku sedang meniruku&lt;br /&gt;Tak mau tersesat jalanku&lt;br /&gt;Kutakut anakku ikut hilang karenaku&lt;br /&gt;Tak sekalipun kulolos dari perhatiannya:&lt;br /&gt;Yang dilihatnya kuperbuat, ia mencobanya.&lt;br /&gt;Katanya ia ingin seperti diriku&lt;br /&gt;Si anak kecil yang mengikutiku&lt;br /&gt;Ku harus ingat ketika ku melangkah&lt;br /&gt;Dimusim apapun juga:&lt;br /&gt;Ku sedang membentuk MASA DEPAN&lt;br /&gt;Si anak kecil yang mengikutiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Penulis tak dikenal-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya menjadi pemimpin yang baik adalah seperti menjadi AYAH yang&lt;br /&gt;baik.&lt;br /&gt;Ada kebanggaan, yang datang berbarengan dengan tanggung jawab.&lt;br /&gt;Ada fungsi yang menyatu dengan peran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah yang baik bukan sekedar menafkahi keluarganya, tapi juga membentuk&lt;br /&gt;dan menentukan arah dari keluarga.&lt;br /&gt;Ayah yang baik bukan sekedar bicara berapa jam di rumah dan berapa jam&lt;br /&gt;diluar rumah, tapi juga bicara soal menciptakan generasi emas di&lt;br /&gt;masadepan, satu tanggung jawab yang melampaui sekedar hitung hitungan&lt;br /&gt;waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya jadi ayah, ketakutan terbesar saya adalah saat saya tua, saya&lt;br /&gt;melihat anak anak saya tumbuh menjadi generasi lemah, orang orang yang&lt;br /&gt;cuma hidup dari belaskasihan orang lain, bukan dalam posisi membagi&lt;br /&gt;belas kasihan, orang orang yang tidak punya peranan dalam kehidupan,&lt;br /&gt;orang orang yang selalu merepotkan orang lain, orang orang yang&lt;br /&gt;kaki-kakinya terlalu lemah untuk menopang kehidupannya sendiri, orang&lt;br /&gt;orang yang kebiasaannya merusak, bukan MEMBANGUN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai ayah, saya merasa, disana tanggung jawab terbesar saya, yaitu&lt;br /&gt;mendidik dan menciptakan generasi generasi yang dihormati orang se zaman&lt;br /&gt;nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berusaha merenung dan mencari, metoda apa yang lebih baik daripada&lt;br /&gt;metoda yang dipakai mayoritas suku suku bangsa dunia dalam menciptakan&lt;br /&gt;generasi generasi pahlawan secara turun temurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya terletak pada puisi diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederhana, metoda TELADAN KEHIDUPAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teladan adalah pengajaran yang melampaui metoda metoda canggih.&lt;br /&gt;Teladan mengalahkan fasilitas, membuat gedung sekolah mewah menjadi&lt;br /&gt;kelihatan tidak berarti. Teladan membuat guru-guru lulusan luar planet&lt;br /&gt;sekalipun menjadi less superior.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti gambar bercerita ribuan kata, teladan juga bisa ditafsirkan&lt;br /&gt;dalam ribuan cerita dan kedalam ribuan pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teladan adalah fondasi yang kokoh. Saat anak anak kita punya fondasi&lt;br /&gt;sempurna, maka mereka bisa menambahkan apapun kedalam bangunan&lt;br /&gt;kehidupannya dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada yang mencari metoda paling sederhana dan efektif, mereka tidak&lt;br /&gt;akan menemukan metoda yang bisa mengalahkan teladan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, pesan saya, untuk yang sudah menikah, jadilah ayah yang&lt;br /&gt;baik, maka engkau akan otomatis jadi pemimpin yang baik.&lt;br /&gt;Untuk yang belum menikah, jadilah pemimpin yang baik, maka engkau&lt;br /&gt;otomatis akan jadi ayah yang baik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;silahkan digoreng.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Best regards,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-9218429030290175939?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/9218429030290175939/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=9218429030290175939&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/9218429030290175939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/9218429030290175939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/menjadi-ayah-dan-pemimpin.html' title='Menjadi ayah dan pemimpin'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-8258231925277514106</id><published>2012-02-13T02:28:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:30:33.447-08:00</updated><title type='text'>Kritik</title><content type='html'>Entah kalian semua menganggap ini sebagai tulisan sederhana, tapi untuk saya, ini adalah salah satu kebenaran yang terlepas, yang menjelaskan sebagian besar kegagalan masa lalu saya.&lt;br /&gt;Dan sayangnya, saya baru tahu hal ini, saat saya injakkan kaki saya di umur 34 thn. Bayangkan betapa banyaknya masalah yang bisa dihemat, pertumbuhan yang bisa dicapai dan prestasi kelompok yang bisa di torehkan, anda saya mengenal kebenaran ini 10 tahun lalu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya KRITIK itu jelek, negatif dan barang beracun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bagaimana dengan "kritik membangun" ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, nggak ada itu kritik membangun. kalau kritik membangun ada, maka seharusnya, cemoohan membangun juga secara fair harus dimasukkan kedalam kosa kata kita.&lt;br /&gt;lalu:&lt;br /&gt;Maki-maki yang konstruktif, hinaan yang membangun, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritik itu sama derajat negatifnya (bukan artinya) dengan hal-hal diatas, seperti cemooh, maki-maki, hinaan dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengharap orang "biasa" berespond positif terhadap kritik sama dengan mengharap orang "biasa" berespond positif terhadap maki-maki, cemooh, hinaan dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susah khan ? tapi memang bukan tidak mungkin sih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau kitanya sedang berhubungan dengan orang-orang biasa (red; yg dimaksud biasa dalam hal ini adl orang yg : miskin pengajaran, biasa banget dalam pegang kebenaran hidup), maka JARANG ditemukan ada orang yang bisa bereaksi POSITIF terhadap kritik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan besar respond mereka kalau di kritik adl:&lt;br /&gt;Sakit hati, makin agresif dalam membela diri (walau mereka tahu pembelaan mereka sebetulnya sangat lemah dan kurang pijakan), membalas, membelokkan masalah menjadi sangat pribadi dan sangat mungkin bermuara ke level KEPAHITAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bagaimana dong, memberi tahu seseorang yang salah dan perlu di koreksi kalau ternyata dia melakukan kesalahan bodoh maupun diatasnya kesalahan bodoh ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASEHATI...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa nasihat yang ideal dan efektif ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari berpegang pada salah satu kata-kata bijak yang diucapkan oleh salah seorang yang terkaya dan paling berhikmat yang pernah hidup dimuka bumi ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAngan cengeng untuk bertumbuh guys, cintai pengertian dan pemahaman serta pewahyuan tingkat tinggi dengan sepenuh hatimu, dan cegah ribuan masalah masalah hebat di sisa hidup kita yang diakibatkan hanya oleh KEBODOHAN DAN KETIDAK TAHUAN kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan di goreng.... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-8258231925277514106?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/8258231925277514106/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=8258231925277514106&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/8258231925277514106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/8258231925277514106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/kritik.html' title='Kritik'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-5156880028345188842</id><published>2012-02-13T02:24:00.000-08:00</published><updated>2012-02-13T02:27:59.600-08:00</updated><title type='text'>Mengerti persis apa yang dikerjakan</title><content type='html'>Mari mulai hari ini dengan mengajukan satu pertanyaan : Apakah saya tahu PERSIS apa yang sementara saya kerjakan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAti-hati kalau jawab ini, karena tahu apa yang sementara kita kerjakan bermakna lebih dalam dari sekedar mengerti tugas dan tanggung jawab harian kita atau melakukan apa yang telah jadi kebiasaan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendefinisikan sendiri (jadi ingat ya, yang definisikan adl saya hehehe ), arti dari kalimat tersebut adl kita mengerti persisbahwa dalam apa yang sementara kita kerjakan, itu mengarah pada sesuatu yang besar, membantu menyusun puzzle kehidupan / target tinggi kita dan melibatkan unsur cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya begini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ada orang yang bekerja keras, tapi ternyata setelah ditunggu beberapa lama, dia ternyata tidak beroleh kemajuan apa-apa, ini artinya sederhana, ini orang bodoh.....bekerja asal bekerja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kalau dia tahu apa yang sementara dikerjakan, berarti dia tahu prinsip prinsip sukses dalam pekerjaannya dan dia berjalan mengikuti prinsip tersebut, WALAU CARANYA MUNGKIN BISA BERBEDA DENGAN ORANG LAIN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ada orang yang bekerja di jam normal, mengerjakan sesuatu dengan pola berbeda, tidak hectic seperti rekan rekannya, tapi hasil kerjanya melampaui semua orang lainnya SECARA KONSISTEN, ini artinya dia tahu apa yang dia kerjakan, bukan nebak-nebak, bukan sekedar ikut jalannya orang ramai dan kemudian berakhir juga seperti kebanyakan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang saya mau coba sampaikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip-prinsipnya " tahu apa yang sementara dikerjakan" adalah seperti ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ada hasil nyata yang terukur sebagai dampak dia mengerjakan sesuatu dengan benar, karena kalau nggak benar, dia nggak akan kemana mana hasil akhirnya.&lt;br /&gt;2. Ada pertumbuhan&lt;br /&gt;3. style bisa berbeda dan tidak kaku. Bisa saja orang tersebut memulai kebiasaan dengan nyeleh, misalnya main catur pagi hari, padahal itu adalah caranya untuk menghangatkan isi kepalanya.&lt;br /&gt;4. Siap memberikan penjelasan apabila diminta tentang kegiatannya sekarang dan bisa menjelaskan dengan baik bagaimana pekerjaannnya sekarang bisa menopang target besar dimasa depan.&lt;br /&gt;5. Siap menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan kualitas brutal sekalipun sebagai batu uji terhadap pendekatan yang dipilihnya.&lt;br /&gt;6. Sudah mengantisipasi yang terburuk dan siap dengan jalan keluar.&lt;br /&gt;7. berpengetahuan cukup.&lt;br /&gt;8. ada persiapan dimasa lalu, krn ada orang orang munafik dan palsu yang bilang dia tahu apa yang dia sementara kerjakan tapi begitu ditanya persiapan apa yang sudah dilakukan, dia tidak bisa jelaskan apa-apa.&lt;br /&gt;9. kepercayaan dirinya baik.&lt;br /&gt;10. setiap gerakannya punya efek terobos dan daya kejut.&lt;br /&gt;11. Tidak melakukan sesuatu hanya karena orang lain lebih dulu melakukannya, tapi karena dia sadar itulah cara terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya berharap kita benar benar tahu apa yang kita kerjakan sekarang, bukan sekedar meneruskan kebiasaan tidak efektifnya kita dimasa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;best regards,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-5156880028345188842?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/5156880028345188842/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=5156880028345188842&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5156880028345188842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5156880028345188842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2012/02/mengerti-persis-apa-yang-dikerjakan.html' title='Mengerti persis apa yang dikerjakan'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-1579824343758412793</id><published>2009-01-27T15:15:00.000-08:00</published><updated>2009-01-27T15:23:18.775-08:00</updated><title type='text'>TAKUT BANGKRUT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SVOjt_WzsWI/AAAAAAAAAA0/orvLU2TBoys/s1600-h/GE+1.GIF"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 271px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SVOjt_WzsWI/AAAAAAAAAA0/orvLU2TBoys/s400/GE+1.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283746798332260706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAda hari pertama sang mentor berlibur di Jakarta, seorang kenalan lama yang berasal dari kota manado membawa anaknya datang bertemu mentor untuk mendapatkan sedikit bimbingan dan pandangan mengenai dunia wiraswasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak tersebut saat ini berusia 22 tahun dan sedang menempuh semester akhir di sebuah universitas negeri di MANADO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah percakapan antara sang mentor dan sang anak:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mentor;&lt;/span&gt; Apa kabar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sang anak:&lt;/span&gt; Baik sekali mentor. Anda sendiri apa kabarnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mentor;&lt;/span&gt; Saya juga baik sekali, terima kasih untuk pertanyaannya. Apa yang saya bisa bantu anak muda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sang anak:&lt;/span&gt; Saya langsung saja masuk ke point utamanya mentor. Saya bersekolah di bidang yang ber-aroma ekonomi. Ada juga keinginan saya untuk kelak menjadi seorang yang terlibat aktif didunia wiraswasta. Hanya saja saya punya satu ketakutan besar yang sampai hari ini tidak bisa saya atasi yaitu saya TAKUT BANGKRUT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mentor;&lt;/span&gt; Wajar kok. Tidak ada yang istimewa apabila kamu memiliki perasaan itu. Saya kira, hampir semua wiraswastawan juga punya ketakutan yang sama soal itu. Makanya karena mereka juga takut bangkrut, mereka mengembangkan semua skill yang dibutuhkan untuk mencegah situasi bangkrut itu benar benar terjadi menimpa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apakah perasaan kamu sudah lebih enak pada saat mendapati fakta bahwa rasa takut akan bangkrut itu dimiliki bahkan oleh orang orang sekelas konglomerat sekalipun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sang anak;&lt;/span&gt; Terima kasih untuk fakta kecilnya. Tapi ketakutan saya itu bukan biasa biasa saja mentor, mungkin skalanya diatas ukuran biasa, karena takutnya saya akan kehilangan uang dan bangkrut, saya bahkan hampir tidak berani memulai usaha apa-apa.&lt;br /&gt;Benar benar ketakutan yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mentor;&lt;/span&gt; Oh, ternyata ini bicara tentang rasa takut berlebihan ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya itu sama sekali tidak pintar dan cara berpikir saya sederhana. Malah untuk banyak orang, saya sering dituduh terlalu menyederhanakan permasalahan bisnis.&lt;br /&gt;Padahal menurut saya, hampir semua masalah memang sederhana, sejauh kita punya kemampuan menyederhanakannya. Memang dari masalah yang sederhana itu, belum tentu penyelesaiannya akan sesederhana permasalah itu, tetapi kebenaran utamanya adalah pada saat kita mampu menyederhanakan masalah, maka solusi dan pemecahannya akan lebih mudah untuk ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harap statement diatas tidak terlalu njelimet bagi kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk kedalam masalah kamu diatas.&lt;br /&gt;Sebelum saya mulai menyederhanakan permasalahan, saya ingin tahu hal dasar lainnya dulu. Apa sebenarnya cita-cita kamu yang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sang anak;&lt;/span&gt; Salah satu cita cita saya yang utama adalah ingin menjadi seorang tentara profesional mentor. Hanya saja saya gagal dalam test masuk AKABRI selepas saya SMU dan akhirnya saya berkuliah di bidang ekonomi seperti kebanyakan teman teman lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mentor;&lt;/span&gt; Wow…..Apakah kamu tahu konsekuensi menjadi seorang tentara professional?&lt;br /&gt;Apakah kamu siap mengorbankan nyawa kamu dalam peperangan bila kelak pertempuran / peperangan itu memang ada?&lt;br /&gt;Apakah kamu sadar bahwa dalam proses pelatihan untuk menjadi tentara professional saja, kamu bisa kehilangan nyawa kamu kapan saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sang anak:&lt;/span&gt; Saya sepenuhnya sadar mentor. Saya bukan penakut. Kematian adalah hal yang saya hindarkan tetapi bukan sesuatu yang saya tolak bila memang itu sudah menjadi nasib saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mentor:&lt;/span&gt; Tertawa panjang dengan kerasnya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sang anak:&lt;/span&gt; Apa yang mentor tertawakan (dengan nada sedikit tersinggung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mentor;&lt;/span&gt; (masih dengan napas tersenggal senggal setelah tertawa keras yang cukup lama)&lt;br /&gt;Jangan tersinggung. Saya hanya merasa ada yang lucu dalam situasi ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sang anak;&lt;/span&gt; Apanya yang lucu mentor? Anda mentertawakan cita cita saya menjadi tentara?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mentor;&lt;/span&gt; Bukan. Sesuatu yang lebih dalam tetapi lebih sederhana.&lt;br /&gt;Anda datang menemui saya dan bilang bahwa anda begitu takut rugi dan bangkrut tetapi disatu sisi anda dengan bulatnya katakan pada saya bahwa anda tidak takut mati.&lt;br /&gt;Tidakkah itu ironis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sang anak:&lt;/span&gt; Saya tidak melihat ada yang ironis disana mentor.&lt;br /&gt;Takut akan rugi / bangkrut dan takut mati adalah hal yang totally berbeda mentor.&lt;br /&gt;Itu adalah 2 hal yang tidak bisa dibandingkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mentor;&lt;/span&gt; Oh ya…. Situasi ini sama derajat ironisnya dengan bertemu seorang pemburu kawakan yang berpengalaman menangkap harimau, singa dan macan, tetapi bilang kalau dia ketakutan setengah mati menghadapi seekor rubah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya beritahu satu fakta kecil anak muda.&lt;br /&gt;Saya mengenal cukup banyak orang orang yang cukup kaya. Mereka yang umumnya berangkat dari jalur bisnis. Apabila saya tanya mereka semua sebuah pertanyaan sederhana misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau anda harus memilih satu dari situasi ini, maka apakah pilihan anda: Bangkrut 10 kali dalam bisnis di kehidupan ini tetapi memiliki kesempatan untuk bangkit kembali atau meninggal dan tidak dapat hidup kembali, maka saya percaya banyak (kalau tidak dikatakan seluruhnya) teman teman saya yang akan memilih bangkrut 10 kali tanpa harus berpikir lama lama dibanding memilih kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa mereka pilih bangkrut? &lt;br /&gt;Karena bangkrut bukan merupakan akhir dari segalanya. Sejauh anda bisa memiliki reputasi baik dan karakter unggul, maka bangkrut bukanlah sesuatu yang terlalu menakutkan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Reputasi dan karakter anda akan membantu anda untuk pulih dan bangkit kembali, berapapun banyaknya anda terjatuh kedalam sumur kebangkrutan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apa artinya semua ini?&lt;br /&gt;Artinya, dikalangan bisnis, kemampuan untuk deal dengan kematian justru dipandang sebagai salah satu keberanian tertinggi dibanding hanya sekedar kemampuan untuk deal dengan situasi bangkrut anak muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya, untuk bisa berhasil dalam hidup ini, pertama tama, anda memerlukan pengajaran pengajaran yang benar tentang segala sesuatu. &lt;br /&gt;Pengajaran yang benar akan hal hal yang benar, membantu anda mengembangkan nasib baik anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu digambarkan dengan baik oleh prinsip dibawah ini;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengajaran mempengaruhi pemikiran.&lt;br /&gt;Pemikiran mempengaruhi Tindakan.&lt;br /&gt;Tindakan mempengaruhi Kebiasaan.&lt;br /&gt;Kebiasaan mempengaruhi Karakter&lt;br /&gt;Dan Karakter mempengaruhi nasib kamu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari fakta fakta diatas, dimana kamu tidak takut untuk menghadapi kematian, maka seharusnya kamu dan jutaan orang lain di Indonesia yang memiliki skala keberanian yang sama akan kematian akan bisa sangat berhasil dalam hidup ini. Kenapa saya bilang begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena segala sesuatunya dimulai dari keberanian.&lt;br /&gt;Tidak ada yang bisa mengembangkan kecintaan penuh terhadap dunia bisnis bila dia dihimpit ketakutan yang begitu dalam.&lt;br /&gt;Tidak ada seorangpun yang bisa memunculkan hasrat sempurna dalam dunia bisnis bila ketakutannya sampai mengalahkan akal sehatnya.&lt;br /&gt;Tidak ada seorangpun yang bisa secara maksimal mengembangkan keahliannya bila ketakutannya begitu memenjarakan dia dan menghabiskan begitu banyak energi penting dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu pepatah negeri china yang terkenal soal keberanian;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apabila anda hendak menangkap anak naga, maka anda harus memiliki keberanian untuk memasuki sarang naga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, tanpa keberanian, sekalipun skill anda tinggi, anda hanya akan menangkap angina, bukan sesuatu yang berharga sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAlau kamu sudah sampai pada tahap memiliki keberanian yang bulat untuk menekuni sebuah profesi, disertai niat baik dan sikap yang benar, maka saya percaya tidak akan ada masalah yang terlalu besar yang tidak mungkin untuk dipecahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin pada awalnya segala sesuatunya tidak mudah (tapi hei, apakah ada bidang yang begitu mudahnya untuk ditekuni sampai pada tahap menjadi ahli ? ), tetapi bila kamu cukup bertekun untuk menghadapi semua pintu pintu peluang dan kesempatan yang selama ini tertutup dan terkunci rapat rapat, maka tidak ada kekuatan yang cukup besar yang bisa menahan kekuatan sebuah tekad seorang anak manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya sebuah statement dibawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tidak ada senjata yang lebih berkuasa dimuka bumi ini yang bisa menghentikan tekad kuat dan semangat tak tergoyahkan.&lt;br /&gt;Dengan kata lain, tekad kuat dan semangat tidak tergoyahkan adalah senjata paling mematikan dimuka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nah tekad dan semangat yang tidak goyah oleh apapun, hanya bisa muncul bila roh keberanian itu eksis dalam diri kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dan untuk membuat roh keberanian itu eksis dalam diri kamu, kamu hanya perlu mendapatkan pengajaran yang benar, sehingga pengajaran itu bisa bertumbuh menjadi satu kebenaran dan pada akhirnya kebenaran itu bisa memerdeka-kan kamu atas roh roh ketakutan dan kekuatiran.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya sampai hari ini masih pada pendapat saya bahwa INDONESIA TIDAK KEKURANGAN BIBIT PENGUSAHA seperti yang sering dikumandangkan oleh banyak orang orang sekelas pejabat Indonesia, karena dari calon calon tentara seperti kamu dan bahkan pensiunan tentara saja yang sudah melewati dan mendapatkan pengertian sejati akan rasa takut akan kematian, bila diajarkan dengan benar bahwa betapa berharganya pemahaman mereka akan kematian, bisa muncul pengusaha pengusaha Indonesia yang tangguh, tahan banting, berkemauan bulat, ulet serta tahan menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memangnya apalagi sih syarat utama untuk bisa berhasil didalam dunia bisnis selain dari syarat syarat diatas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAdi sekarang kamu pulang kerumahmu di manado, renungkan apa yang baru saja saya ajarkan ke kamu dan bila kelak kamu sudah jadi pengusaha berhasil, maka kamu dan papa kamu masing masing berhutang satu potong besar ikan bakar dengan bumbu khas manado yang dimasak dipinggir pantai nya manado yang eksotik + 3 jenis sambal yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hmmmmm yummy….:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa ya    (laughing)…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-1579824343758412793?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/1579824343758412793/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=1579824343758412793&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/1579824343758412793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/1579824343758412793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2009/01/takut-bangkrut-pada-hari-pertama-sang.html' title='TAKUT BANGKRUT'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SVOjt_WzsWI/AAAAAAAAAA0/orvLU2TBoys/s72-c/GE+1.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-7444108432468092993</id><published>2008-12-25T07:12:00.000-08:00</published><updated>2008-12-25T07:16:21.645-08:00</updated><title type='text'>BAKAT BISNIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SVOjt_WzsWI/AAAAAAAAAA0/orvLU2TBoys/s1600-h/GE+1.GIF"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 271px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SVOjt_WzsWI/AAAAAAAAAA0/orvLU2TBoys/s400/GE+1.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283746798332260706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada saat sedang barbeque di caufield park antara mentor dengan murid muridnya, 2 orang murid yang sementara memasak sosis berdebat cukup serius mengenai kontribusi besarnya bakat terhadap keberhasilan bisnis seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor dan para murid lain menyimak dengan seksama perdebatan itu sampai pada akhirnya keduanya sadar telah menjadi pusat perhatian dan menjadi malu karena nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena malu, seorang murid yang tadi berdebat dan mengambil posisi argue bahwa bakat sangatlah penting bagi keberhasilan bisnis, berkata pada mentor;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid ; “Mentor, tadi kami memperdebatkan mengenai besar kecilnya kontribusi bakat terhadap keberhasilan bisnis seseorang. Bagaimana pendapat mentor sendiri soal ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor: “Secara jujur, saya tidak mengetahui kebenaran tertingginya. Tapi saya punya pendapat pribadi soal itu. Hanya saja sekali lagi saya ulangi, itu sifatnya pendapat pribadi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid:”Boleh kami tahu apa pendapat pribadi mentor soal bakat?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor;” Saya daridulu sampai sekarang berpendapat bahwa kontribusi bakat terhadap keberhasilan bisnis seseorang adalah OMONG KOSONG besar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid;” mentor, itu pendapat extreme lho. Punya dasarnya tidak? Setidaknya argument kuat yang mendukung?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor:” Saya suka pendapat einstein soal ini, yaitu; I have no special talent. I am only passionately curious. Dengan terjemahan bebas saya mengartikan;&lt;br /&gt;Saya tidak memiliki bakat yang khusus, tetapi hanya memiliki hasrat ingin tahu yang besar sekali.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pendapat Einstein ini, didapat salah satu penjelasan kenapa ada anak anak yang sudah sekolah bisnis diluarnegeri sekalipun seperti kita semua ini, ternyata dibisnis menderita serial kegagalan (kegagalan yang ber-ulang ulang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tidak sedikit mereka yang bersekolah bisnis tinggi tinggi di tempat yang terkenal sekalipun dan bisa lulus dengan nilai tinggi sekalipun, ternyata proses belajarnya bukan berangkat dari rasa keingintahuan yang besar, tetapi berangkat dari keterpaksaan untuk belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterpaksaan disini bukan seperti yang kalian bayangkan secara extreme, tetapi sebuah situasi dimana mereka sebetulnya tidak benar benar ingin tahu dunia bisnis secara sungguh sungguh, tetapi sekedar didiktekan oleh para guru mereka atau dikondisikan untuk belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mereka ini yang walau mungkin nilai nilai akademik transkripnya tinggi pada saat sekolah, membaca banyak buku selama sekolah dan meneliti cukup banyak fenomena bisnis dibawah perintah dosen, tetapi pada saat selesai sekolah, hampir bisa dibilang habis pula pertumbuhan belajarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya adalah satu kegilaan untuk berpikir bahwa kamu akan bisa mempunyai sebuah bisnis yang mampu bertahan menghadapi berbagai macam badai, ombak besar dan terjangan karang karang masalah selama puluhan tahun kedepan hanya dengan mengandalkan beberapa tahun sekolah dimasa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kenaifan besar besar-an untuk ber-asumsi bahwa sekolah yang hanya beberapa tahun dimasa lalu akan tetap membuat kamu semua selalu relevan dan segar menghadapi perubahan perubahan dalam dunia bisnis yang berlangsung sangat cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, kalimat Einstein yang di terjemahkan bebas itu secara sempurna mewakili apa yang saya ingin sampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keingintahuan membentuk keseluruhan pengetahuan yang pada akhirnya mempengaruhi kemampuan akhir dalam berbisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya tanya pada kamu semua, berapa banyak fenomena bisnis yang bisa dipetakan? Apakah bisa terhitung semua angle-angle nya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid; “tidak mentor.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; “Itulah.&lt;br /&gt;Bisnis itu dipengaruhi oleh dinamika manusia.&lt;br /&gt;Dan karena manusia memiliki dinamika yang boleh dibilang tidak terbatas variasinya, maka pada akhirnya dunia bisnispun memiliki dinamika yang hampir bisa dibilang tidak terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, orang gila mana yang menganggap bahwa sekolah bisnis yang cuma 4-8 tahun bisa menjawab dan memberikan semua pengetahuan bisnis yang sebetulnya sampai kita semua meninggalpun tidak akan pernah habis untuk dipelajari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya, keingintahuan adalah salah satu kunci keberhasilan.&lt;br /&gt;Dengan bermodalkan keingintahuan yang besar, orang orang bisa mendapati diri mereka ada di situasi situasi yang tidak pernah dimasuki orang lain tetapi kemudian bisa memperoleh pelajaran berharga, pengetahuan menarik bahkan keberhasilan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keingintahuan yang besar, seseorang akan berani menerobos wilayah wilayah beresiko tinggi tetapi kemudian menikmati peluang peluang yang tidak bisa diperoleh oleh mereka yang hanya mau tinggal tetap di zona nyamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keingintahuan yang besar, seseorang akan bisa mendapati dirinya dipenuhi begitu banyak pertanyaan pertanyaan kompleks dan kemudian mengabdikan dirinya untuk memecahkan masalah masalah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keingintahuan yang besar seseorang akan berani keluar dari zona nyamannya dan masuk ke zona tidak menentu tetapi memberikan peluang yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keingintahuan yang besar seseorang bisa mengabdikan dirinya untuk menantang area area yang selama ini dimitoskan sebagai daerah berbahaya untuk dimasuki para pemula bisnis tetapi menyimpan begitu banyak susu-madu keberhasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan keingintahuan yang besar, seseorang akan bisa secara alami bertumbuh dari satu pencapaian ke pencapaian yang lebih tinggi, dari satu kebesaran hidup ke kebesaran hidup yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAdi anak anak muda, satu pesan saya seperti yang selama ini selalu berusaha saya sampaikan dalam bahasa berbeda, walau kamu lulusan luar negeri sekalipun, dari universitas paling mahal dan bergengsi sekalipun, tetapi bila rasa ingin tahu kamu ternyata tidak cukup besar, dalam pertarungan jangka panjang, kamu akan mudah digulung lulusan local atau bahkan mereka yang cuma lulusan SMU Indonesia sekalipun tetapi dipenuhi oleh rasa ingin tahu yang begitu besar dan mendedikasikan hidupnya untuk memecahkan dan mencari kebenaran atas pengetahuan pengetahuan bisnis yang tersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid; “Tapi mentor, ada satu pertanyaan menggantung. Apakah mentor benar benar mengabaikan factor bakat dalam menolong seseorang menjadi berhasil?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; “Sebetulnya tidak. Hanya saja apa yang saya coba sampaikan adalah, dibanyak orang, BAKAT malah menjadi semacam KUTUKAN instead of sebagai KEUNTUNGAN.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RAda mirip dengan hubungan kekayaan alam dengan nasib sebuah bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak bangsa yang memiliki kekayaan alam luabiasa malah jadi miskin.&lt;br /&gt;Sementara mereka yang minim kekayaan alam malah bisa jadi kaya dan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bakatpun begitu, cukup banyak orang yang gagal justru yang memiliki banyak bakat yang potensial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena merasa memiliki bakat, justru mereka kemudian jadi terlena dan santai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara mereka yang tidak memiliki bakat, malah menjadikan itu factor pendorong untuk bisa maju, terus bergerak kedepan dan menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya dikasih pilihan, saya akan memilih berbakat minim tetapi memiliki keingintahuan dan secara konsisten mempunyai rasa bertumbuh yang BESAR dibanding berbakat besar tetapi memiliki keingintahuan dan rasa bertumbuh yang minim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, mengucap syukurlah bila bakat anda minim, karena kalau sudut pandang anda benar, itu justru bisa menjadi keuntungan tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan pendapat kecil ini berguna bagi kalian semua semua.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-7444108432468092993?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/7444108432468092993/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=7444108432468092993&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7444108432468092993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7444108432468092993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/12/bakat-bisnis.html' title='BAKAT BISNIS'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SVOjt_WzsWI/AAAAAAAAAA0/orvLU2TBoys/s72-c/GE+1.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-1448694987957892642</id><published>2008-12-12T17:29:00.000-08:00</published><updated>2008-12-12T20:07:52.930-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-1448694987957892642?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/1448694987957892642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=1448694987957892642&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/1448694987957892642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/1448694987957892642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/12/blog-post.html' title=''/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-682036489507197705</id><published>2008-10-10T15:09:00.000-07:00</published><updated>2008-12-25T07:22:18.889-08:00</updated><title type='text'>Nama seperti apa yang hendak anda tinggalkan kelak ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SVOkh_u-nEI/AAAAAAAAAA8/IqOzonGi4wU/s1600-h/GE+1.GIF"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 271px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SVOkh_u-nEI/AAAAAAAAAA8/IqOzonGi4wU/s400/GE+1.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283747691786837058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetsugen, murid zen, merencanakan karya besar mencetak 7000 buah buku sutra, yang sampai saat itu hanya ada dalam bahasa tiong hwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjelajahi panjang dan luasnya Negara jepang mengumpulkan dana untuk rencana ini. Beberapa orang kaya memberinya sebanyak 100 butir emas, tetapi kebanyakan ia mendapatkan uang receh dari petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetsugen menyatakan terima kasih sama kepada setiap penderma, tidak peduli jumlah uang yang diberikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah selama 10 tahun ia akhirnya mengumpulkan dana yang diperlukan untuk karya itu. Justru waktu itu sungai uji meluap dan ribuan tertinggal tanpa makanan dan perumahan. Tetsugen membagikan semua uang yang ia kumpulkan bagi rencananya untuk rakyat sengsara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia mulai mengumpulkan dana lagi. Lagi beberapa tahun lewat, sebelum ia mendapatkan uang yang dibutuhkan, lalu ada wabah menjalar diseluruh Negara, maka tetsugen memberikan semua yang ia kumpulkan untuk meringankan penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi ia mengadakan perjalanan dan dua puluh tahun kemudian, cita citanya punya kitab suci dalam bahasa jepang akhirnya menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percetakan yang menerbitkan buku pertama dari sutra itu ada di pertapaan obaku, di Kyoto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang jepang menceritakan kepada anak anaknya, bahwa tetsugen menerbitkan 3 kali cetakan sutra seluruhnya, dan bahwa dua yang pertama tidak bisa dilihat dan jauh lebih baik dari pada yang ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dikutip dari buku; Doa sang katak 1, karangan Anthony de mello)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia sekarang cenderung mengajarkan bahwa apa yang dapat kelihatan lebih bernilai dari yang tidak terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia sepertinya menaruh respek nyata secara berlebihan terhadap sampul dari seorang manusia dibanding isi dari seorang manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan tidak sedikit dari kita yang sadar atau tidak sadar, langsung atau tidak langsung mendewa-dewa kan seorang yang memiliki uang yang banyak, tidak perduli darimana uang itu berasal dibandingkan dengan keagungan jiwa manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara sederhana, saat ini kita hidup didunia yang menganggap kepemilikan materi sebagai sasaran terpenting untuk dikuasai dan dimiliki, dengan cara bagaimanapun, dibandingkan kemuliaan dan keagungan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman dulu, seorang koruptor, maling dan pencuri merasa malu untuk menunjukkan  hasil jarahannya dan tingkah kotornya secara mencolok dimuka umum dan berharap sesedikit mungkin orang yang tahu hal tabu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekarang, begitu banyak orang yang menguasai apa yang bukan haknya sendiri mempertontonkan ¡prestasi¢nya dengan mencolok bahkan cenderung pamer melalui rumah mewahnya yang bagaikan istana, mobil mobil mahalnya nan langka dan gaya hidup borjuisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa malu, mereka seolah ingin berkata pada seluruh dunia, aku orang terpilih, aku manusia unggulan, aku pribadi istimewa, aku layak dapat semua hal baik dalam hidup termasuk pengakuan, kehormatan dan kemuliaan karena hidupku ¡berprestasi¢ dan aku telah menorehkan ¡sebuah pencapaian besar dalam kehidupan.¢&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam rumah saya di tanjung priok, bertahun tahun sejak saya masih SD kelas 6, tinggalah seorang yang mendedikasikan hidupnya untuk melayani mereka yang tersisih dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk jiwa jiwa yang terabaikan di penjara penjara, para gelandangan dan pemulung serta para janda janda miskin disekitar lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karyanya tidak cukup besar untuk bisa diliput media massa, dan saya juga ragu kalau dia berminat untuk mendapat publisitas model itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak pernah tahu persis berapa umurnya sekarang, tapi saya tahu pasti umurnya tidak kurang dari 40an. Karena dedikasinya yang full time terhadap mereka yang kurang beruntung, urusan menikahpun jadi prioritas nomor sekian, alias dia belum pernah menikah hingga kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia begitu peduli atas kebutuhan kebutuhan kecil dari orang orang yang dilayaninya seperti sabun, tikar, shampoo, sikat gigi, sepatu boot bagi para pemulung dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak punya income rutin bulanan karena dia toh tidak bekerja professional sama sekali, tapi menurutnya, ada saja jalan jalan Tuhan dalam menggerakkan hati para donatur kecil kecilan yang berbeda beda tetapi punya beban dan panggilan yang sejenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini saya memimpin dan mengelola organisasi dengan lebih dari 70 anggota yang secara full time terlibat, tapi cerita ilustrasi diatas memberi saya pemahaman baru bahwa keagungan sebuah karya manusia bukan ditentukan oleh apa yang kelihatan di laporan kerja, tetapi bagaimana dampaknya langsung bisa dirasakan oleh orang orang yang membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat percaya bahwa seorang akan begitu agung dan mulia dimata TUHAN walau dia tidak memiliki pekerjaan dan belum mendapat jodoh sekalipun tapi hidupnya merupakan sebuah berkat dan kesaksian hidup yang nyata bagi begitu banyak orang yang membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi juga percaya bahwa memiliki perusahaan sebesar apapun juga serta memiliki rumah megah bagai istana tapi kehidupannya tidak memiliki dampak terhadap kemanusiaan sama sekali, maka saya berpendapat itu belum merupakan bukti kehidupan yang sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menempatkan sumbangan nyata terhadap kemanusiaan sebagai indikator pertama apakah seorang bisa dinilai sebagai manusia agung, mulia dan memiliki kebesaran hidup.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pepatah bilang bahwa manusia mati meninggalkan nama, maka kira kira bila kita mau meluangkan waktu sejenak untuk membayangkan saat dimana kita sudah tidak lagi eksis di dunia fana ini, nama seperti apakah yang kelak saya dan anda ingin tinggalkan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nama sebagai seorang egois yang mungkin hartanya banyak tapi hanya hidup bagi dirinya dan keluarganya semata dan tidak mempunyai goresan tinta emas sama sekali dalam kemanusiaan,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Atau&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Nama yang harum dimana orang orang akan berkata, dibawah nisan ini terkubur manusia istimewa yang pernah hidup yang karena keberadaannya, begitu banyak orang tercerahkan, begitu banyak orang tidak berhenti memiliki harapan dan begitu banyak orang dari generasi ke generasi secara langsung atau tidak langsung memperoleh manfaat nyata atas hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupannya benar benar jadi berkat dan kesaksian hidup bagi siapapun yang pernah mengenalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hanya dengan mengingat namanya saja, kenangan harum merebak seperti wangi-wangi an yang abadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberkati dan melindungi setiap pejuang yang bertekun dalam merintis jalan hidupnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-682036489507197705?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/682036489507197705/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=682036489507197705&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/682036489507197705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/682036489507197705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/nama-seperti-apa-yang-hendak-anda.html' title='Nama seperti apa yang hendak anda tinggalkan kelak ?'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SVOkh_u-nEI/AAAAAAAAAA8/IqOzonGi4wU/s72-c/GE+1.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-2296287169339179874</id><published>2008-10-10T15:08:00.000-07:00</published><updated>2008-12-25T07:26:21.299-08:00</updated><title type='text'>Belenggu pemahaman yang salah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SVOlkGRCQiI/AAAAAAAAABE/-hH4BNP5LxE/s1600-h/GE+1.GIF"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 271px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SVOlkGRCQiI/AAAAAAAAABE/-hH4BNP5LxE/s400/GE+1.GIF" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283748827411661346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3 orang bijak menempuh perjalanan jauh, sebab walaupun mereka itu dianggap bijak di Negara sendiri, mereka cukup rendah hati untuk berharap, bahwa perjalanan itu akan memperluas pikiran mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka baru saja melangkah perbatasan masuk Negara tetangga ketika mereka melihat gedung cakar-langit dikejauhan. Apa kiranya benda dahsyat-hebat ini, mereka bertanya pada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban yang tepat tentunya; Datang dan selidikilah benda itu apa. Tetapi tidak, mungkin itu terlalu berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya itu sesuatu yang meletus kalau orang mendekat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAka jauh lebih bijaksana menentukan dulu apa itu sebelum menyelidikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai pandangan diajukan, diuji dan atas dasar pengalaman mereka yang sudah sudah, ditolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya diputuskan, juga atas dasar pengalaman masa silam, yang mereka miliki bertumpah ruah, bahwa benda tersebut, entah apa jenisnya, hanya bisa ditempatkan disana oleh kawanan raksasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini membawa mereka pada kesimpulan, bahwa lebih aman mereka menyingkiri tanah itu sama sekali, maka mereka pulang kembali setelah menambahkan sesuatu pada khasanah pengalaman mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengandaian itu mempengaruhi penelitian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian menghasilkan keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyakinan menimbulkan pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman membuahkan tindakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pada gilirannya, menguatkan pengandaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dikutip dari buku; Doa sang katak 1, karangan Anthony de mello)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAda waktu kecil dahulu, saya sempat tinggal di daerah / kawasan yang bisa dibilang merupakan daerah dimana rata rata penduduknya berpendidikan rendah dan secara ekonomi, sebagian besar warganya dari kalangan kurang berhasil secara ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah masa dimana saya bersekolah dari awal kelas 2 SD sampai akhir kelas 3 SD, disekolah setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bergaul dengan begitu banyak teman dari lingkungan sekitar dan yang rata rata sedikit lebih tua dari saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seingat saya, mereka semua umumnya adalah orang orang baik, tulus dan menyenangkan walau terlampau sering mereka memperlihatkan sikap sikap negative terhadap kehidupan ala kanak kanak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya tidak ada yang salah dari pergaulan saya saat itu, kecuali keberadaan saya yang ada dalam satu lingkungan yang umumnya terbelenggu oleh pemahaman yang salah dan sayangnya diderita secara kolektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa saya bilang mereka terbelenggu oleh pemahaman yang salah sebetulnya bisa tergambar dari kejadian kejadian kecil seperti dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sejak kecil sekali, saya selalu punya keinginan menjadi seorang yang mampu secara keuangan. Keuangan keluarga yang pas-pas an saat itu membuat saya berpikir kalau seorang yang mampu secara keuangan artinya bisa beli mainan sesuka hati dan makan di Kentucky fried chicken sepuasnya (hei, jaman itu makan di KFC sudah merupakan salah satu symbol kemewahan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAlau sedang duduk duduk sama teman ditanah kosong di samping rumah dibawah pohon kedondong besar, saya sering bilang sama teman teman bermain yang lebih tua itu betapa enaknya jadi orang kaya, apa saja bisa dibeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau saya ucapkan khayalan saya betapa bahagianya bila kita semua bisa punya rumah bagus sendiri (bukan kontrakan seperti yang saya dan teman teman pada umumnya tinggali).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tebak, jawaban model kanak kanak apa yang saya terima dari teman teman tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan mimpi lo”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Emangnya elo superman?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Emangnya elo jenius kayak habibie dan Einstein?’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘ Emangnya elo anak orang kaya? khan cuma anak orang kaya yang bisa jadi kaya lagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan memang, dengan pemahaman dan pengetahuan yang terbatas, apa yang mereka katakan masuk dan bisa diterima oleh benak kanak kanak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu kita tahunya kalau orang kaya pasti seperti seorang yang nggak injak bumi karena begitu hebatnya dia, seorang yang pintar dan lulusan sekolah luar negeri seperti bos bosnya papa saya di kantor pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dengan pengetahuan terbatas, saya juga menangkap bahwa anak orang kaya memang lebih pantas dan lebih masuk akal untuk kemudian jadi orang kaya berikutnya daripada anak orang biasa biasa saja,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pengetahuan yang terbatas itu memperkuat pangandaian dan kesimpulan kanak kanak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, sadar atau tidak sadar, kesimpulan itu tertanam cukup lama untuk kemudian membekas di benak saya dan sepertinya menjadi satu kebenaran tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kemudian, seiring dengan perjalanan waktu, dan dengan bacaan saya yang bertambah serta pengetahuan yang dikuasai makin kompleks, saya menyadari ada yang salah dengan settingan pemikiran masa kecil saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membaca dimana ada kok orang orang yang tidak jenius secara akademik dan bahkan buta huruf tapi bisa kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengumpulkan cerita cerita dimana ada banyak orang yang sekedar sekolah sekedarnya tapi bisa kaya raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menyaksikan ada begitu banyak anak anak orang yang awalnya begitu susah secara ekonomi tapi mampu membalikkan menjadi sangat kaya dimasa dewasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bergaul dan mendengar cerita dari teman teman saya yang kebetulan anak anak orang kaya dan bercerita bahwa orangtuanya bukanlah superman / superwoman. Dan pertemuan dengan mereka ketika bertamu kerumahnya menguatkan cerita cerita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang paling ekstrem adalah ketika saya bertemu dengan ribuan (bukan sombong) orang orang kaya dari seluruh pelosok indonesia melalui pekerjaan saya ini dimana kami membantu anak anak yang hendak bersekolah keluar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apa yang saya temukan adalah, mereka nggak beda terlalu banyak dengan orang orang lain dan sangat manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bukanlah orang yang punya sayap dan bisa terbang dalam artian harafiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan kelebihan mereka seringkali berjumlah tidak terlalu banyak dibanding orang orang biasa, walau dari kelebihan yang sebetulnya jumlahnya tidak banyak itu, perbedaan kualitas kelebihannya sangatlah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebetulnya, apa sih yang akhirnya buat mereka bisa jadi orang orang kaya sementara orang orang lain dengan kapasitas sejenis tidak menjadi kaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, tidak jauh jauh dari tema tulisan tulisan saya sebelumnya yaitu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punya pola pemikiran yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punya iman untuk menjadi kaya yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memegang prinsip prinsip hidup yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki krakter karakter pribadi yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergaul akrab dengan orang orang yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca buku buku yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berinvestasi di area area yang benar, seperti menolong orang orang susah, berkontribusi aktif membantu orang/komunitas mencapai hidup yang lebih baik yang pada akhirnya mendatangkan berkat yang benar dalam hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serta melakukan hal hal benar lainnya yang sebetulnya sedari awal sekali terlihat seperti hal hal kecil tapi ternyata membawa dampak yang totally berbeda pada akhir perlombaan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa saya, kita semua dilepaskan dari belenggu pemahaman / pemikiran / pengandaian / kesimpulan yang salah dan diberi pemahaman / pemikiran / pengandaian dan kesimpulan yang benar dan segar yang bisa bawa kita semua pergi ke sebuah titik kehidupan yang bahkan tidak pernah terbayangkan sebelumnya sejak jaman kanak kanak dahulu yang berisi susu-madu kehidupan, kesejahteraan, kebahagiaan dan kemakmuran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberkati dan melindungi setiap pejuang yang bertekun dalam merintis jalan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Managing Director of&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUTURE English (Satu-satunya kursus bahasa inggris bergaransi IELTS 6.5 / TOEFL 580 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Friendster;&lt;br /&gt;Nama; Wishnu iriyanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi; Melbourne&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://wishnuiriyanto.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-2296287169339179874?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/2296287169339179874/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=2296287169339179874&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/2296287169339179874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/2296287169339179874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/belenggu-pemahaman-yang-salah.html' title='Belenggu pemahaman yang salah'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SVOlkGRCQiI/AAAAAAAAABE/-hH4BNP5LxE/s72-c/GE+1.GIF' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-2237337465068676363</id><published>2008-10-04T05:49:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T05:53:11.148-07:00</updated><title type='text'>Orang tua sebagai mentor pribadi</title><content type='html'>Di banyak kesempatan, saya berjumpa banyak individu yang memiliki ambisi besar untuk bisa berkarier dalam dunia bisnis/wiraswasta.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Satu sudut kecil yang saya ingin angkat saat ini adalah "proses pembelajaran dan mentoring" nya.&lt;br /&gt;Memang dalam proses bertumbuhnya bisnis atau proses dalam mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam di bisnis, mereka memerlukan banyak pribadi pribadi yang memberikan suntikan 'vitamin dan hormon' dalam bentuk nasihat, pengajaran dan motivasi secara rutin dan berkelanjutan yang seringkali disebut sebagai mentor.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut saya proses pertama dalam menciptakan mentor pribadi mungkin dimulai dari menemukan tokoh tokoh dengan nilai nilai yang kita anggap cocok dengan rencana besar pengembangan diri kita yang nantinya kita akan jadikan sebagai idola.&lt;br /&gt;Misalnya, saya meng-idola kan pendeta di gereja saya sebagai pribadi yang sangat ingin saya tiru dalam beberapa hal.&lt;br /&gt;Jadi saya tetapkan secara tdk langsung dan tanpa sepengetahuan beliau, bahwa dia adalah salah satu mentor pribadi saya, dimana standar nilai nilai, pengajaran dan teladan beliau berusaha saya jadikan acuan kemana saya akan kuasai suatu saat.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Pendeta saya ini berumur awal 30. Dia tdk berjiwa bisnis, tapi dia merupakan pribadi yang berkomitmen tinggi terhadap profesinya, melayani Tuhan dengan sangat setia, pengajaran pengajarannya sangat bermutu dan selalu memotivasi jemaat untuk bisa menjadi terbaik dalam setiap profesi apapun yang ditekuni oleh masing masing kita.&lt;br /&gt;Yang membuat saya meng-idolakan beliau, adalah karena dia bukan hanya cakap dalam mengajar tapi juga dia cakap dalam memberi teladan. Dimana saya percaya, dalam organisasi yang efektif (seperti gereja atau perusahaan), teladan berbicara lebih banyak dari sekedar pengajaran yang bertubi tubi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Misalnya, suatu waktu ada pelatihan selama setahun di singapura yang dihadiri oleh ratusan pelayan pelayan Tuhan dari seluruh dunia, dan dia terpilih sebagai salah satu wakil dari indonesia.&lt;br /&gt;Di akhir masa pelatihan nya dia terpilih sebagai peserta terbaik dari seluruh dunia. menurut saya ini benar benar sebuah teladan yang baik dari pemimpin jemaat yang notabene selalu mendorong jemaatnya untuk bisa memiliki "winning spirit" dan memperlihatkan konsistensi pengajaran yang dia lakukan terhadap praktek kehidupannya sehari sehari.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dua tahun lalu saya bicara bicara dengan dia mengenai rencana nya pergi ke hawaii utk menghadiri seminar tingkat dunia tentang kaum muda. Sebagai jemaat, saya bangga dia di umur nya bisa terpilih utk mewakili indonesia dalam forum itu, ternyata yang membuat saya lebih berkesan lagi, belakangan saya tahu, dia bukan hanya menghadiri, tapi juga menjadi salah satu pembicara utama didalamnya. Ini merupakan pencapaian luarbiasa di umurnya. ini teladan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selain menyerap nilai nilai tentang konsistensi antara pengajaran terhadapa aplikasi lapangan, saya juga belajar banyak tentang nilai nilai kesetiaan, integritas serta dedikasi yang tdk putus terhadap profesi yang ditekuni.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Orang orang yang saya tahu secara umum, berusaha menemukan mentor mentor pribadi mereka secara terus menerus di luar sana dengan pendekatan seperti berikut;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Orang orang yang memang mereka kenal langsung sudah berhasil didunia bisnis&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2.  Menjadikan tokoh tokoh bisnis di luar sana menjadi mentor secara tdk langsung dan berusaha mendapatkan inspirasi melalui buku buku karangannya, kaset kasetnya,dan seminar seminar nya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Mentor juga bisa berbentuk orang orang berhasil di luar bidang bisnis misalnya; ada teman yang saya kenal, dimana dia meng-idolakan seorang pemanjat tebing muda indonesia keturunan manado yang berhasil meraih gelar juara tingkat dunia dalam beberapa kategori secara berturut turut(yang sama sekali tdk ada hubungannya dengan bisnis) tapi merupakan pribadi yang bisa diteladani dalam hal kesetiaan dan kemampuan-nya untuk bertekun dalam pelatihan untuk menggapai mimpi kelas dunia (prinsip bayar harga).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nilai nilai yang kita bisa kumpulkan, pelajari dan serap ini apabila bisa di duplikasi,  dapat merupakan faktor faktor penentu yang sangat penting dalam mengelola dan membesarkan usaha yang dicita cita kan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut saya semakin banyak mentor berarti makin banyak jenis variasi pengajaran, nasihat dan inspirasi yang bisa dikuasai. Apabila pengetahuan ini dikombinasikan dengan konsistensi dan kecakapan dalam eksekusi dilapangan, maka dampaknya akan sangat dahsyat pada bisnis yang ditekuni.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nah, yang menjadi inti dari topik tulisan ini adalah orang tua sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Banyak sekali calon pebisnis yang mengabai-kan atau bahkan sama sekali tdk memperhitungkan orang tua sebagai model ideal untuk menjadi salah satu mentor mereka.&lt;br /&gt;Banyak sekali yang tdk terpikirkan atau tdk berminat sama sekali untuk meng-idola-kan orang tua mereka sendiri.&lt;br /&gt;Banyak alasan yang dikemukakan seperti; bahasa yang dipakai orang tua 'bukan bahasa gue banget', ukuran usaha orangtua gue khan nggak ada apa apanya dibanding model sempurna yg "pantas" jadi idola gue, orang tua gue bukan orang bisnis,jadi pasti nggak tahu apa apa soal bisnis, dan banyak lagi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut saya pribadi, rahasia bisnis yang berhasil bukan dari menguasai banyaknya varian varian persoalan bisnis (esensial tapi bukan faktor penentu), tapi menguasai prinsip prinsip dasar dan cara cara bisnis bekerja dengan benar dan kokoh.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beberapa buku kopingho dan cerita kungfu yang saya baca juga bilang hal yang sama; jurus jurus rahasia yang dahsyat hanya merupakan pengembangan dari jurus jurus dasar yang dilakukan secara istimewa.&lt;br /&gt;Penting untuk menguasai varian varian bisnis, tapi jauh lebih penting untuk memahami secara utuh prinsip prinsip dasarnya.&lt;br /&gt;Lebih jauh lagi, saya berpendapat bahwan prinsip prinsip dasar bisnis adalah sama dengan prinsip prinsip dasar dalam hidup, militer, rohani, organisasi sosial dan lain sebagainya. Berlaku universal.&lt;br /&gt;Misalnya: Karakter yang kurang baik akan menghalangi kesempatan yang lebih besar, karakter lebih menentukan sukses daripada skill, mereka yang cakap akan perkara kecil maka juga akan cakap dalam perkara besar dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nah, kalau cuma sekedar prinsip, saya lebih dari percaya orang tua kita pun menguasai nya. dan menurut saya, apabila kita benar benar mau belajar dari orangtua kita sendiri, akan ada banyak hal hal yang kita bisa serap dan mereka tentu nya akan dengan senang hati membagikan semua yang mereka ketahui kepada kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penghalang terbesar dalam proses kita belajar melalui orang tua kita sendiri adalah sikap hati kita yang salah. kita berpendapat karena orang tua kita tidak seberhasil / sekaya yang kita harapkan, pasti kadar nasihatnya juga ala kadarnya.&lt;br /&gt;Atau kita berpendapat, karena orangtua kita gagal dalam banyak area, maka mereka pasti tdk mengerti prinsip prinsip untuk berhasil. ini totally salah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut saya, sebetulnya rahasia berhasil sangat sederhana dan tidak perlu dicari jauh jauh, seperti kerja keras, kemampuan berhemat serta menabung, visi besar, belajar secara berkelanjutan, mau mendengarkan orang lain, rendah hati, karakter yang bersedia dibentuk, tabah, setia sampai akhir, konsisten, bisa dipercaya, kemampuan empati yg besar terhadap pihak lain, kemauan utk tdk mau kalah dan banyak hal lain yang sebetulnya sudah pernah kita dengar ratusan kali.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalaupun orang tua kita gagal dalam banyak area, bukan berarti mereka tdk tahu, tapi mungkin mereka kurang konsisten dalam proses pelaksanaannya.&lt;br /&gt;Tapi kalaupun itu benar yang terjadi, maka adalah jauh lebih baik mempelajari kegagalan daripada mempelajari kemenangan.&lt;br /&gt;Dalam gagal kita bisa belajar secara pasti apa yang menyebabkan kegagalan, tapi dalam menang kita hanya bisa mengira ngira faktor mana yang membuat dia menang secara mutlak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Poin lain lagi adalah, belum tentu orang lain akan mem-beber-kan rahasia bisnis nya secara utuh, sementara orang tua sendiri akan membagikan semua yang dia punya demi melihat kita menjadi lebih baik dari sekarang ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dulu saya pribadi, dalam proses pembelajaran awal saya selalu meng agung agung kan nasihat orang lain dibanding orangtua saya sendiri karena alasan yang sama seperti diatas, tapi makin hari saya makin sadar sebetulnya apa yang orang lain ajarkan ke saya hanya merupakan pengembangan dasar dari apa yang saya sudah terima dari orang tua saya dimasa lalu, cuma beda bahasa, contoh dan varian. Prinsip prinsip dasar nya sama saja menurut saya.&lt;br /&gt;Bahkan kalau saya mau merenungkan dengan lebih baik, banyak nasihat orangtua saya sendiri yang bahkan tdk diajarkan oleh orang orang besar diluar sana.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Makanya kalau sekarang, saya sering menegur adik adik saya apabila mereka sering meng-abai-kan nasiha nasihat orang tua saya karena dulupun saya pernah lewati fase itu sampai akhirnya saya "dicerahkan" bahwa itu sepenuhnya salah dan potentially menghambat pertumbuhan kami yang seharusnya bisa lebih maksimal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya pribadi juga sering berpendapat lucu kalau sampai ada orang yang mau membayar seminar motivasi untuk bisa meningkatkan kesuksesan seharga sampai dengan $ 5000 dengan tujuan utk menemukan prinsip prinsip baru yang "spektakuler".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Padahal kalaupun ditemukan prinsip prinsip yang "spektakuler" tersebut itu merupakan hanya kembangan dari prinsip prinsip dasar yang kita semua sudah pernah dapatkan dari orangtua kita sendiri secara sadar atau tidak sadar atau kalaupun tidak pernah kita dengar sebelumnya, itu pun bukan prinsip yang benar benar asing bagi orang tua kita asalkan kita mau gali lebih dalam. Jadi bedanya hanya pada sikap hati yang benar pada saat belajar dari orang tua kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bukan maksud saya untuk menolak menghadiri seminar seminar semacam itu, hanya saja saya percaya, tdk semua hal baik itu harus dibeli &amp; saya percaya banyak dari mereka sebetulnya tersedia secara gratis.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ada satu prinsip bagus yang memberkati saya dan berharap bisa related dng tulisan ini;&lt;br /&gt;Sebetulnya jawaban dari semua persoalan persoalan yang kita hadapi sudah bisa kita identifikasikan dari awal, hanya saja yang bikin itu rumit adalah karena kita merasa jawaban itu terlalu mudah dan mencoba hal hal yang lebih kompleks.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi kalaupun masih ada yang mau ber-argument bahwa orangtuanya benar benar minim akan pengetahuan tentang kesuksesan dikarenakan yang terjelek adalah karena orangtuanya tdk tahu membaca, punya reputasi keberhasilan yang benar benar tdk bisa dibanggakan dan luarbiasa terbatas dalam banyak hal, saya percaya dan sangat percaya setidaknya orangtuanya masih bisa mengajarkan etos kerja keras, kejujuran, dan tanggung jawab.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut saya  pribadi dengan 3 prinsip paling minim pun, keberhasilan bukan hal yang mustahil diraih, sejauh itu memang kita pegang luar bisa kuat. karena ada prinsip yang berhubungan yaitu:&lt;br /&gt;JAuh lebih baik dan berguna apabila kita hanya menguasai dan mempraktekkan 2 atau 3 prinsip sederhana secara kuat dan kokoh dibanding-kan kita tahu ribuan prinsip prinsip kompleks, tapi dalam pelaksanaannya tdk ada satupun yang kita kuasai dengan baik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya berharap tulisan ini bisa membuat kita lebih menghargai orang tua kita sendiri sebagai salah satu mentor yang paling berharga yang kita miliki karena saya lebih dari sekedar percaya bahwa dukungan, support dan doa doa mereka menghasilkan "keberuntungan bisnis" yang lebih dahsyat dari cuma sekedar modal dalam bentuk uang, pendidikan / pengetahuan ataupun keunggulan fisik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan memberkati setiap pejuang yang bertekun hingga akhir.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-2237337465068676363?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/2237337465068676363/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=2237337465068676363&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/2237337465068676363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/2237337465068676363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/orang-tua-sebagai-mentor-pribadi.html' title='Orang tua sebagai mentor pribadi'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-7947283176352276117</id><published>2008-10-04T05:48:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T05:49:29.774-07:00</updated><title type='text'>Keberuntungan</title><content type='html'>Beberapa kebudayaan memanggil nama yang berbeda terhadap keberuntungan. ada yang menyebutnya sebagai hoki, rejeki, luck dll&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari cara saya sekeluarga dibesarkan dan melalui pengalaman pengalaman pribadi, saya percaya sekali terhadap keberuntungan.&lt;br /&gt;Menurut saya pribadi, keberuntungan dipengaruhi sekali oleh beberapa faktor faktor utama terlepas lagi banyaknya faktor kecil kecil. Tapi dalam tulisan saya ini, saya hanya akan membahas faktor faktor yang utama saja.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beberapa faktor yang saya percaya sangat mempengaruhi keberuntungan tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1.  Pertolongan TUHAN.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di tulisan saya mengenai 'pilihan hidup', saya memberikan contoh om saya yang sangat pintar, pekerja keras, ulet &amp; ber visi jauh. hanya karena dosa "main perempuan", bisnis yang diusahakannya selalu gagal....gagal disini bukan hanya bicara kurang berhasil, tapi bicara kemiskinan selama 9 thn. lalu pada saat dia bertobat, Tuhan baru buka jalan...dia memberikan kesaksian kalau sampai tidurnya pun diberkati TUHAN, dia sering ditelp orang ditengah malam, dini hari dan pada saat saat tidurnya hanya untuk diberikan kontrak kerja. dia menjadi sangat berhasil dan bilang kalau dulu, dia kerja 15 jam sehari hanya cukup untuk makan saja, tapi sekarang dia hanya kerja normal sekitar 8 jam sehari, diberkati secara berkelimpahan, apapun yang dia kerjakan berhasil.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Susah dijelaskan secara gamblang dan ilmiah hanya saja jelas sekali ada campur tangan TUHAN dalam pekerjaannya yang mempengaruhi keberhasilannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut saya faktor ini yang terpenting dari semua penjelasan tentang alasan mengapa ada orang lebih beruntung dan ada yang kurang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena dalam pengajaran ke kristen an yang saya terima, ada satu konsep penting yang menjadi dasar yaitu; Apabila Tuhan sudah buka jalan seseorang, tidak akan ada yang bisa menutup, sebaliknya bila Tuhan sudah menutup jalan seseorang, maka tidak akan ada yang pernah mampu membuka&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Kerja keras&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam survey yang di adakan di amerika untuk para kalangan kaya, yang akhirnya dibukukan dengan judul ; Pemikiran millioner, peneliti menemukan bahwa banyak sekali orang orang kaya tersebut menempatkan keberuntungan sebagai salah satu faktor utama yang mempengaruhi keberhasilannya. tentunya ini adalah hal yang mengejutkan di Amerika sana. setelah di interview lebih jauh, ada satu pendapat yang dianggap bisa mewakili penjelasan logis dari 'keberuntungan' tersebut adalah; Semakin saya bekerja keras, keberuntungan menghampiri saya lebih sering.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Persiapan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Thomas alfa edison bilang: Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ada pendeta saya yang bernama Jonathan pattiasina yang menjadi gembala di caulfield uniting church di melbourne. Dia dikenal sebagai pembicara/pengkotbah yang luar biasa bermutu dan selalu siap bicara kapan saja dng topik bermacam macam dan dengan kualitas kotbah yang sama levelnya.&lt;br /&gt;ketika beliau ditanya apa yang menjadi rahasia kotbah nya yang secara konsisten selalu bermutu, beliau bilang persiapan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beliau bercerita bahwa pada saat sebelum beliau lulus dari sekolah teologia, beliau sudah mempersiapkan sekitar 1000 kotbah, dan pada saat beliau berumur 26 tahun, sudah ada sekitar 2000 kotbah yang dipersiapkan dengan topik topik yang berbeda. Coba bandingkan dengan pembicara lain yang mempersiapkan materinya hanya beberapa hari sebelumnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam bidang bisnis, saya pernah bertemu dengan teman se angkatan yang sangat berhasil di dunia properti. dia bercerita bahwa 2 thn sebelum dia bertemu dengan peluang yang akhirnya merubah hidupnya secara luar biasa dibidang properti, dia sudah mempersiapkan pengetahuan tentang properti juga secara luarbiasa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4. Karakter pribadi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ada satu survey yang pernah saya baca di masa lalu yang menyimpulkan bahwa lebih dari 70 % promosi kenaikan jabatan, dipengaruhi oleh karakter pribadinya dibanding prestasi nya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada saat saya memimpin organisasi saya sendiri, saya pribadi meng-amini pendapat ini. karena saya percaya sekali, mempromosikan orang orang dengan pencapaian luarbiasa tapi dengan karakter pribadi yang buruk, tdk akan membawa kebaikan apa apa bagi organisasi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Orang orang dengan karakter jelek walau dia berpencapaian pribadi yang hebat, apabila ditempatkan sebagai pemimpin dalam skala apapun, hanya akan merusak atmosfir positif organisasi dan mempengaruhi nilai nilai organisasi ke arah yang lebih buruk.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pendapat saya ini sangat dipengaruhi sekali oleh prinsip; Warna organisasi dipengaruhi sekali oleh warna pemimpin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selain contoh karakter diatas, masih banyak lagi contoh karakter yang juga mempengaruhi keberuntungan, salah satu nya adalah : mudah tersenyum.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ibu saya bilang:orang yang ramah &amp; mudah senyum, rejekinya lancar. Saya rasa untuk pendapat ini, tidak butuh penjelasan yang sangat ilmiah karena kita semua pasti menyukai untuk bisa berhubungan dengan orang orang ramah dan mudah tersenyum dibanding dengan orang orang muram yang cenderung membawa hawa negatif.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5. Investasi kebaikan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam terminologi ke-kristen-an, ini disebut juga hukum tabur tuai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jenis investasi ini tidak bisa dibayangkan seperti dalam bidang finansial. misalnya; adalah luar biasa salah bila kita ber investasi kebaikan terhadap seseorang dan berharap balasannya dari orang yang sama dan dalam jumlah yang kita harapkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi, apabila kita memutuskan untuk ber-investasi kebaikan, kita hanya berharap kalau suatu saat nanti Tuhan yang akan balas lewat orang lain lagi atau setidaknya anak anak kita nanti dimasa depan menuai buah perbuatan kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi kalau dimasa sekarang, saya dan rekan rekan mungkin menerima begitu banyak kebaikan dari orang orang lain, bisa saja itu bukan karena kebaikan yang saya dan rekan rekan sudah tabur sebelumnya, tapi mungkin saja itu hasil dari kebaikan yang orang tua kita dahulu sudah tabur lebih dahulu kepada seseorang dan Tuhan gerak-an seseorang lagi dimasa kita untuk membalasnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mengingat buah dari jenis investasi ini tdk bekerja berdasarkan prinsip investasi konvensional, maka jangan pernah harapkan ini akan berbuah dalam waktu dekat, hanya saja tanamkan dalam hati kalau kita harus tetap menabur bila kita ingin menuai suatu saat kelak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena seperti layaknya hukum tabur-tuai, kalau kita tdk pernah menabur, bagaimana mungkin kita bisa berharap akan menuai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebetulnya sikap yang terbaik dalam investasi jenis ini, diwakili oleh kebijakan kuno yang berbunyi: &lt;br /&gt;"Lupakan kebaikan yang pernah kita tabur, tapi ingatkan selalu diri kita &amp; generasi generasi berikutnya akan budi baik orang orang yang pernah kita terima."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semoga berguna&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan memberkati setiap pejuang yang bertekun hingga akhir.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt;Managing Director&lt;br /&gt;FUTURE education &amp; FUTURE english&lt;br /&gt;(Agen sekolah ke luar negeri &amp; penyedia kursus bergaransi TOEFL 580 / IELTS 6.5 dng angka keberhasilan 100%)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-7947283176352276117?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/7947283176352276117/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=7947283176352276117&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7947283176352276117'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7947283176352276117'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/keberuntungan.html' title='Keberuntungan'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-5831228870881119971</id><published>2008-10-04T05:47:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T05:48:03.296-07:00</updated><title type='text'>Penguasaan prinsip secara unggul</title><content type='html'>Prinsip dasar:&lt;br /&gt;Jangan takut pada orang yang mengetahui bermacam macam jurus, tapi takutlah pada orang yang mendalami hanya satu jurus saja.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Prinsip di atas saya temukan pada buku tentang kungfu yang berjudul 'Kenji". Prinsip diatas setidaknya mendukung satu bagian dari tulisan saya mengenai hormatilah orang tua sebagai mentor anda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Prinsip luar biasa ini dikemukakan oleh seorang guru kungfu terkenal di jamannya kepada muridnya yang mengeluh mengenai bagaimana guru itu hanya mengajarkan selama berbulan bulan dasar dasar dari kuda kuda kungfu aliran tersebut. Dia mempertanyakan kapan dia mulai diajar jurus jurus baru.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Gurunya menjelaskan kalau semua jurus jurus yang fancy hanyalah pengembangan dari jurus jurus dasar. dan jurus jurus dasar hanya bisa dilakukan sebagaimana mestinya setelah mempunya kuda kuda yg kuat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Gurunya menceritakan tentang satu legenda kungfu di china yang mempelajari hanya satu jurus sederhana tapi mengulang ngulang jurus itu siang dan malam selama bertahun tahun. akhir cerita, sang legenda itu mengalahkan semua lawannya hanya dengan jurus sederhana tersebut yang memang dilatihnya secara extrem.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beberapa bulan lalu, saya membaca forward-an email tentang kisah guus hidink, seorang pelatih asal belanda yang melatih tim korea selatan sampai akhirnya menjadi tim spektakuler juara ke 4 di piala dunia yang diadakan oleh korea dan jepang. Disebut sebut bahkan pertandingan perebutan juara ke 3 &amp; 4 antara korea selatan dan Turki merupakan pertandingan dengan kualitas final yang sesungguhnya dibanding perebutan juara 1 dan 2. Dalam perjalanannya, tim korea selatan merubuhkan beberapa tim berpeluang juara dunia misalnya italia dll secara sangat spektakuler.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Email forward yang saya baca itu bercerita tentang rahasia yang digunakan Guus hidink dalam melatih tim korea selatang. Selama beberapa bulan, guus hidink hanya melatih fisik dari anak asuhnya secara extrem.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada saat anak asuhnya mengeluh kalau mereka sampai saat itu belum juga diajarkan teknik teknik tingkat tinggi yang seharusnya diajarkan oleh guus hidink sebagai pelatih kelas dunia, guus hidink menjelaskan kalau strateginya sangat sederhana, yaitu menciptakan tim korea selatan sebagai tim paling extrem dalam fisik, dan dia menambahkan apabila ketahanan fisik sudah didapatkan dengan selisih yang significant dari tim kelas dunia lainnya, latihan teknik mudah diterapkan. Secara sederhana guus mencoba menerapkan strategi dimana penguasaan satu area secara extrem lebih berguna dibanding penguasaan banyak area tanpa ada yang akhirnya benar benar menonjol.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Akhir cerita kita sama sama tahu kalau Korea selatan menjadi fenomena luarbiasa bagi sepakbola asia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hal yang sama juga diterapkan oleh guus hidink kepada tim australia di piala dunia yang lalu. dan seperti kita tahu, australia menjadi salah satu tim paling ditakuti oleh negara lain karena ketahanan fisiknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Demikian pula dengan bisnis, kita saat ini dihadapkan pada ribuan prinsip prinsip bisnis yang demikian bervariasi. Seringkali kita jadi bingung sendiri akan banyaknya prinsip yang harus kita kuasai dan dibuat bimbang akan keampuhan satu prinsip atas yang lainnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rekomendasi saya adalah pilih satu prinsip yang sesuai dengan karakter kita maupun organisasi kita dan kuasai satu prinsip tersebut secara extrem compare pesaing pesaing lainnya. Renungkan, latih, uji-kan dan matangkan prinsip tersebut secara terus menerus didalam kondisi kondisi yang berbeda untuk akhirnya kita bisa kuasai secara utuh. Niscaya kita berpeluang besar untuk menang melawan pesaing pesaing kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan memberkati setiap pejuang yang bertekun hingga akhir&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Managing Director&lt;br /&gt;FUTURE education &amp; FUTURE english&lt;br /&gt;(Agen sekolah ke luar negeri &amp; kursus bergaransi TOEFL 580 / IELTS 6.5 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-5831228870881119971?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/5831228870881119971/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=5831228870881119971&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5831228870881119971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5831228870881119971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/penguasaan-prinsip-secara-unggul.html' title='Penguasaan prinsip secara unggul'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-4254805231995657123</id><published>2008-10-04T05:41:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T05:42:10.205-07:00</updated><title type='text'>Pendidikan yang kurang tepat</title><content type='html'>PAda suatu hari sang mentor kedatangan orangtua dari salah seorang murid yang baru saja bergabung kurang dari sebulan di program mentoring bisnis bagi para pemula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua; Saya berterima kasih untuk bimbingan bisnis yang telah diberikan untuk anak bungsu saya. Walau mungkin dia belum genap sebulan bergabung di club ini, hanya saja saya sudah bisa merasakan banyak perubahan di pola berpikirnya dan terlihat ada proses kedewasaan serta meningkatnya tanggung jawab yang sementara berlangsung didirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Kalaupun benar itu yang terjadi, maka credit tertinggi seharusnya tetap diberikan pada sang anak. Karena saya hanya bertindak sebagai pengarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebagai pengarah yang hanyalah merupakan elemen luar, tidak akan bisa pernah efektif bila sang anak sendiri tidak pernah memutuskan dalam dirinya untuk berubah ke sebuah arah tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi terlepas dari itu, secara jujur harus saya akui, dengan melihat sikap hatinya terhadap proses yang berlangsung, karakternya yang benar benar istimewa, caranya yang unggul dalam memperlakukan orang orang disekelilingnya sehingga dengan mudah dia dapat memenangkan hati dan simpati semua orang disekelilingnya untuk mengikuti apapun yang dia kehendaki serta keberanian dan kebulatan tekadnya setiap kali memutuskan sebuah perkara sulit, justru saya yang berterimakasih bisa berkesempatan mampir walau sebentar dalam hidupnya dan berkontribusi kecil dalam perjalanan karir bisnisnya, karena walau dia masih sangat muda, dia memperlihatkan bakat dan perawakan cikal bakal seorang raksasa dalam kehidupan dimasa depan. Dengan kata lain, saya percaya dia mempunyai kualitas NAGA, atau kualitasnya orang orang BESAR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya betul betul yakin kalau pencapaian pribadinya akan menjulang melampaui orang rata rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua; Ah masa mentor……padahal anak saya ini kurang begitu sukses di pendidikan akademik…lihat saja universitas yang diambilnya, bukan universitas bintang 5 di Melbourne. Beda dengan kakaknya yang hampir selalu jadi yang terbaik di kelas akademiknya, selalu berhasil masuk disekolah sekolah terbaik dan sekarang sudah bekerja selama beberapa tahun di perusahaan internasional di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Saya dari dulu tidak pernah percaya bahwa latar belakang pendidikan akademik yang mengesankan merupakan satu satunya indicator dalam memprediksi keberhasilan seseorang dalam dunia bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah anak sulung bapak yang pintar tadi langsung bisa sukses dalam bisnisnya di Indonesia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua; Nah memang kelihatannya dia punya masalah soal jiwa bisnisnya. Beberapa kali saya modali dia dengan uang yang cukup besar tapi end up nya selalu gagal. Padahal persiapan dalam analisa dan proposalnya sangat hebat. Dia sepertinya kurang tabah dan kurang ulet dalam merintis bisnis, walau secara kecerdasan, dia sangat pintar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia sepertinya tidak cukup siap untuk ditolak banyak orang bila sedang menawarkan sesuatu, dia juga tidak cukup tahan menderita bila ada sebuah tekanan berat menghantam bisnisnya, tapi terlebih lagi dia tidak cukup hebat dalam memenangkan kesetiaan para pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya akhirnya saya dan dia bersepakat untuk menghentikan semua bisnis mula mula-nya sebelum terlanjur rugi lebih besar dan saya menyarankan dia untuk bekerja di bawah orang lain saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan karena pencapaian akademiknya yang benar benar bagus, dia tidak kesulitan untuk masuk diperusahaan asing dengan gaji awal yang cukup ideal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Kalau tidak keberatan, boleh saya bertanya apa latar belakang profesi bapak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua; Saya seorang pejabat di pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Apakah bapak pernah punya pengalaman langsung dan terlibat dalam pengelolaan bisnis dimasa lalu atau bapak pernah dibesarkan dalam tradisi keluarga bisnis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua; Belum pernah sama sekali, makanya saya punya cita cita kedua anak saya bisa menjadi seorang pebisnis yang sukses di generasinya. Untuk itu saya sekolahkan mereka semua ke sekolah terbaik dan bila perlu termahal sekalipun asalkan anak anak saya bisa menjadi orang orang bisnis yang sukses dimasa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Apakah sepanjang usia sekolah mereka pernah belajar merintis bisnis kecil apapun atau magang di bisnis manapun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua; Saya sangat larang apabila mereka berniat memulai bisnis dimasa sekolah, bahkan dimasa kuliah juga, karena saya merasa saya masih sanggup untuk biayai mereka, jadi buat apa mereka belajar cari uang, lagipula sekolah sekolah bagus mereka punya jam sekolah sangat panjang serta banyak kegiatan les tambahan sesudah sekolah, jadi bila mereka belajar merintis bisnis apapun di masa sekolah dan kuliah, itu akan meresikokan nilai nilai akademik mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; sepertinya saya bisa melihat akar dari semua masalah bapak, yaitu kenapa anak pertama bapak tidak benar benar memiliki semua sifat dan ketajaman bisnis seperti yang seharusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua; Oh ya. Bisa kasih saya gambaran apa akar masalah saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Ok….bisa advise saya apa hobi dan minat olahraga bapak yang utama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua; Sepakbola, tapi apa hubungannya dengan akar masalah saya? (nada bingung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Saya berikan sebuah ilustrasi kecil dari olahraga yang bapak sukai agar apa yang hendak saya sampaikan bisa mudah dicerna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sepasang orangtua yang bercita cita anaknya menjadi seorang pemain sepakbola kelas dunia. Mereka menabung begitu banyak uang agar anaknya bisa bersekolah di SD, SMP, SMU, dan UNIVERSITAS terbaik yang mengajarkan teori teori kelas dunia soal sepakbola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat SD, sementara anaknya bersekolah di SD termahal dan terbaik didunia sepakbola,  dinegeri nya, sang anak tanya pada orangtuanya, apakah saya boleh bergabung dengan sebuah team dan mengikuti liga sepakbola junior dilingkungan kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtuanya menjawab; Jangan anakku sayang. Nanti kamu kecapek-an sehingga sekolah kamu terganggu, nanti kamu bisa cedera dan itu sangat menyakitkan, nanti kamu akan sulit berkonsentrasi disekolah teori sepakbola kamu yang sekarang, dan nanti saja belajar main sepakbolanya realnya setelah kamu benar benar telah menyelesaikan keseluruhan sekolah kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anakpun patuh, dia menghabiskan SD teori sepakbolanya dengan sukses dan nilai tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dia masuk SMP teori sepakbola yang terbaik dikota itu, dia tanya lagi sama orangtuanya, apakah dia boleh mulai main sepakbola dan bergabung dalam liga sepakbola lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua melarang dan menjawab dengan jawaban yang persis sama seperti jawaban diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian sekali lagi, anaknya merupakan lulusan terbaik di SMP nya dan melanjutkan ke SMU terbaik dalam teori sepakbola diseluruh negeri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika anaknya ajukan permintaan yang sama untuk bisa bergabung di liga local, orangtua tetap pada pendiriannya, yaitu nanti takut anaknya lelah, sakit, cedera, turun prestasi akademiknya serta tidak bisa mempertahankan kebanggaan orangtuanya akan nilai nilai terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi anaknya patuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kejadian ini berlangsung bahkan sampai anak tersebut selesai S-2 di universitas terbaik diseluruh dunia untuk bidang teori sepakbola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah anaknya berusia sekitar 22 tahun, selesai master dengan nilai luarbiasa hebat, maka orangtuanya bilang; nah anakku, sekaranglah saatnya kau mempraktekkan semua ilmu dan teori sepakbola yang kau pelajari disekolah dari SD – MASTER.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan nilai nilai akademik yang luarbiasa itu, saya ingin kamu menjadi atlet sepakbola kelas dunia. Jangan kecewakan saya anakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi setelah ditunggu beberapa tahun, ternyata permainan sepakbola nyata si anak benar benar mengecewakan dan dangkal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangankan kelas dunia, permainan sepakbolanya tidak lebih baik dari pemain sepakbola ala TARKAM (antar kampung) yang rata rata pesaingnya cuma lulusan local yang tidak sekolah tinggi tinggi tetapi bermain sepakbola semenjak dini sekali dan bermain sepakbola sepanjang hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permainan sang anak jauh dari hebat karena dia selalu takut cedera, tidak punya feeling dan naluri sepakbola yang benar serta payah di stamina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si orangtua terbingung bingung dengan fenomena ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira kira menurut bapak, apa akar penyebab masalah ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua; Saya bisa menangkap apa yang coba mentor sampaikan kesaya, tapi bisakah mentor saja yang menjabarkannya pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Secara singkat saya hanya mau bilang;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar sekolah saja tidak cukup mengembangkan naluri, intuisi, daya tahan, daya juang, ketabahan, karakter pribadi, keuletan, seorang pebisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai akademik yang hebat tidak jamin sang anak akan tajam dan hebat dalam mengelola bisnisnya, juga bukan jaminan dia akan jadi eksekutor bisnis yang mumpuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prestasi akademik tidak serta merta membuat anak anak menjadi seorang pemberani dalam ambil resiko dan teguh dalam setiap badai kehidupan yang menempa sebagai akibat keputusan yang dibuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah mungkin bisa memperlengkapi teori dengan baik, tetapi untuk bisa berhasil di bisnis, dibutuhkan jauh lebih banyak dari sekedar teori belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal hal yang saya sebutkan diatas tadi minus teori, adalah hal yang pada umumnya kita pelajari dikehidupan nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah tidak dapat memperlengkapi hal hal diatas secara maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana seperti yang sekolah tawarkan yaitu pengetahuan teori yang lengkap, hal ini bukanlah jawaban tunggal akan pencarian kita atas rahasia rahasia bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus anak sulung bapak, tidak ada waktu terlambat, walau mungkin dia sempat kehilangan beberapa tahun emasnya untuk belajar dasar dasar bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran saya, bila ia masih ingin menjadi orang bisnis, mulailah berusaha kembali dan nikmatilah semua kegagalan itu dan kegagalan masa depan sebagai pengalaman berharga sebagaimana telah dialami oleh seluruh orang bisnis dimuka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ada prinsip;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa takut jatuh dia tidak akan pernah benar benar naik tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mengingat prinsip lain, yaitu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada jalan pintas untuk sebuah proses kematangan jiwa seorang pebisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberkati dan melindungi setiap pejuang yang bertekun dalam merintis jalan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Managing Director of&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUTURE English (Satu-satunya kursus bahasa inggris bergaransi IELTS 6.5 / TOEFL 580 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-4254805231995657123?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/4254805231995657123/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=4254805231995657123&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/4254805231995657123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/4254805231995657123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/pendidikan-yang-kurang-tepat.html' title='Pendidikan yang kurang tepat'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-2647645858928951070</id><published>2008-10-04T05:39:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T05:41:00.518-07:00</updated><title type='text'>Iman yang menjadikan KAYA</title><content type='html'>Murid; Mentor, saya telah menghabiskan begitu banyak waktu untuk mempelajari&lt;br /&gt;beraneka ragam cara cara orang bisa menjadi kaya, saya juga menghabiskan ratusan&lt;br /&gt;jam jam berharga saya untuk mempelajari ndekatan pendekatan terbaru untuk bisa&lt;br /&gt;menjadi kaya serta saya tidak ingat lagi banyaknya buku yang sudah saya baca&lt;br /&gt;agar cita cita saya&lt;br /&gt;Buffet enjadi kaya bisa tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kira kira mentor bisa kasih saya pandangan apa lagi yang harus saya&lt;br /&gt;lakukan untuk memastikan saya bisa mencapai cita cita saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Well,semua upaya kamu adalah baik dan tidak salah, pada hari ini saya&lt;br /&gt;hanya ingin menyumbang dan menambahkan 2 prinsip penting yang harus kamu&lt;br /&gt;ketahui, pahami dan lakukan agar semua jenis investasi yang sudah kamu sebutkan&lt;br /&gt;diatas bisa berguna dalam kehidupan kamu dan tidak menjadi sia sia.&lt;br /&gt;Murid; Apakah itu mentor?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Kamu khan baru dengar kotbah gereja minggu lalu soal karya keselamatan&lt;br /&gt;Yesus, masih ingat khan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid; masih mentor…..tapi apa hubungannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Sebutkan prinsip pertama nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid; Percaya (ber-iman)……( nada heran)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Betul sekali….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan prinsip sederhana lho….ini prinsip kuat dan sangat&lt;br /&gt;berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedari awal sekali sebelum kamu mulai melangkah mengejar cita cita kamu, kamu&lt;br /&gt;harus percaya (men- Imani) dulu bahwa kamu akan kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini disebut konsep iman yang menjadikan KAYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harus kasih kamu peringatan dari awal, bahwa kalau kamu tidak mengimani&lt;br /&gt;bahwa kamu akan kaya, maka kecil sekali peluang kamu akan benar benar kaya&lt;br /&gt;sekalipun kamu telah memenuhi semua syarat untuk menjadi kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang berpikir iman hanya sekedar konsep rohani semata. Perlu saya&lt;br /&gt;tekankan dangaris bawahi bahwa ini juga konsep yang sama kuatnya bila dipakai&lt;br /&gt;dalam dunia sekuler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum saya mulai jelaskan, saya akan kutip dulu kata kata Warren buffet yang&lt;br /&gt;merupakan orang terkaya didunia saat ini dan yang&lt;br /&gt;mempraktekkan konsep yang sama;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I always knew I was going to be rich. I don't think I ever doubted it for a&lt;br /&gt;minute.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah tahu kenapa ada banyak orang orang yang begitu berbakat, cerdas, dan&lt;br /&gt;memenuhi semua persyaratan untuk bisa kaya raya tapi pada&lt;br /&gt;akhirnya gagal memperoleh apa yang seharusnya bisa dicapai dalam hal keuangan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu nya adalah karena mereka tidak benar benar percaya bahwa mereka akan&lt;br /&gt;kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaupun mereka percaya bahwa mereka akan kaya, mereka pada saat yang sama juga&lt;br /&gt;masih memelihara keraguan, kebimbangan dan kekuatiran tumbuh bersama iman&lt;br /&gt;mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan makin banyak ruang yang disediakan untuk kekuatiran, kecemasan dan keraguan&lt;br /&gt;dalam diri siapa saja, maka imannya jadi makin less effective.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu pameo dari kitab kuno yang bilang, jadilah sesuai imanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu beriman tidak akan kaya, maka jangan heran kalau itu yang akan&lt;br /&gt;terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu mengimani untuk jadi orang yang sedikit diatas rata rata, maka akan&lt;br /&gt;terjadilah seperti yang kamu imani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu beriman akan bahagia, maka tanpa kamu sadari kebahagiaan akan&lt;br /&gt;menghampiri kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebetulnya sadar atau tidak sadar, tindakan seseorang umumnya didasarkan&lt;br /&gt;pada imannya, entah itu ada di alam bawah sadar atau di pikiran sadarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip kebenaran lain mengatakan, iman mempengaruhi tindakan, komitmen dan&lt;br /&gt;pilihan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilustrasi;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAlau kamu tidak percaya dibalik hutan yang penuh mara bahaya dan tantangan itu&lt;br /&gt;tersedia kekayaan yang berlimpah limpah, maka kamu akan berpikir 5 kali untuk&lt;br /&gt;menerobos hutan belantara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini menjelaskan hubungan iman dan keputusan yang kita ambil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu tidak percaya kamu bisa dan punya kapasitas untuk menghadapi semua&lt;br /&gt;mara bahaya dan tantangan selama proses menerobos hutan, maka sekalipun kamu&lt;br /&gt;tahu dan percaya dibalik hutan itu ada harta berlimpah limpah, maka masuk dan&lt;br /&gt;mencoba menerobos hutan itu merupakan satu tindakan ketidak warasan yang&lt;br /&gt;beresiko tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini contoh dari hubungan iman dengan komitmen hidup yang kamu ambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, sebelum kamu memasuki sebuah situasi peperangan yang sifatnya jangka&lt;br /&gt;panjang dan bersiko tinggi, kamu harus percaya dulu dengan&lt;br /&gt;keyakinan penuh dan tidak menyisakan satu ruang kecil pun untuk keraguan,&lt;br /&gt;kebimbangan dan ketakutan menguasai ruang pemikiran kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sana keputusan jernih dan bulat serta bersifat jangka panjang bisa diambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ulangi lagi prinsip jaman kuno, yang mengatakan bahwa;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua dimulai dari pikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran akan membentuk tindakan, tindakan akan membentuk kebiasaan dan kebiasaan&lt;br /&gt;akan membentuk hidup dan hasil akhir pencapaian kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa lain, Pikiran menciptakan kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip turunannya; Pikiran yang ber-iman menciptakan kenyataan yang sesuai&lt;br /&gt;tingkatan imannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan adalah modal pertama dan mutlak yang harus kamu&lt;br /&gt;miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa kepercayaan, walau kamu sudah habiskan ribuan jam sekalipun untuk&lt;br /&gt;mempelajari sejarah dan latar belakang bagaimana orang orang kaya membangun&lt;br /&gt;kekayaan mereka serta belajar semua pendekatan pendekatan terbaru untuk menjadi&lt;br /&gt;kaya, maka hal itu akan sekedar tinggal menjadi pengetahuan semata tanpa kamu&lt;br /&gt;benar benar nikmati buah nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita gali sedikit apa hubungan kepercayaan dengan proses perjuangan kamu&lt;br /&gt;menerobos hutan belantara yang penuh marabahaya dan&lt;br /&gt;tantangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat kepercayaan kamu untuk kaya berkorelasi positif terhadap level&lt;br /&gt;kepercayaan diri kamu, dan kepercayaan diri mempengaruhi keputusan keputusan&lt;br /&gt;penting dalam hidupmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lainnya, orang orang dengan kepercayaan diri yang kuat memiliki pancaran&lt;br /&gt;muka yang berbeda dengan orang biasa, jenis pancaran yang&lt;br /&gt;berisi kebanggaan dan kehormatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pancaran yang berbeda ini secara otomatis membuat orang lain&lt;br /&gt;memperlakukan mereka dengan lebih respect dari orang orang biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seperti yang kita ketahui, Respect melahirkan kesempatan, dan kesempatan&lt;br /&gt;yang bertubi tubi sering dipanggil kebanyakan orang&lt;br /&gt;sebagai keberuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berangkat dari sana, makanya tidak heran orang orang yang punya iman hebat&lt;br /&gt;dihampiri keberuntungan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lainnya adalah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat kepercayaan dilevelnya yang tertinggi menciptakan optimisme yang tidak&lt;br /&gt;pernah padam, walau mungkin mereka sempat alami masa sulit&lt;br /&gt;diwaktu yang sangat lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat kepercayaan dilevelnya yang tertinggi bisa membuat siapapun&lt;br /&gt;tetap bersemangat untuk bangkit setiap kali kamu jatuh terhempas dengan keras ke&lt;br /&gt;bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat kepercayaan dilevelnya yang tertinggi akan memberikan kekuatan ekstra&lt;br /&gt;pada saat tidak terduga dalam menerobos semua kesulitan dan tantangan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat kepercayaan dilevelnya yang tertinggi akan memampukan siapapun untuk&lt;br /&gt;sanggup bertahan terhadap semua tekanan dan kesulitan hebat yang menimpa, walau&lt;br /&gt;mungkin cobaan itu berlangsung lama dan panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat kepercayaan dilevelnya yang tertinggi selalu memunculkan&lt;br /&gt;pengharapan pengharapan baru, visi visi segar dan mimpi mimpi besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat kepercayaan dilevelnya yang tertinggi akan membuat orang orang yang&lt;br /&gt;menyertai disekeliling kamu atau siapapun juga terhibur dan memperoleh kekuatan&lt;br /&gt;baru dari waktu ke waktu, saat sulit maupun senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat kepercayaan dilevelnya yang tertinggi sanggup meruntuhkan tembok tembok&lt;br /&gt;penghalang seberapapun tebalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kepercayaan yang sangat kuat, gunung gunung masalahpun bisa di rubah&lt;br /&gt;menjadi gunung gunung kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan kamu yang begitu kokoh, bisa menginspirasi /&lt;br /&gt;meng-impartasi begitu banyak orang dalam organisasi kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan yang teguh berkorelasi positif terhadap pertumbuhan atmosfir&lt;br /&gt;organisasi dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan besar memunculkan kekuatan, baik kekuatan extra maupun kekuatan&lt;br /&gt;tidak terduga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan kuat melepaskan energi tersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya adalah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan itu MENUMBUHKAN, sementara kekuatiran / ketakutan / keraguan&lt;br /&gt;sifatnya membunuh dan merusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tambahkan, mereka yang memiliki kepercayaan tidak tergoyahkan, akan bisa&lt;br /&gt;menghemat ratusan juta biaya pelatihan motivasi karena&lt;br /&gt;toh pelatihan motivasi itu ujung ujungnya juga bertujuan membuat pendengarnya&lt;br /&gt;menjadi percaya akan diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid; apakah kepercayaan itu bisa membuat kita tidak rasional terhadap hitung&lt;br /&gt;hitungan bisnis dan mengabaikan factor factor logis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Jangan salah mengerti…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan tentu saja berjalan dengan akal sehat dan tidak&lt;br /&gt;bertentangan dengan logika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang saya coba sampaikan adalah kepercayaan yang kuat menimbulkan kemauan&lt;br /&gt;untuk memecahkan masalah, sebesar apapun dan sebanyak&lt;br /&gt;apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemauan yang kuat adalah pedang yang tajam yang bisa&lt;br /&gt;memotong dan menerabas belantara penghalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemauan untuk terus bertumbuh dari waktu ke waktu bisa mempengaruhi&lt;br /&gt;hitung hitungan bisnis, man.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemauan untuk bisa terus memecahkan masalah bisa secara positif mengatasi factor&lt;br /&gt;factor logis yang pada awalnya kurang berpihak menjadi sangat mendukung kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid; Mentor, saya masih punya kesulitan untuk percaya bahwa sekedar&lt;br /&gt;kepercayaan yang kuat bahwa saya akan kaya bisa sebegitu hebat dampaknya dalam&lt;br /&gt;menyelesaikan masalah masalah disepanjang perjalanan bisnis saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Nah untuk ini makanya kita perlu masuk ke prinsip kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa prinsip berikutnya yang menyertai prinsip pertama dari karya keselamatan&lt;br /&gt;Yesus yang juga kita pelajari di kotbah minggu lalu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid; Bertindak sesuai iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Persis….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip pertama datang berpasangan dengan prinsip kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bisa dipisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu meng-imani bahwa kamu akan kaya, maka kamu pun harus bertindak&lt;br /&gt;seperti iman kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca buku buku tentang kaya atau yang berhubungan dengan kaya, mempelajari&lt;br /&gt;pola pola modern dalam membangun kekayaan hanya sedikit dari tindakan iman kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan iman (menjadi kaya) lainnya misalnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAmu harus melangkah seperti layaknya orang orang kaya sejati melangkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu harus membuat keputusan seperti layaknya orang orang kaya sejati membuat&lt;br /&gt;keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkepribadian seperti layaknya orang orang kaya sejati berkepribadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertingkah laku seperti layaknya orang orang kaya sejati bertingkah laku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki kebiasaan seperti layaknya kebiasaan orang orang kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memandang setiap persoalan seperti orang orang kaya sejati&lt;br /&gt;memandang setiap persoalan mereka.&lt;br /&gt;Tabah dalam perjuangan seperti layaknya orang orang kaya sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cakap dalam keuangan seperti layaknya orang orang kaya sejati cakap dalam&lt;br /&gt;mengelola keuangannya mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertumbuh dalam kapasitas dari waktu ke waktu seperti layaknya orang orang kaya&lt;br /&gt;sejati melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan melakukan hal hal positif dan baik seperti layaknya orang orang kaya sejati&lt;br /&gt;melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar tahu dan memahami prilaku serta sifat sifatnya orang kaya tidak akan&lt;br /&gt;pernah membawa kamu menuju kekayaan tanpa disertai langkah&lt;br /&gt;iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar belajar dari guru yang sama yang mengajari para orang orang kaya&lt;br /&gt;tersebut tidak akan pernah membawa kamu menuju kekayaan tanpa&lt;br /&gt;disertai langkah iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar bersekolah di universitas yang sama serta mencapai nilai sama baiknya&lt;br /&gt;dengan orang orang kaya tidak akan membawa kamu menuju kekayaan tanpa disetai&lt;br /&gt;langkah iman, malah yang lucunya, seringkali para orang orang kaya tersebut&lt;br /&gt;nilai akademiknya hanya rata rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar pengetahuan tanpa langkah iman hanya menjadikan kita&lt;br /&gt;tidak ubahnya seperti para teoritikus dan akademisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visi besar tanpa langkah iman hanya membuat kita kelihatan sebagai pemimpi&lt;br /&gt;belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman untuk menjadi kaya tanpa disertai langkah (kaya) iman hanyalah perbuatan&lt;br /&gt;yang hakekatnya mati dan sia sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu orang besar dunia selain warren buffet yang mempraktekkan&lt;br /&gt;konsep percaya + melangkah berdasarkan iman adalah pecatur legendaris dunia yang&lt;br /&gt;juga mantan juara dunia catur bernama BOBBY FISCHER yang digambarkan melalui&lt;br /&gt;ucapannya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I prepare myself well. I know what I can do before I go in. I'm always&lt;br /&gt;confident.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapannya diatas bukan sekedar kepercayaan penuh semata,melainkan dikombinasikan&lt;br /&gt;dengan tindakannya yang nyata atau kita sebut langkah&lt;br /&gt;iman yaitu PERSIAPAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk bidang apa yang di tekuni dan di-imani nya ini,bobby fischer dikenal&lt;br /&gt;sebagai seorang pecatur yang tidak pernah menyerah dalam&lt;br /&gt;posisi terjepit sekalipun dan ditakuti lawan lawannya karena hampir selalu bisa&lt;br /&gt;keluar dari tekanan posisi catur sulit dengan kejutan kejutan hebat dan&lt;br /&gt;luarbiasa yang tidak diduga-duga oleh siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan diatas factor factor istimewa ini dia membangun reputasi&lt;br /&gt;legendarisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid; Boleh saya tanya satu pertenyaan ‘nyeleneh’ mentor?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Silahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid: Kenapa mentor belum kaya raya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; (laughing)…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan terbesar saya bukan disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan terbesar saya adalah dengan menulis dan mengajar, suatu saat ada&lt;br /&gt;begitu banyak anak Indonesia dicerahkan pemahaman bisnis nya dan dengan&lt;br /&gt;pengetahuan dan pemahaman baru, mereka bisa membangun&lt;br /&gt;bisnis dan hidup mereka secara mandiri, bermartabat tinggi, bisa memandang orang&lt;br /&gt;orang sekelilingnya dengan kepala tegak dan sejajar, serta berkontribusi dalam&lt;br /&gt;penciptaan generasi generasi unggul untuk masa yang sangat jauh dan masing&lt;br /&gt;masing dari mereka bisa berdampak begitu luas terhadap komunitasnya&lt;br /&gt;masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, young man, kepercayaan akhir kita memang berbeda,hanya saja setidaknya&lt;br /&gt;sekarang kita lebih bisa mengerti sebuah kebenaran bahwa&lt;br /&gt;kepercayaan (iman) yang begitu kuat, sanggup menggerakkan dunia ini dan memang&lt;br /&gt;kebenaran lainnya adalah, hal hal besar didunia ini pada awal mulanya justru&lt;br /&gt;digerakkan hanya oleh segelintir saja orang orang istimewa dengan kepercayaan&lt;br /&gt;yang istimewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya percaya kamupun adalah pribadi yang istimewa yang sanggup menggerakkan&lt;br /&gt;dunia ini dengan kepercayaan istimewa kamu, sejauh kamu&lt;br /&gt;tidak menyisakan ruang sekecil apapun di pemikiran kamu untuk menjadi ragu ragu,&lt;br /&gt;takut dan bimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melangkahlah dengan kepercayaan penuh anak muda, maka kamu akan beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberkati dan melindungi setiap pejuang yang bertekun&lt;br /&gt;dalam merintis jalan hidupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt;Managing Director of&lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&amp; FUTURE English (Satu-satunya&lt;br /&gt;kursus bahasa inggris bergaransi IELTS 6.5 / TOEFL 580 dengan angka keberhasilan&lt;br /&gt;100%)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-2647645858928951070?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/2647645858928951070/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=2647645858928951070&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/2647645858928951070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/2647645858928951070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/iman-yang-menjadikan-kaya.html' title='Iman yang menjadikan KAYA'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-5713169322345499697</id><published>2008-10-04T05:38:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T05:39:23.717-07:00</updated><title type='text'>SKILL MEMECAHKAN BERBAGAI MASALAH</title><content type='html'>Dalam acara kumpul kumpul yang merupakan kegiatan tidak resmi dari acara mentoring, seorang siswa bertanya pada mentor;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Student; Mentor , saya mengamati ada fenomena menarik disekeliling saya. Ada banyak orang yang sudah bekerja selama puluhan tahun sama orang lain tetapi pada saat dia buka usahanya sendiri dia gagal, tetapi ada banyak orang yang baru bekerja kurang dari 5 tahun, mendapat sukses besar begitu memulai usahanya sendiri dan meluncur seperti roket?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Ya, sayapun sudah merenungkan hal itu lama sekali. Bahkan disekeliling saya sendiripun, saya mendapati ada banyak orang yang bahkan samasekali tidak pernah kerja professional sedikitpun, ternyata mampu membangun bisnis mula mulanya dengan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut perenungan saya, selalu ada begitu banyak factor yang mempengaruhi sebuah peristiwa, tetapi kali ini saya hanya akan berbicara hal utamanya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hal utamanya adalah kemampuan memecahkan berbagai masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan bisnis jenis apapun selalu terdiri atas ribuan masalah kecil dan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci menjadi seorang pebisnis sukses sekali lagi bukan karena uangnya yang banyak atau sekolahnya yang tinggi, tetapi karena kemampuannya memecahkan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak ada gunanya kamu sekolah tinggi tinggi atau bekerja puluhan tahun pada orang lain bila kamu selama sekolah tersebut dan selama puluhan tahun masa bekerja itu tidak cukup belajar proses memecahkan masalah apapun dan tidak cukup banyak mengembangkan kreatifitas dan cukup bertumbuh dalam memecahkan masalah baik besar maupun kecil di area yang berbeda beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Area area masalah sendiri ada begitu banyak, misalnya masalah dimodal kerja, masalah di kepegawaian, masalah di produktifitas, masalah di pemasaran, masalah di hubungan sesama dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam tiap area itu sendiri masih terdiri dari ribuan masalahnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita ambil contoh kecil,misalnya area modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asumsikan kamu ingin memulai sebuah bisnis yang modal awalnya 10 juta, tetapi kamu nggak punya uang sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah pada titik ini masalah sudah dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAlau kamu pada dasarnya nggak punya cukup kreatifitas dalam memecahkan masalah ini, maka lupakanlah keinginan/visi/cita cita kamu menghasilkan untung 1 milyar/tahun seperti yang selalu kamu katakan pada saya selalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KArena kalau mengumpulkan modal awal yang cuma 10 juta saja kamu kesulitan, maka bagaimana mungkin kamu bisa memecahkan masalah untuk bisa menciptakan dan menumbuhkan organisasi yang bisa menghasilkan keuntungan 1 milyar /thn?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalau mencari jalan untuk mengumpulkan modal 10 juta saja yang masih merupakan masalah kecil kamu sudah kelimpungan, maka bagaimana kamu bisa memecahkan ribuan masalah kecil dan besar yang akan menghantam kamu disepanjang perjalanan bisnis kamu diberbagai area ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa contoh kecil lainnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana seseorang bisa memimpikan akan memimpin ribuan pengikut bila dia memimpin dirinya sendiri masih gagal dan tidak kunjung dapat menyelesaikan masalah ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana seorang akan mampu melipatgandakan uang uang besar bila ia sendiri ternyata tidak bisa memecahkan masalah dalam melipatgandakan uang uang kecil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana seorang meng claim dirinya mempunyai cukup kreatifitas untuk merintis bisnisnya sendiri, wong kerja saja posisi nya nggak pernah naik naik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana seorang berani mendeclare dirinya punya kecakapan memecahkan berbagai masalah bila selama bekerja saja dia tergantung sekali akan nasihat pimpinannya setiap kali dia hadapi masalah sulit tanpa punya keberanian dan inisiatif untuk membereskannya sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kamu bisa menangkap keseluruhan point yang saya coba sampaikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid; Jelas sekali mentor, sebening kristal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira kira, cara apa yang sebaiknya harus saya lakukan untuk menumbuhkan proses kreatifitas saya dalam memecahkan masalah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Nasihat singkat saja, selalu ambil tanggung jawab lebih besar dalam hal apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pekerjaan, pelayanan, kegiatan social dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar, makin banyak tanggung jawab, berarti makin banyak beban, tetapi itu juga berarti kamu akan makin banyak belajar, makin kreatif dan makin bertumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran saya, jangan pernah hindari tanggung jawab, dan jangan pernah tidak menyelesaikan tanggung jawab itu dengan tuntas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jangan pernah anggap tanggung jawab sebagai beban menakutkan, justru anggaplah itu sebagai berkat dan kesempatan dalam mempromosikan kapasitas pribadi kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggap itu sebagai jam terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid; Terimakasih mentor, satu permohonan kecil, bisakah mentor kasih nasihat bagaimana sebetulnya cara mengumpulkan modal 10 juta dengan efektif dan dalam waktu yang sesingkat singkatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar para pembaca bisa dapat sedikit pencerahan dalam hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Masih ingat pertanyaan kamu diatas? Kenapa ada orang sudah puluhan tahun kerja dibawah orang lain tapi gagal membangun bisnisnya sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KArena walaupun begitu lama dia bekerja, dia tetap masih gagal dalam menumbuhkan skill memecahkan masalahnya sampai pada level yang dibutuhkan oleh tiap tiap pebisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kalau saya kasih tahu bagaimana caranya mengumpulkan modal 10 juta dengan cara yang sesingkat singkatnya ala saya, itu berarti orang yang meniru cara saya adalah tidak beda dengan si orang diatas dengan pengalaman puluhan tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dia sama sekali tidak pernah cukup cakap untuk bertumbuh dalam memecahkan masalah bisnis apapun dan sebaiknya orang yang sama sekali tidak punya kemampuan memecahkan berbagai bagai rupa masalah, jangan pernah terjun kedunia usaha karena berapapun banyaknya modal awalnya, semua itu akan terbakar habis tanpa bekas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah muridku, saya tidak bermaksud kasar dengan statement keras diatas, hanyalah kamu harus ingat satu prinsip turunan dari prinsip di alkitab, yaitu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan keras baik dan berguna bagi tubuhmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengajaran keras baik dan berguna bagi jiwamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberkati dan melindungi setiap pejuang yang bertekun dalam&lt;br /&gt;merintis jalan hidupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Managing Director of&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUTURE English (Satu-satunya kursus bahasa inggris bergaransi IELTS 6.5 / TOEFL 580 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-5713169322345499697?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/5713169322345499697/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=5713169322345499697&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5713169322345499697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5713169322345499697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/skill-memecahkan-berbagai-masalah.html' title='SKILL MEMECAHKAN BERBAGAI MASALAH'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-3208317984521358795</id><published>2008-10-04T05:36:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T05:38:18.295-07:00</updated><title type='text'>Mengejar vs Dikejar uang</title><content type='html'>Seorang anak muda datang ke mentornya dan bertanya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda ; mentor, bisakah mentor berikan satu rahasia bisnis penting dan mendasar untuk bisa jadi pegangan saya sebelum saya memulai bisnis pertama dan mencegah bisnis pertama saya gagal seperti terjadi pada banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor ; Alkitab memberikan satu prinsip sederhana yang sangat penting untuk bisa kamu jadikan pegangan sebagai pemula bisnis yaitu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu ingin diberkati, mulailah memberkati terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu ingin diberkati secara melimpah limpah,maka berkatilah orang lain terlebih dahulu secara melimpah-limpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda; Mentor , kalau cuma prinsip yang itu sih, saya juga sudah dengar dari sejak kecil…itu sih sudah bukan rahasia lagi untuk saya…yang coba saya cari adalah yang orang lain nggak banyak yang tahu….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Kamu pernah baca buku komik bela diri judulnya kenji nggak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda; ada ada aja nih mentor, aku sih sudah baca hamper semua komik komik bagus, termasuk kenji, memangnya ada pelajaran bisnis apa dari sana ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; dalam ilmu beladiri, misalnya pukulan pukulan rahasia yang mengandung tenaga berlipat ganda dengan daya hancur yang luarbiasa bukanlah jenis pukulan yang yang kelihatan luarbiasa atau suatu jenis pukulan dengan mengerahkan tenaga yang melampaui kekuatan orang biasa atau bahkan suatu jenis pukulan yang aneh aneh dan tidak diketahui oleh orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kungfu, seorang anak kecil pun bisa memukul sebuah pukulan yang luarbiasa dibanding dengan orang dewasa dan jauh lebih besar badannya bukan karena dia lebih kuat, melainkan karena mengerti dan memahami lebih baik apa yang dimaksud pukulan luarbiasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukulan luarbiasa secara bentuk tidak ada bedanya sama sekali dengan pukulan biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pengetahuan dan pemahaman lah yang berbeda yang membuat sebuah pukulan biasa menjadi luarbiasa. Sangat sederhana bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau contoh lain, ingat khan waktu kita sama sama nonton film kungfu panda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di film itu ada bagian yang memperlihatkan bahwa kertas jurus rahasia yang tadinya disembunyikan mati matian oleh sang guru dan berisi pengetahuan tertinggi dalam ilmu kungfu di film itu ternyata hanyalah sebuah kertas gulungan yang sama sekali kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang panda akhirnya bisa menjadi master kungfu tertinggi di film itu mengalahkan sang musuh hanya karena akhirnya dia memahami lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sama seperti prinsip diatas, mungkin saja kamu sudah sering dengar, bahkan sejak kecil nggak asing dengan prinsip ini, hanya saja pertanyaannya, sudahkah kamu memahami prinsip ini dengan benar benar baik terutama dalam kaitannya dengan bisnis mula mula kamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya beritahu, saya bertemu dengan begitu banyak teman teman yang bisnisnya gagal berantakan dan juga pada saat yang sama tidak asing dengan prinsip diatas, lalu kenapa mereka bisa gagal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu alasan penjelasnya adalah, mereka tidak memahami prinsip ini dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kalau mereka pun memahami, mereka tidak benar benar meng-eksekusi prinsip penting ini dengan sungguh sungguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda; Ok mentor, mari asumsikan prinsip ini benar benar penting ke bisnis, tolong beritahu saya bagaimana penjabaran prinsip yang hampir semua orang termasuk saya pikir hanyalah merupakan sebuah prinsip rohani menjadi sebuah prinsip bisnis yang sama pentingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Saya ulang lagi prinsipnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu ingin diberkati, mulailah memberkati terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu ingin diberkati secara melimpah limpah,maka berkatilah orang lain terlebih dahulu secara melimpah-limpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kamu memulai bisnis, ada baiknya kamu meng-identifikasika n terlebih dahulu bagaimana cara kamu dan dibidang apa kamu akan memberkati orang yang akan berhubungan dengan kamu. Mari kita persempit pembicaraan ini dengan bicara pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu bisa dan seharusnya memberkati keuangan-nya pelanggan kamu dengan cara menjual barang atau jasa lebih murah dari pesaing pesaing kamu, walau untuk itu berarti kamu harus bekerja lebih keras, meng-efisienkan operasi kamu dan meng efektifkan gerakan gerakan organisasi kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu bisa dan seharusnya memberkati pelanggan pelanggan kamu dengan menjamin kedamaian berpikir mereka yaitu dengan cara memberikan barang atau jasa di kualitas nya yang tertinggi bukan dengan kualitas sembarangan/ murahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga dengan memberikan jaminan (garansi)lebih lama dan lebih baik dari pesaing pesaing kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau mungkin untuk bisa menciptakan situasi ini berarti kamu harus lebih ber-susah payah dalam menjalankan bisnis kamu karena kamu harus extra teliti, dan ekstra kerja, tetapi bila itu memang akhirnya akan bisa memberkati pelanggan pelanggan kamu dalam hal kedamaian cara berpikir, maka selayaknya lah kamu kerjakan hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu bisa dan seharusnya memberkati pelanggan pelanggan kamu di kenyamanan dan kepuasan dalam bertransaksi dengan cara memastikan bahwa berhubungan bisnis dengan kamu dan organisasi kamu bukan sekedar mendapatkan harga murah dan kualitas terbaik tetapi juga hubungan yang erat layaknya seorang sahabat dan ketulusan dalam pelayanan disemua aspeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau untuk ini berarti kamu harus extra hati hati dalam merekrut dan mempekerjakan orang yang tepat serta membimbing para pegawai kamu dengan persiapan yang jauh lebih makan waktu dan biaya, tetapi bila niat kamu untuk bisa memberkati pelanggan kamu tercapai, maka sebaiknyalah kamu juga lakukan hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu bisa dan seharusnya memberkati pelanggan kamu agar mereka mendapatkan pengalaman bertransaksi yang tidak akan terlupakan mungkin dengan cara memberikan kejutan kejutan kecil menyenangkan seperti memberikan bonus bonus / hadiah hadiah kecil yang tidak terduga dan sifatnya kejutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau mungkin hal ini akan memakan biaya lebih banyak dari pada tidak memberikan bonus/hadiah, tapi bila ini bisa membuat kamu bisa mencapai tujuan kamu,maka sebaiknyalah kamu lakukan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seterusnya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat lagi ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu ingin diberkati secara melimpah limpah,maka berkatilah orang lain terlebih dahulu secara melimpah-limpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau kamu cuma mau memberkati pelanggan kamu di 4 area diatas, hasil akhirnya akan beda bila kamu memutuskan untuk memberkati pelanggan kamu di 15 area yang berbeda beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda; Saya mengerti dan jelas sekali bahwa konsep ini sangat bagus dan berguna mencegah kegagalan dalam bisnis mula mula saya, hanya saja ada satu hal yang menggantung dalam benak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah konsep ini sama persis dengan konsep differentiate ala hermawan kertawijaya atau jack trout yang sudah dipublikasikan secara agresif?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana kita memang harus memiliki keunggulan dibanding pesaing untuk bisa tetap hidup dalam persaingan keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; apa yang alkitab coba ajarkan punya perbedaan dengan hal itu, walau kelihatan mirip. Ini bukan sekedar permainan bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahamannya beda jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam konsep memberkati, uang bukanlah tujuan utamanya. Uang hanya merupakan sebuah bonus menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan utama adalah pelayanan terhadap sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam pelayanan terhadap sesama berdasarkan alkitab, motif bukan lagi sekedar hanya untuk menjadi kaya tetapi lebih ke melayani sesama karena kita ingin melayani Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalau nanti kamu bisa kaya karena mempraktekkan hal ini, maka itu adalah bonus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang memberikan harga murah karena sekedar ingin punya keunggulan bisnis terhadap pesaingnya berbeda makna dan berbeda esensi dengan mereka yang memberikan harga murah karena ingin melayani sesama dan ingin memberkati pelanggannya serta karena dilandasi motif melayani Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini seperti ilustrasi diatas, yaitu pukulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukulan biasa dan pukulan luarbiasa secara sederhana kelihatan sama saja bentuknya, tetapi karena pemahamannya beda maka menghasilkan efek yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang orang sekuler seperti jack trout tuliskan dalam bukunya yang berjudul "differentiate or die" itu hanya cara dalam mengejar uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apa yang alkitab ajarkan melalui prinsip prinsipnya adalah bagaimana cara agar yang uang yang justru mengejar-ngejar kamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa lupa sih sama kotbah minggu lalu nya om jonathan pattiasina soal ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak muda; sebentar sebentar mentor, saya masih nggak bisa menangkap 100% bagaimana beda jelasnya dari satu tindakan yang sama tetapi beda motif dan pemahaman sehingga bisa end up dengan hasil akhir yang berbeda yaitu mengejar uang dan dikejar uang……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor; Balik ke masalah pukulan bela diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak mungkin memang bisa 100% mengerti pukulan biasa dan pukulan luarbiasa tanpa mencoba kedua dua nya terlebih dahulu dan hanya sekedar bermodalkan pemahaman semata…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau contoh lain, kamu khan sekarang kerja part time sebagai pelayan restaurant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah bila kamu mengerjakan sesuatu extra di luar job description kamu demi menyenangkan boss akan berbeda hasil akhirnya bila kamu mengerjakan hal hal extra demi pelayanan sesama dan demi pelayanan kamu terhadap Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan demi hanya menyenangkan segelintir orang bisa munafik, tetapi pelayanan demi sesama dan demi Tuhan tidak bisa munafik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan percayalah, perbedaan hasil akhirnya akan sangat jauh, seperti langit dan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi saya ingatkan bahwa ada beda yang jauh antara mengejar uang dan dikejar uang, young man.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran saya, mulai saja bisnis mula mula kamu dan kita hanya bicara hal yang sama ini sesudah kamu benar benar menjalankan bisnis kamu, memperoleh cukup waktu untuk merenungkan kekayaan prinsip ini serta secara nyata sudah menguji kedua sisi dari `pukulan' ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberkati dan melindungi setiap pejuang yang bertekun dalam&lt;br /&gt;merintis jalan hidupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Managing Director of&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUTURE English (Satu-satunya kursus bahasa inggris bergaransi IELTS 6.5 / TOEFL 580 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-3208317984521358795?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/3208317984521358795/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=3208317984521358795&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/3208317984521358795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/3208317984521358795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/mengejar-vs-dikejar-uang.html' title='Mengejar vs Dikejar uang'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-1350936064251629662</id><published>2008-10-04T05:34:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T05:36:49.898-07:00</updated><title type='text'>Bidang bidang yang menjadikan kaya (2)</title><content type='html'>Bidang bidang yang menjadikan kaya (bagian ke dua)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu waktu dimasa lalu, saya juga pernah terlibat pembicaraan ringan tentang uang dan bisnis dengan seorang client lama, sebut saja namanya adelina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percakapan berikut ini sudah saya sadur dalam bahasa saya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adelina; Wish, bidang apa sih yang bisa benar benar bikin gue kaya raya dan bisa gue tekuni dari sekarang since gue bakal lulus master dalam satu semester kedepan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu; adelina, gue nggak ada bayangan seberapa dalam pertanyaan elo ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau cuma mau jawab secara sederhana, gue anjurin lagi elo baca tulisan gue yang judulnya Bidang bidang yang menjadikan kaya yang pernah gue forward dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adelina; iya gue pernah baca artikel itu….tapi pertanyaan gue lebih dalam lagi. Tulisan elo yang lalu itu hanya bicara mengenai bagaimana menjadi kaya, dan yang gue ingin dengar pendapat elo adalah, apakah elo ada ide bagaimana agar gue bisa sangat kaya, bukan hanya sekedar kaya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu; wow….nggak banyak ada anak seumuran elo yang nanya hal hal begini an, setidaknya itu dari pengalaman gue pribadi. Berapa umur elo sekarang Adeline?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adeline; Tahun ini umur gue 22 tahun. Tapi gue rasa pertanyaan elo nggak relevan dengan pertanyaan awal gue…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu; well, sebetulnya jawaban itu bisa iya dan tidak..tapi ok lah, mari kita bahas soal pertanyaan awal elo saja untuk bisa menjadi sangat sangat kaya, bukan sekedar kaya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah bila nanti gue utarakan pendapat gue soal ini, gue harus tegaskan dari awal sekali bahwa itu bukan berarti gue sudah sangat kaya, hanya saja gue ingin sharingkan apa yang salah seorang mentor gue pernah ajarin gue ketika gue juga tanya hal yang hampir mirip dengan pertanyaan elo sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentor gue pernah bilang satu statement yang nggak akan bisa gue lupakan sampai kapanpun, yaitu; Wishnu, kalau elo ingin sekedar kaya, kuasai saja salah satu keahlian praktis dengan benar benar tajam. Misalnya; kalau elo ingin kaya dari makanan,maka kuasai keahlian salah satu bidang makanan itu dengan benar benar tajam. Maka dijamin elo akan bisa kaya dari bidang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau elo ingin kaya dari pertanian, maka kuasai lah salah satu bidang bidang itu dengan begitu rupa dan begitu tajamnya, maka kalau cuma mau kaya saja bukan perkara sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ini berlanjut terus nggak ada habisnya, karena premis dasarnya adalah; nggak ada bidang yang tidak bisa bikin elo kaya, bila elo benar benar kuasai bidang itu dengan begitu tajamnya dan elo kembangkan pada skala tertentu….itu persis seperti inti tulisan gue yang berjudul bidang bidang bisnis yang menjadikan kaya bagian pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau elo mau benar benar kaya….bahkan mau menjadi super kaya,maka kuasailah bidang satu ini dengan sangat hebat, yaitu; Kuasailah keahlian tentang manusia dan semua aspek yang terlibat didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bidang yang bisa bikin elo menjadi sangat-sangat kaya suatu saat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adeline; gue beneran nggak ngerti apa yang elo maksudkan wish.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah elo bilang gue harus sekolah lagi soal kejiwaan manusia seperti jurusan psikologi dan semacamnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu; bukan itu…tetapi jauh lebih praktis dan lebih powerful serta yang lebih bisa di implementasikan secara nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau menurut prinsip yang dituliskan oleh TAO ZHU GONG, seorang yang sangat kaya di jaman china kuno, penguasaan tentang ilmu manusia terdiri atas 3 hal yang sangat sederhana yaitu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Kemampuan mengenali manusia&lt;br /&gt;   2. Kemampuan memperlakukan manusia&lt;br /&gt;   3. Kemampuan menempatkan manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 3 hal sederhana ini, pengembangan dan penjelasannya bisa sangat tidak terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adeline; Wishnu,ini bukannya skill dasarnya seorang manager seperti yang kita sama sama pelajari dalam ilmu management?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu; Apa yang gue coba beritahu adalah sesuatu yang jauh lebih dalam dari sekedar skill manager. Ini adalah skill nya orang orang super kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue kasih contoh; ada ribuan peluang bisnis di indo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya; baru baru ini telah ditemukan singkong unggulan yang produktivitasnya gila gila an. Biasanya per hektar, singkong hanya menghasilkan 20 – 40 ton per hektar. Inipun sudah harus intensif cara pengelolaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ada singkong yang dikembangkan oleh sebuah pesantren di lampung yang bisa menghasilkan produksi antara 100 – 200 ton/hektar dengan pola intensif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa artinya; ini artinya elo bisa kaya hanya dengan bisnis bertanam singkong saja. Sesuatu yang dulunya disepelekan oleh siapapun, bahkan oleh banyak petani pun singkong seringkali hanya diperlakukan sebagai tanaman pagar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau elo bisa menghasilkan 100 ton saja per hektar, modal kerja elo yang Cuma sekitar 4 juta an per hektar, tetapi bisa mendapat hasilnya sekitar min 45 jutaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sekedar elo tahu aja, sewa lahan tidur sangat murah, cuma sekitar sejutaan pertahun…(tergantung lokasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, elo hitung aja secara matematika bila elo cuma main 10 hektar saja untuk permulaan berapa untung elo…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dibanding bunga bank normal, itu mah nggak ada apa apa nya man.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi kalau elo mainnya 100 hektar…dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang semua usaha ada permasalahannya, tetapi kalau cuma singkong sih banyak banget yang ngerti cara nanam nya maupun pemeliharaan serta pengelola-an nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya banyak orang kota model elo yang ragu ragu masuk ke bisnis ini karena satu hal; ketiada an orang yang bisa dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kebenarannya adalah, kalau salah percaya orang artinya uang elo hanya akan terbakar dan amblas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah tapi kalau elo ahli dimanusia;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedari awal sekali elo akan bisa tahu siapa yang karakternya jelek dan siapa yang karakternya bagus hanya dalam waktu singkat untuk elo pilih sebagai penanggung jawab project ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang bisa elo percayakan untuk kelola uang uang elo di projek projek bisnis lanjutan dan siapa yang tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang cukup  bertanggung jawab untuk menghandle visi visi besar elo dan siapa yang tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan skill sederhana lho…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah singkong ini cuma salah satu jenis peluang usaha, masih ada ribuan peluang usaha di indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah sederhana nya,kalau elo jago di skill manusia, elo nggak akan kesulitan masuk di begitu banyak bidang usaha yang berlainan sekalipun dan menikmati untung gila gila an, hanya dengan mempercayakannya pada orang yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bermimpi menjadi konglomerat pun bukan sekedar impian kosong bila elo memang kuasai ilmu manusia secara mumpuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adelina; wow,masa sih bisnis itu untungnya sebegitu besar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu; Kalau cuma mau untung 200 – 400 % pertahun sih, banyak banget usaha yang bisa menghasilkan return sebesar itu. Bahkan usaha yang bisa menghasilkan 1000 % pertahun pun nggak sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari bidang bidang pertanian, perkebunan, perikanan, dan segala bentuk jasa di ratusan area bisnis yang berbeda beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci nya adalah, apakah elo punya orang yang benar benar ahli dibidangnya nggak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ahli yang elo miliki nya cuma di level  tanggung, ya untungnya tanggung juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau orang yang elo miliki SUPER AHLI, maka untungnya pun akan super besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya adalah, begitu banyak orang ahli tapi karakter pribadinya meragukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah memilih dan mempercayai orang ahli dengan karakter pribadi yang meragukan akan sangat beresiko man, seperti berjudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalau elo benar benar ahli di manusia, maka elo bisa melawan semua pakem didunia bisnis. Pakem umum khan bunyinya adalah; hanya masuki bisnis yang berhubungan dengan keahlian inti, dan jangan masuki bisnis yang terlalu jauh dari core bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau elo memang betul betul jago di manusia, maka larangan memasuki bidang bidang bisnis yang berlawanan dari bisnis inti sekalipun bisa elo tabrak dan menghasilkan banyak uang dari sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis seperti apa yang dilakukan oleh Jack Welch yang merupakan CEO nya GE dulu pada saat menjelaskan kenapa mereka bisa masuki begitu banyak bidang bisnis yang aneh aneh dan sama sekali tidak berhubungan dengan bisnis induk dan tetap untung besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya sederhana; spesialisasi usaha kami bukan salah satu bisnis tertentu, tetapi spesialisasi kami adalah menghasilkan manajer manajer handal yang cakap untuk menekuni peluang bisnis apapun yang tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah core bisnis kami, yaitu bisnis manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik ke topik awal, bila kita punya keahlian hebat di manusia,maka bisnis kita bukan lagi satu bidang tertentu, tetapi bisnis kita adalah menemukan manusia manusia tepat untuk mengelola bisnis bisnis yang tepat serta menghasilkan untung besar dari tiap tiap area bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, bisnis orang orang yang ahli dalam manusia adalah membangun dan menumbuhkan pohon pohon uang yang berlainan secara konsisten dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu permasalahan penting adalah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali,banyak sekali orang punya ketakutan tersendiri untuk mempekerjakan orang yang lebih hebat dari diri nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya takut kalau orang-orang ahli ini berbalik menikam bisnis mereka suatu saat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sesuatu yang sangat wajar dialami oleh mereka yang kurang ahli dalam manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah disinilah keahlian akan manusia memegang peranan luarbiasa penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila elo ahli manusia, maka mempekerjakan orang yang jauh lebih hebat dari diri elo bukanlah masalah sama sekali karena elo bisa langsung mengetahui kalau karakter orang ini baik atau nggak sedari awal. Jadi elo nggak buang waktu, uang dan effort berharga elo untuk berinvestasi di banyak hal dan sifatnya jangka panjang dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kalaupun orang yang elo ambil ternyata masih menyimpan bibit jelek yaitu karakter busuk yang tersembunyi,maka sekali keahlian elo akan menusia akan memampukan elo untuk memperlakukannya dengan baik sehingga bibit karakter busuknya akan menghilang dan tidak pernah muncul lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidakkah elo bisa lihat kalau skill manusia adalah skill yang demikian powerful?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adelina; apalagi sih area yang dicover oleh skill manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu; beberapa dari begitu banyak area lainnya adalah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau elo baru merintis usaha, keahlian elo akan manusia membuat banyak orang akan membantu elo dengan tulus dan segenap hati mereka serta menolong setiap kali kesulitan menimpa elo bahkan tanpa diminta sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keahlian elo akan manusia akan memungkinkan elo menghemat begitu banyak waktu elo yang sangat berharga yang umumnya banyak sekali dibuang oleh orang orang yang tidak ahli dalam manusia dengan dealing dan berteman dengan orang orang berkarakter busuk dan tidak akan membawa kebaikan dan keuntungan apapun dimasa depan, bahkan cenderung merugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keahlian elo akan manusia memungkinkan orang orang yang elo miliki bersedia ‘mati’ untuk elo dan bisnis elo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keahlian elo akan manusia memungkinkan orang orang elo mengerahkan hal terbaik dalam dirinya untuk elo dan bisnis elo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keahlian elo akan manusia akan membuat bakat bakat terbaik diluar sana menggabungkan diri dengan elo dan berkontribusi nyata ke dalam organisasi yang elo pimpin walau skala bisnis elo belum begitu besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keahlian elo akan manusia memungkinkan elo mendapatkan dukungan maksimal dari semua orang baik dalam organisasi elo maupun dari luar organisasi pada saat saat tersulit didalam kehidupan bisnis elo sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keahlian elo akan manusia akan membuat orang orang terbaik elo tetap tinggal dan mendukung elo pada saat badai kehidupan menghantam elo dengan kerasnya, bukan malah lari meninggalkan dan membiarkan elo jatuh makin dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keahlian elo akan manusia membuat hambatan dalam perjalanan bisnis elo menjadi minim dan memungkinkan elo mencapai tujuan akhir elo lebih cepat dari siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan banyak keuntungan hebat lainnya yang dihasilkan hanya karena elo ahli dalam manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adelina; wow….jadi apa yang harus dilakukan untuk memiliki skill hebat itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu; itupun masih merupakan PR untuk gue. Menurut gue keahlian akan manusia bukanlah sebuah teknik melainkan sebuah seni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada begitu banyak buku yang elo bisa pelajari yang menulis tentang hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sampai pada tahap penguasaan yang mumpuni dan matang, hal ini tidak mugkin didapatkan dengan instant, melainkan melalui sebuah perjalanan waktu yang panjang dan melewati proses panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, alkitab yang sama sama kita pelajari memberikan satu clue bagaimana elo bisa memperlakukan orang dengan demikian baiknya sehingga elo bisa menikmati dukungan maksimal mereka. Bunyi nya adalah sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue benar benar percaya bila elo memperlakukan orang orang elo seperti elo memperlakukan diri elo sendiri, maka merekapun akan juga memperlakukan elo bukan hanya sekedar atasan atau boss, tetapi mereka juga akan melindungi dan mendukung elo seperti mereka melindungi dan mendukung diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena elo perlakukan diri mereka seperti diri elo sendiri,maka merekapun akan bersedia mati untuk kepentingan elo sebagaimana mereka rela mati demi kepentingan mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau elo perlakukan mereka seperti elo memperlakukan diri sendiri, maka mereka akan lihat kehidupan elo dan bisnis elo adalah seperti lihat kehidupan dan bisnis mereka sendiri, jadi mereka akan lakukan apapun untuk menjaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi secara sederhana, hukum tabur tuai berlaku juga dalam hal ini;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau elo menabur hubungan sekedar atasan-bawahan, maka elo akan menuai hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TApi kalau elo menabur hubungan persaudaraan yang tulus dalam mengelola orang orang elo, maka elo akan menuai hal yang persis sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau elo menabur hubungan di level nya yang tertinggi yaitu mengasihi mereka seperti elo mengasihi diri elo sendiri,maka elo juga akan menuai kualitas hubungan tertinggi yaitu mereka akan memperlakukan elo persis sama seperti mereka memperlakukan diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kesimpulan gue adalah; jangan pandang enteng pelajaran alkitab yang kita terima, karena ada begitu banyak hal-hal luarbiasa tersimpan didalamnya yang bisa di apply kedalam semua sendi kehidupan termasuk kehidupan bisnis elo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberkati dan melindungi setiap pejuang yang bertekun dalam&lt;br /&gt;merintis jalan hidupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Managing Director of&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FUTURE English (Satu-satunya kursus bahasa inggris bergaransi IELTS 6.5 / TOEFL 580 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-1350936064251629662?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/1350936064251629662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=1350936064251629662&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/1350936064251629662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/1350936064251629662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/bidang-bidang-yang-menjadikan-kaya-2.html' title='Bidang bidang yang menjadikan kaya (2)'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-4520567690537014081</id><published>2008-10-04T05:33:00.001-07:00</published><updated>2008-10-04T05:33:57.538-07:00</updated><title type='text'>Pelajaran dari amsal salomo bagian 13</title><content type='html'>Prinsip:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kekuatiran didalam hati&lt;br /&gt;Membungkukkan orang.                     &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Memelihara kekuatiran sama seperti halnya memelihara kebencian, keduanya menghabiskan begitu banyak energi positif yang berharga dari anda.&lt;br /&gt;Menumbuhkan pemikiran yang POSITIF sama seperti halnya menumbuhkan KASIH, keduanya justru menambahkan bukan mengambil.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;-wishnu-&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu saya berbicara di telephone dengan seorang teman lama yang beberapa tahun lebih muda dari saya dan berdomisili disalah satu kota di Sulawesi utara.&lt;br /&gt;Kita berbicara beberapa topik mengenai hal hal umum sampai pada topik mengenai prospek dunia usaha di Indonesia saat ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk area pembicaraan ini dia berpendapat kalau semua indikasi ekonomi memperlihatkan kalau bisnis-bisnis di Indonesia secara umum akan sangat menderita dalam jangka waktu yang lama.&lt;br /&gt;Mengingat dia adalah seorang yang intelek dan berwawasan luas, maka sayapun tidak menyanggah argument-nya dan fakta-fakta pendukung yang menyertai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di akhir semua argument tentang betapa ekonomi dan atmosfir bisnis Indonesia masih akan tetap stagnan (kalau tidak mau disebut memburuk), dia menambahkan itulah alasannya untuk tidak mau masuk kedunia bisnis saat ini apalagi ditambah kenyataan lain yang sangat krusial dimana dia tinggal dikota yang relatif sangat kecil dibandingkan Jakarta, dimana perputaran uang terhitung sangatlah kecil.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya tidak bisa mengomentari langsung semua pendapatnya secara frontal karena beberapa alasan pribadi, hanya saja saya mencoba membawa pendapat dari perspektif yang berbeda menurut apa yang saya lihat, rasa, alami dan simpulkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut saya, tidak salah untuk berpendapat bahwa ekonomi kita stagnan dan semua indikator memperlihatkan kita masih akan terus bergumul dengan situasi ini untuk jangka waktu yang lama (walau ada pejabat tinggi negara yang bilang bahwa kemajuan kemajuan berarti sudah dicapai dan di claim sebagai keberhasilan pemerintahannya dan dalam beberapa tahun kedepan, bahkan Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu raksasa ekonomi dunia), hanya saja saya mencoba untuk tetap positif dalam memandangnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya berkata pada teman ini, menurut saya semua kesulitan ini sifatnya hanyalah sementara, dan dibanding kita memandangnya sebagai masa sulit, ada baiknya kita memandang ini sebagai masa persiapan dan fase penyaringan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Masa persiapan artinya saat saat dimana kita sedang mempersiapkan diri untuk menyambut sesuatu yang besar yang akan terjadi.&lt;br /&gt;Masa dimana kita sedang mempersiapkan semua pondasi pondasi bisnis kita, membangun jam terbang pribadi dan belajar menutupi semua kelemahan-kelemahan yang ada pada diri kita.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena menurut pendapat saya, pada saatnya nanti, keadaan dimana ekonomi Indonesia sudah pulih normal, maka mereka yang paling menikmati situasi itu adalah mereka yang sudah settle di pasar maupun di mata konsumen, setiap pemain baru yang memutuskan ingin ikut bermain didalamnya pastilah butuh beberapa waktu terlebih dahulu sebelum mereka akhirnya mampu memiliki pegangan yang stabil dalam ekonomi masa depan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi mereka yang sudah berinvestasi dimasa masa sulit ini dalam membangun pijakan (penguasaan medan &amp; pengetahuan yang utuh tentang industri yang ditekuni) maupun pegangan kokoh (basis konsumen yang setia dan bertumbuh) saya percaya akan menikmati panen-an pada saat Indonesia pulih.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam istilah balap motor disebut mencuri start (konotasi positif).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Fase penyaringan artinya pada masa masa sulit dan uang ketat ini sebetulnya adalah fase dimana pebisnis yang cakap maupun tidak cakap akan disaring dengan jarring jaring yang sangat rapat. Saya percaya mereka yang tidak cukup bagus akan tersingkir dengan alami dan mereka yang mampu bertumbuh dan membuktikan dirinya cakap dalam mengelola usaha yang Tuhan percayakan padanya, akan tetap survive.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di fase penyaringan ini juga akan bisa dilihat siapa-siapa yang punya mental menang dan siapa-siapa yang tidak. Karena misalnya dari sisi pelayanan saja, hari hari belakangan ini konsumen dengan tingkat margin yang tipis saja pasti menuntut pelayanan yang prima, saya percaya tidak semua pemain dipasar bisa menyesuaikan diri terhadap situasi extrem ini. Mereka yang gagal untuk menjadi efisien dan secara terus menerus memperbaiki diri maupun organisasi yang dikelolanya, akan mendapati dirinya terlempar dari gelanggang permainan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nah saya percaya sekali siapapun yang bisa membuktikan dirinya cakap, mempunyai cukup mental menang dan bisa survive dimasa sulit, maka pada saat tiba masa pemulihan ekonomi Indonesia, merekalah yang akan paling menikmati buah-buah persiapan mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk point dari teman saya dimana ia berasal dari kota yang relatif kecil dan memiliki perputaran uang yang jauh lebih sedikit dibandingkan Jakarta, saya berpendapat itu justru harus dipandang sebagai suatu kelebihan / keunggulan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalau kita mengamati siapa pemain pemain bisnis kuat dan stabil di Jakarta di sebagian besar industri, sebetulnya kita akan mendapati bahwa pebisnis di Jakarta di monopoli oleh pemain daerah.&lt;br /&gt;Entah itu dari Jawa, makassar, pelembang, bangka, belitung, lampung, medan, pontianak dan banyak kota kecil lainnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mengingat sulitnya menciptakan bisnis dan mengembangkan bisnis didaerah yang relatif terhitung sebagai pasar yang sangat kompetitif, dimana kadang ada konsumen yang demi menghemat Rp 100 saja rela kelilingi satu pasar untuk menemukan toko termurah, maka siapapun yang akhirnya bisa bertahan dan menang, berarti telah memperlihatkan mental menang yang sangat kuat dalam dirinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maka bila dia memutuskan untuk bertarung dalam skala yang lebih besar seperti di Jakarta, maka peluang menangnya sangatlah besar, mengingat Jakarta sebagai kota yang relatif lebih longgar dalam hal tingkat ke-kompetitif-an dibanding kota kota kecil Indonesia lainnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bukankah ada prinsip kebenaran kuno yang sangat relevan berbunyi:&lt;br /&gt;Siapa yang cakap dalam perkara kecil, maka pastilah ia cakap juga untuk perkara yang besar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagai penutup, pertama tama saya harus mengingatkan semua orang yang membaca tulisan ini agar jangan memandang tulisan ini sebagai dorongan untuk menerjuni dunia bisnis tanpa persiapan yang baik dan bersifat membabi-buta tanpa mengerti dengan jelas semua konsekuensi yang menyertainya, tapi tujuan tulisan ini dibuat agar hendaklah jangan sampai karena keKUATIRan yang berlebihan membuat kita akhirnya memutuskan untuk bersikap apatis, pasrah dan menyerah terhadap situasi saat ini, tapi biarlah kita tetap mampu untuk tetap positif dalam kondisi paling ekstrem sekali-pun dan terus mempersiapkan diri untuk memasuki masa pemulihan Indonesia yang PASTI akan terjadi baik cepat atau lambat sebagai pemain aktif, bukan hanya sebagai penonton setia dari luar panggung.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan memberkati setiap pejuang yang bertekun dalam panggilannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Managing Director of&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;FUTURE English (Satu-satunya kursus bahasa inggris bergaransi IELTS 6.5 / TOEFL 580 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-4520567690537014081?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/4520567690537014081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=4520567690537014081&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/4520567690537014081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/4520567690537014081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/pelajaran-dari-amsal-salomo-bagian-13.html' title='Pelajaran dari amsal salomo bagian 13'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-9139349614665034965</id><published>2008-10-04T05:31:00.002-07:00</published><updated>2008-12-12T20:07:06.125-08:00</updated><title type='text'>Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 12</title><content type='html'>Prinsip:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan&lt;br /&gt;siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum&lt;br /&gt;Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya,&lt;br /&gt;ada yang menghemat secara luarbiasa, namun selalu berkekurangan&lt;br /&gt;Orang yang baik hati akan diberkati,&lt;br /&gt;karena ia membagi rezekinya dengan si miskin.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya pernah punya beberapa pikiran liar dimasa lalu.&lt;br /&gt;Saya pernah bertanya-tanya dalam hati kenapa Tuhan membiarkan orang kaya menjadi makin kaya dan ada orang miskin yang menjadi makin miskin, juga ada pemikiran “ajaib” lain yang timbul yaitu, kenapa ada orang taat beragama tetapi tidak kaya tetapi ada orang yang tidak percaya agama dan Tuhan (yang kita percaya sebagai pemberi berkat), malahan kaya raya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bertahun tahun saya mempertanyakan hal ini sampai suatu saat ada satu kotbah di gereja yang menjelaskan fenomena ini. Kurang lebih bunyinya sebagai berikut;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan menciptakan alam semesta ini berikut hukum-hukumnya.&lt;br /&gt;Hukum hukum alam semesta ini berlaku untuk semua manusia tanpa kecuali, termasuk mereka yang beragama atau tidak, miskin atau kaya, tua atau muda dan laki laki atau perempuan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Manusia yang tidak beragama tetapi bila mereka mengerti dan konsisten menjalankan hukum hukum alam semesta maka mereka akan tetap bisa menerima segala efek positif dari tindakannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sementara mereka yang mengaku beragama bahkan sampai pada tataaran religius sekalipun, bila mereka mengerti tapi tidak melaksanakan hukum hukum alam semesta dengan benar, ya jangan harap menerima akibat baik dari tindakan yang tidak dilakukannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena pada dasarnya Tuhan mengasihi semua manusia dan tentu saja adil dalam perbuatannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beberapa contoh kecil hukum alam secara umum yang berbicara dalam kaitannya dengan kemakmuran dan keuangan misalnya; siapa yang rajin akan menikmati hasilnya yang baik, mereka yang bekerja keras akan makin beruntung hidupnya serta salah satu hukum alam yang terpenting adalah mereka yang sering menabur akan juga sering menuai, bahkan hasilnya bisa berlipat ganda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menabur disini bukan hanya berarti sekedar aktivitas seperti yang dilakukan oleh para petani yang menaburkan benihnya diladang, tetapi mempunyai arti yang lebih luas lagi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menabur disini berarti membagikan berkat yang sudah kita terima kepada mereka yang membutuhkan pertolongan disekeliling kita dan tidak hanya menyimpannya untuk kita atau keluarga atau kelompok kita sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mungkin saat ini kita ber-argue kalau posisi keuangan kita tidak cukup bagus, bahkan pendapatan yang kita hasilkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga, hanya saja itu tetap bukan alasan untuk kita tidak menolong orang susah, orang orang menderita dan orang orang miskin diluar sana, karena tindakan menabur bukanlah suatu tindakan pemborosan yang sia-sia melainkan bersifat investasi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mari saya kasih contoh kenapa ada orang orang yang miskin menjadi makin miskin sementara yang kaya menjadi makin kaya dalam kaitannya dengan berinvestasi terhadap orang orang lemah dan menderita kekurangan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menolong orang lain seringkali bukan ditentukan oleh berapa banyak keuangan kita, tetapi seberapa besar mental memberi dalam diri kita.&lt;br /&gt;Mental memberi menggambarkan hati yang kaya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kenapa banyak orang orang kaya kuat dalam memberi, itu semata mata bukan hanya karena mereka berkelebihan, itu karena mereka mengerti dengan baik bagaimana pertolongan yang mereka tabur akan dapat dinikmati kembali oleh mereka atau keturunannya yang berikutnya, baik dalam bentuk pertolongan pada saat mereka atau keturunannya sedang dalam kesulitan ataupun mereka atau keturunannya menjadi makin beruntung dalam semua yang mereka lakukan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Secara sederhana, mereka menabur karena mereka mengerti dengan baik bagaimana prinsip uang dan berkat bekerja dan semua kebenaran hukum tabur tuai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sementara ada orang orang yang karena kesulitan keuangan berpendapat bahwa mereka akan menolong bila keuangan mereka sudah longgar.&lt;br /&gt;Pemikiran ini bisa menjadi seperti lingkaran setan dalam siklus kehidupan.&lt;br /&gt;Pemikiran berbahaya ini bisa malah membuat kita makin terperosok ke dalam kesulitan yang lebih kompleks.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Persamaan analogi;&lt;br /&gt;ada seorang yang dalam posisi kesulitan keuangan yang berpendapat pendidikan itu mahal. Mungkin ia benar.&lt;br /&gt;Hanya saja bila karena kesulitan keuangannya  dia memutuskan untuk tidak berinvestasi dalam pendidikan dia sendiri maupun anak anaknya dan berpikir, kalau nanti saya banyak uang baru saya akan meng up-grade skill saya atau sekolahkan anak anak saya, maka tidak heran kalau dia dan generasi generasi dibawahnya malah makin terperosok didalam kesulitan hidup karena makin lemahnya daya saing dia maupun anak anaknya di area pendidikan dan keahlian di tengah persaingan dunia yang begitu keras dan berkembang demikian pesat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sama persis dengan menabur, makin kita kurangi (apapun alasannya), malah membuat kita makin sulit untuk keluar dari lingkaran kesulitan keuangan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi menabur bukanlah satu pilihan, itu adalah satu keharusan, apapun kondisi kita dan pada saat kita makin sulit, seharusnya kita menabur makin banyak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menabur / berinvestasi adalah pola pikir, tindakan dan kebiasaan yang dilakukan oleh orang orang kaya, makanya mereka yang ingin kaya, harus berpikir dan bertindak serta mempunyai kebiasaan sebagai layaknya orang kaya terlebih dahulu.&lt;br /&gt;Dan saya percaya ini sama seperti SUKSES, mereka yang mau sukses harus terlebih dahulu berpikir, bertindak dan memiliki kebiasaan seperti layaknya orang sukses.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi ada satu hal yang harus diketahui baik-baik pada saat kita menabur, karena bila motif kita salah yaitu karena ingin dipuji manusia lain, maka sebetulnya kita sudah menuai dini dari apa yang baru saja kita tabur.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagai penutup marilah kita merenungkan pola &amp; kebiasaan orang kaya didunia, seperti contoh kecil yang kita sudah sama sama tahu yaitu pemilik Microsoft dan dinasti Rockefeller, dimana mereka telah dan masih terus menabur dalam jumlah luarbiasa besar terhadap anak-anak di negara negara dunia ketiga, research research centre yang bertugas menemukan obat-obat untuk mengurangi angka kematian, kaum tunawisma, pendidikan bagi mereka yang miskin, makanan bagi mereka yang lapar dll.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tidakkah kita bertanya tanya dalam hati kenapa sampai pada hari ini mereka terus makin kaya dari hari kehari dan makin beruntung dalam setiap usaha yang mereka kerjakan dari waktu ke waktu?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan memberkati setiap pejuang yang bertekun dalam panggilannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Managing Director of&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;FUTURE English (Satu-satunya kursus bahasa inggris bergaransi IELTS 6.5 / TOEFL 580 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-9139349614665034965?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/9139349614665034965/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=9139349614665034965&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/9139349614665034965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/9139349614665034965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/pelajaran-bisnis-dari-amsal-salomo_311.html' title='Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 12'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-7322353118809556276</id><published>2008-10-04T05:31:00.001-07:00</published><updated>2008-10-04T05:31:31.656-07:00</updated><title type='text'>Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 11</title><content type='html'>(Tulisan dibawah ini didedikasikan untuk semua staff yang terlibat di department English kami yang sampai saat ini mampu menembus batasan psikologis kami yaitu menolong lebih dari 125 siswa yang mencapai IELTS / TOEFL MELAMPAUI angka yang kami janjikan dan merealisasikan pencapaian ratusan siswa lainnya seperti yang mereka harapkan sejak semula serta mempertahankan reputasi sebagai penyedia kursus dengan angka keberhasilan 100%)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Prinsip;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pernahkan engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya?&lt;br /&gt;Dihadapan raja raja ia akan berdiri, bukan dihadapan orang orang yang hina&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dunia bisnis adalah hanya untuk mereka yang ahli atau setidaknya untuk mereka yang mampu belajar sampai menjadi ahli.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Anda boleh jadi punya pengalaman 30 tahun diindustri anda sebagai seorang pegawai senior, tapi kalau anda gagal untuk menjadi benar benar ahli dalam industri anda, pada saat anda terjun kedunia bisnis di industri yang sama, anda hampir bukan siapa-siapa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Anda boleh jadi masih sangat muda pada saat menekuni bisnis pertama anda dan hijau dalam pengalaman, tapi bila anda punya kemauan yang kuat untuk terus belajar dan menjadi ahli, maka saya mengucapkan selamat datang dan nikmatilah dunia yang indah ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Satu kebenaran bisnis yang pahit tapi harus diketahui oleh semua pemula bisnis adalah,&lt;br /&gt;“Dunia bisnis membenci sekali orang orang yang tidak cakap (ahli) tetapi begitu bermurah hati pada mereka yang cakap (ahli).”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Didalam dunia bisnis tidak berlaku sistem keadilan seperti yang kita inginkan seperti contoh berikut ini;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;- Karena kecakapan saya 30% lebih rendah dari pemain terbaik di industri ini, maka berikanlah saya hasil sejumlah 30% lebih rendah dari si nomor satu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;- Karena saya masih pemula yang masih hijau didunia bisnis, dan kecakapan saya hanyalah 20% dibanding pemain no satu di industri ini, maka saya cukup puas dengan hanya menikmati 20% income dibanding si nomor satu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam dunia bisnis, keadilan diterjemahkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;Mereka yang benar benar cakap memborong hampir semua potongan ‘kue bisnis’ dan mereka yang tidak cakap berebutan dalam mengais ngais ‘kue bisnis’ yang tersisa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menakut-nakuti para pemula bisnis, justru saya ingin memberitahu bahwa apabila kita memang cakap (ahli) atau setidaknya mampu menjadi cakap (ahli), maka masa depan didunia bisnis begitu tak terhingga, sekalian juga ingin mengingatkan mereka-mereka yang naïf yang merasa mempunyai modal besar dan yakin bahwa modal mereka akan bisa membereskan semua persoalan didunia bisnis, bahwa pemikiran dan keyakinan seperti ini bisa menjerumuskan anda dan menghanguskan uang anda seberapapun banyaknya..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salah seorang mentor saya pernah berkata, bila kamu benar benar cakap dalam apa yang kamu kerjakan, maka walau kamu berdomisili di tengah hutan pun, mereka (pelanggan) akan tetap cari kamu, tetapi kalau kamu tidak cakap, walau kamu berlokasi di tempat paling strategis yang berbiaya mahal, tidak akan ada yang menoleh.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bila saya bertemu dengan seorang pemula yang ragu ragu dalam menentukan langkahnya untuk memasuki dunia bisnis dan khawatir bahwa dia tidak akan pernah mampu untuk bertahan dalam proses panjang, maka rekomendasi saya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Masuklah kedunia ini hanya bila anda tahu bahwa bidang itu adalah bidang yang benar benar anda cintai dan jiwai dan untuknya anda bersedia menempuh semua rupa rupa kesulitan dan hambatan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Proses untuk menjadi ahli apalagi mendapatkan uang dalam jumlah banyak mungkin akan makan waktu bertahun tahun tapi teruslah bertekun.&lt;br /&gt;Ada kalanya anda putus asa melihat begitu panjangnya terowongan yang harus dilalui dan tidak melihat ada titik terang dalam prosesnya, tapi tetaplah bertekun.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apabila pada satu titik anda sudah begitu tidak sabar akan proses panjang ini dan berkeinginan untuk menyerah ingatlah cerita tentang salah satu jenis pohon bamboo, dimana dalam 4 tahun pertama dia belum bertunas sama sekali, tetapi pada saat yang sama dia sedang membangun dan merambatkan akar-akarnya masuk jauh kedalam tanah, lalu tahun ke lima dia mulai bertunas kecil dan dalam jangka waktu hanya 6 bulan berikut, secara mengejutkan dia mampu tumbuh keatas sampai 100 kaki.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bakarlah selalu semangat anda dengan mengingat bahwa bahwa kemakmuran, kehormatan dan kejayaan mengejar orang orang ahli (cakap) dan proses panjang yang menyakitkan bukanlah hal yang istimewa, tetapi adalah sebuah kewajaran bagi setiap orang orang bisnis yang berhasrat untuk menjadi ahli.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Satu kisah kecil sebagai penutup;&lt;br /&gt;McDonalds adalah perusahaan yang paling hebat dalam menjual burger.&lt;br /&gt;Tapi tahukan anda bahwa survey di amerika mengatakan bahwa lebih dari 90% rumahtangga disana mampu membuat burger yang lebih enak dari burger yang dijual oleh McDonald.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bahkan survey di amerika juga memperlihatkan bahwa Burger King terbukti mempunyai burger yang jauh lebih enak dari pada McDonald, tapi tahukah anda kenapa McDonald tetap merupakan perusahaan yang paling hebat dalam menjual burger dimuka bumi ini dan burger king tetap tidak mampu mendekati posisi McDonalds dalam perolehan ‘share market’?&lt;br /&gt;Karena McDonald luarbiasa ahli dalam pemasaran, jauh diatas burger king.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Yang saya mau coba sampaikan adalah, mungkin sulit untuk bisa menjadi ahli disemua area pada saat yang sama, hanya saja bila ada satu area dimana anda benar benar ahli didalamnya dan mampu membuat perbedaan jarak yang cukup jauh dari pesaing terdekat di  sektor keahlian anda tersebut, maka percayalah, masa depan sungguh ada dan harapanmu tidak akan hilang (salomo).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan memberkati setiap pejuang yang bertekun dalam panggilannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Managing Director of&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;FUTURE English (Satu-satunya kursus bahasa inggris bergaransi IELTS 6.5 / TOEFL 580 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-7322353118809556276?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/7322353118809556276/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=7322353118809556276&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7322353118809556276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7322353118809556276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/pelajaran-bisnis-dari-amsal-salomo_3426.html' title='Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 11'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-8189316515999608219</id><published>2008-10-04T05:29:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T05:30:34.280-07:00</updated><title type='text'>Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 10</title><content type='html'>Prinsip:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Orang benar yang bersih kelakuannya –&lt;br /&gt;Berbahagialah keturunannya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kita semua sepakat kalau dunia usaha di Indonesia mempunyai permasalahan serius dalam bidang sumberdaya manusia khususnya skill.&lt;br /&gt;Tetapi menurut banyak orang-orang bisnis, selain masalah skill, masalah sumberdaya manusia lainnya yang sangat mengganggu mereka dalam berekspansi untuk memasuki bisnis-bisnis baru yang lebih menantang dan menguntungkan adalah masalah karakter dari pribadi-pribadi yang berskill tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mari saya jelaskan dalam bahasa yang sederhana, banyak diantara orang-orang kuat didunia bisnis kita yang sebetulnya mengetahui begitu banyaknya peluang-peluang lain diluar bisnis intinya, hanya saja mereka tidak mau atau tidak berani memasuki bisnis tersebut karena kekurangan orang yang dipercaya untuk meng-eksekusi peluang tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mereka mengakui bahwa tenaga berskill yang mumpuni masih langka, tapi menurut mereka sebetulnya kesulitan itu masih bisa diusahakan lewat berbagai cara misalnya insentif atau benefit yang lebih besar dibandingkan pasar pada umumnya, tapi bila calon yang mumpuni secara skill tersebut gagal dalam test karakter maka tidak akan ada orang bisnis sejati yang berani ambil resiko mempekerjakan orang-orang yang diragukan karakternya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mereka yang dikategorikan orang-orang bisnis sejati umumnya telah melewati berbagai macam susah-senangnya bisnis dan jatuh-bangunnya bisnis. Mereka juga umumnya sudah kenyang ditipu orang, diakali pegawai, dan dibohongi oleh partner.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Akhirnya, orang-orang bisnis sejati umumnya berhasil mengembangkan suatu skill khusus untuk mengenali sifat dasar manusia dalam interview pertama atau hanya dalam 1 bulan bekerja bersama-sama.&lt;br /&gt;Orang-orang bisnis sejati ini umumnya mampu melihat jauh kedalam jiwa calon partner atau calon pegawai apa yang sebenarnya disembunyikan dibalik penampilan yang menawan, ijasah yang kelihatan bergengsi atau tutur kata yang memperlihatkan kesan profesionalitas sekalipun.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk mereka, bahasa tubuh yang mengagumkan atau pengalaman yang mempesona sekalipun tidak akan mampu menutupi cacat karakter didalam jiwa si calon pegawai atau partner ini, bila memang ada.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalaupun karena satu dan lain hal dia lolos dalam test interview, biasanya dalam 3 bulan kedepan masa kerja, tidak pernah ada orang yang mampu secara sempurna menyembunyikan cacat karakternya, maka ini masa dimana semuanya harus diselesaikan secara tuntas.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hanya saja saya berpendapat, orang-orang bisnis yang gagal menemukan cacat karakter dari partner atau pegawainya dalam pertama kali lihat, saya pikir dia belum benar-benar orang bisnis sejati apalagi yang sampai lewat 3 bulan masa kerja masih belum bisa mengenali secara utuh partner atau pegawai yang dimilikinya, maka dia berpotensi terlibat masalah atau kerugian tidak perlu dimasa mendatang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apabila ada yang bertanya kepada saya apakah yang disebut berkarakter baik itu berarti harus setia sampai mati pada majikannya dan tidak pernah boleh mengambil kesempatan yang lebih baik bagi karir dan masa depannya seperti mendirikan usahanya sendiri kelak, maka saya akan jawab bahwa berkarakter baik itu berarti pada saat dia berkemampuan dan memiliki kapasitas untuk mendirikan usahanya sendiri, itu tidak dilakukan atas dasar menikam tuannya dari belakang atau diatas berbagai kecurangan lainnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena saya melihat banyak sekali orang-orang yang bermaksud untuk mendirikan usahanya sendiri memulainya dengan cara belajar bisnis pada mereka yang lebih dulu exist. Ini sama sekali tidak salah.&lt;br /&gt;Hanya saja kalau bisnisnya didirikan diatas skill yang dipelajari dari tuannya dan juga diatas langganan/relasi yang dimiliki oleh tuannya dan menyabot bisnis tuannya, maka ini adalah cacat karakter yang besar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya berpendapat, dia boleh mempelajari skill dari tempat bekerjanya, tapi dia tidak boleh merugikan perusahaan tempat dia bekerja sebelumnya pada saat dia mulai berusaha secara mandiri apalagi sampai menikam perusahaan lamanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salah satu contoh ada di keluarga besar saya.&lt;br /&gt;Ada satu keluarga yang menghasilkan keturunan-keturunan yang sangat pintar dan cerdas dalam dunia bisnis, hanya saja dijauhi oleh keluarga-keluarga yang lain karena terkenal sering memotong bisnis keluarga lain.&lt;br /&gt;Caranya sangat sederhana, dimulai dari bekerja di usaha keluarga lain, setelah merasa mampu, dia akan mencuri semua langganan, relasi dan kontak kontak bisnis lainnya dan bahkan dalam beberapa kejadian, ada usaha keluarga lain yang sampai rontok karena ulahnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari generasi atas sampai bawah, hal itu terjadi berulang ulang dalam skala yang berbeda-beda, sehingga diantara keluarga kami yang lain, tidak ada yang berani melibatkan keturunan keluarga ini kedalam bisnis mereka karena reputasi keluarganya yang begitu terkenal walaupun keturunannya terhitung sangat cekatan dan bertalenta baik, karena kalau urusannya sudah masalah karakter, tidak ada keluarga lain yang berani ambil resiko.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tulisan diatas tidak dibuat untuk menghambat orang-orang bagus untuk berkembang, hanya saja untuk mengingatkan bahwa ada begitu banyak jalan untuk tumbuh jadi besar tanpa harus merugikan pihak lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya percaya bila talenta anda memang luarbiasa dan karakter anda juga luarbiasa baik, Tuhan pasti buka jalan di area-area yang bahkan tidak pernah terpikirkan oleh kita. Dan saya juga percaya bahwa talenta yang baik dan bersinar tidak akan pernah bisa disembunyikan oleh siapapun, dia akan memancar keluar dan menarik banyak peluang-peluang bagus mendekat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan memberkati setiap pejuang yang bertekun dalam panggilannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Managing Director of&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;FUTURE English (Satu-satunya kursus bahasa inggris bergaransi IELTS 6.5 / TOEFL 580 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-8189316515999608219?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/8189316515999608219/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=8189316515999608219&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/8189316515999608219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/8189316515999608219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/pelajaran-bisnis-dari-amsal-salomo_2865.html' title='Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 10'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-437322963041138649</id><published>2008-10-04T05:27:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T05:28:58.344-07:00</updated><title type='text'>Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 9</title><content type='html'>Prinsip pembuka;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;ya, jikalau engkau berseru kepada pengertian,&lt;br /&gt;dan menunjukkan suaramu kepada kepandaian,&lt;br /&gt;ya, jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak,&lt;br /&gt;dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;- Hanya jiwa yang lapar dan haus-lah yang dapat bertumbuh -&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah saya dan saudara termasuk orang-orang yang sudah lulus sekolah bertahun-tahun lalu tetapi hanpir tidak pernah sedikitpun meng up-grade keahlian apapun setelahnya?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah saya dan saudara masih hidup dijaman yang berubah dengan cepat ini hanya bermodalkan sisa-sisa ketrampilan dan daya saing masa lampau?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah saya dan saudara masih bergumul dengan problem-problem yang sama seperti bertahun-tahun lalu dan belum masuk kedalam problem-problem yang lebih tinggi?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah saya dan saudara masih bergumul dengan dalih-dalih yang sama seperti kondisi lingkungan yang terus memburuk sebagai penyebab ke-stagnan-an atau ketidak berhasilan kita dalam berbisnis, dalam kehidupan, dalam pekerjaan dan dalam semua area lain di hidup ini?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah saya dan saudara masih memiliki pendapatan yang sama seperti bertahun-tahun lalu dan tetap menyalahkan faktor-faktor yang sama sebagai penyebab ketidak-bertumbuhan income kita seperti menyalahkan perusahaan sebagai organisasi yang tidak perhatian terhadap inflasi yang makin tinggi atau menyalahkan pesaing-pesaing yang lebih besar modal-nya sebagai penyebabnya bisnis kita tidak kemana-mana?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah saya dan saudara masih tetap mengandalkan “kesetiaan” dalam mengabdi kepada satu perusahaan sebagai satu-satunya faktor yang mempengaruhi promosi atau “kesetiaan” terhadap satu bidang bisnis, dengan harapan pintu yang tertutup itu suatu saat akan terbuka tanpa mengubah faktor-faktor fundamental didalam diri kita?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah saya dan saudara masih memiliki mimpi-mimpi yang sama seperti bertahun-tahun lalu dan pada kenyatannya bahkan hampir tidak ada mimpi terkecilpun yang tergenapi?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah visi-visi saya dan saudara selama bertahun-tahun lalu hampir tidak pernah membesar karena sebetulnya kita masih terus bergumul dan terus bergumul terhadap visi yang kecil ini?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Simaklah amsal salomo berikut ini sebagai penutup prinsip diatas;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Junjunglah dia (hikmat &amp; pengertian), maka engkau akan ditinggikannya;&lt;br /&gt;Engkau akan dijadikan terhormat, apabila engkau memeluknya.&lt;br /&gt;Karena hikmat akan masuk kedalam hatimu&lt;br /&gt;dan pengetahuan akan menyenangkan jiwamu;&lt;br /&gt;Kebijaksanaan akan memelihara engkau&lt;br /&gt;kepandaian akan menjaga engkau.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan memberkati setiap pejuang yang bertekun dalam panggilannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Managing Director of&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;FUTURE English (Satu-satunya kursus bahasa inggris bergaransi IELTS 6.5 / TOEFL 580 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-437322963041138649?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/437322963041138649/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=437322963041138649&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/437322963041138649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/437322963041138649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/pelajaran-bisnis-dari-amsal-salomo_3747.html' title='Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 9'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-8378785577781366682</id><published>2008-10-04T05:26:00.000-07:00</published><updated>2008-10-04T05:27:48.178-07:00</updated><title type='text'>Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 8</title><content type='html'>Prinsip;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rancangan gagal kalau tidak ada pertimbangan,&lt;br /&gt;Tetapi terlaksana kalau penasihat banyak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari dulu saya tertarik pada perkembangan bisnis-nya starbucks, saya beli buku yang ditulis oleh pendirinya (saya lupa namanya), hanya saja saya belum menemukan penjabaran di level strategi seperti yang saya harapkan. Bukan berarti buku itu tidak bagus, hanya saja saya belum menemukan hal yang saya cari dari buku itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tetapi ternyata ada teman saya yang kebetulan bekerja di Starbucks di level management junior, dan saya bertanya banyak hal tentang starbucks dan ada informasi menarik yang muncul dari teman yang satu ini, dia bilang, walau ada begitu banyak investor yang berniat menanamkan uang mereka ke gerai-gerai baru yang akan dibuka di masa depan, management starbucks hanya memutuskan untuk buka cabang baru hanya bila semua fakta, analisa dan pertimbangan pertimbangan lain mampu meyakinkan management pusat bahwa cabang baru itu akan menghasilkan return on investment dalam maksimal 2 tahun.&lt;br /&gt;Apabila dirasa pengembalian modal akan lebih dari 2 tahun (walau hanya lebih sedikit), management pusat akan memutuskan penundaan atau bahkan pembatalan rencana tersebut bila semua pertimbangan tidak mampu menunjukkan angka 2 tahun sebagai batas maksimal pengembalian modal secara meyakinkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada kenyataannya. banyak dari gerai-gerai ini yang akhirnya balik modal dalam jangka waktu lebih dari 2 tahun, hanya saja pertimbangan yang ketat dalam memutuskan setiap cabang yang akan dibuka, membuat mereka menjadi master franchise paling berhasil diseluruh dunia dengan persentase  angka kesehatan seluruh cabang-cabangnya melampaui apa yang dicapai oleh McDonalds yang kita kenal sebagai salah satu perusahaan marketing terbaik didunia dengan mata dagangan Burger dan mendunia lewat strategi yang sama seperti starbucks yaitu pendekatan franchise.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada saat saya baca bukunya starbucks 4 tahun lalu, informasi kecil yang disampaikan oleh buku itu menyebutkan bahwa dalam 10 tahun terakhir, rata rata pembukaan gerai gerai baru adalah per 2.5 hari.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan pada saat saya berkesempatan berjalan-jalan ke London beberapa tahun lalu, ada sebuah jalan di pusat kota disana (saya lupa namanya) yang mungkin dengan panjang kurang dari 1.5 km, tetapi memiliki sedikitnya 6 gerai starbucks, dan pada hari saya melihatnya, semuanya ramai dengan pengunjung.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Woodrow Wilson pernah berkata,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya tidak hanya menggunakan semua otak yang saya miliki, tetapi semua yang dapat saya pinjam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Betapapun anda mungkin paling pintar, paling tinggi level pendidikannya dan mempunyai otak paling cepat dalam mengolah informasi-informasi yang masuk di organisasi anda, hanya saja anda tidak mungkin mendominasi semua pekerjaan yang makin kompleks dari hari ke hari di organisasi anda hanya dengan mengandalkan keistimewaan anda semata.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salomo melalui amsal-nya merekomendasikan kita untuk mempunyai sebanyak mungkin penasihat yang akan menolong kita memutuskan suatu perkara dengan mempertimbangkan banyak aspek.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya tetap berpendapat, penasihat tidak selalu orang yang harus lebih hebat dari kita, tetapi bisa juga semua bawahan kita dan semua orang disekeliling kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bahkan keuntungan lain bila kita sering meminta pendapat semua orang disekeliling kita dalam memecahkan sebuah masalah, secara tidak langsung kita sudah membuat orang-orang tersebut menjadi lebih terikat secara emosional dan bila rekomendasi tersebut belum mencapai sasaran yang dikehendaki, maka besar kemungkinan mereka ikut bertanggung jawab untuk ikut membereskan masalah tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bahkan dalam beberapa buku kepemimpinan, banyak yang merekomendasikan hal yang sama walau dikemas dalam bahasa yang berbeda yaitu; pemimpin terbaik adalah pemimpin yang mampu membuat orang-orangnya mencurahkan semua emosi, pemikiran dan jiwanya secara all-out dalam setiap kebijakan yang diputuskannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hanya saja semua bawahan tersebut mampu menilai, apakah pendapat yang diminta oleh pemimpin tersebut hanya basa basi atau pemimpin tersebut benar-benar ingin memecahkan masalahnya, dengan secara sungguh sungguh memperhitungkan pendapat para bawahan tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena untuk mereka, yang terpenting bukanlah idenya diterima atau tidak, tetapi mereka merasa sangat dihargai dan dihormati sekali bila sang pemimpin sendiri memberi mereka kesempatan untuk berpendapat dan sang pemimpin tersebut secara tulus berusaha memahami apa yang mereka coba sampaikan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Walau ini kelihatan tidak sulit, tapi ternyata banyak juga pemimpin yang tidak cakap di area ini.&lt;br /&gt;Karena untuk bisa lakukan ini, bukan kepintaranlah syaratnya, tetapi kerendahan hati-lah kuncinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan memberkati setiap pejuang yang bertekun dalam panggilannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Wishnu iriyanto&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Managing Director of&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;FUTURE English (Satu-satunya kursus bahasa inggris bergaransi IELTS 6.5 / TOEFL 580 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-8378785577781366682?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/8378785577781366682/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=8378785577781366682&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/8378785577781366682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/8378785577781366682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/pelajaran-bisnis-dari-amsal-salomo_04.html' title='Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 8'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-6278356695689570585</id><published>2008-10-04T05:25:00.001-07:00</published><updated>2008-10-04T05:25:53.805-07:00</updated><title type='text'>Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 7</title><content type='html'>Prinsip;&lt;br /&gt;Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan,&lt;br /&gt;Kecillah kekuatanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Steve chandler, pengarang buku “100 ways to motivate yourself” menulis sebuah kalimat dalam salah satu pembukaan paragraphnya:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebuah pemikiran adalah lebih dari sekedar sebuah pemikiran, pemikiran menciptakan kenyataan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Entah anda saat ini sedang bermimpi untuk membangun bisnis dari nol, atau sedang mengembangkan bisnis yang ada menjadi lebih besar atau sedang dalam tahap mempertahankan kedudukan anda di pasar dari serbuan pesaing-pesaing baru yang agresif dan bermodal lebih besar, tapi bila anda memikirkan hal yang sedang anda kerjakan itu sebagai sesuatu yang sulit, maka itu akan terjadi persis seperti yang anda pikirkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi bila anda memikirkan semua tantangan bisnis yang menghadang tersebut sebagai hal yang menyenangkan dan mudah, maka semua tantangan, kesulitan dan tekanan yang menghadang akan berubah jadi sebuah petualangan yang menyenangkan dan tidak sulit untuk diselesaikan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sangatlah penting untuk mengerti sepenuhnya kekuatan sebuah pemikiran dalam implikasinya di dunia bisnis.&lt;br /&gt;Karena bila pemikiran anda adalah pemikiran yang menjatuhkan dan berpikir bahwa anda akan menderita dalam proses bisnis yang anda tekuni, maka kecil kemungkinan anda akan memiliki bisnis yang bertumbuh dengan baik dan kecil kemungkinan anda juga akan bahagia disepanjang prosesnya..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi bila anda memiliki pemikiran yang membangun dan berpikir bahwa anda akan bahagia dalam dunia bisnis, maka saya percaya hal yang samalah yang persis akan terjadi&lt;br /&gt;Kunci terpenting adalah pemikiran anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Shakespeare dalam perenungannya, membuat sebuah kesimpulan:&lt;br /&gt;Tidak ada sesuatu hal yang buruk ataupun bagus, tetapi pemikiranlah yang membuatnya demikian.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pendapat diatas tidak dikemukakan untuk menghilangkan permasalahan yang timbul, tetapi untuk membangun sikap mental yang benar dalam menghadapi permasalahan yang pada akhirnya menentukan kadar keberanian kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tulisan ini juga dimaksudkan untuk membangunkan semangat banyak orang-orang bertalenta istimewa yang karena tidak memiliki sudut pandang yang tepat dalam memandang bisnis serta kebetulan berteman dengan orang-orang yang mengalami kepahitan dalam dunia bisnis sehingga mereka sampai pada kesimpulan bahwa dunia bisnis sebagai suatu perjalanan yang menakutkan, penuh rintangan dan beresiko tinggi daripada memandangnya sebagai sebuah perjalanan panjang dalam memecahkan masalah secara kreatif dan menyenangkan yang berlangsung dari waktu ke waktu yang dengan membayangkan nya saja sudah menimbulkan gairah dan antusiasisme tinggi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagai contoh, sebuah kajian di Amerika memperlihatkan bahwa pebisnis level-atas disana umumnya memandang bisnis sebagai sebuah permainan yang penuh tantangan dibanding pebisnis level menengah yang memandang bisnis sebagai simulasi medan perang yang penuh aroma persaingan dan saling membunuh satu dengan yang lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagai penutup, saya berharap kita bisa merenungkan sebuah prinsip lama yang berbunyi;&lt;br /&gt;Sesuatu hal tidak pernah lebih berat dari yang anda pikirkan dan mengkombinasinya dengan pemikiran dari seorang filsuf besar yang terkenal yang bernama Emile Coue yang mengatakan;&lt;br /&gt;Selalu pikirkan apa yang harus anda lakukan sebagai suatu hal yang mudah dan hal itu akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN memberkati setiap pejuang yang bertekun dalam panggilannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-6278356695689570585?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/6278356695689570585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=6278356695689570585&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/6278356695689570585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/6278356695689570585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2008/10/pelajaran-bisnis-dari-amsal-salomo.html' title='Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 7'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-5157306477530993078</id><published>2007-05-04T21:07:00.000-07:00</published><updated>2007-05-04T21:08:46.986-07:00</updated><title type='text'>Opini terhadap posting pilihan hidup</title><content type='html'>Salam kenal,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya saat ini belum berada di posisi manajemen di perusahaan &lt;br /&gt;tempat saya bekerja. Namun diluar pekerjaan ini saya mendirikan &lt;br /&gt;perusahaan bengkel motor. &lt;br /&gt;Belum lama ini, saya mengikuti seminar motivasi dari Bp. Andrie &lt;br /&gt;Wongso.. sejujurnya saya malah jadi bingung dengan posisi pilihan &lt;br /&gt;hidup saya.&lt;br /&gt;Mungkin rekan2 sekalian yang sudah jauh lebih banyak makan pahit &lt;br /&gt;getir bekerja atau berwiraswasta bisa membantu mana yang sebaiknya &lt;br /&gt;difokuskan.. Karena meski saat ini saya mampu handle keduanya, saya &lt;br /&gt;merasa belum full kapasitas di keduanya.&lt;br /&gt;Salah satu keuntungan, saya masih muda (27 tahun) namun yang &lt;br /&gt;memberatkan beberapa saat ini saya akan menikah yang berarti nasib &lt;br /&gt;yang saya tanggung akan bertambah.&lt;br /&gt; Mudah-mudahan ada yang bisa sedikit membuka jalan pikir saya.&lt;br /&gt; Maaf untuk moderator kalau jadinya malah seperti curhat.. :-) :-)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tommy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear tommy,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalau boleh, saya ingin memberikan pandangan saya mengenai pilihan hidup antara pegawai dan wiraswasta.&lt;br /&gt;Maafkan saya apabila saya tidak memberikan jawaban pasti mengenai ini, tetapi saya bisa menawarkan beberapa prinsip yg menurut saya sangat berkaitan dengan pertanyaan diatas dan berharap bisa membantu tommy dalam membuat jawaban atas masalah kamu sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Belakangan ini,banyak sekali pembicara dengan mudahnya mendorong orang untuk menjadi wiraswasta, menceritakan yg indah indah tentang bagaimana hasil akhir dari setiap pengusaha yang sukses "tanpa" secara sangat jelas menggambarkan resiko terburuk apa yang tersedia untuk profesi ini.&lt;br /&gt;Saya tdk menentang rekomendasi untuk menjadi pengusaha (karena kebetulan saya juga memiliki usaha kecil saya sendiri), hanya saja, setiap pilihan selalu datang dengan konsekuensinya sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menurut saya, menjadi pegawai ataupun menjadi wiraswasta mempunya kesulitan, resiko dan keuntungan nya sendiri sendiri. Saya tdk percaya bahwa menjadi pegawai atau wiraswasta lebih sulit dari yang lainnya, mereka hanya berbeda dan agak sulit untuk diperbandingkan. yang paling mempengaruhi dari kesuksesan adalah "mental menang". artinya, kalau seseorang memang memiliki "mental menang" yang baik, maka baik menjadi tentara, pegawai negeri, pegawai swasta ataupun mereka yg bermulai dari seorang pemulung sampah pun bisa menjadi sangat sangat sukses.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pendapat ini setidaknya berusaha mematahkan argumen argumen dan pembelaan diri orang2 kalah dan gagal yang bilang:"kalau dulu saya masuk tentara (dan tidak jadi pegawai swasta), saya pasti bisa jauh lebih sukses dari sekarang ini." atau pendapat lainnya yang bilang:" coba dulu saya ambil jurusan nya marketing dibanding arsitek, saya pasti bisa jauh lebih kaya dari sekarang ini. Ini hanya pembelaan diri orang orang kalah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mari masuk kemasalah utama:&lt;br /&gt;Kebetulan saya belum pernah jadi benar benar pegawai profesional dimasa lalu(saya memang pernah bekerja sebagai cleaning service semasa kuliah di sydney), dan langsung terjun kedalam dunia usaha, jadi mungkin pandangan yang saya coba bagikan,akan langsung dari point of view nya wiraswastawan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan sebelum saya mulai membagikan prinsip prinsip yg sangat memberkati saya ini, pada saat menuliskan nya, saya tiba tiba teringat thn 96 dimana saya saat itu berumur 19 tahun dan berencana utk memulai bisnis saya sendiri, jadi secara sederhana pertanyaan tommy merupakan pertanyaan pribadi saya sendiri pada waktu itu, jadi tulisan ini walau saya bawakan dengan bahasa yang tidak rapi, tapi merupakan gambaran akan pemahaman saya (yg mungkin akan berbeda dng pemahaman rekan lain) mengenai dunia bisnis dan segala faktor faktor yg terlibat dan dalam menuliskannya sedikit melibatkan emosi pribadi, jadi mohon dimaafkan apabila dirasa kurang sesuai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beberapa prinsip yg harus diketahui dng sangat sangat baik oleh wiraswastawan:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;prinsip pertama:&lt;br /&gt;"Mereka yang memiliki 5 kelebihan extra (yg tdk dimiliki sama sekali oleh pesaing) baru hanya membuat organisasi nya sekedar bertahan hidup"&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nah,kebetulan tommy berusaha dalam usaha bengkel, saya membayangkan kalau jenis usaha ini cukup rendah entry barrier nya, artinya orang yg punya "modal lebih" bisa masuk dengan mudah ke bidang ini apabila mereka lihat tommy berhasil dan menghasilkan keuntungan banyak (ingat dijakarta / Indonesia walau keadaan sekarang tergolong susah, masih ada banyak sekali orang2bermodal yg saat ini sedang menahan uangnya sambil lihat2peluang apa yg bisa ditekuni).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nah,kalau sampai usaha yang tommy rintis membuahkan hasil positif, dan cenderung berhasil siap nggak tomy untuk bersaing dengan orang orang yg bermodal jauh lebih kuat dari tommy?&lt;br /&gt;Bahkan buka nya persis disamping toko nya tommy? ini bukan nggak mungkin lho..&lt;br /&gt;Saya membayangkan, 5 kelebihan minimal yg ideal nya tommy miliki :&lt;br /&gt;1. Hubungan pelanggan yang luarbiasa pribadi&lt;br /&gt;2. Kejujuran owner maupun pegawai yg bekerja utk owner yg tdk bisa disaingi&lt;br /&gt;3. Keunggulan ketrampilan teknik dari montir yg anda miliki&lt;br /&gt;4. Jaminan hasil kerja yang 2x lipat lbh lama dari pesaing terdekat&lt;br /&gt;5. Kecepatan kerja yg tdk terkalahkan dibanding dengan pesaing.&lt;br /&gt;Kalau tommy bisa munculkan keunggulan keunggulan ini, walau pesaing besar dengan modal 100 x lipat dan buka persis disamping toko nya tommy, tdk akan dengan mudah kalahkan tommy dalam bisnis.&lt;br /&gt;Ingat, 5 keunggulan ini hanya untuk sekedar bertahan dibisnis, belum untuk jadi kaya atau mendominasi pasar atau bahkan sampai punya deposito milyaran. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;prinsip kedua&lt;br /&gt;"kalau harga selalu jadi andalan anda dlm bersaing, anda bukan pengusaha sama sekali".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;KAlau tommy saat ini melakukan penetrasi pasar dengan "menawarkan harga yg lebih murah dari pesaing", jangan cepat cepat tersenyum, karena suatu saat,akan muncul orang2 yg lebih efisien dan menawarkan harga lebih murah.&lt;br /&gt;Bahkan bisnis benkel yg sudah exist yg merasa terganggu dan saat ini pasarnya tommy ambil alih pun,pasti akan "panas" dan melakukan hal yg sama bahkan bisa lebih extrem, kalau sampai ini yg terjadi,mau sampai kapan balik modalnya, karena permainan harga sangat berbahaya untuk bisnis jangka panjang, &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dibandingkan dengan mengadopsi "kebijakan harga", saya merekomendasikan untuk mengadopsi "kebijakan pelayanan" yaitu" bila jasa yg anda tawarkan luarbiasa baik, maka harga menjadi kurang sensitif". ini berarti kalau kualitas pelayanan tommy lebih baik dari pesaing terhebat, saya meragukan orang akan keberatan untuk bayar 20% lebih tinggi dibanding harga normal.&lt;br /&gt;Karena kamu harus ingat: harga yang lebih murah tidak mendatangkan kesetiaan pelanggan yg permanent, hanya kualitas lah yg mengikat mereka utk tetap setia terhadap organisasi / usaha kamu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;prinsip ketiga&lt;br /&gt;Kalau mau jadi pengusaha sejati, harus siap minimal 2 x bangkrut dan siapkan 1 ember besar utk tampung air mata kamu yg pasti akan jatuh dalam proses nya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ini prinsip yg jarang sekali diangkat secara mendalam oleh motivator2 diluar sana, yang mana seringkali mereka cenderung hanya memperdengarkan kabar2termanis yg mungkin terjadi, jarang sekali mereka memperdengarkan kabar2 terburuk yg mungkin saja mendatangi para pengusaha. Karena kalau kamu baca biografi maupun kebetulan punya mentor pribadi yg kebetulan pegusaha sejati, pasti mereka sependapat kalau "untuk mau naik tinggi, harus siap dengan jatuh sampai berdarah darah".&lt;br /&gt;Prinsip ini termasuk yang terpenting. Intinya, sebelum kamu "nyemplung" ke dunia bisnis, jangan..jangan...jangan...jangan pernah membayangkan  jumlah uang yg kamu bisa kumpulkan dulu, tapi bayangkan atau tanyakan...."apa resiko paling jauh yg bisa saya terima kalau keputusan ini yang saya ambil."&lt;br /&gt;Siap nggak tommy untuk kehilangan semua harta dan aset aset?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;prinsip ke empat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berkat Tuhan yang menjadikan kaya, susah payah tdk akan menambahinya".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pernah nggak tommy ketemu, orang yang kerja nya on time (8 jam sehari - cuma 5 hari seminggu) menjadi makin sukses, dan tambah sukses....sebaliknya ada orang yang kerja 15 jam sehari tapi hanya cukup utk sekedar makan saja. Atau ada om saya, seorang pengusaha hebat dan cerdas luarbiasa, pada saat dia mulai berbisnis, dia membanggakan sekali kualitas latar belakang pendidikan dan koneksi yg dia miliki, dia berpikir karena saya pintar,cerdas, ulet, gigih dan punya koneksi kuat, saya pasti berhasil....hasilnya 9 thn pertama selalu diwarnai dng kegagalan, kegagalan dan kegagalan.&lt;br /&gt;Baru pada saat dia benar2 minta ampun pada Tuhan atas kesalahannya (dia suka main perempuan dan selalu membanggakan kelebihan2 individunya), baru Tuhan buka jalan dan sukses, sampai ada satu kata yg tdk pernah saya lupakan waktu saya kecil dulu yg dia ucapkan: kok heran ya, saya rasa berkat kok nggak berhenti berhenti "ngejar saya". Masa saya tidur aja, dibangunin orang hanya karena dia mau nawarin kontrak besar kesaya, padahal di luar sana khan banyak perusahaan yg lebih hebat dari saya, ini pasti campur tangan TUHAN.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kita harus ingat, beberapa kebudayaan menyebut ini hoki, rejeki, luck dll. Semua agama bahkan secara jelas mengajarkan bahwa TUHAN/ ALLAH adl yg mengatur rejeki atau berkat, jadi point ini harus benar benar dingat. karena saya percaya, seberapun pintarnya, cerdasnya, ulet nya dan gigihnya, tapi kalau Tuhan belum buka jalan, sampai merangkak rangkak pun tdk akan menemukan apa apa dalam usaha yg ditekuni nya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Waktu saya diajar mengenai prinsip ini, pertanyaan saya sederhana;"kalau Tuhan yg kasih berkat kenapa ada orang orang jahat, licik, culas, koruptor dsb bisa kaya juga? ini pertanyaan yg jawabannya saya temukan agak lama (sampai pada tahap memuaskan hati saya).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;jawaban yg saya temukan untuk pertanyaan ini adl: &lt;br /&gt;Kekayaan di tangan orang benar mendatangkan kebaikan, kedamaian dan berkat bagi sekeliling (artinya Tuhan meminjam tangannya agar dia mampu memberkati sekelilingnya).&lt;br /&gt;Tapi bagi orang jahat, kekayaan mampu juga diberikan oleh setan dan semacamnya tapi malah untuk membuat dia sengsara, mendatangkan kesedihan, ketidak bahagiaan, kerusakan permanent dan cenderung menghancurkan hidup mereka bahkan bisa mempengaruhi sampai ke generasi generasi berikutnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;JAdi hati hati sekali dalam memilih langkah untuk menjadi kaya, karena semua jalan bisa/mungkin menjadikan kita kaya tapi hasil akhir dan efek kekayaan itu sendiri bisa sangat berbeda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;prinsip ke lima&lt;br /&gt;Pengusaha yang keras kepala akan mencapai tujuan akhirnya JAUH lebih lama dari pengusaha yg punya sikap hati baik dan rendah hati.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mari bayangkan kamu dalam perjalanan dari titik A ke titik B (sukses). diumpamakan, untuk mencapai titik B, kamu harus melewati 50 lubang lubang masalah, karena ini memang proses alami setiap orang bisnis.&lt;br /&gt;Beberapa lubang masalah saya percaya memang kamu harus lewati dengan kejeblos, karena itu membuat kamu jadi mengerti secara mendalam, membuat pemahaman kamu jadi lebih baik dan kamu menjadi makin kuat secara kapasitas pribadi. Tapi sebetulnya, walau memang ada beberapa lubang yg kamu harus terjatuh, sebetulnya kamu nggak perlu jatuh ke semua lubang lubang masalah tadi apabila kamu cukup rendah hati utk belajar dan mendengarkan dari sekeliling&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya beri contoh pribadi:&lt;br /&gt;Bisnis saya dalam dunia pendidikan, suatu saat ada orang yg sangat pintar memberikan saya advise utk coba menekuni bidang warnet, karena katanya menguntungkan. setelah saya survey secara pribadi, memang benar adanya. Saya tanya keluarga, apakah boleh saya menekuni bisnis tersebut, jawaban mereka adl JANGAN, karena akan membuat saya tidak fokus di bisnis utama. dengan bermodal beberapa alasan dan ke keras kepala an yg saya miliki, saya tetap tekuni. walau saya sadar saya tdk punya kompetensi, saya percaya saya punya orang2 yg punya kompetensi. ternyata karena alasan kompetensi tadi ditambah juga ke tidak mampu an saya membagi kosentrasi di 2 bidang yg berbeda, bisnis di warnet saya berantakan dan mengakibatkan kerugian 250 jt.&lt;br /&gt;Setelah rugi dan saya renungkan, baru saya mengerti, bahwa pelajaran saya yg bernama "fokus" bernilai 250 jt. padahal fokus adalah kata2 yg tidak asing oleh saya sejak SMP.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bayangkan, kalau saja saya lebih rendah hati utk mendengarkan sekeliling saya, 250 jt tadi apabila di cemplungkan ke dalam bisnis utama saya, pasti hasilnya berbeda sekarang ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi memang ada lubang lubang masalah yg sebetulnya bisa saya hemat (tdk perlu kejeblos dulu-sebelum mengerti dng baik), apabila saya punya sikap hati yang lebih baik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;prinsip ke enam&lt;br /&gt;Bisnis bicara jam terbang. Jangan mimpi utk bisa cepat besar kalau minim jam terbang dan pengalaman&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya percaya, walaupun lulusan harvard dengan nilai terbaik pun kalau memulai bisnis sendiri, nggak jamin pasti berhasil di usaha nya yg pertama kali, karena bisnis bukan teori, tapi benar benar praktikal.&lt;br /&gt;Kalau lulusan harvard cuma jadi konsultan bisnis atau marketing, peluang berhasilnya malah lebih besar (krn jauh lebih mudah mengajari daripada melaksanakan) dibanding jadi pengusaha sungguhan. ini beneran lho...;)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ada satu cerita menarik yg saya bisa bagikan yg saya dapatkan dari client saya, bagaimana cara ia mendidik anaknya menjadi pengusaha yg baik. Sebut saja anaknya bernama anthony. dan orangtuanya bernama pak harry.&lt;br /&gt;Anthony ini lulusan MBA sekolah ternama di aussie bahkan masuk dalam 10 lulusan terbaik. pada saat dia pulang ke indo, dia bilang sama papa nya bahwa dia punya satu rencana bisnis yg sangat baik dan dia membutuhkan modal seminim minim nya 1 milyar utk bisa mulai terjun di bisnis yg direncanakan ini.&lt;br /&gt;Tapi yg menarik adalah jawaban papa nya, dia bilang, anthony, walaupun kamu lulusan yg membanggakan, kamu harus ingat kalau teori yg kamu pelajari bisa sangat berbeda di banding dunia usaha secara nyata, kamu memang pintar, tapi jam terbang kamu minim, pak harry menambahkan, jangankan 1 milyar, semua harta saya bisa kamu pinjam hanya saja kalau kamu memang menunjukkan kecakapan dan jam terbang yang dibutuhkan dlm dunia nyata. saya akan berikan kamu test yang didasarkan pada prinsip : "siapa yg cakap dalam perkara kecil dia pasti cakap dalam perkara besar".&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Nah, saya akan mulai berikan kamu 5 jt, dan saya ingin kamu gandakan menjadi 10 jt dalam maksimal 3 bulan. kalau tenyata kamu bisa, test berikutnya akan mencakup angka 50 jt, 250 jt dan terakhir 1 milyar. semuanya sama, harus bisa digandakan dalam 3 bulan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Anthony menjadi terkejut dengan angka 5 juta, dia bilang, pak buka warung aja butuh uang diatas 5 juta, apa yg saya bisa bikin dengan angka sebesar itu.&lt;br /&gt;JAwaban papa nya sangat menarik; "justru dengan semua kepandaian kamu dari sekolah, kamu harus bisa kreatif dalam gunakan uang. karena sebetulnya kemampuan sejati dalam bisnis adalah bagaimana kamu menggunakan uang yg sangat sedikit, mengembangkan semua imajinasi kamu dan merubah itu jadi uang besar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;lalu anthony menggunakan uang yg 5 jt itu utk masuk ke dalam bisnis asuransi dan menjadi agen property yg relatif tanpa modal, dia bergerak sangat efisien dan termotivasi oleh target 3 bulan utk gandakan jadi angka 10 jt. begitu dia bisa capai target itu, sisa nya hanyalah cerita legenda.&lt;br /&gt;terakhir yg saya tahu, papanya bahkan bersedia menjaminkan seluruh asset nya hanya untuk memodali usaha anaknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;PApanya bilang sama saya, pada saat saya tahu dia bertanggung jawab penuh pada uang senilai 5 jt, 50 jt dan 250 jt....saya tahu dia sudah mengembangkan kapasitas, jam terbang dan pengalaman, maka saya tahu kalaupun dia saya percayakan semua aset dan harta saya kelak, saya percaya dia tdk akan mengecewakan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;untuk saya ini benar benar cerita yang baik mengenai sudut pandang tentang uang kecil dan uang besar, tentang bagaimana orang yg bertanggung jawab terhadap uang kecil pasti bertanggung jawab terhadap uang besar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ada satu cerita lagi mengenai jam terbang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ada satu keluarga bisnis yg mengerti sekali mengenai penting nya jam terbang bisnis utk diajarkan sedini mungkin pada anak anak mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sedari kecil (mulai kelas 3 sd), anaknya didorong berusaha.walaupun cuma berbentuk dasar dasar bisnis..anak perempuannya diajar bisnis menjual pita rambut dan aksesoris anak anak kepada teman teman sekelas yg dibeli nya dari mangga dua. modalnya waktu itu cuma 15.000....pada mula nya anaknya rugi karena terlalu polos, tapi orang tua nya bilang, rugi nggak apa apa, yg penting kamu belajar ttg bagaimana rasa nya ditipu orang, bagaimana mengatur uang, bagaimana menangani pelanggan yg berhutang, bagaimana melihat trend, bgmn memberikan servis yg berqualitas, bagaimana cara bertanggung jawab terhadap janji, bagaimana belajar melihat teman yg bisa dipercaya dan tidak dll. dan ini berlanjut terus sampai anak tersebut bahkan di bangku kuliah dengan jenis bisnis yg berbeda beda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Orang tua ini secara tdk langsung sdg mengajar anak anak nya penting nya jam terbang dalam dunia bisnis, menurut saya, metode pengajaran ini sangat efektif dan murah. Karena sebetulnya esensi permasalahan dalam bisnis itu pada dasar nya adalah sama. Baik itu menjual pita ber modalkan 15.000 ataupun menjual jasa yg bermodalkan 1 milyar. Pada prinsipnya sama, hanya beda dalam tingkat komplikasi nya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;prinsip ke 7&lt;br /&gt;Kecakapan bisnis yg berhasil dan sehat tdk diukur oleh banyaknya uang yang dihasilkan setiap bulan, tapi diukur dari banyaknya uang yang bisa ditabung setiap bulannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya rasa prinsip ini tdk usah diuraikan lagi ,karena seperti yg kita semua tahu banyak sekali bisnis yg kelihatan keren, mewah dan glamour yang misalnya menghasilkan pendapatan kotor 200 jt / bulan tapi pengeluaran juga diangka yg sama sehingga tdk ada yg bisa ditabung, sementara tukang bakso di pojok jalan, hanya menghasilkan pendapatan kotor sebesar 5 jt / bln, tapi berhasil menekan semua biaya sampai dng 2.5 jt/bln dan akhirnya setiap bulan mampu menabung sebesar 2.5 jt. &lt;br /&gt;PAda akhirnya siapa yg lebih sehat bisnis nya?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;prinsip ke 8&lt;br /&gt;Setiap pengusaha harus memiliki kemampuan untuk bertumbuh dan memecahkan masalah secara mandiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalau pegawai ketemu masalah rumit pada akhirnya mereka bisa menyerahkan kembali masalah tersebut pada atasan. Tapi kalau pemilik bisnis ketemu masalah rumit pilihan nya tidak ada, dia harus memecahkan masalah itu, bagaimana pun cara nya.&lt;br /&gt;Utk membantu dalam mengembangkan kemampuan memecahkan masalah, Pemilik usaha sangat disarankan untuk banyak bergabung dalam komunitas komunitas sejenis (seperti milis ini misalnya), aktif membaca hal hal baru, rajin merenungkan segala sesuatu yg mungkin ada kaitan dng usaha yg tekuni atau permasalahan yg dihadapi ataupun mengembangkan kerendahan hati utk belajar dari sekeliling.&lt;br /&gt;Utk masalah belajar dari sekeliling saya ada cerita menarik dimana inspirasi masalah saya dipecahkan malah oleh pembantu rumah tangga saya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;ceritanya begini; dulu sekali pada saat saya mulai bisnis, saya selalu percaya kalau kunci utama adalah meng hire pegawai bagus yg relatif mahal.padahal kemampuan financial kami sangat terbatas. Hal ini akhirnya malah jadi mengganggu kosentrasi saya karena saya ber anggapan tanpa pegawai bagus, usaha saya akan lambat bertumbuh. begitu melekatnya konsep ini bahkan saya jadi merasa sudah kalah lebih dahulu sebelum bertanding.(paradigma dasar yg mempengaruhi tindakan). &lt;br /&gt;Tiba tiba suatu malam saya sedang makan bakso didepan rumah, dan saya tawarin pembantu saya (yg sudah lama bekerja pada kami - jadi tergolong senior), sambil makan sama sama, tiba saya berbicara soal keadaan rumah dimana ada beberapa pembantu yg keluar bersamaan sehingga rumah jadi agak lebih berantakan, saya tanya pendapat pembantu saya kenapa bisa ada kejadian seperti itu, dia menjawab; "habis ibu (maksud nya adl org tua saya) milihnya pembantu yg masih muda, jadi ya seringkali nggak setia dan nggak bisa dipegang komitment nya."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya langsung tersentak, tiba tiba pikiran saya kembali ke masalah pribadi saya di kantor. Memang saya berpikir kalau saya memiliki pegawai dng latar belakang sekolah yg bagus, prestasi akademik yg luarbiasa dan penampilan yg menunjang. Padahal bisnis adl perang jangka panjang. Jauh lebih diperlukan orang orang berkomitment, setia dan berkarakter baik dibanding kriteria tradisional saya tadi.&lt;br /&gt;Sejak saat itu paradigma saya berubah dalam memilih anggota team saya dan hasil akhirnya saya merasa jauh lebih baik dan kami menjadi lebih percaya diri dalam melangkah serta saya jadi lebih bisa menghargai orang orang yang saya miliki saat ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;prinsip ke 9&lt;br /&gt;Tanpa kekuatan karakter individu extra&amp;keahlian dalam memperlakukan orang disekeliling, jarang sekali ada bisnis yang mampu lewati fase kematian pertama (siklus 5 thn pertama)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terutama untuk pengusaha baru, seringkali banyak keterbatasan yg dimiliki, seperti modal, pengetahuan yg minim maupun keterbatasan akan sumberdaya manusia. Jadi kita sangat membutuhkan banyak sekali bantuan pihak ke 3 seperti pegawai, supplier, pelanggan dan semua pihak yg terkait. Kalau saja pengusaha tersebut tdk mengembangkan keahlian dalam manusia secara memadai, kira kira siapa yg akan dengan sukarela membantu dia bertumbuh dan survive di fase2 awal keberadaannya ?&lt;br /&gt;Bahkan ada pepatah perang yg sangat memberkati saya yaitu:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Kalau pemimpin memiliki karakter yang luarbiasa unggul, pengikut akan mengikuti dengan sendirinya dan kejayaan menyusul secepatnya."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;prinsip 10&lt;br /&gt;Jangan boroskan sumberdaya anda, berperanglah hanya pada saat anda benar benar yakin bahwa peluang anda menang min 80%&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya percaya peluang bisnis itu sebetulnya banyak, masalah nya adalah kemampuan meng eksekusi peluang. Kalau dalam perang, keberhasilan meng eksekusi suatu tindakan dipengaruhi oleh kondisi medan, keadaan cuaca, kemampuan sumberdaya manusia kita, keadaan perbekalan terutama apabila menghadapi perang jangka panjang, faktor pengalaman(jam terbang), kecepatan bergerak para pasukan, disiplin organisasi, kondisi lawan, perbekalan lawan, kecakapan lawan secara mendetail, dukungan lingkungan sekitar, dll.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apabila semua itu sudah dikuasai dengan baik dan kita yakin min 80% akan keberhasilan tindakan yg akan kita lakukan, maka majulah berperang, tapi apabila peluang menang kurang dari 80%, urungkan niat anda. KArena dalam perang/bisnis terlalu banyak variabel yg semula tidak kita perhitungkan, dapat mengacaukan bahkan membuat kita kalah. Hanya berperang pada saat anda yakin menang.   &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;prinsip 11&lt;br /&gt;Secara alami, pengikut pengikut hebat mengikuti pemimpin pemimpin hebat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kebanyakan pegawai yg benar benar bagus, tidak bisa dipertahankan hanya dengan gaji besar. Secara alami, mereka membutuhkan pemimpin yg mana selain mampu bayar mereka tapi juga bisa membuat mereka bertumbuh mencapai kapasitas maksimalnya. Seringkali alasan kedua yg mendominasi. Jadi kalau pemula bisnis, berpikir kalau dia punya modal besar, bisa bayar orang bagus, tanpa megembangkan kemampuan dan kapasitas pribadi nya sendiri, adakah jaminan pegawai pegawai tersebut akan memberikan performance terbaik nya mereka? sangat naif. Uang belum tentu bisa beli apapun.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;prinsip 12&lt;br /&gt;Hukum pareto dlm hasil yaitu 80% usaha anda hanya menghasilkan 20% hasil, tapi setelah momentum terbentuk, 20% usaha menghasilkan 80% hasil.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada waktu saya memulai bisnis saya, 4 bulan pertama penjualan kami adalah nol.......bukan untung yg nol.....tapi penjualan.....nol besar.&lt;br /&gt;Begitu frustasi nya saya, sampai saya mengeluh pada salah seorang mentor pribadi saya mengenai kondisi ini. Tapi dia hanya bilang, itu alami kok. dia ceritakan mengenai suatu ilustrasi:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bayangkan kamu sedang berusaha memutar satu lempengan baja murni yg berbentuk koin raksasa ber diameter 10 m dan tebal 1 m. mungkin kira kira beratnya 100 ton dan terpasang pada sumbu nya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mungkin hari pertama kamu hanya akan berhasil menggerakkan sejauh 1 meter perhari. tapi apabila kamu terus berjuang dengan konsisten dan tdk menyerah, mungkin di hari ke 30 kecepatan kamu sudah mencapai 2m/hari...lalu di bulan ke 3 sejauh kamu konsisten kamu sudah bisa mencapai 4 m/hari dan akhirnya di akhir thn pertama kecepatan putaran kamu sudah bisa mencapai 1 putaran perhari. sesudah mencapai satu putaran, lama kelama an kegiatan mendorong koin raksasa tersebut menjadi makin mudah dari hari ke hari karena MOMENTUM koin raksasa tersebut mulai terbentuk. lama kelamaan momentum itu bahkan mampu menggerakkan roda tersebut tanpa perlu ada bantuan tenaga kamu..makin lama makin cepat..makin cepat dan makin cepat.....sehingga tanpa disadari.....roda itu mampu berputar 100 kali putaran tanpa perlu bantuan tenaga sama sekali dari kamu....&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hal yg sama juga terjadi pada bisnis mula mula...menggerakkan mereka sangat berat dan sulit..bahkan mula mula kelihatan mustahil...tapi apabila kita tetap konsisten, bertekun dan tdk mengenal menyerah...suatu saat momentum itu pasti terbentuk.....dan pada saat momentum itu terbentuk..bahkan bisnis itu sendiri bisa bertumbuh menjadi besar tanpa kamu campur tangan terlalu banyak....yg penting hanyalah satu: BERTEKUNLAH.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;ilustrasi ini sangat memberkati sehingga saya membulatkan tekad utk tdk menyerah sampai saya melihat momentum saya terbentuk, karena saya percaya selain kerja keras, Tuhan juga pasti memberkati setiap pejuang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berjuang dan semoga beruntung&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-5157306477530993078?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/5157306477530993078/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=5157306477530993078&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5157306477530993078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5157306477530993078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/05/opini-terhadap-posting-pilihan-hidup.html' title='Opini terhadap posting pilihan hidup'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-8085658844137619138</id><published>2007-05-04T21:05:00.000-07:00</published><updated>2008-12-14T21:47:53.560-08:00</updated><title type='text'>Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 6</title><content type='html'>Prinsip:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga,&lt;br /&gt;Tetapi bijak yang mengabaikan cemooh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temuchin, adalah seorang besar dari tanah mongol yang kemudian akhirnya mendirikan dinasti khan yang pada akhirnya  menguasai daratan china dan menjadi begitu terkenalnya diseluruh dunia.&lt;br /&gt;Temuchin mempunyai salah satu kelebihan yang hebat yaitu kemampuannya dalam menahan diri terhadap emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat dia sudah hebatpun dan menguasai banyak sekali wilayah serta mempunyai kendali atas jutaan tentara-tentara militant, dia hanya memutuskan untuk berperang bila perlu, bukan bila emosinya disenggol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah cerita versi komik, si pengarang menuliskan sebuah kalimat dramatis yang diucapkan oleh temuchin kepada ahli warisnya mengenai hal menahan diri, yaitu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang raja yang keras kepala dan tidak mampu menahan diri untuk berperang tanpa alasan yang benar benar kuat, dia hanya akan menjerumuskan rakyat dan bala tentara yang mempercayainya kedalam satu proses kehancuran yang tidak dapat dihentikan oleh siapapun kecuali oleh egonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya. Kemampuan mengendalikan diri tidak sama dengan kelemahan diri, justru mereka yang cakap dalam mengendalikan diri memperlihatkan kehebatan dirinya, karena bukankah salah satu pepatah kita pernah bilang bahwa musuh terberat kita adalah hawa nafsu kita, yang tentunya termasuk juga nafsu untuk marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah bertemu beberapa orang yang berasal dari suku A atau suku B, dimana mereka seringkali membanggakan bahwa nilai nilai yang mereka anut dari suku dimana mereka berasal, sangat menjunjung tinggi kehormatan, dan bersedia mati demi kehormatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contoh, om kandung saya sempat mengalami satu posisi hebat dalam bisnisnya (menurut ukuran keluarga kami).&lt;br /&gt;Ia berasal dari satu daerah di sulawesi, dimana ia dibesarkan dengan nilai nilai yang tinggi berkaitan dengan kehormatan dan harga diri, maka seringkali pada saat saya remaja, saya amati dia sering terlibat masalah yang sebetulnya tidak begitu esensial dan menyita banyak sekali sumberdaya materi, energi, waktu dan pikiran-nya hanya karena dia merasa orang itu sudah menyinggung harga dirinya dan dia merasa bahwa dia harus melakukan sesuatu yang setimpal untuk memulihkan harga dirinya yang dirasa sudah terkoyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah satu kali, saya dengar dari orangtua saya, dia menghabiskan banyak sekali uang, waktu dan tenaga untuk “tindakan bisnis yang saling membalas” secara terbuka di industri yang ditekuni-nya melawan salah satu pesaingnya hanya karena dia mendengar si pesaing tersebut menjelek-jelek-an dia secara pribadi dibelakang punggungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, bisa ditebak, tidak ada yang menang, kedua-duanya merugi, kehilangan banyak uang, kehabisan energi yang berharga dan tersitanya secara sia-sia potensi yang sebetulnya cukup banyak untuk menumbuhkan bisnis-nya hanya karena terjebak peristiwa konyol nan bodoh tersebut atas nama harga diri serta kehormatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joseph joubert pernah berkata;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah memotong apa yang dapat dibuka ikatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berpendapat, menjunjung tinggi kehormatan adalah hal yang mulia, tetap memilih berkonfrontasi untuk menyelesaikan suatu permasalahan mengenai kehormatan dimana sebetulnya masih tersedia banyak pilihan alternatif lain yang jauh lebih bijak dan elegan, adalah benar benar satu kebodohan yang tiada taranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mungkin masih muda dan kurang mengerti konsep kuno mengenai makhluk yang bernama harga diri dan kehormatan, hanya saja saya tetap yakin pada nilai yang saya anut dan dituliskan oleh salomo dalam salah satu amsalnya, yaitu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya, kemampuan menahan diri yang sejati terhadap ejekan, celaan dan fitnah sekalipun, bukanlah berasal dari suatu teknik yang dilatih secara khusus melainkan berangkat dari hati yang penuh pengampunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seperti yang kita semua tahu, mengampuni hanya mungkin bila hati kita penuh dengan kasih yang tulus dan murni akan sesama, bukan sekedar segolongan, atau berlainan gender atau kasih yang mempunyai syarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang memiliki hati mengampuni, pasti akan mempunyai kontrol diri jauh lebih baik dibandingkan mereka yang sekedar mempelajari teknik-teknik dalam menahan amarah maupun memindahkan amarah, karena menahan amarah atau sekedar memindahkan amarah ke hal yang paling positif sekalipun tetaplah merupakan satu amarah yang hanya berubah bentuknya tapi tidak berubah sifat dasarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan amarah yang telah berubah bentuk tapi tidak terselesaikan tersebut, bisa membawa kita kedalam fase yang lebih tinggi yaitu dendam dimana itu cukup untuk menyeret kita kedalam pusaran kesulitan dan penderitaan yang lebih dalam lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya percaya, tiap kita sudah mengerti dengan baik sekali bagaimana dendam bisa menjadi perusak yang sangat dahsyat dalam hidup kita dan dendam yang cukup besar dan ber-akar dalam bahkan mampu menghalangi banyak hal hal baik yang seharusnya kita terima dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Larry Bielat menuliskan efek negatif lain dari hati yang tidak dapat mengampuni;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidak dapat mengampuni, menghancurkan jembatan yang suatu hari nanti mungkin ia perlu lewati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penutup, saya merekomendasikan kita merenungkan sebuah tulisan yang tidak diketahui pengarangnya tapi sangat relevant dengan hal ini;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang harus mempunyai tanah makam khusus&lt;br /&gt;untuk mengubur kesalahan sahabat dan orang yang dikasihinya&lt;br /&gt;Mengampuni adalah membebaskan seorang tahanan,&lt;br /&gt;dan tahanan itu adalah anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SUXut5tmZnI/AAAAAAAAAAU/cgR5lVWHXpY/s1600-h/plang+FEC-merah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SUXut5tmZnI/AAAAAAAAAAU/cgR5lVWHXpY/s200/plang+FEC-merah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279888610515379826" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belas kasih Tuhan terhadap kita sebanyak belas kasih kita terhadap orang orang disekeliling kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-wishnuiriyanto-&lt;br /&gt;http://wishnuiriyanto.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;friendster;&lt;br /&gt;Nama; Wishnu iriyanto&lt;br /&gt;Lokasi; Australia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-8085658844137619138?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/8085658844137619138/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=8085658844137619138&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/8085658844137619138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/8085658844137619138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/05/pelajaran-bisnis-dari-amsal-salomo_04.html' title='Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 6'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Tqcjqkk5th8/SUXut5tmZnI/AAAAAAAAAAU/cgR5lVWHXpY/s72-c/plang+FEC-merah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-5343356326332696472</id><published>2007-05-03T02:32:00.000-07:00</published><updated>2007-05-03T02:34:52.536-07:00</updated><title type='text'>Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 5</title><content type='html'>Prinsip;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak,&lt;br /&gt;Tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalau sebagai pebisnis, kita cenderung hanya bergaul dengan sesama pebisnis yang rata-rata, berpikiran rata-rata, memiliki visi yang rata rata dan mempunyai tingkat kepositif-an yang rata-rata, maka percayalah, hasil kita yang sebetulnya hanya rata-rata pun sudah akan dianggap luarbiasa oleh mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan seperti yang pernah saya tulis dalam pelajaran bisnis menurut amsal salomo terdahulu, lebih jauh lagi bila kita sudah berpuas diri atas kekaguman yang muncul terhadap prestasi yang sebetulnya masih relative rata-rata tersebut, dan malas untuk masuk ke gelanggang komunitas yang lebih tinggi untuk meningkatkan standard pencapaian kita, maka kelengahan ini akan membuat kita tertinggal makin jauh dibanding pergerakan pergerakan besar yang tengah terjadi diluar sana dengan intensitas yang terus meningkat dari hari ke hari.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebuah pameo lama berkata;&lt;br /&gt;Kita cenderung menjadi produk lingkungan kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Artinya, lingkungan dimana kita bergaul akrab didalamnya, cenderung akan mempengaruhi dengan kuatnya pemikiran pemikiran kita, tindakan-tindakan kita, latar belakang dari semua keputusan kita, komitmen komitmen yang kita tetapkan dimasa mendatang serta menjadi indikasi terhadap arah yang kita tuju.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;John mason menuliskan dalam salah satu bab tulisannya;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Katakana pada saya siapa sahabat terbaik anda, dan saya akan katakana kepada anda siapa anda. Jika anda berkumpul bersama serigala, anda akan belajar melolong, tetapi jika anda bergaul dengan elang, anda akan belajar cara membubung mencapai ketinggian yang luarbiasa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bergaul terlalu dekat dengan tipikal orang rata-rata, baik dalam pemikiran, ide, pencapaian dan visi selain menghambat pertumbuhan kita sedemikian rupa, komunitas jenis ini cenderung juga bisa mempengaruhi kobaran api motivasi dalam diri kita. Mimpi mimpi besar yang kita bangun dalam angan angan kita, bisa bergeser sedemikian rupa diatas teori pembenaran yang bernama rasionalitas maupun kenyataan hidup.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Visi-visi hebat yang tadinya terasa begitu mungkin untuk dijangkau, setelah bersinggungan dengan komunitas model ini, seringkali menjadi kabur dan terlihat begitu jauh hanya karena komunitas rata-rata ini  yang seringkali justru berisi orang orang pintar secara akademik, tajam dalam berpikir dan relative cakap dalam profesinya, tapi sebetulnya miskin secara visi dan lemah dalam daya terobos.   &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan semakin lama kita bergaul dengan mereka yang rata-rata tersebut, maka semakin bertumbuh-lah pemikiran didalam kepala kita hal hal yang sebelumnya kita abaikan sama sekali seperti;&lt;br /&gt;Bahwa keahlian berbisnis adalah berbentuk gen yg diwarisi dari generasi ke generasi melalui hubungan darah atau ras. Dimana mereka yang tidak mewarisi gen dagang atau gen bisnis, kecil kemungkinan menjadi pengusaha besar. &lt;br /&gt;Pencapaian bisnis hebat hanya mungkin terjadi pada mereka yang datang dari keluarga bermodal keuangan hebat, karena mana ada sih bisnis yang benar benar hebat yang bisa tumbuh oleh sekedar semangat kuat dan modal keuangan yang cenderung hanya modal dengkul? &lt;br /&gt;Bisnis yang berhasil hanya bisa dibangun diatas koneksi yang kuat yang tentunya harus dibangun diatas investasi keuangan yang tidak kecil untuk memeliharanya. Dan tanpa koneksi yang kuat, seberapa besar sih bisnis baru kita bisa tumbuh? &lt;br /&gt;dll.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di satu sisi, saya memang mencoba untuk memberitahu bahwa dari orang orang gagalpun kita bisa memetik banyak sekali pelajaran berharga, tetapi memetik pelajaran dengan menjadi lengket adalah 2 issue yang sama sekali berbeda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bergaul dengan orang orang hebat, memang tidak membuat bisnis-bisnis kita secara otomatis langsung menjadi hebat, hanya saja dengan bergaul akrab dengan komunitas ini , atmosfir dan spirit mereka-mereka yang hebat dalam pencapaian, maupun kuat dalam visi umumnya bisa menular sedemikian rupa, dan roh yang mempengaruhi semangat juang unutk menciptakan sesuatu yang benar hebat, yang mengatasi segala keterbatasan kita, akan lebih mudah untuk dibangkitkan dan dibakar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salah seorang pengarang buku yang tulisan tulisannya umumnya berfokus pada motivasi, pernah berkata bahwa 5 orang sahabat yang tepat lebih baik dari 50 sahabat yang bercampur aduk. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan sebagai penutup, ada baiknya kita merenungkan sebuah peribahasa Bulgaria yang meneguhkan statement diatas;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jika anda mendapatkan diri anda mengambil dua langkah maju dan satu langkah mundur, pastilah ini karena anda sudah menjalani pergaulan yang campur aduk didalam hidup anda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semoga berguna&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;-wishnu iriyanto-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-5343356326332696472?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/5343356326332696472/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=5343356326332696472&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5343356326332696472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5343356326332696472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/05/pelajaran-bisnis-dari-amsal-salomo_4082.html' title='Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 5'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-5498508888541178366</id><published>2007-05-03T02:31:00.000-07:00</published><updated>2007-05-03T02:32:04.644-07:00</updated><title type='text'>Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 4</title><content type='html'>Prinsip;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena perintah itu pelita, dan ajaran itu cahaya,&lt;br /&gt;dan teguran yang mendidik itu jalan kebenaran&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seorang penulis buku laris yang bernama John mason menulis dalam salah satu bukunya yang berjudul “mustahil menjadi mungkin”, sebuah kalimat yang menurut saya sangat baik untuk direnungkan;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hanya pikiran yang lapar yang dapat bertumbuh&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Harus kita akui, ada begitu banyak prinsip prinsip yang mengandung kebenaran dan kebijaksanaan di luar sana . Bahkan bila kita memutuskan untuk mendedikasikan seluruh hidup kita dengan mempelajari semua kebenaran dan kebijaksanaan tersebut, sampai akhir hayat kita pun kita hanya dapat mempelajari secuil dari seluruh kebenaran yang ada.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tapi walaupun semua pengejaran akan semua kebenaran itu tidak akan pernah sanggup untuk kita kuasai seluruhnya, hanya saja mereka yang terus menerus merasa lapar dan haus akan kebenaran, hikmat dan kebijaksanaan dan mengejarnya seperti seseorang mengejar sesuatu yang sangat berharga, maka saya percaya itu semua akan membawa dia kedalam satu pencerahan luarbiasa yang akan membawa dia terus naik dari satu level ke level yang lebih tinggi secara konsisten baik itu dalam bisnisnya dan kehidupannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pelajaran pelajaran tentang kebenaran, kebijaksanaan dan hikmat, tidak selalu mahal. Banyak sekali yang sebetulnya tersedia dengan gratis.&lt;br /&gt;Orang orang yang kita anggap kecil dan tidak berpendidikan disekeliling kita, belum tentu dalam kebijaksaan hidup, mereka lebih rendah dari dosen dosen kita yang terhormat dan mempunyai gelar yang hebat hebat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dari seorang tua yang menjual makanan dipojok jalan, apabila kita mengabaikan agamanya, penampilannya, tutur bahasanya, apalagi level bisnisnya, dan bila sikap hati kita benar untuk diajar, saya percaya kita bisa menggali begitu banyak ajaran ajaran yang bernilai tinggi dan bersifat universal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hanya karena kita memeluk satu agama dan mempercayai semua pengajaran-pengajar an didalamnya, saya percaya tidak berarti agama kita telah memonopoli semua kebenaran dan kebijaksanaan yang ada di muka bumi ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya berpendapat, sikap picik telah membawa banyak sekali orang-orang yang seharusnya mampu menjangkau lebih jauh dari apa yang dicapainya saat ini, tertahan pada levelnya sekarang, karena mereka menolak semua kebenaran-kebenaran selain dari kebenaran kelompoknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hanya karena si pengajar berbeda latar belakang akademik, penampilan yang jauh dari meyakinkan, tutur bahasa yang dirasa kurang intelektual, strata social yang jauh berbeda, apalagi berbeda latar belakang kepercayaan, maka banyak dari kita akan menolak semua esensi pengajaran-pengajar an kebijaksanaan yang bersifat paling umum sekalipun dimana menurut saya ini sesuatu yang sangat menyedihkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam hal teguran pun sama, apabila teguran diucapkan dengan suara yang kita anggap kurang sesuai, pemilihan lokasi teguran yang dianggap tidak memadai, bahasa tubuh si penegur yang dianggap menyinggung hati, kita pada akhirnya memilih untuk berfokus &amp; berkonfrontasi pada hal hal tersebut dibanding memusatkan diri pada esensi teguran tersebut.&lt;br /&gt;Untuk orang orang seperti ini, salomo menambahkan;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kemiskinan dan cemooh menimpa orang yang mengabaikan didikan&lt;br /&gt;tetapi siapa mengindahkan teguran, ia dihormati&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebetulnya kalau kita renungkan sedikit lebih dalam, kemampuan kita untuk menerima perintah, bersikap benar dalam menerima teguran maupun pengajaran, sebetulnya berbanding lurus dengan level kerendahan hati untuk dibentuk.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apalagi mereka yang sudah terlibat dalam bisnis, makin tinggi jabatan dan keterlibatan didalamnya, makin kompleks permasalahan yang dihadapi serta makin besar resiko terjungkalnya, maka level kerendahan hatinya seharusnya jauh lebih besar dari mereka yang berada jauh dibawahnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kalau makin hebat bisnis-nya dan ternyata ego serta kesombongannya meningkat berbanding lurus dengannya, maka saya perlu ingatkan prinsip keras yang berbunyi;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kecongkakan mendahului kehancuran,&lt;br /&gt;dan tinggi hati mendahului kejatuhan&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Memang bersikap rendah hati tidak pernah semudah mengucapkannya, hanya saja mereka yang mengerti prinsip penting yang berbunyi Kerendahan hati mendahului kehormatan, dan terus melatih kadar kerendahan hatinya makin tinggi dari hari kehari, saya percaya pada satu titik akan mencapai kebahagiaan, kemuliaan dan kejayaan yang melampaui apa yang pernah dibayangkannya sejak semula.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan mengasihi orang orang yang rendah hati dan mempunyai sikap yang benar dalam melalui proses pembentukannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;-wishnu iriyanto-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-5498508888541178366?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/5498508888541178366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=5498508888541178366&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5498508888541178366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/5498508888541178366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/05/pelajaran-bisnis-dari-amsal-salomo_5973.html' title='Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 4'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-1418108650373198195</id><published>2007-05-03T02:29:00.000-07:00</published><updated>2007-05-03T02:31:00.395-07:00</updated><title type='text'>Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 3</title><content type='html'>Prinsip;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai pemalas, berapa lama lagi engkau berbaring?&lt;br /&gt;Bilakah engkau bangun dari tidurmu?&lt;br /&gt;“Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi,&lt;br /&gt;melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring”-&lt;br /&gt;maka datanglah kemiskinan kepadamu seperti seorang penyerbu,&lt;br /&gt;dan kekurangan seperti orang bersenjata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pengertian malas adalah berarti sekedar tidak melakukan aktifitas apapun yang bersifat produktif, kita mungkin tidak termasuk orang orang malas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau kita mengacu pada standard orang orang jepang seperti tersirat dalam buku berjudul “rahasia bisnis orang jepang” (ann wan seng), dimana kemalasan berarti tidak bersungguh sungguh dalam bekerja dan menjadi maksimal dalam setiap potensi yang kita miliki, maka boleh jadi saya dan banyak diantara kita semua masuk dalam kategori pemalas.(maafkan saya untuk statement ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu faktor yang mungkin menyebabkan kita malas mengejar batas maksimal dari potensi terbaik yang ada dalam diri kita mungkin karena kita sudah berada pada zona nyaman dimana kita merasa posisi kita sudah cukup baik dibanding pesaing / orang lain, lalu kita ber-argument bahwa inilah saat kita untuk mulai menikmati buah dari kerja keras kita selama ini dan kita dengan skeptis memandang bahwa meninggalkan zona nyaman kita saat ini untuk kemudian terus berkompetisi dalam mengejar posisi no 1 dalam industri yang kita tekuni, akan membuat kita tidak akan pernah dapat benar benar menikmati hidup ini secara maksimal dan terjebak dalam lingkaran setan yang tidak pernah putus-putusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berpendapat, menikmati hidup dan berdisiplin dalam menjadi maksimal dalam potensi yang Tuhan sudah percayakan pada kita adalah 2 issue yang berbeda. Banyak sekali orang yang bisa maksimal dalam potensi nya dengan tetap menikmati hidup, dan ada banyak juga orang yang sebetulnya meng-kamuflase kemalasannya untuk terus bertumbuh dengan alasan  menikmati hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab suci secara extem mengajarkan bahwa adalah suatu dosa besar bagi mereka yg memutuskan untuk menyimpan dan mengubur talenta talenta yang dipercayakan Tuhan pada mereka dan tidak memperkembangkannya sebagaimana mestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Tuhan berjanji untuk menambahkan lebih banyak talenta talenta baru dan lebih besar kapasitasnya kepada mereka yang sudah terbukti setia mem-perkembangkan talenta yang dimilikinya saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi untuk mereka yang malas mem-kembangkan talenta/bakat/potensi yang dipercayakan Tuhan padanya, selain mereka akan gagal dalam menikmati rencana Tuhan yang indah dalam hidupnya, mereka juga berpotensi untuk kehilangan talenta yang ada tersebut, karena Tuhan memandangnya sebagai orang-orang yang tidak setia dan tidak cukup layak untuk dipercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, salah satu penyebab kemalasan adalah lingkungan / komunitas sekeliling kita. Bila kita ada didalam satu lingkungan/komunitas dan kita sudah merasa unggul didalamnya, lalu kita tidak berpindah ke lingkungan / komunitas yang lebih hebat lagi, maka disitulah benih benih kemalasan mulai bersemi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apabila sesudah kita merasa unggul dalam satu komunitas / lingkungan dan segera berpindah ke komunitas yang jauh lebih hebat lagi dimana kita merasa kecil didalamnya dan secara positif muncul desakan perasaan dalam diri kita untuk terus berkompetisi dan memaksimalkan semua potensi terbaik kita, maka benih benih kemalasan itu tidak akan sempat tumbuh, karena tertutup oleh semangat juang untuk tidak menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu pada waktu saya di college, saya pernah punya teman yang punya kebiasaan untuk selalu makan siang di pusat kota, ditengah keramaian lalu lintas professional, tepat di jantung CBD Sydney. (kampus saya memang juga terletak di pusat kota Sydney).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya tanya kenapa dia tidak pernah makan siang bersama-sama teman teman yang lain di kafetaria kampus atau restaurant disekitar kampus dan memilih menyendiri di pusatnya para professional, dia bilang:;” saya merasa tidak ada apa-apanya ditengah kerumunan orang orang yang berjalan cepat ini, hanya saja saya percaya kalau saya punya potensi untuk bisa lebih baik dari mereka semua suatu saat kelak baik dalam hal pencapaian maupun penampilan.&lt;br /&gt;Hanya dengan melihat mereka setiap siang beraktifitas, sudah membuat motivasi saya terbakar dan menyala-nyala.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan dirinya saat ini, karena saya lepas hubungan setelah selesai kuliah, hanya saja percakapan saya yang singkat itu sangat membekas sekali didalam hati saya dan memberkati sekali sampai saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberkati orang orang yang gigih dan tidak pernah menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-wishnu iriyanto-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-1418108650373198195?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/1418108650373198195/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=1418108650373198195&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/1418108650373198195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/1418108650373198195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/05/pelajaran-bisnis-dari-amsal-salomo_9947.html' title='Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 3'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-7827845853146700203</id><published>2007-05-03T02:27:00.000-07:00</published><updated>2007-05-03T02:29:02.191-07:00</updated><title type='text'>Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 2</title><content type='html'>Prinsip:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hai pemalas, pergilah kepada semut,&lt;br /&gt;perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak:&lt;br /&gt;biarpun tidak ada pemimpinnya,&lt;br /&gt;pengaturnya atau penguasanya,&lt;br /&gt;ia menyediakan rotinya di musim panas,&lt;br /&gt;dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya percaya ada begitu banyak budaya dan pengajaran di luar sana yang mendorong agar kita untuk memiliki kebiasaan menabung dan berhemat.&lt;br /&gt;Hanya saja seringkali pergumulannya adalah bagaimana kita bisa menabung ditengah inflasi yang demikian tinggi, pendapatan yang tidak bertambah dan kebutuhan yang kian meningkat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya sama sekali tidak bermaksud untuk menggurui ataupun menimbulkan kesan kurangnya empati terhadap mereka yang dalam situasi keuangan yang sulit, hanya saja ada seorang bijak yang pernah bilang kalau menabung adalah lebih merupakan suatu sikap mental.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Artinya, kalau dalam situasi kesulitan keuangan pun kita tetap mampu untuk men-disiplin- kan diri untuk menabung walau hanya sedikit, maka pada saat kita menikmati kelonggaran dalam hal keuangan, sikap disiplin yang telah terlatih dengan baik itu akan menolong dan memampukan kita untuk menabung dalam jumlah yang jauh lebih besar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebaliknya, apabila kita tidak memiliki tingkat kedisiplinan yang bagus dalam menabung pada saat situasi keuangan yang sulit, maka percayalah bahwa pada saat kita menikmati masa masa kelonggaran dalam hal financial sekalipun, kedisiplinannya yang rendah akan tetap membawa kita juga pada ketidakmampuan untuk menabung.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam profesi saya sebagai agen sekolah ke luar negeri, saya bertemu banyak sekali keluarga keluarga yang mampu secara ekonomi dan berhasil dalam usaha usaha bisnis mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sering saya bertanya-tanya pada diri saya, apakah sebetulnya yang membuat mereka mampu menjadi sangat stabil dalam bidang financial, sementara banyak juga orang yang saya kenal diluar sana yang menurut pendapat saya tidak kalah sama sekali dalam hal kepintaran, kecepatan berpikir, skill bekerja, kepemimpinan bahkan jiwa wiraswasta sekalipun tapi memiliki hasil akhir yang berbeda dalam hal financial.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seorang client saya pernah memberikan saya sepotong nasihat kecil atas pertanyaan saya ini, yaitu salah satunya adalah kemampuan untuk menabung.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beliau menjelaskan bahwa kestabilan financial dari mereka yang berdisiplin kuat dalam menabung, walau dia hanya seorang yang relative rata rata dalam skill yang lain, dalam jangka panjang, berpotensi untuk mengalahkan kestabilan financial mereka yang kuat secara kapasitas skill tapi lemah dalam disiplin menabung. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bukankah ada satu prinsip yang berbunyi; &lt;br /&gt;Issue nya bukanlah berapa banyak uang yang kita hasilkan, melainkan berapa banyak yang kita bisa tabung.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Prinsip ini sebetulnya bertentangan dengan pandangan umum yang berbunyi, untuk stabil secara keuangan, harus berangkat dari konsep pemasukan yang terus menerus diperbesar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena tanpa kedisiplinan menabung, maka setiap peningkatan pemasukan akan juga secara otomatis meningkatkan pengeluaran (tingkat konsumsi).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beliau menambahkan, yang istimewa lagi bahwa mereka yang terbiasa berhemat dan menabung, sudah tentu akan memiliki cadangan cash dalam jumlah tertentu, dan dengan adanya cadangan cash tersebut, memungkinkan seseorang mampu be-reaksi cepat terhadap semua peluang peluang bagus, baik dalam bidang usaha maupun yang sifatnya investasi yang timbul tiba tiba dan pada akhirnya kelak bisa memperlebar perbedaan financial, diukur dalam satu jangka waktu tertentu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Masih menurut beliau, sekalipun seseorang merasa memiliki kemampuan wiraswasta yang kuat didalam jiwanya, tapi apabila dia memiliki cacat dalam hal kedisiplinan menabung, maka potensi maksimalnya akan sangat sulit untuk diraih.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pendapat ini juga diperkuat oleh seorang professor marketing yang mengajar saya di kampus dulu untuk subject accounting yang bilang bahwa lebih dari 60% bisnis yang bangkrut di Australia bukan disebabkan karena bisnis mereka tidak menguntungkan, melainkan karena kegagalan dalam mengatur cash flow yang tentunya berhubungan dengan cadangan cash.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Client saya yang lain yang datang dari latar belakang seorang pengusaha pernah mengajarkan saya bahwa dia menanamkan anak anaknya disiplin dalam hal menabung jauh lebih dini dibandingkan skill skill yang lain.&lt;br /&gt;Karena beliau berpendapat, kedisiplinan menabung adalah salah satu pondasi paling mendasar untuk menjadi stabil dalam bidang financial.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;-wishnu iriyanto-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-7827845853146700203?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/7827845853146700203/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=7827845853146700203&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7827845853146700203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7827845853146700203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/05/pelajaran-bisnis-dari-amsal-salomo_03.html' title='Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 2'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-6302787797106177848</id><published>2007-05-03T02:26:00.000-07:00</published><updated>2007-05-03T02:27:51.087-07:00</updated><title type='text'>Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 1</title><content type='html'>Prinsip: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau!&lt;br /&gt;Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu,&lt;br /&gt;Maka engkau akan mendapatkan kasih dan penghargaan&lt;br /&gt;Dalam pandangan Allah serta manusia&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kesetiaan dan sikap-sikap yang benar dalam bekerja adalah hal-hal yang relatif sangat langka dicari belakangan ini, terlebih dalam dunia bisnis.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Secara umum system pendidikan kita mungkin dapat menghasilkan orang orang cakap dalam bekerja, tapi menurut pengamatan saya, system pendidikan kita relatif gagal dalam menghasilkan pribadi pribadi yang mempunyai nilai nilai yang unggul.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pada hal seperti yang survey yang pernah saya baca dan saya cantumkan dalam salah satu tulisan terdahulu saya, bahwa mayoritas promosi diberikan malahan bukan dikarenakan karena kecakapan individual atau kemampuan mereka yang menonjol dalam penjualan, tetapi justru karena sikap mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beberapa tahun lalu, dalam satu kesempatan saya pernah bertemu dengan seorang pemilik jaringan pendidikan yang memiliki banyak sekali cabang di Indonesia dan kebetulan kita berdua berbicara sedikit mengenai nilai nilai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beliau secara spontan berkata pada saya;,” Kalau sampai kamu menemukan ada orang orang bagus diluar sana dengan nilai nilai yang bagus, tolong beritahu saya segera, saya pasti ambil dia. Kalaupun saya belum membutuhkannya saat itu, saya akan create posisi baru untuk dia.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Satu waktu, saya pernah bertemu juga dengan seorang client yang memiliki bisnis dalam penjualan bahan bangunan yang sangat sukses, hanya saja beliau cuma memiliki satu cabang. Ketika saya bertanya, adakah niat om untuk membuka cabang cabang baru, mengingat bisnis bahan bangunan cukup berkembang dibanyak daerah daerah pemukiman baru yang banyak sekali tersebar di Jakarta, beliau menjawab:,” Wishnu, siapa sih yang tidak ingin berkembang lebih besar, tapi kalau saya masih belum dapat menemukan orang orang yang saya dapat sepenuhnya percayai, maka saya berpendapat, keinginan untuk menjadi besar hanya akan menjadi bumerang bagi saya dan bisnis saya.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketika saya berkomentar tentang perlunya system yang memadai dalam mengantisipasi kesulitan tersebut, beliau hanya berkomentar; ,” Kalau unsur manusia nya sudah tidak tepat, maka system yang detailnya bagaimanapun, tidak akan banyak menolong. Nah daripada saya terlibat dalam berbagai-bagai kesulitan yang tidak perlu, maka saat ini saya hanya bisa bersabar menunggu anak anak saya besar kelak dan saya harap nantinya merekalah yang akan bisa besarkan usaha ini.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebagai penutup, saya ingin bagikan pelajaran yang saya terima dari salah seorang client saya yang lain, dimana beliau adalah seorang yang sangat kaya walau datang dari latar belakang yang SD pun tidak lulus.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dia berkata;,” Semua kekayaan saya dirintis dari berbagai bagai bidang usaha yang modalnya datang dari orang lain. Pada saat usaha yang dipercayakan pada saya gagalpun, orang orang tidak pernah kehilangan kepercayaannya pada saya, karena mereka semua tahu bahwa hati saya tidak pernah serong, tidak pernah sedikitpun.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semoga memberkati&lt;br /&gt;-Wishnu iriyanto-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-6302787797106177848?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/6302787797106177848/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=6302787797106177848&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/6302787797106177848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/6302787797106177848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/05/pelajaran-bisnis-dari-amsal-salomo.html' title='Pelajaran bisnis dari amsal salomo bagian 1'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-7800933980364608915</id><published>2007-02-02T13:51:00.000-08:00</published><updated>2007-02-02T13:57:33.072-08:00</updated><title type='text'>Tanah yang subur</title><content type='html'>Ada sebuah cerita rakyat di negeri china yang sangat memberkati saya, bila berkaitan dengan topik tanah yang subur.&lt;br /&gt;Saya lupa dimana saya membaca ini, tapi mungkin saja dari buku berjudul doa sang katak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian ceritanya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah remaja yang sangat miskin yang mendatangi seorang peramal terkenal untuk minta diramalkan masa depannya.&lt;br /&gt;Karena begitu miskinnya, dia bahkan tidak punya apa apa untuk diberikan pada sang peramal untuk membayar jasa ramalan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si peramal yang kecewa karena si anak muda tidak punya apa-apa ini sebagai pembayar jasanya, langsung berkata tanpa menoleh;” kamu akan jadi orang yang sangat kaya kelak, tapi tolong jangan bertanya apa apa lagi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu dia mengusir pergi secara halus anak muda tersebut untuk kemudian melanjutkan untuk meramal pelanggan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20 tahun kemudian, ketika si peramal tersebut sudah menjadi sangat tua dan sudah lagi tidak populer, tiba tiba dia dikunjungi seorang yang berpenampilan seperti saudagar kaya, menjumpai peramal tersebut dengan sikap sangat hormat, berterima kasih dan memberikan si peramal tersebut berpeti peti uang logam emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si peramal yag terbingung bingung dengan kejadian itu, bertanya siapakah gerangan saudagar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si saudagar itu menceritakan kalau dia dulu adalah seorang muda yang sangat miskin, yang karena begitu miskinnya bahkan tidak mampu membayar ramalan si peramal tersebut, tapi bertekad dalam hati bila ramalan itu terbukti benar, akan memberikan sebagian kekayaannya pada si peramal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si peramal yang ingat kejadian itu (mungkin karena tidak banyak orang yang nekat meminta jasanya tanpa membayar apa apa – mengingat reputasinya saat itu yang begitu terkenal), secara spontan bilang;” padahal waktu itu saya cuma main main.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral story;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya pribadi, sebetulnya permasalahan di sebagian besar kita kenapa banyak diantara kita yang masih jauh dari menjadi maksimal dala bisnis maupun kehidupan, bukan terletak pada jumlah motivasi ataupun kuantitas pengajaran yang telah kita terima.&lt;br /&gt;Kalau kebetulan rekan rekan beragama kristen, saya percaya di gereja kita masing masing, kita sudah menerima begitu banyak motivasi, dorongan dan semua pengajaran yang bermuara pada peningkatan semangat juang dalam bidang kita masing masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan mungkin tidak sedikit dari rekan yang telah ber-investasi tidak sedikit dalam mengunjungi seminar-seminar sekuler yang bertujuan menggerakkan motivasi dan mengembangkan diri, mulai dari yang berskala lokal maupun yang berskala internasional.&lt;br /&gt;Didalam milis yang kita ikuti ini saja, tidak sedikit artikel yang diforward oleh rekan rekan lain yang sebetulnya begitu menggugah, menyentuh dan sangat efektif dalam menumbuhkan harapan harapan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kenapa banyak diantara kita yang pencapaiannya masih jauh dari potensi maksimal yang seharusnya kita bisa capai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita diatas bicara mengenai tanah yang subur, yaitu hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda miskin dalam cerita diatas memiliki tanah hati yang luarbiasa baik dan luarbiasa subur.&lt;br /&gt;Sepotong bibit berbentuk nasihat kecil yang sebetulnya hanya dilontarkan dengan main main, ternyata mampu tumbuh menjadi tanaman besar yang berakar kuat, berbatang besar dan berbuah lebat sekali didalam tanah hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, banyak sekali dari kita yang bahkan hampir tiap hari menerima benih benih motivasi dalam volume tidak kecil melalui artikel artikel di milis, ajaran orang tua, pengajaran yang putus-putusnya dari gereja, program-program motivasi di televisi, buku-buku bacaan, berlangganan program motivasi harian melalui sms dll,  tapi masih gagal untuk menumbuhkan semua bibit-bibit motivasi yang berlimpah-limpah tadi menjadi tanaman besar yang berakar dalam dan berbuah lebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya orang-orang diluar sana yang mungkin saja berupa teman, motivator profesioanl, pemimpin agama, orang tua, guru dan banyak lagi, hanya mampu untuk membantu dalam menyebarkan bibit, tapi proses tumbuh nya bibit menjadi pohon besar akhirnya kembali bergantung pada kesuburan tanah hati kita masing masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri juga menyadari kalau tanah hati saya juga masih jauh dari subur, karena benih benih motivasi yang sebetulnya sudah saya terima dari saya kecil ternyata bertumbuh lama sekali sesudahnya dan masih sangat kecil, dibanding cerita pemuda miskin itu yang mungkin saja tidak berpendidikan, tidak punya modal apa apa selain nasihat sederhana yang bila kita terima di jaman sekarang ini, mungkin kita semua akan anggap hanya sekedar omong-kosong belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat percaya tanah hati yang subur memiliki kontribusi yang luarbiasa significant terhadap keberhasilan kita dimasa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya bila tanah hati kita subur, ucapan motivasi yang bilang:” Janganlah kecut dan tawar hati, Sebab Tuhan, Allahmu, menyertai engkau kemana pun engkau pergi,” sudah cukup untuk membakar, meneguhkan dan membuat kita mampu menghadapi peperangan bisnis sesulit apapun karena kita yakin ada penolong kita yang selalu menyertai kita dimasa-masa sulit..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tanah hati kita subur, nubuatan yang berkata:” engkau akan jadi kepala bukan jadi ekor”, cukup untuk membuat kita mampu untuk membuat kita menerobos semua kesulitan dalam tujuannya untuk menggenapi semua visi visi besar yang Tuhan taruh dalam hati kita masing-masing, dan bukan hanya sekedar menjadi seseorang yang biasa biasa saja tanpa mempunyai dampak apapun bagi sekeliling kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tanah hati subur, harapan-harapan yang ditanam oleh orangtua kita sedari kecil untuk kelak kita dapat menjadi orang orang besar, akan berakar begitu kuatnya sehingga cemooh, ejek dan pengaruh negatif dari sekeliling tidak akan mampu menghambat benih itu untuk tumbuh menjadi pohon besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tanah hati kita subur, pangajaran positif yang kita terima, walau sedikit, akan mampu ditumbuhkannya menjadi nilai nilai luarbiasa kuat yang bahkan untuk mampu bermultiplikasi menjadi banyak dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau tanah hati kita tidak subur, ribuan kata kata motivasi, harapan maupun nubuatan sekalipun, hanya manis terdengar bagi telinga kita, jatuh ke hati kita untuk kemudian mati begitu saja dan akhirnya tetap tidak mampu untuk mengubahkan apapun dalam kehidupan kita.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bosan bosannya saya berkata, kalau ada yang berpendapat bahwa keberhasilan permanent itu sepenuhnya bergantung pada faktor tunggal berbentuk modal keuangan tanpa memperhitungkan tanah hati, saya anggap dia naïf, karena banyak sekali orang orang yang kuat secara finansial terjun kedunia bisnis dengan pemahaman serampangan bahwa jumlah modal lah yang mempengaruhi kesuksesan, ternyata tertendang dari bisnis yang ditekuninya secara pahit dengan menyisakan hanya sedikit modal pada akhirnya, bahkan kadang habis sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga kalau ada yang berpendapat bahwa keberhasilan permanent itu bergantung sekedar pada tingginya level pendidikan dan kecerdasan yang dikuasai tanpa memperhitungkan tanah hati, itu juga saya anggap naïf, karena banyak sekali orang orang berpendidikan tinggi dan cerdas luarbiasa terjun ke dunia bisnis dan bertarung dengan orang orang yang pendidikan maupun kecerdasannyanya bahkan jauh dibawahnya, ternyata hasil akhirnya adalah kalah telak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah terlalu banyak cerita yang bisa kita dapatkan dengan mudah tentang seorang naïf yang memasuki peperangan bisnis, datang dengan kepala tegak dan dada membusung tapi akhirnya harus terlempar dari gelanggang bisnis dengan merayap-rayap, berdarah-darah dan merintih-rintih kesakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Saya pernah bicara dengan pendeta saya di Indonesia mengenai faktor faktor apa saja yang sebetulnya potentially bisa menghambat tanah hati kita menjadi subur, beliau memetakan secara cepat dan sederhana bahwa kebencian, sifat penakut, sikap ragu-ragu, iman yang tipis, sikap hati yang salah dalam menerima pengajaran, sakit hati, kepahitan terhadap masa lalu, lingkungan negatif dan masuknya bibit-bibit pengajaran negatif kedalam hati kita bisa turut serta dalam mengkontaminasi tanah hati kita menjadi tidak sesubur yang seharusnya.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini tidak dibuat untuk menghakimi siapapun, karena pada saat menulis ini, saya pribadi juga serasa ditampar ulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi biarlah tulisan ini bisa menjadi masukan kecil bila kita sampai saat ini masih belum juga mencapai hal-hal yang benar-benar luarbiasa dalam hidup ini, belum melakukan langkah-langkah raksasa dalam industri kita masing masing serta belum mampu menggenapi visi-visi hebat yang Tuhan taruh dalam hati kita untuk kita semua genapi secara tuntas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Every generation should live better than the last&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dari setiap anak yang kurang beruntung yang telah kita bantu, ada satu generasi di masa depan yang sudah tertolong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu Iriyanto&lt;br /&gt;Managing Director&lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;FUTURE English (kursus bergaransi TOEFL 580/ IELTS 6.5 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelapa gading; 021 4585 1123&lt;br /&gt;Kuningan; 021 5200 883&lt;br /&gt;Mega mall; 021 668 3847&lt;br /&gt;Pasar baru; 021 351 8116&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semarang; 024 761 0900&lt;br /&gt;Pekan baru; 0761 44109&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ps; saya berharap bisa berkenalan dengan rekan rekan di friendster.&lt;br /&gt;Nama; Wishnu Iriyanto&lt;br /&gt;Lokasi; Australia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kunjungi&lt;br /&gt;http://wishnuiriyanto.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-7800933980364608915?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/7800933980364608915/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=7800933980364608915&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7800933980364608915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7800933980364608915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/02/tanah-yang-subur.html' title='Tanah yang subur'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-593065099526271647</id><published>2007-01-26T19:53:00.000-08:00</published><updated>2007-01-26T19:56:04.440-08:00</updated><title type='text'>organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan 5</title><content type='html'>&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" width="100%" unselectable="on"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;Organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan (bagian 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip acuan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang orang luarbiasa dihasilkan oleh nilai nilai luarbiasa&lt;br /&gt;-wishnu Iriyanto-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai nilai luarbiasa yang dianut otomatis akan mempengaruhi cara pandang luarbiasa.&lt;br /&gt;Cara pandang yang luarbiasa otomatis akan membentuk prilaku luarbiasa.&lt;br /&gt;Prilaku luarbiasa yang dilakukan berulang-ulang akan menciptakan kebiasaan luarbiasa.&lt;br /&gt;Dan kebiasaan-kebiasaan luarbiasa akan dengan sendirinya menghasilkan orang-orang luarbiasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita bicara dalam tataaran organisasi yg paling besar yaitu bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengambil ide dari tulisan salah seorang rekan di milis tetangga, kemajuan ekonomi di negara negara seperti china, Taiwan , hongkong, dan Singapore digambarkan oleh lee Kuan yee sebagai hasil dari bentukan nilai nilai kong hu cu, atau persisnya disebut “etika Kong Hu Cu”.&lt;br /&gt;Nilai nilai yang dihasilkan oleh Kong Hu Cu, setidaknya menghasilkan individu individu pekerja luarbiasa keras dan ulet, orang orang dengan kemampuan menabung paling hebat diseluruh dunia (disamping bangsa yahudi), dan network kuat yang saling mendukung melintasi batas negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga masih menurut sosiolog, keberhasilan bangsa bangsa western, dijelaskan oleh nilai nilai protestan yang mereka anut dan meresap begitu kuatnya dan tetap mempengaruhi prilaku mereka sampai sekarang walau mungkin seperti diberitakan oleh detik.com dimana sebagian besar anak anak di inggris saat ini bahkan tidak tahu kalau natal itu merupakan kelahiran Yesus Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di western, hukum kasih diterjemahkan menjadi prinsip prinsip keadilan bagi semua golongan termasuk kalangan cacat, minoritas dan perempuan.&lt;br /&gt;Bahkan prinsip keadilan ini mengalahkan prinsip agama bila memang mereka bersinggungan. Misalnya di Negara bagian Victoria , Australia , ada rumah sakit yang menyimpan alkitab (biasanya selalu ada disamping tempat tidur pasien) karena ada keluhan dari kalangan minoritas yang merasa tidak adil dan alkitab tersebut hanya diberikan apabila ada pasien yang memintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadilan yang berakar dari hukum kasih juga akhirnya mempengaruhi sekali nilai nilai yang berkaitan dengan kesetaraan dalam semua kesempatan baik pendidikan, kehidupan sosial, politik, peluang yang sama untuk berhasil, pengakuan dan lain lain, tidak perduli apapun latar belakang agama, ras, dan gender.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum kasih juga diterjemahkan menjadi prinsip prinsip toleransi, makanya negara negara western mampu menjadi rumah yang nyaman bagi talenta telenta terbaik dari seluruh dunia yang merasa tidak nyaman ditempat dimana mereka berasal sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip pencarian akan kebenaran oleh negara negara western diterjemahkan menjadi nilai nilai yang mengijinkan masyarakat untuk mempertanyakan tafsiran tafsiran yang dianggap salah dan menyimpang dan merupakan pedoman bagi masyarakat untuk terus menerus mengkritisi kebijakan kebijakan pemerintah yang dianggap salah secara terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip melakukan kebenaran mendasari nilai nilai yang berkembang kuat dimasyarakat western yang dirumuskan dengan slogan do the right things.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau masih banyak kekurangan disana sini, tapi prinsip prinsip tentang pencarian kebenaran dan kewajiban untuk melakukan kebenaran memungkinkan bangsa-bangsa ini ber-evolusi terus menerus kearah baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;India walau belum meng-claim etika Hindu sebagai penjelasan atas keberhasilan ekonominya dan pertumbuhan nya yang hebat sebagai suatu bangsa yang saat ini disegani oleh dunia internasional, setidaknya mempunyai nilai nilai dasar hebat seperti mengijinkan kalangan minoritas selama dia memang berkapasitas memadai untuk menjadi pemimpin bahkan sampai pada level presiden sekalipun.&lt;br /&gt;Sebagai informasi, India sekarang dipimpin oleh presiden beragama muslim dan perdana mentri beragama sikh (keduanya adalah golongan minoritas).&lt;br /&gt;Sepanjang sejarah semenjak merdeka-nya India , mereka bahkan pernah dipimpin oleh presiden beragama muslim lebih dari satu kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai luarbiasa yang dianut India mengijinkan tiap tiap orang tanpa memandang latar belakang suku, agama dan gender untuk bisa menjadi pemimpin, membuat baik kalangan mayoritas dan minoritas bersinergi positif untuk membangun negeri itu dengan sungguh sunguh, tolong-menolong dan bahu-membahu, tanpa terganjal perasaan tersisihkan, diskriminasi dan perasaan perasaan negative lainnya yang menghabiskan banyak energi dan sangat merugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari bicara organisasi dalam skala yang lebih kecil yaitu militer dan gereja katolik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gereja katolik dan militer dikategorikan sebagai organisasi yang paling rapi garis komando-nya diseluruh dunia, bahkan dibanding organisasi yang berbentuk Negara sekalipun.&lt;br /&gt;Gereja katolik dan militer mempunyai pencapaian yang hebat untuk masing masing bidang yang ditekuninya. Salah satu persamaan nilai yang mereka anut adalah KETAATAN LUARBIASA terhadap organisasi dan kepemimpinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Militer dan gereja katolik sejauh saya amati tidak terlalu mengenal dan percaya pada demokrasi terutama voting, mereka percaya sekali pada ke-efektif-an OTORITAS KEPEMIMPINAN.&lt;br /&gt;Nilai nilai yang mereka percaya tentang kepemimpinan ialah, pemimpin seharusnya mendengarkan pendapat semua orang, tapi pada saat mengambil satu keputusan penting, pemimpin harus dapat mengambil keputusan yang dipercaya merupakan keputusan terbaik dengan menyingkirkan suara mayoritas bila perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh; dalam militer, kita tidak dapat membayangkan bila mayoritas anggota sebuah pleton berdasarkan voting suara terbanyak mampu menolak misi menerobos garis belakang musuh dan melakukan pengintaian hanya karena mereka anggap penugasan itu berbahaya dan beresiko tinggi, walau sebetulnya misi itu penting sekali bagi keseluruhan peperangan dan berpeluang menghemat korban jiwa dalam jumlah banyak sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aristoteles pernah bilang; suara mayoritas belum tentu suara TUHAN. Makanya beliau tidak pernah percaya bahwa system voting yang berdasarkan suara terbanyak, akan selalu dapat menghasilkan keputusan terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan paling klasik adalah, apakah kepemimpinan otoriter yang mengesampingkan voting ala militer bisa menghasilkan keputusan terbaik dibanding demokrasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya militer akan berpendapat, lebih baik keputusan sederhana tapi dipatuhi dengan kesungguhan hati oleh segenap pelakunya dibanding keputusan bagus tapi tidak disertai dengan kepatuhan mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu mantan presiden amerika pernah bilang; Semua rencana paling sederhana-pun, mampu membuahkan hasil yang luarbiasa selama semua orang mengerjakannya dengan sungguh sungguh, menyingkirkan agenda pribadi mereka dan tidak perduli siapa yang mendapat nama olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apabila kita bisa menerapkan prinsip ketaatan pada pemimpin secara luarbiasa dan terbiasa untuk mengesampingkan ego masing masing, maka organisasi hebat bukanlah sekedar impian belaka. Ini mungkin mirip dengan typical perusahaan-perusahaan di jepang dimana dukungan diberikan secara all out oleh segenap pegawai, ego pribadi dikesampingkan sedemikian rupa, dan kepentingan kolektif dan organisasi diutamakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kopassus pun kita bisa belajar tentang nilai luarbiasa.&lt;br /&gt;Kopassus menanamkan nilai nilai keberhasilan yang sangat extreme pada setiap anggotanya dan tergambar dalam slogan mereka yang berbunyi: Lebih baik pulang tinggal nama daripada gagal dalam tugas.&lt;br /&gt;Jadi setiap prajurit tahu secara jelas apa yang dituntut dari masing masing dari mereka dalam setiap aktivitas maupun operasinya.&lt;br /&gt;Makanya tidak heran mereka mampu secara konsisten menghasilkan prajurit prajurit hebat diatas rata rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang awam, slogan ini mungkin terdengar mengerikan, tapi kalau kita melihat dalam konteks yang lebih luas bagaimana organisasi mampu menghasilkan pahlawan luarbiasa, pastilah harus dimulai dengan penanaman nilai-nilai yang luarbiasa terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat Guus hidink melatih Korea selatan dalam piala dunia yang berlangsung di Korea&amp;jepang, dan dimana Korea selatan mencapai prestasi fenomenal luarbiasa, salah satu nilai yang ditanamkan Guus hidink pada pasukannya adalah: Lebih baik kamu semua mati dilapangan karena kelelahan daripada kamu mempermalukan negara Korea di kancah internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya team itu bertarung dengan kesetanan, bahkan pertandingan perebutan juara 3 dan 4, antara turki dan korea selatan disebut sebut sebagai pertandingan final sesungguhnya, dibanding pertandingan perebutan gelar juara 1 dan 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slogan, tradisi, penggunaan symbol symbol dan terutama teladan para pemimpin, dipercaya sebagai alat management yang paling ampuh dalam menyampaikan pesan dari nilai nilai yang dianut.&lt;br /&gt;Tapi kalau harus dipilih salah satu yang terpenting, maka TELADAN lah pilihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Organisasi bisa saja membuat list nilai nilai yang mereka mau terapkan, tapi tanpa ada teladan, maka itu semua tidak berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak perusahaan besar menyewa konsultan konsultan mahal untuk merumuskan nilai nilai mereka, tapi saya percaya nilai nilai tidak bisa disuntikkan dari luar melainkan dia harus tumbuh alami dari dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau meminjam prinsip: warna pemimpin adalah warna organisasi, maka umumnya nilai nilai yang dianut pemimpin, itulah juga yang akan secara otomatis mengalir dan menular menjadi warna organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAdi kalau perusahaan menunjuk seseorang penjual terbaik mereka menjadi pemimpin tapi dengan karakter pribadi curang, maka cepat atau lambat organisasi itu akan berubah menjadi organisasi yang curang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ilmu prilaku organisasi, organisasi teroris yang radikal dan militant-pun, tidak pernah bisa diciptakan hanya melalui satu rangkaian nilai saja tanpa melibatkan teladan pemimpin yang juga radikal dan militan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi pada saat kita bicara perangkat nilai disini, kita harus mengaitkan dengan teladan pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ada prinsip berbunyi; Satu teladan, berbicara lebih nyaring dari 100 himbauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita persempit topik nilai nilai ini ke organisasi bisnis yang lebih kecil;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita bermaksud menciptakan organisasi bisnis yang berisikan pemenang, maka saya percaya kita harus mulai dari menerapkan seperangkat nilai nilai tentang menang.&lt;br /&gt;Kita sebagai pemimpin harus mulai dengan tidak mentoleransi kegagalan sekecil apapun.&lt;br /&gt;Kita harus mulai dengan tidak menaruh belas kasihan pada kegagalan yang bersifat human error, kita harus mulai menuntut orang orang kita untuk memperlakukan persaingan persaingan kecil sebagai sebuah peperangan, dimana kalah adalah kata kata yang “haram” terdengar.&lt;br /&gt;Karena bila organisasi kita terbiasa menang dalam skala kecil, maka kemenangan skala besar tanpa kita sadari akan terlampaui dengan sendirinya.&lt;br /&gt;Bukankah kemenangan besar itu merupakan kumpulan dari kemenangan-kemenangan kecil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak menaruh belas kasihan pada kegagalan yang bersifat human error, mungkin kelihatan kejam untuk kebanyakan orang, dan menimbulkan penolakan bagi banyak pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bila pemimpin mampu memberikan teladan maka segala sesuatunya menjadi lebih mudah untuk di duplikasi secara meluas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu cerita penutup;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan bila contoh yang diambil berasal dari usaha kecil kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu pada saat saya merintis usaha saya, saya memandang enteng sekali konsep nilai nilai. Saya berpikir setiap orang pastilah tahu nilai nilai baik yang harus dilaksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ternyata untuk satu area kecil saja yang bernama kerja keras, setiap orang datang dengan level pemahaman yang berbeda beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya merumuskan nilai nilai yang saya ingin diterapkan di organisasi kami, lalu mensosialisasikan melalui sms kepada tiap pegawai setiap paginya selama kurang lebih 2.5 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik ini mencontoh pendekatan wal mart dalam memberikan briefing pagi oleh CEO mereka melalui satelit dan dilihat oleh segenap pegawainya disemua belahan dunia melalui televisi. Hanya saja karena perusahaan kami kecil, maka teknologi sms menjadi pendekatan terbaik kami untuk menjangkau orang orang kami di lokasi lokasi yang berbeda beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan pagi hari saya perhitungkan sebagai waktu terbaik dalam penanaman nilai nilai organisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali ada permasalahan, saya merumuskannya menjadi nilai tersendiri, lalu menginformasikan ulang ke setiap staff dalam bentuk sms pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya;&lt;br /&gt;-          Ketika ada peristiwa dimana pegawai senior telah berlaku berlebihan terhadap pegawai pemula, saya meng-sms setiap orang dengan bunyi; Seseorang dihormati karena sikapnya dalam melindungi mereka yang lemah, bukan sebaliknya. Tidak menyebut nama, tapi itu langsung menjadi peringatan bagi semua orang dimasa mendatang&lt;br /&gt;-          Lalu pernah ada peristiwa dimana ada pegawai baru, karena merasa pintar, lebih berpendidikan dan lebih tua, tidak menaruh hormat pada seniornya yang kebetulan lebih rendah pendidikannya tapi kami percayakan sebagai mentornya dalam hal product knowledge. Mendengar hal itu, saya meng-sms semua orang besok paginya dengan bunyi; Organisasi kami menghormati orang orang yang mempunyai karakter dan sikap yang baik, kepintaran dan latar belakang mengesankan tidak pernah membuat kami silau. Hasilnya, semenjak itu, tanpa ditegur langsung, pegawai baru itu berubah menjadi lebih positif, dan semua anggota di organisasi kami dapat mengerti nilai nilai dasar yang kami anut.&lt;br /&gt;-          Pernah ada pegawai senior dan memiliki kemampuan menjual yang sangat baik, hanya karena ditegur utk satu kesalahan, dia memperlihatkan bibit pemberontakan secara sangat mencolok dan berpotensi menularkannya pada pegawai lain, maka sms saya di pagi berikutnya adalah: Kalaupun organisasi kami harus terhenti pertumbuhannya beberapa tahun hanya karena kehilangan pegawai bagus tapi berkarakter jelek, itu akan kami pandang sebagai hal yang baik dibanding kami harus mempertahankan orang orang berkarakter salah dan berpotensi jadi masalah besar dimasa mendatang. Hasil akhirnya, pegawai itu keluar dengan sendirinya, tapi organisasi kami menjadi stabil dari potensi goncangan dan potensi penularan karakter jelek terhadap pegawai pegawai lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa masa awal, sms seperti itu terasa sangat asing dan janggal bagi kebanyakan orang dan cenderung keras di penerimaan sebagian besar orang orang kami, tapi seiring dengan kedewasaan kami makin baik hari ke hari, maka hal hal seperti itu bisa dilihat sebagai makanan keras yang baik bagi jiwa kami semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam 6 bulan pertama, saya belum melihat buah nyata dari investasi saya di program sms tadi, tapi setelah 1 tahun keatas, saya boleh bangga kalau organisasi kami walau diisi beragam orang dari beragam latar belakang pendidikan, suku, agama dan didikan keluarga, akhirnya menganut nilai nilai yang jauh lebih seragam dan memudahkan kami selaku management untuk bergerak kearah baik dan bermanuver bila diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Every generation should live better than the last&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Adalah naïf untuk berpikiran bahwa berkat yang dipercayakan Tuhan terhadap kita, hanya diperuntukkan untuk kita dan keluarga kita, anak anak yang kurang beruntung di luar sana pun punya hak didalamnya-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wishnu Iriyanto&lt;br /&gt;Managing Director&lt;br /&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;br /&gt;&amp;&lt;br /&gt;FUTURE English (kursus bergaransi TOEFL 580/ IELTS 6.5 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelapa gading; 021 4585 1123&lt;br /&gt;Kuningan; 021 5200 883&lt;br /&gt;Mega mall; 021 668 3847&lt;br /&gt;Pasar baru; 021 351 8116&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semarang ; 024 761 0900&lt;br /&gt;Pekan baru; 0761 44109&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ps; saya berharap bisa berkenalan dengan rekan rekan di friendster.&lt;br /&gt;Nama; Wishnu Iriyanto&lt;br /&gt;Lokasi; Australia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungi;&lt;br /&gt;Wishnuiriyanto.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Need Mail bonding?&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr unselectable="on" hb_tag="1"&gt;&lt;td style="FONT-SIZE: 1pt" height="1" unselectable="on"&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-593065099526271647?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/593065099526271647/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=593065099526271647&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/593065099526271647'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/593065099526271647'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/01/organisasi-yang-mampu-menghasilkan_7464.html' title='organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan 5'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-7728029765298497695</id><published>2007-01-26T02:03:00.000-08:00</published><updated>2007-01-26T02:05:19.225-08:00</updated><title type='text'>Organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan 4</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan (bagian 4)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Oleh; wishnu iriyanto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Prinsip acuan;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Seorang pemimpin berkapasitas pahlawan umumnya memiliki kecenderungan untuk mampu menghasilkan pahlawan berikutnya, bahkan yang jauh lebih hebat lagi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;-wishnu Iriyanto&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Prinsip pendamping 1;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Sesama pahlawan umumnya bisa saling mengenali &lt;/b&gt;(wishnu Iriyanto)&lt;b style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Prinsip pendamping 2;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Tidak ada singa yang mau berburu bersama sama dengan sekawanan serigala.&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Prinsip pendamping 3;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Lebih baik berikan saya 5 orang dengan kapasitas pahlawan untuk menghadapi segerombolan musuh, dibandingkan dengan 100 prajurit biasa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Karena bukan jumlah-lah yang menentukan kemenangan &lt;/b&gt;(pepatah militer china kuno)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya percaya tidak pernah ada orang orang luarbiasa yang tercipta secara kebetulan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mereka pasti dibangun oleh setidaknya satu faktor luarbiasa atau lebih.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Secara alami, setiap orang orang luarbiasa pasti memiliki standard nilai, disiplin, pemikiran, cara bergerak, cara memandang sesuatu, kemampuan untuk memikul beban berat, daya tahan, pengharapan yang berbeda dengan kebanyakan orang biasa. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam sifatnya yang paling mendasar, setiap orang orang luarbiasa tidak pernah bisa nyaman untuk bekerja&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bersama dengan orang orang berada jauh dibawah standard dasar yang mereka miliki dan terutama mereka yang sama sekali tidak memiliki kemampuan dan kemauan untuk menyesuaikan diri dalam jangka waktu tertentu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kalau kita melihat sejarah pembentukan orang orang luarbiasa, mereka umumnya melalui proses yang panjang, menyakitkan dan tidak sebentar, dan kesetiaan mereka untuk bersabar dalam proses itulah yang akhirnya membuat mereka menjadi luarbiasa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dan tidak heran, sebagaimana mereka dulu diproses, maka cara cara yang sama biasanya akan digunakan untuk memproses orang orang berikutnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Maafkan kalau saya mengambil contoh dari organisasi saya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Adik saya yang terkecil adalah pekerja paling militant diantara kami bertiga. Konsistensi, keuletan, ketekunan dan kemampuan berhematnya paling terkenal diantara kami.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sebagai orang yang paling bertanggung jawab dibagian penjualan di bidang jasa keagenan sekolah luar negeri, penjualan pribadinya lebih baik bahkan dibanding akumulasi dari 3 penjual terbaik kami. Saya dan adik saya (anak no 2), mengakui kalau untuk banyak hal, daya juang nya lebih baik dari kami berdua.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Adik saya yang terakhir ini, dalam menciptakan pelapis-pelapis di organisasi kami tergolong paling lambat, karena cara dia mendidiknya benar benar telaten dan intensif, sehingga pada saat yang sama dia hanya mampu mendidik 2 orang maksimal.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Walau dia tergolong lambat, tapi orang orang yang dihasilkannya berkualitas lebih baik dari orang orang yang saya dan adik pertama saya ciptakan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kelebihan lainnya, walau dia tidak banyak bicara, tapi apabila kami sodori orang baru untuk dilatih dibawahnya, dia bisa tahu dalam 3 hari, apakah orang baru ini berpotensi jadi baik dimasa mendatang atau kita akan cuma sekedar buang-buang waktu dalam proses melatihnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Caranya cuma sederhana, setiap orang baru akan disodori workload yang luarbiasa banyak, nanti dari situ akan dilihat sikapnya dalam melaksanakan tugasnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Walau pegawai baru ini tergolong orang pintar, tapi bila sikapnya menunjukkan penolakan atas beban berat tersebut atau setidaknya memperlihatkan sikap hati yang tidak benar terhadap beban berat, adik saya akan bisa langsung memperkirakan kalau anak ini tidak akan cocok kerja bersamanya dan dalam jangka panjang apabila misi kami ingin men-duplikasi cara kerja, keuletan dan ketekunan yang adik saya miliki, dia sudah bisa tahu kalau itu tidak akan pernah tercapai. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya dan adik pertama saya secara umum mengetahui bahwa teladan-lah yang paling efektif dalam proses pembentukan generasi berikut, tapi bila dibandingkan dengan adik terakhir saya ini, kami berdua kelihatannya masih harus belajar lagi untuk mengerti esensi mendasar dan konsistensi dari prinsip teladan tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Karena adik terakhir saya ini memang lebih militant dalam bekerja, maka sudah bisa ditebak kalau orang orang yang bekerja dibawahnya umumnya lebih menjerit dalam hal beban kerja, walau pada akhirnya kita bisa tahu kalau hasil didikannya tidak pernah mengecewakan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dulu pernah saya tanya, apakah mungkin tekanan yang adik saya berikan bisa dilonggarkan sedikit, tapi dia malah menguliahi saya dengan kata katanya yang terkenal:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam organisasi kecil, kemungkinan-kemungkinan untuk ditinggalkan oleh pegawai bagus sangat besar dibanding organisasi besar. Saya mendidik orang sampai demikian kuat agar mereka nantinya bisa menjual lebih baik dan akhirnya bisa menghasilkan income lebih besar dari yang mereka mungkin dapatkan di perusahaan besar (kami mengembangkan system gaji + komisi penjualan+ bonus).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apabila tahap itu sudah tercapai, maka perusahaan besarpun bukan lagi merupakan sesuatu yang harus ditakuti.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sistem pelatihan yang lembek, tidak akan menguntungkan siapapun, karena pelatihan yang lembek membuat pegawai pegawai jadi lembek dan membuat kemampuan mereka menerobos dan menjualpun menjadi lembek. Pada akhirnya baik perusahaan maupun si pegawai tidak akan dapat apa-apa, dan seiring dengan sifat dasar tiap orang untuk memperoleh sesuatu yang lebih baik dari hari ke hari, maka kehilangan pegawai pegawai bagus karena diambil pesaing-pun hanya tinggal menunggu waktu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jadi tolong, jangan tanyakan pertanyaan bodoh itu lagi dimasa depan…….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mendengar itu, saya dan adik saya no 2 serasa ditampar ulang dan cuma bisa terdiam untuk mengamini kebenaran mendasar yang harus dimengerti oleh tiap tiap perusahaan kecil.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;----------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya punya teman dekat semasa SMU yang sekarang bekerja sebagai seorang sekretaris profesional.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Menurut saya, dia adalah sekretaris yang sangat cakap dibidangnya, melampaui kebanyakan sekretaris pada umumnya. Sifat sifat seperti cekatan, efisien, organize, terampil, inisiatif tinggi dan kemampuan untuk bekerja di dibawah supervise yang sangat minimum, dimilikinya dengan penguasaan diatas rata rata sekretaris professional lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dia memang lulusan sekolah sekretaris yang ternama di Jakarta, tapi dia menolak apabila saya menarik kesimpulan bahwa sekolahnya-nya lah yang membuat dia sampai pada level demikian rupa, dia bilang sekolahnya yang bereputasi tinggi di Jakarta memang memberikan satu keuntungan dalam hal “start”, tapi pertumbuhannya dari seorang sekretaris pemula menjadi seorang sekretaris professional dalam waktu luarbiasa singkat adalah murni karena tempaan pemimpin pemimpin yang pernah dilayani nya plus karakter pribadinya yang memadai.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Teman saya ini sudah bekerja di bawah kepemimpinan langsung dari beberapa pemimpin pemimpin perusahaan terbaik dengan kinerja pertumbuhan yang sangat cepat di industrinya masing masing.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dia menceritakan bahwa fase kerjanya dengan para pemimpin tersebut merupakan “kawah candradimuka” bagi karir profesionalnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sejauh dia flash back kebelakang, dia mengakui bahwa semakin keras tekanan pekerjaan yang dia terima, semakin membuat dia bertumbuh lebih cepat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ada beberapa pemimpin perusahaan tersebut masuk dalam kategori sangat “kejam” dalam hal tuntutan pekerjaan, malah cenderung kurang manusiawi, misalnya; pekerjaan yang seharusnya dikerjakan oleh 2 orang sekretaris professional, malah cuma dibebankan pada dirinya seorang. Tapi karena karakternya yang baik, dia telan semua tekanan pekerjaan itu tanpa banyak mengeluh.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada saat dia mampu meng-handle tanggung jawab itu dengan sangat memuaskan, hasil akhirnya bisa ditebak, &lt;b style=""&gt;kapasitas pribadi-nya menyamai setidaknya 2 orang sekretaris professional rata rata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada saat saya tanya, apakah dia menyesal telah menghabiskan karir profesionalnya dibawah kepemimpinan orang orang “kejam” tersebut, dia menjawab, bahwa pengalamannnya bekerja dengan pemimpin pemimpin paling efisien, paling menuntut dan paling kejam dalam hal standard kerja, justru merupakan pengalaman paling berharga bagi karirnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dia menambahkan, memang pada saat melewati masa masa sulit itu, dia kerap kali menangis dan selalu tergoda untuk berpikir pindah bekerja ke perusahaan lainnya yang sedikit lebih longgar dalam hal tekanan pekerjaan, tapi tekadnya untuk tidak menyerah membuat dia secara perlahan mampu menyesuaikan diri dengan irama kerja yang terus menerus dipercepat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seiring dengan waktu berjalan, dia mulai bisa ambil pandangan yang lebih positif terhadap setiap tekanan yang diterimanya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dia memperhatikan bahwa tekanan tinggi yang diterima dari para pemimpin berkapasitas hebat tersebut, sebetulnya mewakili tingkat tekanan yang juga sama sama dialami oleh para pemimpin tersebut dalam mengelola organisasinya maupun mengembangkan kapasitas pribadinya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Makin dalam dia mengamati, bahwa melalui tekanan tinggi yang dia terima dari pemimpin hebat tersebut, dia mendapati bahwa para pemimpin hebat itu tidak sekedar ingin “menyiksa” pegawainya, menghemat uang atau sekedar memaksimalkan nilai uang yang sudah mereka keluarkan dalam menggaji dirinya, akan tetapi &lt;b style=""&gt;bertujuan utama untuk melatih dirinya sampai pada titik yang sejajar dalam level kepahlawanan dengan pemimpin tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Terakhir kali, pada saat saya tanya apa alasan khusus yang membuatnya tidak menyerah dan pindah ke perusahaan lain yang lebih longgar dalam hal tekanan kerja, terutama di saat saat tersulit itu, dia menjawab, alasan terutama saya tidak menyerah adalah karena anak-anaknya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dia bertekad untuk menjadikan anak-anak nya seorang yang sangat tangguh, ulet dan berdaya juang tinggi dimasa depan. Untuk itu dia percaya bahwa semua kesulitan yang pernah dia lewati dimasa lalu, sekarang dan masa depan, adalah “bahan bakar” yang dia kumpulkan terus menerus untuk nantinya kelak, akan dia pergunakan kembali untuk membakar semangat anak-anaknya agar mampu menjadi pribadi-pribadi dengan semangat juang yang lebih menyala-nyala yang mampu membakar semua kesulitan hidup mereka, jauh lebih baik dari yang dilakukannya saat ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Every generation should live better than the last&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;b style=""&gt;Ada&lt;/b&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;b style=""&gt; yang menabur banyak tapi selalu berkelimpahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;b style=""&gt;Ada&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt;&lt;b style=""&gt; yang menghemat secara luarbiasa tapi selalu berkekurangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Ingatlah anak anak yang kurang beruntung diluar &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wishnu Iriyanto&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Managing Director&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&amp;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;FUTURE English (kursus bergaransi TOEFL 580/ IELTS 6.5 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kelapa gading; 021 4585 1123&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kuningan; 021 5200 883&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mega mall; 021 668 3847&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pasar baru; 021 351 8116&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Semarang&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;; 024 761 0900&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pekan baru; 0761 44109&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ps; saya berharap bisa berkenalan dengan rekan rekan di friendster.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Nama; Wishnu Iriyanto&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lokasi; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Australia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-7728029765298497695?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/7728029765298497695/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=7728029765298497695&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7728029765298497695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7728029765298497695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/01/organisasi-yang-mampu-menghasilkan_4735.html' title='Organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan 4'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-7404661390258839801</id><published>2007-01-26T02:01:00.000-08:00</published><updated>2007-01-26T02:03:06.470-08:00</updated><title type='text'>Organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan 3</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan (bagian 3)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Oleh; wishnu iriyanto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Prinsip acuan;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;Bibit yang baik dan cocok membuat pekerjaan menanam jadi lebih menyenangkan. (&lt;/span&gt;wishnu iriyanto&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Berdasarkan tulisan saya di organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan (bagian 2), saya menyatakan bahwa orang orang luarbiasa diciptakan melalui cara cara yang luarbiasa. Ini berarti saya berseberangan dengan orang orang yang mengharapkan cara cara biasa bisa secara untung-untungan menghasilkan orang orang yang luarbiasa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapi kalaupun benar, ada seseorang yang menjadi luarbiasa dengan hanya melalui cara cara biasa, keberhasilan itu tidak dikarenakan cara cara biasa tersebut, tetapi karena pribadi tersebut memang pada dasarnya sudah luarbiasa, atau biasanya secara umum kita menyebutnya bibit unggul.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Memiliki bibit unggul, memang merupakan suatu keberuntungan bagi tiap tiap organisasi, karena tanpa campur tangan yang banyakpun, bibit unggul ini memang sudah memiliki keunggulan untuk dapat bertumbuh secara maksimal dengan kondisi yang minimum.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apalagi, bila organisasi sudah pada tahap dewasa dan mampu untuk merawat dan memperlakukan bibit unggul ini secara intensif dan maksimal, maka pertumbuhan bibit unggul inipun bisa sampai pada tahap “tidak terkendali”.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kenapa saya menyebut tidak terkendali, karena manusia pada dasarnya adalah ciptaan Tuhan yang paling unik. Dimana batas batas kemampuan manusia disemua area masih belum bisa terukur secara akurat. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Contoh kecil; Sampai pada saat ini, tidak ada satupun penelitian yang mampu merumuskan batas maksimal dari otak manusia dalam salah satu pekerjaan dasarnya yaitu &lt;b style=""&gt;menghafal&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kembali ke topik bibit unggul.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya percaya konsep bibit unggul bukanlah satu konsep yang baru, tetapi sampai saat ini, ternyata mayoritas pemimpin disemua organisasi, masih mempunyai kesulitan besar dalam mengenali bibit-bibit unggul secara benar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Masih banyak pemimpin pemimpin pintar dan hebat, terlalu terpaku pada penampilan fisik yang mengesankan, tutur bicara yang manis, keunggulan akademik dari universitas hebat dan hal hal lainnya yang bersifat lahiriah tanpa mampu melihat jauh kedalam karakter dasar manusia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tentu saja semua keunggulan keunggulan yang saya sebutkan diatas (minus karakter dasar manusia) merupakan hal yang sangat penting terutama untuk jangka pendek, tapi kalau pemilik bisnis memandang bahwa bisnisnya adalah perang jangka panjang yang tidak berkesudahan, maka keunggulan karakter dasar manusia tidak boleh diabaikan atau ditempatkan sebagai prioritas kedua, tapi dia harus ditempatkan sebagai prioritas pertama.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Alasan saya mungkin tercantum dalam statement berikut ini;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;(mohon statement dibawah ini jangan disalahartikan oleh mereka yang bukan pemilik bisnis)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dealing dengan orang orang pintar, hebat dan bertalenta besar, bisa merupakan satu keuntungan atau kerugian besar. Karena orang orang pintar, hebat dan bertalenta besar, bila disertai karakter yang benar, akan merupakan suatu keunggulan yang tidak ternilai bagi organisasi, tapi orang orang yang pintar, hebat dan bertalenta besar, bila tanpa disertai karakter yang benar, maka akan menjadi elemen perusak potensial yang sangat berbahaya bagi organisasi. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mungkin ilustrasi dibawah ini bisa sedikit menggambarkan efek dari karakter yang jelek:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Karena si A cantik dan berprestasi tinggi di universitasnya yang terkenal, maka perusahaan XYZ memilihnya dibanding si B yang sedang sedang saja baik dalam hal penampilan maupun akademik tapi sebetulnya unggul dalam karakter pribadinya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tetapi setelah melewati 1 tahun masa pelatihan panjang, melibatkan investasi uang yang tidak sedikit serta perhatian yang dicurahkan secara pribadi dari para pemimpin di perusahaan XYZ yang menyita waktu serta energi berharga yang cukup banyak, dan pada saat perusahaan XYZ sedang bersiap untuk menuai atas hasil investasi-nya terhadap si A, ternyata mereka baru tahu kalau si A ini, walau cantik dan cerdas tetapi dia memiliki &lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;cacat karakter&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; yang sangat mendasar yaitu sangat mudah tersinggung oleh kata kata yang agak keras sedikit dan pendendam dengan tingkat kecenderungan tinggi untuk membalas setiap perlakuan yang dianggapnya menyakiti hati..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada satu waktu, ditengah tekanan iklim persaingan yang keras dan kegagalan si A dalam memenuhi target penjualan serta ketidakmampuannya untuk mendeteksi dan mengantisipasi gerakan pesaing di stage awal, maka si A ini ditegur dengan keras oleh para pemimpin perusahaan XYZ. Hanya karena beberapa kata yang dianggap telah menyakiti hati-nya, maka si A memutuskan untuk resign dan pindah bekerja ke pesaing langsung dari XYZ dengan membawa semua data penting, database client serta rahasia rahasia berharga lainnya serta menghasut pegawai pegawai berharga lainnya untuk juga ikut pindah atau setidaknya bereaksi negative terhadap kepemimpinan di organisasi tersebut (menciptakan bom waktu), untuk kemudian dipertukarkan dengan keberadaannya di perusahaan pesaing tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bayangkan, dalam jangka waktu 1 tahun itu biasanya setiap pegawai baru belum dapat mencapai tahap performance penuh, jadi pada tahap ini, perusahaan sebetulnya belum “menuai” apa apa dari investasi nya selama ini, jadi kalau ada kejadian seperti di perusahaan XYZ, bisa dibayangkan berapa banyak-nya kerugian langsung maupun tidak langsung yang diderita oleh perusahaan XYZ yang diakibatkan oleh &lt;b style=""&gt;ketidak mampuan dan kegagalan pemimpin perusahaan XYZ dalam mengenali karakter calon pegawai yang direkrutnya tahun lalu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Besar kecilnya efek kerusakan organisasi yang diakibatkan oleh orang orang pintar yang berkarakter jelek, sangat tergantung pada seberapa pintarnya pribadi tersebut dan seberapa tingginya organisasi tersebut melayang diudara.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Makin pintar dan cerdas dia secara pribadi, maka daya rusak potensial dari pribadi tersebut makin berbahaya dan besar bagi organisasi, dan juga makin tinggi organisasi itu melayang diudara, maka kejatuhannya yang diakibatkan oleh salah pilih orang yang cerdas dan pintar tersebut akan membuat jatuhnya organisasi tersebut makin menyakitkan dan berdarah-darah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Makanya sampai saat ini, saya percaya sekali satu prinsip kuno dari jaman kerajaan di china dulu yang berbunyi:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;Siapapun yang bercita-cita untuk menguasai dunia, dia harus menguasai kemampuan untuk dapat mengenali manusia lainnya secara luarbiasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Napoleon pun dalam masa pembuangannya di St Helena, pada saat merenungkan semua perjalanan hidupnya dimasa lalu dan mengevaluasi semua kesalahan yang pernah dilakukannya, lalu menyimpulkan bahwa kesalahan terbesar dimasa lalunya adalah keputusannya untuk merekrut 2 orang dari orang orang terpintar pada zaman-nya yaitu Talleyrand (menteri luar negeri) dan fouche (menteri kepolisian).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Karena terbukti pengkhianatan 2 orang cerdas luarbiasa ini, membuat dia harus kehilangan setengah juta tentara hebat pada penyerangan ke rusia (perang yang diakibatkan oleh pengkhianatan Talleyrand) lalu menimbulkan efek domino di semua &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;medan&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; perang di eropa dan pada akhirnya meruntuhkan dinastinya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kesalahan sederhana tapi berakibat sangat fatal dan tragis.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Cerita kecil sebagai penutup.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Di perusahaan kecil yang saya kelola, saya dan kedua adik perempuan saya, kadang memainkan satu game kecil dalam perekrutan. Game ini didasarkan pada prinsip” siapa yang cakap pada perkara kecil, dia pasti cakap pada perkara besar.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Prinsip diatas kami terjemahkan bebas menjadi; Siapa yang cakap dalam melatih pegawai yang hanya berasal dari lulusan SMU untuk kelak menjadi pegawai bagus dimasa depan, pastilah tidak punya kesulitan berarti dalam melatih pegawai dengan kualifikasi yang jauh lebih tinggi diatas SMU.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapi penterjemahan bebas dari prinsip dasar yang kami ambil dari alkitab itu tetap harus mengacu pada mereka yang berkarakter baik. Jadi baik pegawai lulusan SMU maupun kualifikasi master dari luarnegeri, persyaratan paling mendasarnya tetap haruslah dia seorang yang berkarakter baik. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Beberapa tahun lalu kami merekrut seorang saudara sepupu yang berasal dari lulusan SMU di desa dimana papi saya berasal yaitu Klaten, jawa tengah untuk menempati posisi accounting.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Walau cuma lulusan SMU, kami dari awal menyadari bahwa dia berasal dari bibit yang sangat baik selain juga berkarakter unggul.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Salah satu kelebihan utama-nya adalah dia memiliki satu bagian karakter yang penting yaitu TEACHABLE (dapat dan mau diajar).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sepupu ini kebetulan tinggal bersama kami di rumah yang sama.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya mencoba ber-eksperiment dalam keunggulan karakternya tersebut. Selain tugas accounting, saya memberinya tugas extra yang harus dikerjakan di rumah yaitu merangkum buku buku motivasi, pelajaran bisnis sederhana, marketing, kepemimpinan dll dengan rata rata ketebalan buku sedikitnya 200 halaman kedalam bentuk tulisan, untuk kemudian dibagikan diantara kami semua. Target saya adalah 2 buku harus selesai dirangkum perminggunya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Anak ini memang luarbiasa, tanpa banyak bicara, dia mengerjakannya dengan kesungguhan hati yang mengagumkan. Kadang hingga jam 2 - 3 dini hari, saya masih mendapati dia sementara mengetik tugas yang saya bebankan dengan kosentrasi tinggi. Dan dia mengerjakan semua beban itu dengan sangat setia dan berkomitmen penuh serta tidak pernah mengeluh sedikitpun.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Proses merangkum itu berbeda dengan sekedar membaca biasa. Dalam merangkum, seseorang dituntut untuk membaca berulang kali, menemukan point point penting untuk dirangkum lalu diketik kedalam komputer. Proses mengetik ini saja, sudah merupakan suatu proses membaca ulang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya berteori, kualitas pengertian seseorang yang merangkum setidaknya &lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;3 x lipat&lt;/span&gt; lebih baik dibandingkan mereka yang hanya sekedar membaca saja, dikarenakan proses peng-ulangan bekali-kali tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam 6 bulan, kesetia-annya membuahkan hasil langsung. Disetiap proses pelatihan internal yang kami adakan sendiri, kualitas argument dan kejernihan ide yang dia presentasikan sama sekali tidak kalah dari mereka yang berpendidikan jauh lebih tinggi dan lebih senior secara jenjang organisasi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Di organisasi kami, sampai saat ini tidak pernah ada orang yang berani memandang remeh terhadapnya, baik karena latar belakang pendidikannya maupun kemudaan usianya, tapi justru dia dihormati sekali oleh segenap dari kita karena militansi-nya yang luarbiasa dalam hal belajar serta kepatuhan tidak bersyaratnya terhadap para pemimpin, dan melalui TELADAN-TELADAN baik yang diperlihatkannya, dia termasuk dalam kategori orang orang yang turut berperan aktif dalam mengembangkan atmosfir pejuang yang lebih positif dari waktu ke waktu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hari hari belakangan ini, berita bagusnya adalah saudara sepupu saya ini sesekali sudah mulai ambil tanggung jawab dalam session motivasi internal yang kami adakan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;per 2 minggu sekali dimana dia bertindak bahkan sebagai pembawa acara-nya sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Semoga berguna.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;"&gt;Every generation should live better than the last&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Tidak ada investasi yang lebih menguntungkan daripada investasi pada ciptaan-ciptaan Tuhan, termasuk anak anak yang kurang beruntung diluar &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wishnu Iriyanto&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Managing Director&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&amp;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;FUTURE English (kursus bergaransi TOEFL 580/ IELTS 6.5 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kelapa gading; 021 4585 1123&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kuningan; 021 5200 883&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mega mall; 021 668 3847&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pasar baru; 021 351 8116&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Semarang&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;; 024 761 0900&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pekan baru; 0761 44109&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ps; saya berharap bisa berkenalan dengan rekan rekan di friendster.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Nama; Wishnu Iriyanto&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lokasi; &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Australia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-7404661390258839801?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/7404661390258839801/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=7404661390258839801&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7404661390258839801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7404661390258839801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/01/organisasi-yang-mampu-menghasilkan_9255.html' title='Organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan 3'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-7602608519423355064</id><published>2007-01-26T01:59:00.000-08:00</published><updated>2007-01-26T02:00:59.460-08:00</updated><title type='text'>Organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan 2</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan (bagian 2)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Oleh; wishnu iriyanto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Prinsip acuan;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;Orang orang luarbiasa hanya bisa dihasilkan oleh cara cara dan konsistensi luarbiasa &lt;/span&gt;(&lt;/b&gt;wishnu iriyanto&lt;b style=""&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Setiap sabtu, saya dipercaya oleh council di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Melbourne&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; (city) utk meng-organise permainan catur untuk umum. Tinggi pion catur-nya saja setidaknya 50cm, dan lokasi permainan catur ini terletak di pojoknya lt.collins st dan swanston st.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Siapapun boleh bermain disana selama mau antri dengan tertib dan menunggu giliran untuk menggantikan mereka yang kalah, sementara pemenangnya, bisa terus bermain melawan penantang baru sampai akhirnya pada suatu saat dia dapat dikalahkan oleh lawannya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Karena lokasi permainan catur ini terletak dipinggir jalan yang sangat ramai, maka baik penonton maupun antrian pemainnya selalu mem-bludak.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Karena permainan catur ini, saya berkenalan dengan seseorang turis dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; yang masih muda. Dia pemain catur yang sangat bagus dalam bertahan dan luarbiasa ulet dipermainan akhir.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sesudah permainan catur, kami saling bertegur-sapa, berkenalan dan minum kopi sama sama. Nama turis dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; ini adalah joe (joseph).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya bertanya banyak mengenai dirinya dan latar belakang profesi-nya di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Joe berlatar belakang lulusan setingkat SMU dan sebelum melanjutkan ke college, dia masuk kedalam wajib militer selama 3 thn. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selama saya bercakap cakap dengan joe ini, saya mendapati bahwa sebetulnya dia adalah pribadi yang sangat humanis, sangat membenci peperangan, kekerasan dan semua aktivitas yang bertujuan untuk menumpahkan darah, tapi justru ironisnya dalam wajib militer, dia justru terpilih untuk masuk ke dalam kesatuan yang berhubungan dengan bahan peledak di salah satu battalion terkenal di Israel yg bernama GOLANI.&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Karena sewaktu smu saya pernah membaca kisah-kisah keberhasilan luarbiasa tentara Israel diberbagai medan tempur, seperti perang 6 hari,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;perang yom kippur dan terutama kisah operasi di entebe di Uganda, maka pembicaraan saya agak “nyambung” dengan dia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya bertanya langsung pada joe, apakah sebetulnya yang menyebabkan tentara &lt;st1:country-region st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt; menjadi sangat superior di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;medan&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; perang bahkan dibandingkan dengan prestasi tentara dari amerika, inggris dan perancis sekalipun. (Pasukan khusus &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; diperhitungkan sebagai salah satu pasukan khusus terbaik diseluruh dunia dengan catatan keberhasilan yang mengesankan).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Si joe ini menjawab; Tentara tentara Israel sebetulnya secara perlengkapan perang, tidak lebih unggul dibanding tentara tentara dari amerika dan inggris, tapi apa yang membuat tentara Israel menjadi sangat disegani dimedan perang ialah karena hal yang sangat sederhana yaitu setiap tentara Israel di berbagai bidang melewati pelatihan yang paling berat didunia, paling intensif, dan paling beresiko kehilangan nyawa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketika saya tanya, apakah kamu bisa contohkan pelatihan seperti apa yang tentara &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; lakukan sementara tentara dari amerika atau inggris tidak lakukan, si joe ini menjawab:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Di angkatan bersenjata &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, ada satu bagian khusus yang tugasnya selalu meneliti cara cara pelatihan yang dilakukan oleh berbagai tentara diseluruh dunia dan membuat laporan setiap tahunnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Setelah hasil penelitian dari seluruh dunia tersebut dikumpulkan dan dirangkum, maka bagian khusus ini akan memilih dan merekomendasikan kepada para pemimpin angkatan bersenjata, pelatihan pelatihan jenis mana yang dianggap paling berat, efektif dan berguna untuk kemudian di-copy kedalam sistem pelatihan militer mereka dengan tidak lupa MENAMBAHKAN BEBAN EXTRA SETIDAKNYA 50% LEBIH BERAT.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Itulah salah satu alasan utama kenapa kualifikasi tentara-tentara &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; diperhitungkan sebagai salah satu tentara terbaik didunia, menurut kenalan saya yang bernama joe ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam hati saya berpikir, tidak heran kalau angkatan bersenjata (organisasi) negara kecil ini secara konsisten bisa menghasilkan tentara luarbiasa, wong tekanan dan cara cara pelatihannya juga luarbiasa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;----------------------------------------------------------&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Beberapa tahun lalu, saya pernah berkenalan dengan seorang pemilik usaha bengkel las di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; timur. Setelah ngobrol ngalor-ngidul kemana mana, saya mendapati bahwa si om ini mempunyai 2 orang anak yang sangat berhasil di bidang akademik. Anak tertua kuliah di ITB dan anak bungsu masih duduk di bangku sekolah SMU yaitu di SMU Theresia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sepanjang yang saya simak dari cerita om ini, si om membanggakan kalau anak-anaknya SELALU merupakan siswa/siswi terbaik dari SD sampai kuliahnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Karena kebetulan saya sudah berkeluarga, maka cerita ini menjadi menarik untuk saya. Maka saya tanpa malu-malu, bertanya secara langsung pada si om, apa yang menjadi rahasia keberhasilan dalam mendidik anak anaknya untuk berhasil dalam akademik.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Si om, membagikan satu dari beberapa tips rahasia-nya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Si om ini mengadopsi cara didikan turun-temurun di keluarga-nya dari jaman di tiongkok dulu yaitu pada saat anak-anaknya menginjak umur 9 tahun, dia membangunkan sendiri anaknya tepat jam 3.30 dini hari untuk belajar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada awalnya, setiap anak anak itu menangis dengan keras pada saat dibangunkan dan disuruh belajar, walau tidak ada PR.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapi si om ini tidak terpengaruh sama sekali dan tetap menerapkan disiplin ala nenek moyangnya terhadap keturunan keturunannya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apabila anak anak itu suatu ketika menolak untuk bangun karena alasan mengantuk, maka si Om ini membasahi handuk kecil dengan air dingin, lalu mengusap usapkan handuk basah dan dingin itu ke muka anak anaknya, sampai anak tersebut tidak mengantuk lagi. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Karena beberapa alasan, om ini percaya kalau belajar dini hari jauh lebih efektif dari sore atau malam hari.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Untuk membangun kebiasaan belajar pagi pada setiap anak, si om ini selalu menemani setiap anak selama 3 tahun TANPA SEKALIPUN alpa. Barulah sesudah 3 tahun, si om ini tidak lagi membangunkan atau mengontrol lagi, karena kebiasaan bangun pagi dan belajar pagi sudah menjadi kebiasaan yang melekat kuat pada tiap tiap anak.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ketika saya tahu bahwa selisih umur antara anak pertama dan kedua adalah 3 tahun, maka saya langsung mengkalkulasi di otak saya bahwa selama 6 tahun berturut turut, si om secara konsisten juga ikut bangun pagi dan ikut mendisiplinkan dirinya pada saat yang sama.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam hati saya berpikir, tidak heran kalau keluarga (organisasi) si om secara konsisten bisa menghasilkan anak anak luarbiasa secara akademik, wong konsistensi dari si om ini juga luarbiasa kok.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Every generation should live better than the last&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;-&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;Siapa menolong anak anak yang kurang beruntung diluar &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;, dia sudah menghutangi TUHAN &lt;b style=""&gt;-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wishnu Iriyanto&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Managing Director&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&amp;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;FUTURE English (kursus bergaransi TOEFL 580/ IELTS 6.5 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kelapa gading; 021 4585 1123&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kuningan; 021 5200 883&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mega mall; 021 668 3847&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pasar baru; 021 351 8116&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Semarang&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;; 024 761 0900&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pekan baru; 0761 44109&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-7602608519423355064?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/7602608519423355064/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=7602608519423355064&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7602608519423355064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/7602608519423355064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/01/organisasi-yang-mampu-menghasilkan_26.html' title='Organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan 2'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-8434235387255348993</id><published>2007-01-26T01:56:00.001-08:00</published><updated>2007-01-26T01:56:59.077-08:00</updated><title type='text'>Organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan 1</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan (bagian 1)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Oleh; Wishnu iriyanto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tepat pada tanggal 25 desember 2006, pukul 5.56am di royal women hospital, istri saya baru saja melahirkan bayi laki laki yang kami beri nama Joshua (nama nama berikutnya masih menunggu sumbangan keluarga dan kerabat lainnya).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selain masalah tanggal, sukacita terbesar nya adalah karena ini anak laki laki pertama kami dimana no 1 – 4, mereka adalah perempuan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bukan bermaksud memperlihatkan preference dalam hal gender, hanya saja kehadiran anak laki laki adalah berkat tersendiri bagi kami semua.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Doa saya hanyalah singkat pada Tuhan pada saat itu ialah: &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;kiranya TUHAN membimbing kami untuk menjadikan anak ini dan anak anak lainnya sebagai pahlawan-pahlawan besar dimasa mendatang dan kami diberi karunia untuk mampu mengarahkan pahlawan pahlawan kecil kami ini meluncur seperti anak panah tepat pada sasaran. Saya berdoa agar anak anak ini suatu saat kelak mampu tampil ke-muka menjadi penerobos dalam bidang apapun yang mereka tekuni dan kehadiran mereka mampu membawa dampak positif bagi banyak sekali orang di zaman-nya melampaui kotak kotak suku, agama, ras dan lain lainnya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam kesempatan ini saya bermaksud menuliskan apa yang saya ketahui yang tentu saja masih dangkal tentang permasalahan yang dihadapi para pemimpin pemimpin organisasi baik organisasi yang berbentuk keluarga, bisnis/usaha, rohani dan lain lain tentang bagaimana melahirkan generasi generasi pahlawan secara konsisten.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Maafkan bila contoh yang diambil berdasarkan pengalaman pribadi kami yang sangat minim, hanya saja saya percaya, secara prinsip walau contoh ini kelihatan sangat kecil, tapi bisa diaplikasikan dalam skala yang berbeda beda.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kalau Tuhan kehendaki, saya bermaksud membuat tulisan berseri untuk topik pahlawan ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;-------------------------------------------------------------&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya percaya sekali bahwa untuk menjadi organisasi yang kuat dan mampu melewati semua rintangan yang diakibatkan perubahan jaman yang cepat, masalahnya terbesarnya bukanlah di modal keuangan yang berlimpah limpah dan tidak terbatas, tapi lebih dipengaruhi oleh kapasitas dari orang orang yang terlibat didalamnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Walau sebuah organisasi kaya secara financial, tapi bila orang orang yang terlibat didalamnya (dari pimpinan sampai ke bawah) tidak memiliki sifat sifat seorang pahlawan seperti memiliki daya terobos yang kuat, militan dalam bekerja, kemauan untuk terus menerus mempertajam keahlian, dan memiliki sikap untuk tidak pernah menyerah sampai titik darah terakhir dalam memperjuangkan sesuatu, maka saya percaya, kelebihan financial itu tidak akan bisa menolong banyak organisasi tersebut dalam melewati kerasnya persaingan bisnis diluar sana.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada saat saya memulai usaha kecil saya ini, kesadaran akan pentingnya menciptakan organisasi yang mampu secara terus menerus menghasilkan orang orang ber-kapasitas pahlawan secara mandiri sudah merasuki pemikiran saya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sejauh saya belajar dari berbagai sumber, saya menemukan sebetulnya ada banyak sekali metode yang berbeda dalam menghasilkan pahlawan pahlawan organisasi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Salah satu yang menjadi favourite saya adalah pendekatan atmosfir.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya menterjemahkan atmosfir itu adalah suasana atau iklim. Atmosfir yang tepat sebetulnya bukan hanya mempengaruhi kepahlawanan, tapi banyak sekali area. Misalnya:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;- Apabila didalam organisasi, atmosfir yang berhembus adalah atmosfir tidak jujur, maka orang orang baru dengan sikap dan karakter yang baikpun akan terpengaruh dan berubah menjadi tidak jujur, secara cepat cepat atau lambat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;- Apabila didalam organisasi, atmosfir yang berhembus adalah atmosfir pekerja keras seperti umumnya perusahaan perusahaan di singapura, maka orang baru-pun, mau tidak mau harus menyesuaikan diri tanpa diminta secara resmi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;- Apabila atmosfir yang berhembus adalah atmosfir pahlawan, maka orang orang dengan sifat sifat penakut, pemalas, lamban, dan berpencapaian rendah akan tersingkir dengan sendirinya dan orang orang yang memang bermentalkan pahlawan akan makin terasah dan bertumbuh.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kalau konsep atmosfir ini sudah bisa dimengerti dengan baik, maka pertanyaan yang paling sederhana nya adalah bagaimana menciptakan atmosfir tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sejauh saya mengerti, atmosfir tidak bisa diciptakan melalui himbauan himbauan, diseminarkan, atau hanya sekedar digema-kan, tanpa melibatkan teladan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Teladan kepahlawanan yang ideal haruslah dimulai secara terus menerus dari level pemimpin untuk kemudian ditularkan kebawah, bukan dari bawah ke atas.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Di organisasi kami, adik adik kandung saya kebetulan termasuk orang orang yang masuk dalam kategori &lt;b style=""&gt;“pembangun atmosfir”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mereka berdua kebetulan bertanggung jawab di areal yang berbeda. Adik pertama saya yang bernama Claudia, bertanggung jawab terhadap seluruh pertumbuhan bisnis kursus bahasa inggris kami. Dan adik kedua saya bernama clara, yang bertanggung jawab terhadap seluruh penjualan bidang usaha ke-agenan sekolah ke luar negeri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mereka berdua adalah pekerja yang spartan dan militan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pada saat mereka mulai terlibat dibisnis kami (Claudia mulai pada umur 20 thn dan Clara mulai melibatkan diri pada umur 18thn), mereka sama sekali tidak terpengaruh oleh atmosfir organisasi kami yang saat itu masih dalam kategori biasa biasa saja.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sejak awal, mereka memperlihatkan diri bahwa mereka sanggup bekerja lebih keras, jam kerja yang lebih panjang dan lebih fanatik dari pegawai pegawai terbaik saya saat itu, dan juga memperlihatkan kalau mereka bisa lebih gigih dalam menerobos setiap tembok penghalang dan tetap bertekun sampai jalan jalan kami yang tadinya tertutup tembok tebal dan rapat, sampai pada akhirnya jalan jalan itu terbuka lebar lebar dihadapan kami untuk kemudian kamu lalui.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mereka yang tadinya dianggap sepele karena muda dan masih anggota keluarga, justru mampu memperlihatkan pada pegawai pegawai lainnya yang pada umumnya lebih tua dan berpendidikan lebih tinggi sebuah prinsip penting yaitu &lt;b style=""&gt;pertumbuhan kedewasaan umur tidak berbanding lurus terhadap pertumbuhan kedewasaan dalam bekerja dan berjuang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seiring dengan makin banyaknya jalan jalan yang terbuka dihadapan kami oleh karena konsistensi dari adik adik saya ini, lambat laun, semua pegawai yang ada pada saat itu menyadari, ada atmosfir yang berubah secara perlahan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yaitu dari atmosfir yang biasa biasa saja berubah menjadi atmosfirnya pejuang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Untuk mereka yang memang ber-mental pejuang, perubahan atmosfir ini merupakan perubahan yang positif, dimana mereka jadi terpacu untuk ambil bagian didalamnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapi bagi mereka yang pada dasarnya pekerja biasa biasa saja dan tidak mampu berubah ke masuk kedalam kategori pejuang, mulai tidak nyaman, padahal jumlahnya mereka merupakan mayoritas.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Akhirnya hal yang tidak ter-elakkan terjadi, satu persatu pegawai yang masuk kategori biasa biasa saja mulai mengundurkan diri karena alasan alasan klasik seperti tuntutan pekerjaan yang terlalu berat dan standard kerja yang terus menerus meningkat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saat itu, merupakan fase yang relatif sulit, karena kadang ada beberapa orang yang mengundurkan diri pada waktu bersamaan, tapi dari waktu ke waktu, kami mulai menyadari bahwa ini memang &lt;b style=""&gt;harga yang harus kami bayar &lt;/b&gt;untuk sebuah perubahan yang positif.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seiring dengan berjalannya waktu, dengan masuknya orang orang yang tepat dan sesuai dengan atmosfir yang sedang berkembang, kami mampu pulih dengan cepat bahkan kami merasa pertumbuhan organisasi kami melaju dengan lebih cepat dan lebih stabil.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yang kami banggakan juga dengan perubahan atmosfir secara menyeluruh tersebut, ialah; bahwa atmosfir yang telah tercipta tersebut, memampukan pegawai pegawai baru kami yang bahkan cuma lulusan setingkat SMU, dapat memperlihatkan kepahlawanan dirinya masing masing dari waktu ke waktu dan mampu mensejajarkan dirinya dengan beberapa pegawai yang lebih tua, senior maupun berpendidikan lebih tinggi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Memang ada keterlibatan mental menang secara individu yang mempengaruhi, tapi juga tidak bisa disangkali bahwa ada kontribusi dari atmosfir yang tepat, sehingga mereka TERPAKSA harus mengeluarkan semua potensi terbaik yang mereka miliki akibat dorongan terus menerus dari atmosfir yang telah tercipta secara merata.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seiring dengan waktu yang berjalan, atmosfir kepahlawanan kami secara alami makin kuat dan makin bertumbuh lebih cepat karena makin banyaknya kisah kisah kepahlawanan dan terobosan yang telah dilakukan (story for glory)dimasa lalu, bukan hanya oleh adik adik saya, tetapi juga dari kebanyakan staff staff lainnya, mulai dari yang kecil hingga besar sehingga pada saat cerita cerita itu diperdengarkan ulang pada momen momen yang tepat, cerita itu mampu membakar emosi setiap dari kami dan membuat motivasi kami menyala-nyala.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bahkan pada saat saat sulitpun dimana harapan kelihatan memudar, cerita cerita kepahlawanan dimasa lalu mampu menumbuhkan kembali semangat yang sudah patah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kami berpendapat, pencapaian kami yang terbesar pada saat ini (walau usaha kami sebetulnya masih belum apa apa) bukanlah omset penjualan, keberhasilan 100% dalam memenuhi janji garansi ielts 6.5 atau TOEFL 580 atau pertumbuhan kantor kantor kami dibeberapa lokasi strategis di Jakarta (mengingat kami memulainya 10 tahun lalu dari garasi rumah ukuran 8 meter persegi di tanjung priok dilokasi langganan banjir), tapi kebanggaan kami adalah atmosfir pejuang yang telah tercipta.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Harapan terbesar kami sepanjang waktu adalah suatu saat kelak, dengan pertolongan TUHAN, kami mampu mewujudkan suatu atmosfir dengan skala yang lebih besar dimana karena begitu kuatnya atmosfir tersebut, lahir pahlawan pahlawan masa depan yang jauh lebih hebat dari pendahulu pendahulunya dalam waktu yang jauh lebih singkat dari waktu yang kami tempuh saat ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;Every generation should live better than the last&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;- Sebagaimana kita ingin anak anak kita ditolong dan dipermudah jalan hidupnya suatu saat kelak pada saat mereka mulai merintis jalannya masing masing oleh orang orang yang sama sekali tidak kita kenal, maka hendaklah kita juga mengulurkan tangan kita untuk menolong anak anak yang kurang beruntung diluar sana dalam menapaki jalan hidupnya (penafsiran lanjutan dari prinsip tabur-tuai) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wishnu Iriyanto&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Managing Director&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&amp;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;FUTURE English (kursus bergaransi TOEFL 580/ IELTS 6.5 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kelapa gading; 021 4585 1123&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kuningan; 021 5200 883&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mega mall; 021 668 3847&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pasar baru; 021 351 8116&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Semarang&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;; 024 761 0900&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pekan baru; 0761 44109&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-8434235387255348993?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/8434235387255348993/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=8434235387255348993&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/8434235387255348993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/8434235387255348993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/01/organisasi-yang-mampu-menghasilkan.html' title='Organisasi yang mampu menghasilkan pahlawan 1'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-2709510599138511809</id><published>2007-01-26T01:50:00.000-08:00</published><updated>2007-01-26T01:52:48.266-08:00</updated><title type='text'>Persiapan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;"&gt;PERSIAPAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Wishnu iriyanto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Minggu lalu, gereja kami di caufield uniting church merayakan natal bersama. Salah satu alasan mengapa perayaan natal dipercepat sedemikian rupa, adalah karena mayoritas anak anak muda digereja kami yang mengisi berbagai pelayanan seperti pelayanan musik, dll akan memulai perjalanan berliburnya ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dimulai dari minggu ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tema yang dibawakan oleh gembala kami yang bernama Jonathan pattiasina berjudul PERSIAPAN.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tapi dalam tulisan ini, saya tidak akan merangkumkan kotbah-nya yang isinya berkaitan hal hal rohani, tapi saya mencoba menterjemahkan isi kotbahnya kedalam bahasa bisnis, semoga tetap dalam koridor kotbah beliau tentang persiapan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;----------------------------------------------------&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Adalah naïf bila orang berpikir bahwa &lt;b style=""&gt;KESEMPATAN BESAR&lt;/b&gt; itu datangnya sekonyong-konyong tanpa perlu kita perlu &lt;b style=""&gt;mempersiapkan diri&lt;/b&gt; untuk bisa mengenalinya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Adalah naif bila orang berpikir bahwa &lt;b style=""&gt;PELUANG PELUANG TERBESAR&lt;/b&gt; dalam hidup kita, akan menghampiri kita begitu saja tanpa kita perlu &lt;b style=""&gt;mempersiapkan diri&lt;/b&gt; untuk menyambutnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Adalah naïf jikalau kita berpikir bahwa Tuhan akan menolong kita begitu saja keluar dari semua &lt;b style=""&gt;KESULITAN KESULITAN HIDUP&lt;/b&gt; tanpa adanya upaya sungguh sungguh dalam diri kita untuk berusaha keluar dari permasalahan dan &lt;b style=""&gt;mempersiapkan diri&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Adalah naïf jikalau kita menterjemahkan kata kata “bergantung pada Allah” itu berarti Tuhan lah yang akan membereskan semua &lt;b style=""&gt;PERMASALAHAN PERMASALAHAN BISNIS&lt;/b&gt; kita tanpa kita perlu &lt;b style=""&gt;mempersiapkan diri&lt;/b&gt; untuk terus menerus makin tajam setiap harinya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Adalah naïf jikalau kita berpikir bahwa &lt;b style=""&gt;ANAK ANAK KITA AKAN MENJADI PAHLAWAN PAHLAWAN PERKASA di dunia BISNIS MASA MENDATANG&lt;/b&gt; hanya dengan menyekolahkannya di sekolah sekolah termahal dan memberikannya semua fasilitas kelas satu tanpa ada upaya sungguh sungguh dari orang tua untuk &lt;b style=""&gt;mempersiapkannya&lt;/b&gt; secara pribadi sungguh sungguh.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Adalah naïf jikalau kita mengharapkan &lt;b style=""&gt;otot otot dari sayap bisnis kita&lt;/b&gt; (mewakili jam terbang dan pemahaman utuh tentang bisnis) akan bertumbuh begitu saja tanpa adanya upaya untuk &lt;b style=""&gt;mempersiapkan diri&lt;/b&gt; dan melatihnya terus menerus.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Adalah kesia-sia an untuk meminta pada TUHAN untuk &lt;b style=""&gt;mengirimkan guru guru atau mentor mentor bisnis yang besar kehadapan kita&lt;/b&gt; padahal kita tidak pernah &lt;b style=""&gt;mempersiapkan&lt;/b&gt; hati kita secara benar dalam mengenali orang orang disekeliling kita, walau status sosial / pencapaian mereka mungkin kelihatan lebih rendah tapi sebetulnya merekalah mentor sejati yang justru memiliki KEBIJAKSANAAN, bukan hanya sekedar pengetahuan dangkal yang justru di dewa-dewakan orang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Adalah naïf bila kita mencita citakan untuk &lt;b style=""&gt;KAYA&lt;/b&gt; tapi kita tidak mampu untuk &lt;b style=""&gt;mempersiapkan diri&lt;/b&gt; lebih baik dari orang orang kebanyakan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Adalah naïf bila kita bertanya tanya, kapan saya akan &lt;b style=""&gt;dipertemukan dan berteman karib dengan teman teman hebat dan ber-kapasitas besar&lt;/b&gt; tanpa adanya &lt;b style=""&gt;persiapan&lt;/b&gt; terlebih dahulu untk membuat diri kita mampu bergaul secara sejajar dengan mereka.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Adalah naïf bila kita megharapkan &lt;b style=""&gt;naik jabatan atau dipromosikan&lt;/b&gt; di perusahaan tempat kita bekerja tanpa adanya &lt;b style=""&gt;persiapan&lt;/b&gt; sungguh sungguh kearah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;sana&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Masakkan kita berpikir akan selalu &lt;b style=""&gt;ME-MENANG-KAN&lt;/b&gt; setiap &lt;b style=""&gt;PERTEMPURAN&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;bisnis BESAR dihadapan kita, tanpa &lt;b style=""&gt;persiapan yang memadai dan diperlengkapi oleh senjata yang tepat?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Masakkan kita akan mampu untuk melakukan &lt;b style=""&gt;TEROBOSAN TEROBOSAN DAHSYAT&lt;/b&gt; bagi karir, kehidupan dan bisnis kita tanpa &lt;b style=""&gt;persiapan yang memadai?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;List ini masih dapat bertambah panjang sesuai dengan keadaan dan keinginan kita masing masing, hanya saja kalau disimpulkan; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Adalah kebodohan luar biasa untuk berpikir berharap; Biarlah kesempatan / hal-hal baik / peluang datang terlebih dahulu barulah kita akan mempersiapkan diri setelahnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Untuk memahami cara kerja TUHAN dalam kesuksesan, baiklah kita memperhatikan point point dibawah ini;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tuhan adalah Tuhan yang adil, yaitu Tuhan yang menghargai jerih payah anak anaknya setimpal dengan harga yang mereka bayar masing masing.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tuhan adalah Tuhan yang menolong anak-anaknya, sebanyak mereka itu juga menolong diri mereka sendiri dalam mempersiapkan diri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tuhan adalah Tuhan yang baik, yang memberikan kesempatan bagi setiap orang yang benar benar merindukan perubahan dalam hidupnya selama dia mau mempersiapkan diri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tuhan adalah Tuhan yang mengasihi anak anaknya, yang selalu me-rindu-kan anak anaknya mencapai semua potensi terbaik mereka masing masing, mencapai kebesaran dalam hidupnya yang olehnya nama TUHAN dipermuliakan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tuhan adalah Tuhan yang men-design setiap anak anak nya untuk dapat bertumbuh secara kapasitas dengan demikian rupa asalkan mereka mempersiapkan diri dan melibatkan TUHAN dalam proses per-jalanan-nya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Secara sederhana, TUHAN ialah Tuhan yang menghargai persiapan, dimana peristiwa dan tindakan apapun yang pernah dan akan diperbuat-Nya tidak pernah terjadi secara kebetulan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dan melalui natal ini, saya percaya;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tuhan ingin kita bersiap dan mempersiapkan diri secara khusus dan maksimal, untuk menyambut semua hal hal besar yang Tuhan sediakan bagi kita dimasa mendatang dan merubah semua &lt;b style=""&gt;kesulitan kesulitan yang mungkin sedang dan akan terjadi didalam hidup kita&lt;/b&gt; sebagai bagian dari proses TUHAN dalam menerbangkan kita lebih tinggi, seperti &lt;b style=""&gt;rajawali muda yang terbang kian tinggi dalam hembusan badai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Amin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Gereja Caufield uniting church di &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Melbourne&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:City&gt; mengucapkan;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;SELAMAT NATAL 2006 &amp; TAHUN BARU 2007&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mazmur 112; 1-3&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Anak cucu nya akan perkasa di bumi;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;angkatan orang benar akan diberkati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;kebajikan tetap untuk selamanya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Tuhan memberkati setiap anak anaknya yang bertekun hingga akhir&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wishnu Iriyanto&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Managing Director&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;FUTURE education (agent sekolah ke luar negeri)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&amp;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;FUTURE English (kursus bergaransi TOEFL 580/ IELTS 6.5 dengan angka keberhasilan 100%)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kelapa gading; 021 4585 1123&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kuningan; 021 5200 883&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mega mall; 021 668 3847&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pasar baru; 021 351 8116&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2861592898557292588-2709510599138511809?l=wishnuiriyanto.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/feeds/2709510599138511809/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2861592898557292588&amp;postID=2709510599138511809&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/2709510599138511809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2861592898557292588/posts/default/2709510599138511809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://wishnuiriyanto.blogspot.com/2007/01/persiapan.html' title='Persiapan'/><author><name>wishnu iriyanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2861592898557292588.post-2451666384353451065</id><published>2007-01-26T01:47:00.000-08:00</published><updated>2007-01-26T01:49:00.424-08:00</updated><title type='text'>Percakapan dengan seorang yahudi tua</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 16pt;"&gt;Percakapan dengan seorang yahudi tua&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Wishnu iriyanto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sebagian besar client maupun pegawai saya di indo bahkan tidak tahu kalau sebetulnya di Melbourne, sambil menjalankan kantor di jam normal, saya sebetulnya bekerja juga sebagai seorang driver untuk pabrik roti milik seorang penganut agama yahudi yang taat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jam masuk saya antara jam 4 am – selesai. Nanti sesudah selesai delivery, baru saya pulang ke apartment saya, mandi dan ganti baju…dan siap lagi untuk bekerja di kantor kecil kami.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Alasan saya tidak memberitahu client maupun sebagian besar pegawai saya di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, yaitu saya tidak ingin mereka jadi berpandangan lain, karena saya rasa tidak sedikit orang yang cenderung menilai orang lewat “kulit luar”.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dan juga, kalau mereka tidak tanya soal seperti ini, saya &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;anggap no point juga untuk diceritakan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya pribadi berpendapat, selama bisa dapat extra income untuk bayar sewa kantor yang juga apartment dimana saya tinggal, kenapa tidak.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selain masalah uang, belakangan saya mendapati bahwa pada saat saya mengemudi, saya merasa bahwa waktu itu termasuk waktu dengan kualitas &lt;b style=""&gt;terbaik &lt;/b&gt;bagi saya&lt;b style=""&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya merasa, pada saat saya mengemudi, selain berkosentrasi pada kondisi jalanan, pikiran pikiran saya menjadi rileks sambil saya mengkhayalkan dan merenungkan banyak hal.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saya merasakan dan menyimpulkan, itulah saat saat hening terbaik saya, dimana saya merasa otak kiri dan kanan saya seimbang, sehingga banyak pemecahan masalah pribadi dan kantor justru dipecahkan di saat saat seperti itu.&lt;b style=""&gt; &lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lokasi pabrik tempat saya bekerja itu sekitar 8,6 km dari city (berlokasi di suburb caufield), dan saya mengendarai sepeda kesana setiap paginya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lokasi caufield dan suburb sekitarnya merupakan lokasi dengan konsentrasi yahudi terbanyak di Melbourne, bahkan di Negara bagian &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;Victoria&lt;/st1:State&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Karena banyaknya konsentrasi penganut agama yahudi di caufield dan sekitarnya, orang yahudi menyebut wilayah itu sebagai ghetto.(tempat dulu orang orang yahudi umumnya dikumpulkan di eropa jaman dulu oleh bangsa bangsa yang tidak menyukai mereka dan mengalami diskriminasi secara luar biasa).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Antaran rutin saya termasuk ke synagog (tempat ibadah nya orang yahudi), sekolah sekolah khusus yahudi dan pemukiman pribadi orang orang kaya nya yahudi disana.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Synagog adalah tujuan pertama, dan sekitar jam 4.15am, pada saat saya tiba disana, tempat itu sudah dipenuhi oleh orang orang yahudi yang religious yang berdoa disana setiap pagi harinya secara rutin.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mereka berpakaian seperti seragam, jubah panjang dan topi hitam dan berdoa dengan taat sekali sambil menggoyang goyangkan badan terutama kepala.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kalau saya lihat tempat parkir mobilnya, penuh dengan mobil mobil mahal, seperti roll Royce, bentley, BMW terbaru dll.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sepenglihatan saya, mobil level menengahnya nya malah tidak banyak, dan memang saya ketahui belakangan bahwa &lt;b style=""&gt;kebetulan atau tidak, &lt;/b&gt;mereka yang sangat religious malah dari golongan sangat kaya dan merupakan orang orang terpandang di bidang bisnis, seperti pemilik group usaha properti, pemilik pabrik, pemilik shoping centre, dll.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Boss saya bernama mosha Lichtenstein dan mertua nya bernama Mr.Heinz.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mereka berdua kebetulan masuk dalam kategori yahudi taat (religious).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dengan Mr Heinz ini hubungan saya relatif dekat, dan saya sering menanyakan banyak hal, seperti cerita cerita &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tentang kamp konsentrasi (kedua orang tua mr. Heinz adalah sedikit dari orang yang lolos dari jaman kekejaman Nazi dulu) dan banyak topik bebas lainnya seperti, apakah orang yahudi jaman sekarang diijinkan menikah lebih dari satu kali seperti cerita dari kitab kitab suci. Mr Heinz bilang di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; modern, hal itu sudah tidak lagi berlaku dan sudah dituangkan dalam peraturan resmi pemerintah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Nah kebetulan beberapa hari lalu, sebelum saya pulang, saya bertemu mr. Heinz dan saya minta waktu nya untuk bertanya beberapa pertanyaan lagi tentang orang yahudi. Orang tua satu ini memang ramah sekali dan dia bilang, silahkan aja:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Percakapan ini, sudah saya sadur ulang dalam bahasa saya sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Wishnu;&lt;/b&gt; Mr heinz, seragam apa sih yang dipakai oleh orang yahudi waktu beribadah di synagog?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Mr Heinz;&lt;/b&gt; Itu bukan seragam, itu jubah panjang yang umumnya memang dikenakan oleh orang yahudi pada saat beribadah. Jubah itu walau kelihatan sama, masing masing orang membuat / menjahitnya sesuai dengan model kesukaan masing masing. Jubah jubah itu umumnya merupakan jubah jubah terbaik yang mereka miliki, dan merupakan perlambang dari respek mereka pada saat menghadap Tuhan. Karena mahalnya, umumnya hanya dipakai bila mereka beribadah ke synagog, dan kalau pergi ke tempat kerja, mereka menukar dengan jas yang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Wishnu;&lt;/b&gt; Mr Heinz, kalau saya perhatikan yang ibadah di synagog cenderung orangnya itu itu saja, boleh tahu dimana kaum muda nya?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Mr Heinz;&lt;/b&gt; Seperti kebanyakan agama lain di jaman sekarang, generasi generasi muda memang banyak yang sudah mulai tidak menaruh respek terhadap agama sebanyak generasi tua. Itu menimbulkan keprihatinan di banyak orang, terutama yang religious.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Wishnu;&lt;/b&gt; Mr Heinz, kenapa orang orang religious itu pergi ke synagog pagi dini hari, bukan sore atau malam sepulang kerja?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Mr Heinz;&lt;/b&gt; Kami percaya ajaran lama, bahwa Tuhan harus ditempatkan terlebih dahulu diatas semua aktifitas. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kalau kamu tahu, orang orang yang ke synagog itu, sesudah selesai beribadah atau cari Tuhan, umumnya mereka langsung pergi ke tempat tempat usaha/pekerjaan mereka tanpa pulang kerumah. Di mobilnya masing masing sudah tersedia pakaian ganti.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Wishnu;&lt;/b&gt; Mr Heinz, kalau boleh tahu, sejauh mana orang orang yahudi yang religious, menghubungkan keberhasilan bisnisnya dengan Tuhan, karena kebetulan yang saya lihat yang religious itu sangat kaya dan berhasil di bidang masing masing?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Mr Heinz;&lt;/b&gt; dia lihat saya sebentar dan jawab, saya tidak tahu ajaran kristen bilang apa soal hubungan Tuhan dan bisnis(dia tahu saya kristen), tapi kami percaya pertolongan atau keterlibatan Tuhan mempengaruhi sekali bisnis yang ditekuni oleh kami masing masing, setidaknya hal hal itu dipercaya sekali oleh mereka yang dari golongan religious.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Wishnu;&lt;/b&gt; (Saya kemudian menggoda nya). Masa sih jaman sekarang orang masih percaya Tuhan bisa berperan langsung dalam bisnis, bukannya orang orang yahudi itu memang berpendidikan baik, karakternya memang pekerja keras dan ada kebiasaan saling membantu bagi sesama yahudi terutama dalam bisnis? Jadi peranan Tuhan mungkin hanya sugesti?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Mr Heinz;&lt;/b&gt; Wishnu, dalam bisnis ada banyak perkara yang tidak bisa selalu diputuskan oleh kepintaran dan kerja keras. Misalnya: bagaimana memilih bisnis yang sesuai, bagaimana memilih investment yang tepat, bagaimana memilih orang orang yang tepat dalam ber partner, bagaimana tahu dan merasakan kalau kamu akan dicurangi pegawai, dan banyak keputusan bisnis penting lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Orang umum bilang, asah saja intuisi kita, tapi kami percaya pertolongan Tuhan memampukan kami untuk lewati semua ini. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kamu tidak harus percaya ini, tapi setidaknya itu yang saya alami secara pribadi dalam bisnis saya sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pintar dan pekerja keras bukan jaminan apapun dalam bisnis untuk bisa berhasil secara jangka panjang, seseorang bisa saja &lt;b style=""&gt;terjungkal&lt;/b&gt; kapan saja dalam bisnis, makanya kami percaya, Tuhan lah batu sandaran kami.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Memang suara Tuhan tidak kedengaran seperti suara manusia, tapi bimbingan Tuhan bisa dirasakan oleh mereka yang memang dekat dengan Tuhan, sekali lagi itu semua sifatnya personnal experience, susah dijelaskan secara normal.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mengenai networking bisnis, kami memang lebih suka berhubungan dengan sesama yahudi, karena umumnya mereka lebih reliable, murah dan sudah mengerti etika dan tatacara berhubungan dengan kami, tapi tetap saja diatas semua nya kami orang bisnis murni, kalau ada orang di luar komunitas yang mampu berikan hal yang lebih baik, dealing dengan mereka bukan masalah besar bagi kami.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lihat saja supplier tepung (flour) untuk mosha lichtenstein (menantunya yang merupakan boss saya dan pemilik pabrik roti dan kue), supplier itu bukan yahudi tapi dia malah menyuplai seluruh tepung untuk seluruh pengusaha yahudi yang terkait dengan tepung dan bisnis makanan. Kami ini memang kelihatan seperti komunitas eksklusif, tapi once orang berhasil mengerti cara berhubungan dan tingkat ekspektasi kami, maka kami akan berikan dia banyak sekali bisnis.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Contoh sederhana, kamu dan teman teman kamu yang kerja sebagai driver maupun cleaner (saya berhasil memasukkan 2 teman yang juga merupakan client sebagai cleaner di pabrik), kalau cuma berdasarkan rasisme, mending si moshe pekerjakan traveler traveler dari israel yang berkunjung ke Australia sebagai backpacker, tapi karena you guys better, dari indonesia juga bukan masalah besar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Buzz (berita dari mulut ke mulut) di komunitas kecil kami cepat sekali menyebar, siapa yang prilaku bisnisnya jelek dan siapa yang prilaku bisnisnya bagus langsung ketahuan. Selain yang berhasil dalam bisnis, banyak juga yahudi lho yang bisnis nya hancur berantakan karena sulit untuk dipercaya dan diandalkan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Memang secara alami, standard komunitas kami yang ketat juga membuat orang orang dari kalangan kami yang mau memulai bisnis pribadinya pikir dua kali, kalau bisa bagus kerja nya, nggak usah ragu untuk “masuk”, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tapi kalau tidak, mending dia bekerja dibawah orang lain aja (sebagai pegawai) dan lupakan niat berbisnis. As simple as that Wishnu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Wishnu; &lt;/b&gt;Boleh saya tanya sedikit pertanyaan sensitive sedikit Mr Heinz?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mr.Heinz ; silahkan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Wishnu&lt;/b&gt;; Bagaimana pendapat Mr.Heinz tentang reputasi orang orang yahudi soal uang yang cenderung dianggap “ketat” oleh suku bangsa lain?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Mr.Heinz&lt;/b&gt;; Dari generasi ke generasi, pemahaman kami tentang berhemat dan pengelolaan uang uang kecil, memampukan kami untuk menjadi salah satu suku bangsa yang dikenal sebagai pemilik cadangan cash terbesar didunia selain orang orang Chinese.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Cadangan cash membuat kami mampu untuk bereaksi lebih cepat bila ada peluang bisnis atau investasi yang menguntungkan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kami percaya untuk menjadi financially stable, bukan dimulai dari memperbesar pendapatan terlebih dahulu, tapi pertama harus menguasai keahlian mengatur pengeluaran dan memaksakan untuk selalu memiliki tabungan walau bagaimanapun sulitnya keuangan. Untuk kami, keahlian itu termasuk seni yang harus dimilki.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Untuk itu semuanya hanya bisa dilaksanakan bila kita memilki &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; hidup hemat dan cakap dalam menghitung setiap sen uang yang keluar.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Orang orang yang gagal di pemahaman pada tahap ini, dan tidak pernah mengontrol &lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:City&gt; hidup mereka yang cenderung boros, akhirnya terjebak pada lingkaran yang tidak putus putus nya untuk terus menerus bekerja lebih keras dari hari ke hari &lt;b style=""&gt;hanya&lt;/b&gt; untuk menopang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; hidup boros yang gagal mereka kendalikan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kamu pernah dengar khan kalau orang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Australia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; termasuk salah satu penghutang kartu kredit terbesar didunia, dihitung secara per kapita?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dan salah satu ajaran kitab kami memberi pengertian bahwa:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;”Mereka yang berhutang merupakan budak bagi pemberi hutang”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ini memberi pengertian bahwa mereka yang berhutang, menjadi sulit untuk bisa bebas dalam mengembangkan hidup mereka, karena sebelum mereka mampu memikirkan mengenai investasi dan rencana rencana pengembangan keuangan lainnya, mereka sudah harus disodori kewajiban untuk bayar hutang. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apa bukan menjadi budak namanya, bila harus kerja makin keras dari hari ke hari hanya untuk membayar hutang dan bunga nya?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;(sampai pada penjelasan ini, saya jadi ingat negara kita – &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, rasanya miris sekali).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam kira kira 10 tahun saja, 2 orang yang mempunya pendapatan sama tapi berbeda dalam hal sudut pandang hidup hemat maupun uang uang kecil, akan membuat perbedaan yang besar sekali dalam penguasaan asset misalnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apalagi 20 atau 30 tahun.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Jadi, saya rasa, orang yang bilang golongan kami pelit, mungkin benar disatu sisi tapi parahnya, mereka sama sekali tidak mengerti esensi paling sederhana tentang bagaimana cara uang bekerja dan berkembang biak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wishnu; Selain masalah pengaturan uang, kerja keras, hubungan saling mendukung, bisa nggak kasih saya satu saja lagi, karakter penting apa yang dimiliki oleh orang yahudi terhadap suku bangsa lain?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mr Heinz; Walau kami warga negara nya Australia, jauh didasar hati kami, kami merasa kami tetaplah orang asing disini, walau kami berusaha menaruh kesetiaan yang sebaik baiknya terhadap pemerinta
